Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2221-2237 of 2,237

Analytics

Nanik Suhartatik, Farida Haznah Ma’ruf, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tortilla merupakan makanan khas dari Meksiko berbentuk keripik dengan bahan baku jagung. Dalampenelitian ini dipergunakan penambahan tepung sukun terhadap perbandingan jagung dan kacang hijau untukmeningkatkan nilai ekonomis produk serta meningkatkan kandungan protein produk dengan penambahankacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan proporsi jagung dan kacang hijau dengan penambahantepung sukun dalam pembuatan tortilla yang dapat diterima konsumen serta untuk mengetahui pengaruh variasijagung dan kacang hijau dengan penambahan tepung sukun terhadap karakteristik sensori dan kimia tortilla yangdihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan perbandingan antaratepung sukun, jagung dan kacang hijau dengan komposisi tepung sukun (90, 120, dan 150 g) dan perbandinganjagung dengan kacang hijau (75 : 135, 75 : 105 , 75 : 75 g). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji sidik ragampada jenjang nyata 0,05. Jika ada beda nyata dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwatortilla yang terbaik adalah dengan penambahan tepung sukun 120 g dan perbandingan jagung dengan kacanghijau 75 g : 135 g. Hasil tortilla terbaik mengandung kadar air 2,96%, kadar abu 4,63%, kadar protein 7,83%, kadarlemak 25,06%, karbohidrat (by different) 59,49%, warna kuning kecoklatan 3,66%, kerenyahan tortilla renyah3,46%, cita rasa tepung sukun dan kacang hijau nyata atau terasa 3,13% dan kesukaan keseluruhan 3,20%.Kata kunci:Tortilla, tepung sukun, jagung, kacang hijau

Jaeni, Jaeni; Anggana L, Greg.

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2017 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Regional autonomy makes the region able to develop in accordance with its capabilities and does not depend on the Central Government. Efforts to increase the Original Revenue will not give meaning if not followed by an increase in regional economic growth. This study aims to analyze the effect of Local Revenue and Provincial Assistance on Capital Expenditures Moderated by Regional Economic Growth The research was conducted in the administrative area of Central Java Province Regency, which is 35 districts / cities consisting of 29 districts and 6 municipalities. The analytical technique used moderate quasi-model regression with the basis of interaction. The results of the hypothesis show that the Original Revenue, Provincial Assistance, and Economic Growth affect the Capital Expenditure. While Economic Growth is also proven to moderate the influence of Original Revenue on Capital Expenditure. The results of this study show that the model is able to explain the variance of Capital Expenditure of 85.5%. Keywords: Local Revenue, Provincial Assistance, Economic Growth, Capital Expenditure.

Pesudo, David Adechandra A.; Putri, Maylinda Adriani; Supatmi, Supatmi

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2017 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The purpose of this study is to describe the level of accounting comprehension and the accountability of educational fee and to describe the relationship between the level of accounting comprehension and the accountability of educational fee. This is a descriptive study by using the primary data which were collected by distributing the questionnaires and doing the interview with the respondents, the students of Economics and Business Faculty of Satya Wacana Christian University who are obtaining the scholarship. The results from 82 respondents showed that their average level of accounting comprehension was on the less comprehend range (64,02) with the accountability of educational fee was on the accountable range (82,40). Based on the correlation test, there was no correlation between the level of accounting comprehension and the accountability of educational fee. The result of this study also confirmed that the accountable behavior of the students of Economics and Business Faculty of Satya Wacana Christian University who are obtaining the scholarship was included in the second intention factor of the planned behavior theory which is called the normative beliefs. In this case, they behaved to be accountable because of the third party’s encouragement and based on their own agreement.  Keywords: the level of accounting knowledge, the accountability of educational fee, theory of planned behavior, students

Nanik Suhartatik, Citra Tiara, Merkuria Karyantina &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Temulawak merupakan salah satu jenis rimpang yang sering digunakan untuk bahan baku obat tradisional. Temulawak mengandung zat warna kuning (kurkumin). Begitu pula dengan nanas yang termasuk salah satu bahan pangan yang merupakan sumber antioksidan. Temulawak serta nanas belum banyak dimanfaatkan sebagai produk pangan, padahal keduanya memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis temulawak dan nanas dengan mengolahnya menjadi es krim yang juga mengandung antioksidan tinggi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama temulawak (10, 20, dan 30 g) sedangkan faktor yang kedua bubur buah nanas (40, 50, dan 60 g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah kombinasi perlakuan ekstrak temulawak 30 g dan bubur buah nanas 60 g. Es krim temulawak nanas tersebut mempunyai karakteristik: kadar abu 0,855 %; kadar protein 1,458 %; kadar lemak 1,172%; aktivitas antioksidan 71,965 %; kecepatan meleleh 10,55 menit; overrun 7,02 %; warna kuning (3,933), tekstur lembut (3,800), rasa dan aroma temulawak terasa (4,000), rasa dan aroma nanas terasa (3,867), serta disukai oleh konsumen (2,867).Kata Kunci: Antioksidan, es krim, nanas, temulawak

Nanik Suhartatik, Guruh, Merkuria Karyantina &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Biji wijen merupakan salah satu bahan nabati yang mempunyai berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh. Begitu pula dengan buah bit yang termasuk salah satu bahan pangan yang merupakan sumber antioksidan. Biji wijen serta buah bit belum banyak dimanfaatkan sebagai produk pangan, padahal keduanya memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis biji wijen dan buah bit dengan mengolahnya menjadi yoghurt yang mengandung antioksidan tinggi dan disukai konsumen. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama prosentase biji wijen (10, 12, dan 14%) sedangkan faktor yang kedua konsentrasi ekstrak buah bit (5, 10, dan 15%). Hasil penelitian yang optimal adalah kombinasi perlakuan prosentase biji wijen 14% dan konsentrasi ekstrak buah bit terhadap susu 15%. Yoghurt susu wijen-buah bit tersebut mempunyai karakteristik sebagai berikut: aktivitas antioksidan 42,56%; kadar protein 43,95%; gula total 4,70%; pH 4,64 ; warna (3,00); rasa (2,46); tekstur (2,06); aroma (2,40); dan kesukaan keseluruhan (2,13).Kata kunci: antioksidan, biji wijen, buah bit, yoghurt.

Linda Kurniawati, Suratmiyati, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nata merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat, yang selama ini dibuat dari air kelapa.Tetapi air kelapa semakin lama semakin sulit untuk didapatkan. Selama ini setiap keluarga menghasilkan limbah leri yang dihasilkan dari pencucian beras yang akan dikonsumsi setiap harinya. Tetapi limbah leri oleh masyarakat hanya dibuang karena dinilai tidak mempunyai nilai ekonomis. Dalam air limbah leri masih mengandung karbohidrat jenis pati sebanyak 85-90%. Jenis karbohidrat dalam beras berupa pati dapat terbuang bersama air ketika proses pencucian. Kandungan karbohidrat ini memenuhi syarat pertumbuhan bakteri Acetobacter sp. dalam pembuatan Nata. Bakteri akan mensintesis selulosa dari karbohidrat yang terkandung dalam air cucian beras sehingga dihasilkan Nata de Leri.Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu jenis beras hitam, merah, dan putih. Faktor kedua yaitu lama fermentasi 8, 10, 12, 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan jenis beras merah dengan lama fermentasi 14 hari adalah yang terbaik yang memiliki kadar air 97,48%; kadar abu 0,048%; kadar serat 2,57%, dan kadar gula yang dimanfaatkan dalam proses fermentasi 5,64%; ketebalan nata 0,61 cm; berat nata 521 gram; tekstur 28,85 mm/g; cairan sisa fermentasi 100 ml serta warna nata de leri coklat muda.Kata Kunci : Leri, Nata de leri, jenis beras, lama fermentasi

Adyatma, Erdi; Meita Oktaviani, Rachmawati

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2016 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The local government allocated funds in the form of capital expenditure in the local budget to increase fixed assets. During this shopping areas more used to spending relatively less productive routine. The purpose of this study is to prove empirically the effect of regional revenue and general allocation funds for capital expenditures in the District / City Central Java Province Year 2011-2013 with moderation variables Economic Growth. The population in this study is the Regency / City Central Java province which consists of 35 District / City. This study uses secondary data such as Realization Report 2011-2013 budget. In this study, the test model for hypothesis testing will be done using Moderated Regression Analysis. The data has been collected and analyzed in advance with the classic assumption test. Based on the results of this study concluded that the original income has no effect on Capital Expenditure. General Allocation Fund has a positive influence on Capital Expenditure. Directions regression coefficient is positive, meaning that an increase in the General Allocation Fund will increase capital expenditures. Economic growth does not affect the Capital Expenditure. Economic growth does not moderate relationship with the Regional Income Capital Expenditure. Economic growth does not moderate the relationship with the general allocation fund capital expenditures. Keywords:  Local Revenues, General Allocation Funds, Economic Growth and Capital Expenditure

Susilowati, Enny; Nur DP, Emrinaldi

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The research examines the marketing system and a simple accounting bookkeeping transaction-based online web 2.0. The system Web 2.0 is used as trend center of the SMEs RiauMelayu songket to promote their products as well as typical local wisdom elevates the Melayu Songket. The success of SystemWeb 2.0 is themodel ofweb-based marketing system with simple accounting bookkeeping can run effectively and efficiently, which is built with each character SMEs Riau Melayu songket. The purpose ofthis systemof Web 2.0 is good customer in teraction to the system.Consumers SMEs are willing to share knowledge songket product and satisfied with the service of the products such as ease of payment because it supported a good simple accounting bookkeeping. Some of the SMEs to transform knowledge into innovative products or services. This research use sample consisted of 45 people from SMEs Riau who act as the owner, co-owner, accounting, labor, marketing, songket weavers scattered in the RIAU area. The data are taken with the collecting of data into observation, interviews and questionnaires central. Selection of samples by using purposive sampling.The method is a descriptive to explore Marketing Model and application of financial records Riau SMEs based on systemweb 2.0. The result of the research Indicated integrated system that combines all the elements of art and Riau Melayu culture and its financial records in a web site that is easily accessible web bases or very useful. This is not only aimed at the improvement of the economy craftsmen and merchants SMEs Riau Melayu batik and songket, but also it’s means of promotion, enhancement obedient bookkeeping, as well as increased regional revenue for the province of Riau

Wismarini, Th. Dwiati; Hadiono, Kristophorus; Yulianton, Heribertus

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Secara ekonomi informasi terhadap produk akan lebih dikenal secara luas dimana dan kapan saja dengan informasi yang lebih lengkap dan dapat diperbaharui dengan memanfaatkan media Web sebagai promosiDibandingkan dengan brosur atau pameran, media online menyediakan informasi berkelanjutan dan berkesinambungan. Dimana dengan menyediakan informasi secara online UKM hanya memerlukan satu buah produk beserta spesifikasinya sebagai sample selanjutnya memberikan layanan pemesanan order. Komunikasi dengan buyer dapat dilakukan dengan murah dan cepat melalui e-mail, meskipun dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh.Perancangan WEB sebagai media untuk mempromosikan produk edukasi bagi anak hanya bersifat  mendampingi tidak menggantikan pameran yang sudah menjadi agenda tahunan tetapi untuk menjaga kelangsungan informasi dan memperbaharui informasi produk yang belum dimiliki oleh UKM ini.

Pujiningsih, Sri

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The objective of this paper is to discourse critical paradigm to respond economic globalization, especially in higher education liberalization.  Higher Education liberalization is employed by World Trade Organization (WTO), firstly  is introduced concept of higher education corporatization. Corporatization is one of implementation strategy of New Public Management (NPM) in public sector.  This paper based on results of case study in one of Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU). PTN BLU is an example of NMP implementation. NPM is campaigned by International Institution such as World Bank (WB) and Internationally Monetary Fund (IMF). WB, IMF, and WTO use accounting as  a surveillance system. In  Habermas’s Critical Theory perspective,  higher education corporatization is lifeworld moneterization, with accounting as steering media. The effects of that are social pathologies, they are loss of meaning, anomie, and psychopathology. Loss of  meaning in higher education as a knowledge development institution, that dedicate to humanism has transform a corporate, that produce knowledge based economy (KBE) according to market demand.  Losses of academician identities, psychological disease are other examples of social pathologies. Keywords: Habermas, corporatization,  lifeworld, BLU, social pathology

Novita Iriyanto, Felecia; Ika Nugroho, Paskah

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study examines the effect of environmental performance measured from PROPER ( Performance Rating Program in Environmental Management ) towards sustainability report disclosure practices and economic performance . Sustainability Report ( SR ) was measured by 79 items of disclosure by the GRI G3 (2006) , while the economic performance using scale industries calculated return of Al - Tuwaijiri , et al . (2004) . Samples in this study were taken by purposive sampling technique that companies listed on the Stock Exchange and publish an annual report in 2011-2012 . The statistical methods used in this study is a simple regression analysis to examine the effect of environmental performance on sustainability report and multiple regression analysis to examine the effect of environmental performance and sustainability report on economic performance . Data analysis and hypotheses tests in this study using SPSS version 16. Results showed that the company's environmental performance have a significant positive effect on Sustainability Report Diclosure. Meanwhile, the results of the second hypothesis shows that environmental performance has a significant impact on economic performance. And the results showed that the third hypothesis Sustainability Report Diclosure have a significant positive effect on economic performance .Keywords : Global Reporting Initiative , Sustainability Reporting , Economic Performance , Environmental Performance

Nawatmi, Sri

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The research want to analysis about corruption and economic growth. The method of analysis use pooling data. Number of cross-section data are 33 provinces and times-series data are three years. The best model obtained from redundant fixed effect test and correlated random effects-Hausman test. The model used an estimation methodin whichthe cross-section is none and the period is fixed. Based on regression output, corruption has negative significant to Indonesia economic growth. So,corruption becomea grease of wheel for indonesia economics. The meaning is corruption increase economic growth. There areten provincesin which theCPI variable significantly to economic growth. Two provinceshave negatif significant and others positif significant to economic growth. If the ten provinces removed from regression,CPI becomes insignificant. So, the ten provinces have big influence to Indonesia economics, especially in CPI.Key words: CPI, economics growth, pooling data, none, fixed, and grease of wheel

Sukur, Muji; Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Identifikasi potensi area perkebunan  dilakukan berdasarkan klasifikasi  dengan melakukan skoring berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman perkebunan. Rekomendasi pemilihan wilayah-wilayah di Kabupaten Semarang sesuai dengan kebutuhan dan karakterisik jenis-jenis tanaman perkebunan. Pemodelan  dengan berbantuan  Sistem Informasi Geografi menawarkan satu mekanisme untuk mengintegrasikan banyak skala data yang dikembangkan untuk tujuan penelitian pertanian. Kata kunci : generator model keputusan,potensi wilayah,sistem informasi geografi

Darwanto, Darwanto

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2012 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Wakaf mempunyai kedudukan penting dalam Islam. Penggunaan wakaf sebagai salah satusumber daya untuk digunakan masyarakat muslim mencapai kemajuan saat ini. Selainsebagai sumber pendanaan kegiatan sosial, pendidikan, dan kesehatan, wakaf dapat dijadikanalternatif untuk penguatan ekonomi masyarakat. Sehingga manfaatnya berkelanjutan bagimasyarakat dan wakaf mampu menjadi sebagai alternatif dalam meningkatkan kesejahteraanmasyarakat. Dengan adanya lembaga pengelolaan wakaf yang profesional tentunya bisamendukung untuk lebih meningkatkan pemberdayaan wakaf untuk kemaslahatan masyarakat.Perluasan harta benda yang bisa diwakafkan telah memberikan efek positif bagi pengelolaanwakaf. Semakin beragamnya harta yang dapat diwakaf dan manajemen pengelolaan wakafyang professional akan memperkuat peran wakaf dalam penguatan ekonomi masyarakat.

Mariana, Novita; Priyambodo, Aji; Arianto, Tri

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Penggunaan E-Commerce sebagai media untuk mempromosikan produk sepatu dan sandal berbahan dasar kulit  secara ekonomi akan lebih dikenal secara luas, dimana  dan kapan saja dengan informasi yang lebih lengkap dan dapat diperbaharui. Dibandingkan dengan brosur atau pameran, media online menyediakan informasi berkelanjutan dan berkesinambungan. Dimana dengan menyediakan informasi secara online,para IKM hanya memerlukan beberapa produk beserta spesifikasinya sebagai sample selanjutnya memberikan layanan pemesanan order. Komunikasi dengan konsumen dapat dilakukan dengan murah dan cepat melalui e-mail, meskipun dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh.

Aini, Nur

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Kemajuan masyarakat baik karena pendidikan, perubahan sosial ekonomi serta faktor lainnya akan mendorong perubahan kebutuhan maupun orientasi. Apabila sebelurnnya karyawan atau pekerja mandiri cukup puas apabila penghasilannya dapat mencukupi kebutuhan mereka saat ini, namun sekarang sudah banyak yang merencanakan dan bahkan merealisasikan program pensiun sehingga mereka akan mendapatkan jaminan pendapatan tetap pada saat mereka memasuki masa pensiun. Sementara di Indonesia program pensiun baru dapat dinikmati sebagian kecil masyarakat khususnya baru mereka yang bekeria sebagai penawai negeri sipil maupun militer, badan usaha milik negara, yang disebut sebagai Dana Pensiun pemberi Kerja. Sementara kelompok pekerja lainnya sebagian besar belum diikutkan atau mengikuti program pensiun. Untuk itu perlu adanya strata revolusi atau gerakan dalam rangka memasyarakatkan program pensiun tidak saja kepada perusahaan tetapi juga terhadap pekerja pada perusahaan maupuan pekerja mandiri.

Mariana, Novita

Dinamik 2002 Universitas Stikubank

Perekonomian Indonesia dalam tahun ini dan tahun-tahun mendatang akan menghadapi tantangan-tantangan berat. Pertarna, bagaimana menstabilkan nilai rupiah pada tingkat yang wajar dan meredam tingginya iaju inflasi untuk mempercepat proses pemulihan perekonomian nasional. Kedua, bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat, baik dalam maupun luar negeri, terhadap perbankan nasional. Ketiga,bagaimana mendorong kembali kegiatan dunia usaha untuk membatasi kontraksi yang lebih dalam pada perekonomian. Keempat, bagaimana mengurangi penduduk miskin dari dampak krisis melalui penyediaan jaring pengaman sosial (social safety net).