Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 201-220 of 231

Analytics

Anwar, Rezky Izzatul Yazidah

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Jaminan Persalinan (Jampersal) adalah jaminan pembiayaan pelayanan persalinan yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan . Jaminan Persalinan dimaksudkan untuk mengurangi hambatan finansial bagi ibu hamil di Indonesia khususnya masyarakat menengah ke bawah yang tidak memiliki jaminan pembiayaan persalinan. Dengan demikian, kehadiran Jaminan Persalinan diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Indonesia. Dalam  aktifitas pengelolaan data bantuan sosial Jaminan persalinan belum menerapkan komputerisasi secara optimal. Dalam pengolahan data tersebut penggunaan  computer hanya sebatas pengetikan di aplikasi MS. Excel  sehingga dalam pengelolaan data dan hasil laporan relative lama. Sehingga diperlukannya sebuah sistem yang dapat mempermudah serta mempercepat dalam proses pengelolaan data jampersal agar terlaksananya jaminan persalinan bagi masyarakat miskin.

Alwi Sofyan; M Ilham Rahmani Riyadi; Gladis Wahyu Raydinata

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV02) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus corona ukurannya sangat kecil tidak kelihatan mata, penularannya bisa melalui udara/airbone, bukan hanya melalui droplet/percikan batuk saja. Corona itu makhluk ciptaan Allah SWT berupa virus. Virus itu bisa dikatakan setengah makhluk hidup dan setengah makhluk mati, jika sudah masuk ke tubuh maka akan bermutasi secara genetik.Virus Corona disebut juga Covid-19 telah menjadi perbincangan di segala media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Google, dll. Virus ini bisa menyerang siapa saja mulai dari kalangan bayi hingga lansia dan banyak sekali faktor penyebab terus bertambahnya pasien Covid-19 salah satunya dari ketidaksadaran masyarakat tentang Covid-19 membuat pemerintah dengan mudah mengidentifikasi kasus. Dalam hal ini program pertama yang telah saya laksanakan adalah mengajak para lansia untuk melakukan kegiatan senam sehingga sistem pada tubuh manusia bisa bekerja sebaik mungkin dengan bantuan paparan sinar matahari. Berdasarkan pertumbuhan year on year, sumber pertumbuhan ekonomi indonesia pada triwulan pertama 2020 terbesar pada sektor informasi dan komunikasi sebesar 0,53%. Hal ini wajar mengingat dengan adanya anjuran untuk tidak keluar rumah maka banyak orang mengakses pekerjaan, hiburan dan pendidikan melalui teknologi informasi. Jadi untuk program kedua yang telah saya laksanakan adalah pemberian sembako kepada lansia dan masyarakat yang kurang mampu, mengingat di desa yang saya tempati mayoritas mata pencahariannya adalah petani. Dimana sebagian dari mereka ada yang tidak bisa pergi ke sawah dikarenakan karantina mandiri.

Sofiyati Sofiyati

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Campak merupakan suatu infeksi virus yang sangat menular dan tidak bisa  disembuhkan. Virusnya menyerang seluruh tubuh (termasuk otot dan saraf) dan  bisa menyebabkan kelemahan otot yang sifatnya permanen serta kelumpuhan  pada salah satu tungkai. Menurut argumentasi kesehatan dunia (WHO) Campak  telah melumpuhkan sekitar seribu anak setiap harinya dihampir tiap negara di dunia.  Penting bagi orang tua untuk mengetahui mengapa, kapan, dimana, dan  berapa kali anak harus diimunisasi, termasuk daintaranya imunisasi Campak. Pemberian imunisasi pada bayi dan anak tidak hanya memberi pencegahan penyakit pada anak tersebut tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas karena dapat mencegah penularan penyakit untuk anak lain, oleh karena itu  pengetahuan dan sikap orang tua terutama ibu sangat penting untuk memahami tentang manfaat imunisasi bagi anak Indonesia.  Imunisasi Campak adalah tindakan memberi vaksin Campak ( dalam bentuk  oral ) atau dikenal dengan nama oral Campak vaccine ( OPV ) yang bertujuan  memberi kekebalan dari penyakit Campak . Imunisasi Campak ini  diharapkan dapat menekan angka kasus Campak di Indonesia, sehingga  masyarakat perlu dibekali dengan informasi agar pengetahuan mereka tentang  imunisasi Campak ini dapat diimplementasikan khususnya bagi ibu yang mempunyai anak balita.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan ibu yang mempunyai anak balita  tentang imunisasi Campak di Desa Sutawinangun   Wilayah Kerja Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon       

Sulastri; Heni Purwaningsih; Nurul Fajriyah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan Pre Eksperimental design dengan pendekatan One Group Pretest Posttest, Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu melahirkan spontan dan primipara yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar sebanyak 15 responden Prosedur pengambilan sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  non-probability dengan Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. 

Erni Suprapti; Moch. Syamsuddin

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir kurang dari atau sama dengan 2.500 gram dengan usia kehamilan < 37 minggu. Data rekam medis Rumkit Tk. III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang pada bulan januari dan februari 2020 sebanyak 22 bayi bayi. Adapun permasalahan pada Bayi BBLR yaitu ketidakstabilan suhu tubuh, gangguan pernapasan, imunitas imurologis, rentan kurang gizi, lemahnya reflek pengisap dan menelan motilitas usus. Pengganti inkubator adalah alternatif yang efektif dan ekonomis, salah satunya adalah Perawatan Metode Kanguru (PMK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan PMK dalam peningkatan berat badan pada bayi BBLR. Jenis penelitian ini adalah diskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah dua orang bayi BBLR dengan penerapan PMK dilakukan 60menit/hari selama 6 hari dan dilakukan pengukuran BB setelah 24 jam penerapan PMK terakhir. Hasil analisa menunjukkan bahwa berat badan pada bayi BBLR pada subjek I dan II sebelum dilakukan PMK adalah 2217 gram dan 2200 gram dan setelah dilakukan PMK adalah 2554 gram dan 2510 gram sehingga mengalami peningkatan BB sebesar 337 gram dan 310 gram. Kesimpulan hasil peningkatan BB disebabkan perbedaan pada konsumsi nutrisi setiap individu berbeda sehingga adanya pengaruh penerapan PMK mendapatkan hasil yang berbeda. Penelitian ini direkomendasikan dalam perawatan bayi BBLR dan Rumkit Tk. III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang dapat menjadikan perawatan metode kanguru sebagai standar tindakan keperawatan untuk meningkatkan BB pada bayi BBLR.

Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Hindun Rahim

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman pendamping (termasuk air jeruk, madu, air gula), yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Terjadinya kerawanan gizi pada bayi disebabkan karena selain makanan yang kurang juga karena Air Susu Ibu (ASI) banyak diganti dengan susu botol dengan cara dan jumlah yang tidak memenuhi kebutuhan. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI tersebut. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi 0 – 12 bulan. Jenis penelitian retrospektif dengan pendekatan Cross Sectional. Analisis data digunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,338 > α = 0,05) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,001 < α = 0,05). Saran yaitu Suami dan keluarga tetap berperan aktif dalam mendukung/mendorong, memotivasi dan memberi nasehat kepada istri agar memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa susu formula dan makanan lain, juga Tenaga kesehatan dalam hal ini bidan selalu memotivasi ibu untuk tetap menyusui bayi sejak lahir sampai 6 bulan serta memberikan informasi tentang manfaat ASI eksklusif.    

Irne Wida Desiyanti; Adhe Lisna Gayuh Sasiwi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Trend penggunaan susu formula sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI) di Indonesia bahkan dunia tidak dapat terelakkan dengan berbagai klaim yang diberikan produk susu formula yang beredar di pasaran. Susu formula pada dasarnya mengandung nutrisi utama yang dibutuhkan bayi diantaranya protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Penggunaan susu formula disarankan untuk bayi hanya jika terdapat permasalahan medis baik pada ibu atau pada bayi, sehingga ASI memang lebih direkomendasikan untuk diberikan pada bayi untuk memenuhi kebutuhan nutrisiyang mendukung pertumbuhannya. Oleh karenanya pemberian ASI eksklusif perlu digalakkan dan perlu diberi edukasi, baik untuk ibu menyusui, ibu hamil, calon ibu, bahkan remaja. Menanamkan pendidikan sejak dini ada baiknya untuk mencegah kesalahpahaman mengenai nutrisi terbaik untuk anak-anak kita di masa mendatang. Trend terbaru untuk membantu melancarkan produksi ASI adalah dengan menggunakan essential oil baik dengan cara dihirup maupun secara topikal. Essential oil atau minyak esensial merupakan minyak esensial yang diperoleh dari tanaman atau bagian tanaman melalui proses destilasi, bertujuan untuk membantu mengatasi masalah terkait kesehatan.

Irne Wida Desiyanti; Mutmainnah Mutmainnah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, angka  cakupan  ASI  di indonesia  mencapai 43% dibanding (SDKI) tahun 2012. Berdasarkan hasil survey pada tanggal 16-17 Februari 2020, di Desa Watutumou Kecamatan Maumbi Kabupaten Minahasa Utara didapatkan salah satu masalah prioritas yang terjadi adalah masih kurangnya pemberian ASI pada bayi dan balita yang disebakan karena kurangnya produksi ASI. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, sehingga dapat tercapai peningkatan gizi bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah kuliah umum (pemaparan), sharing atau talk show dengan media proyektor, serta memberikan peragaan bagaimana cara melakukan perawatan payudara, menyajikan materi dengan bahasa sesederhana mungkin agar dapat diterima dengan mudah oleh peserta. Kegiatan pelatihan perawatan payudara pada ibu nifas dan menyusui sebagai media peningkatan produksi ASI adalah kegiatan berjalan tertib dan teratur sesuai dengan harapan dapat melancarkan produksi ASI, sehingga proses pemberian ASI berjalan lancar sampai 2 tahun.

Lince Karlina Wati; Putri Malini Sibarani; Marantika Marantika; Maya Sari Sargih; Roy Saputra Berutu +1 more

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami gagal bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa angka kematian bayi sebagian besar disebabkan oleh asfiksia (20-60%), infeksi (25-30%), bayi dengan berat lahir rendah (25-30%), dan trauma persalinan (5-10%). Indonesia merupakan negara dengan AKB dengan asfiksia tertinggi kelima untuk negara ASEAN pada tahun 2011 yaitu 35 kematian per 1000 kelahiran. angka kematian bayi (AKB) di indonesia adalah 32/1000 kelahiran hidup dan kematian neonatal 19/1000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian adalah Memberikan Asuhan kebidanan Bayi Baru Lahir pada By. S Dengan Asfiksia sedang Di Rumah Sakit Mitra Sejati kota Medan Tahun 2020 dengan menggunakan 7 langkah varney. Jenis penelitian ini adalah penelitan deskriptif. Subjek penelitian adalah By Ny. S dengan Asfiksia Sedang. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Mitra Sejati dilakukan dari bulan Maret pada tanggal 27 maret- 29 maret 2020. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat kesenjangan teori dan praktek. Setelah di berikan KIE dan tindakan yang benar masalah asfiksia sedang pada bayi yang di alami dapat teratasi dan keadaan pasien menjadi lebih baik. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan mutu pelayan bayi baru lahir dengan asfiksia sedang yang komprehensip untuk mencegah komplikasi ataupun kelainan pada bayi.                                                                                  

Lorin Br.Manik; Sisca Theresia Anindita Hasugian; Khatini Khatini; Risna Yasina Manik; Suriani Suriani +1 more

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa nifas (puerperium) yang berasal dari bahasa latin yaitu dari kata “puer” yang artinya bayi dan “parous” berarti melahirkan adalah masa seorang ibu saat persalinan setelah keluarnya placenta dan masa perubahan, pemulihan, penyembuhan sampai pengembalian alat-alat reproduksi pulih seperti sebelum hamil dan secara normal masa nifas berlangsung selama 6-8 minggu atau 40 hari, namun secara keseluruhan akan pulih dalam waktu 3 bulan(Walyani, 2015). Menurut World health organization(WHO) tahun 2015 menyatakan ibu meninggal akibat komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan dan nifas 97%, dan kejadian ini terjadi di Negara-negara berkembang. Termasuk Indonesia, di indonesia di Negara-negara berkembang resiko kematian ibu hamil dan ibu nifas sekitar 200 kali lebih besar di bandingkan resiko yang di hadapi ibu-ibu di Negara maju sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Tujuan Penelitian: yaitu diketahuinya Asuhan Kebidanan Fisiologis Pada Nifas Pada Ny.I  Di Klinik Pratama Niar Kecamatan Patumbak  Kabupaten Deli Serdang Tahun 2019. Metode Penelitian: ini menggunakan metode Deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara obyektif.HasilPenelitian menunjukkan setelah dilakukan asuhan sebanyak 4 kali yaitu pada kunjungan pertama ibu sudah mengerti dan mau melakukan semua asuhan yang diberikan. Pada kunjungan kedua keadaannya semakin membaik, ASI lancar keluar, bayi kuat menyusui, ibu selalu menyusui bayinya, tidak ada penyulit dan hanya memberikan ASI. Pada kunjungan ketiga keadaan ibu sudah sehat memberikan ASI ekslusif dan ibu mengatakan darah yang keluar dari kemaluannya sudah tidak berwarna kecoklatan namun berwarna kekuningan dan tidak berbau dan pada kunjungan keempat keadaan ibu sudah sehat, ASI lancer keluar sudah tidak ada darah yang keluar dari kemaluannya dan tidak ada keluhan saat ini.    

Eka Afrilia Barkah; Ingati Ndruru; Feradvent Sitanggang; Mirna Aprilia; Cici Framita Lbn Gaol +1 more

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyebab kematian bayi baru lahir menunjukkan bahwa proporsi penyebab kematian neonatal kelompok umur 0-7 hari tertinggi adalah premature dan berat badan lahir rendah / LBW (35%), kemungkinan asfiksia lahir (33%). Penyakit penyebab kematian neonatal kelompok umur 8-28 hari tertinggi adalah infeksi sebesar (57,1%), (termasuk sepsis, pneumoni, diare), kemudian feeding problem (24,3%). Tujuan: untuk melaksanakan Asuhan Kebidanan Berat Badan Lahir Rendah pada By,Ny.M Di Klinik Bersalin Roslena Medan Tahun 2019 dengan menggunakan metode SOAP. Metode studi kasus: studi kasus ini menggunakan metode deskrtiptif. Kesimpulan: Asuhan kebidanan  dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Assasment, Planning). Tidak ditemukan kesenjangan pada  hasil data Subjektif dan Objektif. Sehingga setelah semua data terkumpul dapat disimpulkan Analisa dan melakukan Penatalaksanaan sesuai dengan teori.  

Tuti Anggarawati; Yuni Astuti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Ada sebagian kondisi yang menyulitkan orang tua dalam menghadapi buah hati sehingga tanpa disadari mengatakan atau melaksanakan sesuatu yang tanpa disadari melakukan kekerasan pada anak yang bisa membahayakan atau melukai anak, biasanya tanpa alasan yang terang. Kejadian seperti inilah yang disebut kekerasan pada anak. Unsur- elemen yang mendorong terjadinya tindak kekerasan pada anak antara lain immaturitas/ketidakmatangan orang tua, kurangnya pengetahuan bagaimana menjadi orang tua, kemauan yang tak realistis kepada kecakapan dan perilaku anak, pengalaman negatif masa kecil dari orang tua, isolasi sosial, permasalahan rumah tangga, serta permasalahan obat-obat terlarang dan alkohol. Semua bentuk kekerasan pada anak secara lahiriah/jasmani terjadi saat orang tua frustrasi atau naik pitam, kemudian melaksanakan tindakan-tindakan agresif secara lahiriah, bisa berupa cubitan, pukulan, tendangan, menyulut dengan rokok, membakar, dan tindakan – tindakan lain yang bisa membahayakan si kecil. Sering penyiksaan lahiriah yakni hasil dari hukuman jasmani yang bertujuan menegakkan disiplin, yang tidak sesuai dengan usia si kecil. Banyak orang tua mau menjadi orang tua yang bagus, tapi lepas kendali dalam memecahkan perilaku sang anak. Penyiksaan emosi dengan  perbuatan merendahkan atau meremehkan   orang   lain   akan   mengganggu   pengerjaan   perkembangan   buah   hati selanjutnya. Dampaknya buah hati merasa tidak berharga untuk dicintai dan dikasihi, bayi tumbuh dalam kecemasan dan rasa tidak aman, lambat perkembangannya, atau alhasil mempunyai rasa percaya diri yang rendah. Bila berlangsung berulang-ulang dalam bentang waktu lama akan memunculkan cedera serius terhadap anak, dan meninggalkan bekas baik jasmani atau pun psikis, si kecil menjadi menarik diri, merasa tidak aman, sukar memaksimalkan trust kepada orang lain, perilaku merusak, dan sebagainya, seperti kurangnya rasa percaya diri,  kesusahan  membina  persahabatan,  perilaku  merusak  seperti  tiba-tiba  membakar barang atau berperilaku kejam terhadap binatang, beberapa mengerjakan agresi, menarik diri, penyalahgunaan obat dan alkohol, maupun kecenderungan bunuh diri. Agar anak terhindar dari kekerasan maka perlu upaya dari pemberdayaan masyarakat untuk terlibat secara aktif menurunkan angka kejadian kekerasan pada anak di saat pandemic covid. Edukasi tentang kekerasan pada anak dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga sehingga keluarga mampu berfungsi dengan baik dan mampu menciptakan keluarga yang sejahtera.  

Anisha Dian Iswahyuni; Aji Kusumastuti Hendrawan; Hasan Nur Syamsi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Quality control is one of the obstacles experienced by PT. Wahana Kasih Mulia on CV. KKN. Quality control is an important thing that must be done by companies to minimize defective products. To be able to analyze product defects, researchers use the six sigma model, by formulating the Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) stages. The purpose of this study was to determine the level of quality control using the DMAIC method with the Six Sigma model applied to manufacturing companies. The results showed that from the measurement of the number of Omiland brand baby mattress products in the January-October 2021 period, it was found that defective products came from three main causes of disability. The distribution data of the number of product quality characteristics and company performance are at the sigma level of 3.50 with a DPMO value of 27,082.275. This shows that the company has not been able to meet process quality standards. Based on this research, the recommendations for improvement given are that the company needs to provide periodic training to employees, perform maintenance on machines, apply a clearer and more detailed Standard Operating Procedure (SOP), conduct tighter supervision of newly arrived raw materials and the company needs to place quality control at every stage of the production process.

Asih Dwi Astuti; Siti Rochmaedah; Rahma Tunny

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian bayi maka anak harus diberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama dan makanan pendamping ASI diberikan setelah 6 bulan, pemberian ASI berlanjut sampai dengan anak berusia 2 tahun. Pemberian ASI dapat menurunkan angka kematian anak secara global sebesar 10% setiap tahun. Promosi ASI eksklusif adalah upaya intervensi yang efektif untuk mengurangi kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmsa Waplaau Kabupaten Buru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel adalah ibu menyusui yang usia bayinya 7-12 bulan. Besar sampel 71 ibu menyusui dianalisa dengn menggunkan analisa univariat. Hasil: Umur Ibu menyusui dengan kategori tidak berisiko (20-35 tahun), Pendidikan kategori Sekolah Dasar, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, Paritas kategori primipara, ekonomi keluarga kategori < Upah Minimum Kabupaten dan Tidak memberikan ASI eksklusif pada Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Waplau

Sutrani Syarif

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

ASI merupakan makanan utama bayi sehingga tidak ada jenis makanan lainnya yang dapat menandingi kualitas ASI. Hanya ASI saja yang dapat diterima oleh system pencernaan bayi sehingga ASI harus diberikan secara eksklusif selama 6 bulan. Untuk mengetahui efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu postpartum di Puskesmas Minasa Upa Mkassar. Metode penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design dan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli sampai 15 September 2020. Metode pengambilan sampel yanhg digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah ibu post partum yang ASInya tidak lancar berjumlah 30 responden. Analisa data menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Berdasarkan hasil uji statistic pada kelompok intervensi didapatkan nilai mean sebelum 1,60 dan mean setelah 2,93 terdapat selisih 1,33 sedangkan pada kelompok control didapatkan nilai mean sebelum 1,80 dan mean setelah 1,93 terdapat selisih yaitu 0,13. Berdasarkan uji Chi-Square kelancaran ASI ibu post partum diperoleh nilai ρ = 0,000. Nilai ρ lebih kecil dari 0,05 (ρ=0,00 < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada efektifitas pemberian sari kurma terhadap kelancaran ASI ibu post partum di Puskesma Minasa Upa Tahun 2020. Maka disarankan agar ibu post partum dapat mengkonsumso sari kurma agar dapat memperlancara ASI ibu post partum yang menyusui, dan diharapkan pada petugas kesehatan malakukan penyulihan tentang manfaat dari kandungan sari kurma.

Andi Ernawati Manuntungi; Andi Kamal

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menurut Kementerian Kesehatan, kasus pneumonia pada bayi yang terjadi pada tahun 2018 berjumlah 160.908 jiwa dan dibagi menjadi dua klasifikasi yaitu pneumonia ringan dan pneumonia berat. Pada kasus Pneumonia ringan Sulawesi Tenggara menduduki peringkat 14 tertinggi dengan jumlah penderita Pneumonia sebanyak 1.088 orang, Jawa Barat (60.941), Jawa Timur (25.951), DKI Jakarta (13.564), NTB (8.238), Banten ( 7.893), Jawa Tengah (5.307), Sumatera Selatan (4.425), Kalimantan Selatan (3.632), Sumatera Barat (3.571) Pneumonia adalah infeksi akut jaringan paru (alveoli). Penyebabnya adalah bakteri, virus, jamur, paparan bahan kimia atau kerusakan fisik dari paru-paru dan efek tidak langsung lainnya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol yaitu mempelajari hubungan antara faktor penelitian atau pajanan dengan penyakit dengan membandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol berdasarkan status pajanan. Hasil analisis bivariat pada SPSS menggunakan chi-square menunjukkan = 0,06 yang berarti ada hubungan antara umur bayi, pemberian ASI eksklusif, status imunisasi dan lingkungan dengan kejadian pneumonia pada bayi di RSUD Kab.Mamuju, sehingga disarankan kepada ibu untuk memberikan Asi Eksklusif pada bayi, pemberian imunisasi dan menjaga kebersihan lingkungan Ada hubungan antara umur dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada bayi, ada hubungan antara lingkungan dengan kejadian pneumonia pada balita.

Siti Rochmaedah

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Rasa cemas selama kehamilan khususnya pada periode trimester ketiga disebut dengan sindrom persalinan (childbirth syndrome), sindrom persalinan ini dapat berupa ketakutan akan proses persalinan dan bagaimana keadaan bayi yang akan dilahirkan dan hal ini lebih sering terjadi pada primigravida. Kecemasan yang dialami primigravida dapat dikurangi dengan berbagai cara salah satunya yaitu dengan hidroterapi. Salah satu bentuk hidroterapi yaitu rendam kaki dengan air hangat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh hidroterapi terhadap tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu primigravida di Kecamatan Seram Utara Barat. Penelitian ini menggunakan Quasi Experimental dengan desain one grup pretest posttest design. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 15 responden. Alat penelitian menggunakan lembar kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh hidroterapi terhadap tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu primigravida di Kecamatan Seram Utara Barat dengan p value 0,001 < 0,05. Kesimpulan: tekhnik hidroterapi (rendam kaki dengan air hangat) dapat mengurangi tingkat kecemasan primigravida dalam menghadapi persalinan di Kecamatan Seram Utara Barat.

Nurul Sugiarti Syam; Syamsuryanita; Nurul Ikawati

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

  Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada diri individu dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuh dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Suriyanti, S.ST Makassar. Desain Penelitian ini adalah eksperimen metode Pre Test-Post Test Control Group Design, populasi penelitian ini berjumlah 100 bayi di BPM Suriyanti, S.ST Makassar dan sampel berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang (50%) yang mendapatkan pijat bayi, terdapat 14 bayi (93,3%) yang motorik kasanya meningkat dan 1 bayi (6,7 %) yang tidak meningkat. Sedangkan yang tidak di lakukan pijat bayi sebanyak 15 bayi (50%), terdapat 2 orang motorik kasarnya meningkat (13,3%) dan 13 bayi (86,7%) yang tidak meningkat. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan wilcokxon, menunjukkan bahwa setelah diuji wilcoxon nilai ? Value pretest-posttest dari kelompok perlakuan adalah 0,000 (<0,05), sedangkan nilai ? Value pretes-posttest pada kelompok kontrol 0.039 (<0,05). Sedangkan setelah diuji Mann whitney didapatkan hasil ? = 0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ?<?, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan motoric kasar pada bayi usia 3-6 bulan

Nurdalifah Nurdalifah

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

The Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia in 2007 was 34 per 1000 live births, decreased in 2012 to 32 per 1000 live births. One of the causes of Infant Mortality Rate (IMR) is incomplete basic immunization. The role of parents, especially maternal knowledge, is one of the factors in achieving complete basic immunization coverage rates. The aim of this research is to determine the relationship between the level of maternal knowledge about immunization and the completeness of immunization in babies aged 0-14 months in Talaka Village, Kab. Ma'rang, using analytical observation methods with a cross sectional approach. The population of this study were mothers who had babies aged 0-14 months and . The sample was selected using a simple purpose sampling technique with a sample size of 62 respondents, data collection using a questionnaire. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis using the chi squere test. The results of the analysis show that there is a relationship between the mother's level of knowledge about immunization and the completeness of immunization in babies aged 0-14 months In Talaka Village, Kab. Ma'rang with p value = 0.002.

Riffa Ismanti; Fifi Musfirowati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Air Susu Ibu (ASI) merupakan suatu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologis, sosial maupun spiritual. ASI mengandung nutrisi, hormone, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta anti inflamasi. Pijat oksitosin adalah suatu tindakan pemijatan tulang belakang dari nervus ke 5-6 scapula yang akan mempercepat kerja saraf parasimpatis untuk menyampaikan perintah ke otak bagian belakang sehinnga oksitosin keluar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI Pada Ibu Post Partum. Metode yang digunakan adalah Literature review menggunakan jurnal intervensi untuk mengatasi masalah pijat oksitosin dengan permasalahan terhadap produksi ASI yang dapat diakses full text. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi 2012-2021. Berdasarkan telaah literature pada 5 jurnal didapatkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat diberikan kepada ibu post partum dengan cara dipijat punggung ibu selama 10-15 menit dapat diberikan 2 sesi yaitu pagi dan sore. Hasil telaah literature review ini menunjukkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.