SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 201-212 of 212

Analytics

Diah Robiatul A; Belia Fitri Nur Wahyudi; Resvya Noer Fauzy

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kritik sosial yang terdapat dalam cerpen Wabah karya Gusmus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah mengumpulkan jurnal terdahulu serta sumber rujukan lainnya seperti media youtube. Analisis data dilakukan dengan cara analisis isi dokumen. Hasil dari penelitian ini ditemukan terdapat lima bentuk kritik sosial. Bentuk sosial yang ditemukan berupa yang cerminan kondisi dari permasalahan masyarakat pada saat karya itu ditulis dengan rentang waktu dari tahun 2003-2022.

Davina Pebrimireni; Dinda Ayu Lestari; Syahda Deviana Salsabila

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) aspek struktural Cerpen Nasihat-Nasihat karya A.A Navis(2) aspek psikologis Cerpen Nasihat-Nasihat (3) Psikologi Pengarang (4) Psikologi Pembaca. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Nasihat-Nasihat karya A.A Navis diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 1986. Data penelitian ini berupa kalimat yang mengandung unsur struktural dan psikologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumen, teknik simak dan teknik catat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis isi sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) aspek struktural pada Cerpen melipui; (a) penokohan, (b) Alur dalam cerita mengunakan alur maju, (c) latar pada cerpen ini meliputi, latar tempat (kamar, ruang tamu, bis, minangkabau, kantor, padang) , latar waktu pada malam hari dan pagi hari (2) Aspek psikologi struktur kepribadian tokoh dalam cerpen nasihat-nasihat karya A.A Navis memiliki tiga unsur, yaitu id, ego, dan superego. Ketiga struktur kepribadian tersebut memengaruhi tingkah laku, pola pikir, dan kejiwaan para tokoh utama dalam cerpen nasihat-nasihat. Dari analisis psikologi di atas, diketahui bahwa para tokoh memiliki ego yang kuat.

Ginstyar Alfajri; Irfanda Siti Amaliya; Lula Mulyani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Puisi pendosa dan Indonesia adalah satu contoh sastra  yang menggambarkan perilaku manusia terhadap sebuah sifat yang memperlihatkan berbagai persoalandi dalamnya.Puisi ini penting dikaji mengingat terbatasnya kajian dan karya sastra berperspektif tentang sosial. Kajian ini sebagai bentuk pemanfaatan karya sastra dan langka untuk mengingatkan sifat manusia melalui pembentukan moral dan mengubah pola pikir manusia.  Puisi “ Pendosa ” merupakan sebuah puisi yang memiliki arti begitu dalam jika ditafsirkan pada krena didalamnya mengandung tentang amanat bahwa sebagai manusia jangan pernah melakukan hal yang keji dan terlarang . Heri Isnaini merupakan seorang sastrawan terkenal dengan karya-karya sastranya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Nilai religi dan Tingkah manusia pada buku Montase karya Heri Isnaini. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian . Selain itu, pembahasan sajak ini akan memperhatikan relasi (hubungan-hubungan) di antara tanda-tanda yang muncul sehingga dapat menunjukkan tanda. Permasalahan dalam dosa bisa mengakibatkan tingkah laku pada manusia contoh pada lingkungan menjadi hal yang penting untuk dibicarakan. Jika berbicara tentang tingkah laku berarti berbicara tentang manusia karena tingkah laku yang menopang dan menjadi sifat pada kehidupan manusia.

Neli Aprila Yunandi; Muhamad Dadih Hidayat; Diky Nurjaman; Ahmad Muiz Rahman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengkaji puisi “salahkah melangkah” karya Fiersa Besari. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kondisi dan kritik sosial yang disampaikan Fiersa Besari dalam isi puisi yang dia ciptakan. Permalasahan sosial kian menjamur setelah bebasnya berekspresi lewat media sosial.Hal ini tentunya memberikan pengaruh terhadap anak muda milenial pada saat ini, yang lebih lama menghabiskan waktunya untuk bermain di media sosial ketimbang bermain dan berinteraksi langsung dengan orang-orang di  sekitarnya. Kritik membangun sangat penting untuk diberikan pada anak muda Milenial saat ini, untuk itu Fiersa Besari hadir dengan puisinya yang berjudul "Salahkan Melangkah" dengan gayanya yang cocok dengan anak muda milenial penulis pun tertarik untuk menganalisis kritik dan makna sosial yang ada di dalamnya karena sangat cocok dengan keadaan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu buah puisi karya fiersa besari yang berjudul "Salahkan Melangkah". kondisi dan kritik sosial dalam puisi “salahkah melangkah” karya Fiersa besari menggambarkan secara jelas dan nyata permasalahan yang terjadi pada kehidupan masyarakat. Dalam isi puisinya itu, Fiersa tidak hanya menggambarkan keadaan sosial remaja saja tetapi permasalahan yang terjadi pada hampir seluruh kalangan masyarakat. Kritik dalam isi puisi Fiersa setidaknya dapat menjadi nasehat bagi semua kalangan masyarakat agar selalu menjaga dan mengontrol sikap dan perilaku diri kita semuanya.

Rifa Salsabila; Putri Mayang; Sri Silfiani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas tentang analisis aspek-aspek yang terdapat pada puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini dengan pendekatan Stilistika. Aspek yang dianalisis yaitu gaya bahasa, diksi, majas, dan citraan untuk mengetahui nilai estetis atau keindahan pada puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, karena bersifat mendeskripsikan. Gaya bahasa, diksi, majas, citraan karya sastra lahir dari sebuah pemikiran seseorang yang dihasilkan karena perenungan dan penghayatan terhadap sesuatu. Karya sastra memiliki nilai estetis tertentu yang membuat karya tersebut terlihat indah bagi pembaca. Dalam puisi “Meditasi Waktu” karya Heri Isnaini ini, pengarang banyak menggunakan gaya bahasa dan makna konotasi dalam sebuah puisi dengan tujuan untuk menunjukkan nilai estetis atau keindahan puisi tersebut.

Zahrah Delia Permana; Muhammad Aji Syaputa; Jericho Setiawanc

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kajian strukturalisme puisi merupakan pengkajian puisi yang lebih menekankan telaah terhadap unsur pembangun puisi itu sendiri. Dalam hal ini, sebuah puisi dianggap sebagai sebuah kesatuan yang utuh. Oleh karena itu, pengkajian puisi dengan teori strukturalisme merupakan pengkajian yang tidak melibatkan latar belakang penyair serta faktor lain yang turut memengaruhi penciptaan puisi tersebut. Pada pengkajian puisi “Aku Dan Senja”, aspek-aspek yang dibahas meliputi struktur lahir dan struktur batin dengan menggunakan pendekatan pragmatik, yaitu pendekatan yang memandang karya sastra sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca. Kedua struktur tersebut merupakan sebuah kesatuan yang harus seimbang. Hubungan antar keduanya begitu penting dalam penciptaan makna dan keindahan puisi “aku dan senja” dalam buku montase karya Heri Isnaini. Struktur lahir yang dikaji meliputi diksi, kata konkret, citraan, majas, versifikasi, dan tipografi, sedangkan struktur batinnya meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Puisi tersebut cenderung disajikan dengan sederhana, namun memiliki keindahan dan makna yang mendalam.  

Noviardi Fadilatul Rahman; Anisa Fitriyani

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Karya sastra merupakan wujud dari hasil pemikiran manusia yang dapat menimbulkan rasa indah terhadap orang yang membacanya maupun yang merasakannya. Puisi adalah luapan ekspresi dari sebuah emosional jiwa manusia. Puisi mempunyai sifat unik, karena diciptakan melalui imajinasi serta berisi pengalaman terdalam dari pengarangnya yang dianalogikan kedalam bahasa yang indah. Kata-kata dalam puisi mungkin terlihat sederhana namun sukar diartikan, maknanyapun bahkan sangat luas. Untuk memahami makna puisi pembaca perlu mengaitkan puisi dengan riwayat pengarang, serta kondisi pengarang yang menjadi konteks penciptaan karya yang diciptakannya. Peneliti merasakan ada banyak diksi yang sukar untuk diuraikan, pertama puisi "Derai-Derai Cemara" mencerminkan kehidupan manusia dengan pohon cemara, hal tersebut menjadi latar belakang dalam penelitian ini, sehingga peneliti akan membedah puisi “Derai – Derai Cemara” karya Chairil Anwar sebagai objek penelitian untuk mengetahui makna puisi yang disampaikan pengarang melalui pendekatan mimetik. Peneliti akan memaparkan puisi tersebut dengan pemahaman peneliti terhadap pendekatan mimetik. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui makna dari puisi “Derai – Derai Cemara” karya Chairil Anwar, serta untuk meningkatkan pemahaman konsep dari pendekatan mimetik. Tentunya penelitian ini akan meningkatkan kemampuan menganalisis puisi, memberikan pengalaman, serta menambah referensi untuk para pembaca jika mendapat kesulitan ketika menganalisis puisi.

Asria Fera Nurnazilia; Humairah Zahrah Nasution; Rahmawati

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami makna dari puisi karya Sapardi Djoko Damono “Percakapan Malam Hujan” dengan menggunakan pendekatan mimetik. Penelitian ini juga menggunakan model penellitian kualitatif yang bersifat deksriptrif. Subjek data dari penelitan ini ialah karya sastra puisi dengan data hasil penelitian yang berupa sebuah kata-kata, kutipan, dan kalimat yang dianalisis maknanya dengan pendekatan mimetik. Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan dalam penelitian ini diawali dengan (1) membaca puisi Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Percakapan Malam Hujan”; (2) mengumpulkan kata-kata, kalimat atau kutipan yang akan dianalisis; (3)  menganalisis data yang dikumpulkan tersebut dengan pendekatan mimetik; (4) menyajikan hasil data dalam bentuk dekriptif.

Senta Manita Br Ginting; Misnawati Misnawati; Indra Perdana; Putri Handayani; Lutfi Aji T

This study aims to (1) describe the obsession of the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, (2) describe the inner conflicts experienced by the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, (3) describe the relevance of the obsession of the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata in literature learning in high school. The method used in the research is a qualitative description method. The data in this study were sentences, dialogues, and paragraphs in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The data source in this research is the novel Guru Aini by Andrea Hirata published in February 2021 published by PT Bentang Pustaka with a total of 336 pages. The data collection technique is done by using the library / reading technique, taking notes, and then entering it into the data collection table. Data analysis techniques used data reduction, data exposure, and inference. The validity of the data was obtained through source triangulation. The results of this study indicate that (1) the obsession of the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, there are four characters who have an obsession, Desi is one of the characters who has an obsession with Desi's obsession, which is obsessed with finding students who are geniuses in mathematics in Ketumbi's village. (2) inner conflict in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, there are ten characters who have inner conflicts, Desi is a character who often experiences inner conflicts. (3) the relevance or relevance of the novel Guru Aini by Andrea Hirata in learning literature in class XII high school with basic competencies. 3.3 Analyzing fiction in novels.

Ita Rosita; Dara Syahadah; Nuryeni Nuryeni; Hajjah Muawanah; Yustina Sari

Dalam wacana memerlukan adanya unsur komunikasi yang berupa sumber meliputi pembicara/penulis/pendengar; penerima meliputi pendengar/pembaca/pembicara; saluran komunikasi; pesan; dan pokok masalah. Dalam wacana memiliki ciri utama yaitu harus adanya kepaduan yang terbentuk oleh adanya kesatuan dan pertautan. Kesatuan ini berkenaan dengan pokok masalah, sedangkan pertautan itu berkenaan dengan hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain, yang berupa kalimat, paragraf, dan pasal.Dalam membentuk wacana diperlukan adanya hubungan antara kata, frasa, klausa dan kalimat sehingga menjadi satu kesatuan dalam wacana yang dapat disebut dengan kohesi gramatikal; tuturan yang membentuk wacana tersebut saling berhubungan dan menghasilkan suatu makna atau arti yang saling terpadu atau membentuk satu kesatuan di dalam wacana yang dapat disebut koherensi. Dari uraian yang dikemukakan diatas, bahwa apabila  urutan dalam suatu wacana tidak jelas atau penempatan kata yang tidak sesuai atau salah maka akan menyebabkan keambiguan atau ketidakjelasan arti atau makna dan tidak koherensinya suatu wacana. Oleh karena itu, kohesi dalam suatu wacana sangat penting dalam mendukung koherensi. dipilihnya karya sastra berupa cerpen sebagai objek dalam menganalisis adalah karena cerpen termasuk ke dalam bagian dari wacana yang dikemas secara ringkas tanpa meningggalkan faktor-faktor yang membentuknya yaitu menggunakan kohesi dan koherensi supaya membentuk satu kesatuan wacana yang utuh dan padu. Sedangkan alasan peneliti secara khusus memilih cerpen berjudul “Aku Cinta Ummi Karena Allah” karya Jenny Ervina karena cerpen ini merupakan salah satu karya yang pertama kali dibuat oleh TKW yang berasal dari Petir, Serang-Banten. Selanjutnya, penelitian analisis wacana ini dapat memberikan pengetahuan mengenai permasalahan kohesi dalam unsur-unsur wacana, khususnya dalam kohesi gramatikal referensi berupa endofora yang bersifat anafora dan katafora.

Reza Sukma Nugraha; Farhah, Eva; Yunus Anis, Muhammad; Arummi, Afnan; Nurul Hidayati, Tri Yanti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dalam pembelajaran bahasa Arab, keterampilan bahasa, yaitu menyimak (istima’), membaca (qira`ah), menulis (kitabah), dan berbicara (kalam) berkaitan dengan keterampilan penerjemahan. Penerjemahan sebagai proses pengalihan makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran perlu dimiliki oleh pembelajar bahasa, termasuk siswa-siswa madrasah yang mempelajari Bahasa Arab sebagai mata pelajaran wajib. Namun demikian, dalam proses pembelajaran dan praktiknya, pembelajar kerap menemukan masalah, yaitu kurangnya pemahaman mengenai ragam teks dan keterampilan penyuntingan teks. Hal tersebut yang dialami oleh siswa-siswa MAN 1 Karanganyar sehingga dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu pelatihan penyuntingan teks sastra terjemahan Arab-Indonesia oleh Tim Research Group Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS). Kegiatan berlangsung secara sinkron melalui media Google Meet dan Google Form dengan metode ceramah, demonstrasi, drilling, dan problem based learning (PBL). Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta yang terdiri atas siswa kelas X IPA mempelajari teknik penerjemahan dan praktik menerjemahan teks cerita pendek. Setelah itu, mereka mempelajari penyuntingan teks berdasarkan hasil praktik penerjemahan yang dilakukan. Dengan demikian, para peserta mampu menerjemahkan teks sekaligus menyunting terjemahan tersebut.

Sandri Sastrawan; Fita Ridhana; Erita; Nugroho Pitriyanto

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses dan cara pengolahan limbah kotoran sapi bali menjadi teknologi tepat guna yakni biogas. Biogas merupakan energy alternative pengganti gas LPG pada masyarakat khususnya pada Kampung Paya Tungel Kecamatan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah. Metode penelitian menggunakan metode survey yang bertujuan untuk memudahkand alam menggali informasi terkait teknik pengolahan limbah kotoran sapi bali menjadi biogas. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak yang telah melakukan produksi pada limbah kotoran sapi bali mereka berdampak positif pada perekonomian. Yakni penghematan pada pengguaan dan ketergantungan pada gas LPG atau kayu bakar serta limbah sisa pengolahan biogas dapat digunakan menjadi pupuk organi cair (POC) dalam pertanian.