Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2161-2180 of 2,332

Analytics

Isna Wahyuseptiana, Yetty; Faila Sufa, Feri; Widjanarko , Paulus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan konsep tentang konsep matematika kepada pendidik anak usia dini untuk menstimulasi  kemampuan matematika sesuai tahapan perkembangannya dan karekteristik usia di lingkungan IGRA kecamatan Gatak. Setiap anak pasti punya potensi yang siap untuk dikembangkan. Semakin dini kita memahami potensi kita, maka akan semakin mudah mengembangkannya. Termasuk potensi kemampuan yang sangat di butuhkan dalam mendukung kegiatan manusia di semua bidang kehidupan. Kemapuan tersebut adalah kemmapuan berpikir matematis yang sangat penting dan saat ini dianggap sebagai kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh individu. Memiliki kemampuan berpikir matematika memberikan peluang keberhasilan yang lebih besar dalam tiap fase kehidupan, baik sebagai pembelajar maupun sebagai profesional.Pendapat para ahli dan hasil penelitian menjelaskan bahwa pemberian stimulasi matematika sejak dini sangat penting untuk mendukung kesiapan pada pendidikan matematika selanjutnya. Berdasarkan pengamatan tampak guru menggunakan metode konvensional dalam stimulasi mengenalkan konsep matematika pada anak usia dini dan berdasarkan wawancara dengan guru mendapatkan perbedaan persepsi dalam memandang pembelajaran matematika dan cara menstimulasi perkembangan matematika anak.Berdasarkan analisis awal dapat diidentifikasi Permasalahan sebagai berikut (1) Masih rendahnya kemampuan berpikir anak dalam memahami konsep matematika. (2). Rendahnya pemahaman Pendidik PAUD dalam melakukan stimulasi dan (3) Pembelajaran yang masih konvensional dalam mengenalkan konsep matematika. Oleh karena itu perlunya kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan solusi pada permasalahan yang terjadi berupa: (1) Pemberian stimulasi perkembangan berpikir konsep matematika sesuai tahapan usia (2) Melakukan Sosialisasi capaian pembelajaran konsep Matematika pada anak usia 4-6 tahun dan (3) Pendampingan  Pemberian stimulasi yang inovatif.Pada kegiatan pengabdian ini digunakan metode diskusi. Namun sebelumnya dilakukan analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara pembelajaran matematika di PAUD dan kemampuan anak dalam mengenal matematika. Kuis diberikan kepada guru untuk megetahui sejauh mana pemahaman pendidik tentang stimulasi matematika anak usia dini. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai konsep perkembangan kemampuan berpikir matematika. Kegiatan dilanjutkan dengan sharing dan diskusi dan dikhiri dengan kuis untuk mengetahui sejauhmana keterserapan pendidik pada materi yang disampaikan. Tindak lanjutnya akan dilakukan monitoring oleh mahasiswa apakah kegiatan parenting berlangsung optimal dalam mengembangkan kemampuan berpikir matematika pada anak.Berdasarkan hasil pre tes dan post tes diketahui ada peningkatan kemampuan anak dalam berpikir konsep matematika sebesar 20%.. Adapun luaran dalam Pengabdian ini adalah  model stimulasi konsep matematika anak usia dini dan  artikel ilmiah dalam jurnal pengabdian nasional. Kata kunci : stimulasi, kemampuan berpikir matematika, anak usia diniÂ

Ratnaningrum Ratnaningrum; Risma Nurhapsari; Nidya Oktavia Kurniawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pembelajaran akuntansi memerlukan keterampilan, bakat, pengetahuan, yang oleh karena itu dapat bermanfaat bagi siswa yang telah mempelajari akuntansi untuk memiliki pengetahuan yang memadai tentang berbagai transaksi yang terkait dengan akuntansi. Siswa SMK Leuwimunding pada jurusan akuntansi dituntut memiliki kompetensi dalam akuntansi dasar. Pembelajaran di sekolah hanya merupakan salah satu cara siswa untuk meningkatkan literasi akuntansi mereka. Kunjungan para siswa SMK Leuwimunding ke STIE Studi Ekonomi Modern merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan literasi akuntansi para siswa, oleh karena pada STIE Studi Ekonomi Modern pada jurusan akuntansi memberikan materi pemantapan terhadap kemampuan literasi khusus akuntansi pada siswa. Sesudah dilaksanakan program pengabdian ini siswa bisa mendapatkan pengetahuan mengenai dasar akuntansi sebagai alat dalam pengambilan keputusan.

Yunis Hidayati; Nik Haryanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kepala sekolah merupakan salah satu elemen dasar bagi kemajuan sekolah. Kinerja kepala sekolah merupakan tanggung jawab pengawasan.  Pengawasan adalah menentukan apa yang telah dicapai, mengevaluasi dan menerapkan tindakan korektif, jika perlu memastikan sesuai dengan rencanaStrategi yang dilakukan oleh pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah yaitu pemantauan, pemeriksaan, penilaian dan perbaikan. Kinerja kepala harus ditingkatkan dan diprioritaskan.  Kepala sekolah sebagai administrator dan manajer pendidikan memegang kedudukan yang sangat penting, karena merupakan faktor penentu keberhasilan sekolah dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat, ia juga turut menetukan keberadaan sekolah tersebut di tengah-tengah masyarakat dan kemampuan dalam merespon kebutuhan-kebutuhan dan harapan masayarakat. Metode penelitiannya adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Rencana program kepengawasan dalam meningkatkan kinerja kepala MAN 2 Tulungagung    adalah melakukan identifikasi masalah, menyususn program pengawasan, melaksanakan program kepengawasan, mengevaluasi dan menganalisis hasil pengawasan, serta melakukan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi.  2) Pelaksanaan Kepengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung    adalah: (a) melakukan pembinaan terhadap guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan yang berada di wilayah binaannya, (b) melakukan penilaian terhadap kinerja guru, kinerja kepala madrasah dan kinerja seluruh staf sekolah, dan (c) melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya. 3) Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung  , beberapa langkah kegiatan pengawasan yang harus dijalankan oleh seorang pengawas adalah evaluasi dan tindak lanjut setelah dilakukan penilaian, pembinaan dan pemantauan, selanjutnya melakukan tindak lanjut pengawasan ini dilakukan berdasarkan pada hasil evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh kegiatan pengawasan.

Sony Eko Adisaputro

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Motivation is the most basic factor in educational institutions to mobilize the potential of human resources to foster enthusiasm in working with organizational goals. The second factor is the leader as a leader who is able to mobilize human resources. Sensitivity leaders are expected to understand the nature and human needs. The hierarchy of human needs is expected to be another consideration in motivating staff, teachers (ustadz) or employees. Five things human needs that need to be considered are: physiological, safety, social, esteem and self-actualization needs. If a leader puts forward human values ​​in motivating his subordinates, then productivity and success can be realized in the institution or agency he leads.

Tri Maryati

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Suatu organisasi akan mempunyai kemampuan bersaing jika sumber daya manusia yang ada pada organisasi tersebut memiliki kemampuan yang unggul diatas rata–rata atau kemampuan tenaga kerja tersebut lebih tinggi dari kemampuan standar yang di tetapkan organisasi. Sumber daya manusia dalam suatu organisasi merupakan kunci dari kesuksesan organisasi tersebut, karena sumber daya manusialah yang menjadi kendali dari pada seluruh sumber daya yang ada pada organisasi. Perumusan masalah dalam skripsi ini adalah : 1) Bagaimana pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang ? 2) Bagaimana pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang ? 3) Bagaimana pengaruh motivasi terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang ? 4) Bagaimana pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja, dan motivasi secara Bersama-sama terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang ? 5) Variabel manakah yang berpengaruh paling dominan ? Metode penelitian menggunanakan analisa kuantitatif dengan analisis regresis linear berganda. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 101 orang, sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 responden. Teknik sampel dengan teknik purposive sampling yang dihitung dengan rumus slovin. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan uji t pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru adalah sebesar 10,482 dengan nilai signifikan sebesar 0,000, maka diperoleh bahwa Hipotesis 1 diterima. Dengan demikian, maka disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Hasil uji t pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja guru adalah sebesar 4,462 dengan nilai signifikan sebesar 0,000, maka diperoleh bahwa Hipotesis 2 diterima. Dengan demikian, maka lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Hasil uji t pengaruh motivasi terhadap kinerja guru adalah sebesar 6,203 dengan nilai signifikan sebesar 0,000, maka diperoleh bahwa Hipotesis 3 diterima. Dengan demikian, maka motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru.

Iwan Budi Setya Alamsyah; Kurniawati Kurniawati; R. Agrosamdhyo

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Dalam manajemen pengelolaan produk tabungan umum Syariah penarikan dan penyetoran bisa dilakukan sesuai kebutuhan anggota, sedangkan prinsip dasar dari manajemen pengelolaan yang diterapkan di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar memberikan pemahaman kepada nasabah. Fokus penelitian ini: 1. Bagaimana perencanaan manajemen dana pada produk tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar? 2. Bagaimana organisasi manajemen dana pada produk tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar? 3. Bagaimana pelaksanaan manajemen dana pada produk tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar? 4. Bagaimana pengawasan manajemen dana pada produk tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar?. Tujuan penelitian ini: 1. Untuk mengetahui perencanaan pada produk tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar. 2. Untuk mengetahui pengorganisasian pada pengelolaan dana terhadap tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar. 3. Untuk mengetahuan pelaksanaan pengelolaan dana terhadap tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar. 4. Untuk mengetahui pengawasan pengelolaan terhadap tabungan umum di BMT UGT Sidogiri Cabang Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi, teknik keabsahan, triangulasi, teknik analisis data, penyajian, reduksi, pengambilan kesimpulan. hasil penelitian ini 1) Perencanaan pengelolaan dana sudah sesuai yaitu menerapkan perencanaan strategis, perencanaan taktis, dan perencanaan operasional. 2) Pengorganisasian pengelolaan dana tabungan umum di BMT UGT Sidogiri yang melakukan penarikan tabungan. 3) Pelaksanaan memiliki kesenjangan terkait pengalokasian dana tabungan umum tidak menggunakan skala prioritas akan tetapi berdasarkan pembiayaan pada produk yang produktif. 4) Pengawasan juga sudah sesuai dengan menerapkan evaluasi rutin lalu memberikan reward dan punishment.

Suhendri, Diru Ahmad; Wulandari, Yustina Wuri; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

          Brownies merupakan salah satu jenis cake yang berbahan dasar tepung dan coklat. Penelitian ini menggunakan tepung mocaf dan tepung bekatul sebagai bahan dasar pembuatan brownies dengan tujuan menghasilkan karakteristik brownies yang tinggi serat, tinggi protein, serta bebas gluten.           Penelitian ini bertujuan menentukan formulasi yang tepat untuk menghasilkan brownies tepung mocaf dan tepung bekatul kandungan tinggi protein, serat dan bebas gluten. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu perbandingan tepung mocaf : tepung bekatul dan variasi lama pemanggangan. Faktor pertama perbandingan tepung mocaf dan tepung bekatul (70:30, 60:40, dan 50:50), sedangkan faktor kedua variasi lama pemanggangan (40, 50 dan 60 menit) sehingga menghasilkan 9 perlakuan.           Hasil penelitian  menunjukkan bahwa rasio konsentrasi tepung mocaf dan tepung bekatul 50 gram dan tepung bekatul 50 gram dengan variasi lama pemanggangan sebesar 40 menit merupakan formulasi brownies yang terbaik karena memiliki karakteristik kimia dan sensoris yang diharapkan yaitu kadar air 19,17%, kadar abu 1,97%, kadar lemak 21,33%, kadar serat pangan 15,15%, kadar protein 5,29%, kadar karbohidrat 52,24%, serta uji sensoris terhadap warna 3,34; rasa mocaf 2,91; rasa bekatul 2,81; tekstur lembut 3,33; aftertaste bekatul 3,17; dan kesukaan keseluruhan 3,47.

Kodir, Kodir; Anggarawati, Tuti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Merokok merupakan kebiasaan yang membahayakan kesehatan. Rokok mengandung zat nikotin yang menimbulkan efek ketergantungan serta menghasilkan karbonmonoksida yang bersifat toksik dan mengganggu sistem oksigenasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan ketergantungan rokok dengan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi pada mahasiswa Akper Kesdam IV/ Diponegoro Semarang. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 40 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat ketergantungan rokok menggunakan kuesioner Fagerstrom Test for Cigarette Dependence (FTCD), sedangkan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi diukur dengan alat smokerlyzer. Data dianalisa dengan uji Pearson Corellation. Hasil: Hasil analisa menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara ketergantungan rokok dengan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi dengan p=0.042. Hasil penelitian membuktikan semakin tinggi tingkat ketergantungan rokok maka semakin tinggi kadar karbonmonoksida udara ekspirasinya. Saran : Pengukuran tingkat ketergantungan rokok dan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi direkomendasikan sebagai data dasar pengkajian keperawatan dalam pembuatan intervensi program berhenti merokok.

Kodir, Kodir; Margiyati, Margiyati

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Merokok telah terbukti menimbulkan berbagai gangguan kesehatan bahkan kematian, namun penikmat rokok terus meningkat. Kelompok remaja dan dewasa muda menjadi target konsumen utama rokok beranggapan merokok tidak menimbulkan efek bagi kesehatan sampai usia pertengahan. Derajat merokok seseorang mempengaruhi jumlah paparan gas karbonmonoksida (CO) dalam tubuh. CO yang menempel pada hemoglobin mengakibatkan kadar oksigen dalam tubuh menurun.  Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan derajat merokok dengan saturasi oksigen pada mahasiswa Akper Kesdam IV/ Diponegoro Semarang. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur derajat merokok menggunakan kuesioner yang kemudian dihitung berdasarkan Indeks Brinkman, kadar saturasi oksigen diukur dengan pulse oxymetry. Data dianalisa dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil: Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara derajat merokok dengan saturasi oksigen dengan p=0,000. Hasil penelitian membuktikan semakin berat derajat merokok maka semakin rendah kadar saturasi oksigennya. Saran : Pengukuran derajat merokok dan saturasi oksigen perokok direkomendasikan sebagai data dasar pengkajian keperawatan dalam pembuatan intervensi program berhenti merokok.

Anggarawati, Tuti; Kodir, Kodir

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Jaminan Kesehatan Nasional diselenggarakan untuk memberikan perlindungan kesehatan dalam bentuk manfaat pemeliharaan kesehatan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Setiap peserta JKN mempunyai hak mendapat pelayanan kesehatan. Rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Tetapi pada kenyataannya masih banyak keluhan dari peserta BPJS setelah mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang bermitra dengan BPJS sehingga rumah sakit berupaya untuk memperbaiki mutunya dengan melihat bagaimana tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian secara deskriptif dengan sampel anggota TNI, PNS, Purnawirawan dan keluarga dengan teknik accidental sampling. Hasilnya adalah 100 responden dari bagian pendaftaran dan 100 responden dari bagian rawat jalan berada pada tingkat puas dari pelayanan yang diberikan sebesar 59,7 dan 67,5, kemudian di Unit Gawat Darurat dengan responden 53 menyatakan tingkat kepuasan pada kategori puas 62,26. Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan sehingga tingkat kepuasan pelanggan meningkat sebaiknya rumah sakit menyediakan dan menambahkan sarana prasarana, mengadakan pelatihan-pelatihan yang berguna untuk peningkatan pengetahuan dan kompetensi karyawan, dan melakukan penilaian kepuasaan pelanggan secara berkala.

Khosim Azhari, Nanang; Anggarawati, Tuti; Wahyu, Elisa

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Mahasiswa tingkat akhir memiliki tanggungjawab menyelesaikan tugas akhir yaitu menyelesaikan karya tulis ilmiah sebagai syarat kelulusan dan memperoleh gelar. Dalam proses menyelesaikan karya tulis ilmiah terdapat berbagai kendala yang menyebabkan stress pada mahasiswa. Salah satu upaya yang dapat dilmelakukan terapi expressive writing. Tujuan : menggambarkan penurunan skor stress pada mahasiswa tingkat akhir sebelum dan sesudah dilakukan terapi expressive writing. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian menggunakan dua orang mahasiswa tingkat akhir yang mengalami stress ringan sampai stress sangat berat. Penilaian skor stress diukur dengan menggunakan alat ukur Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Hasil: Hasil studi kasus didapatlan bahwa skor stress pada subyek I dengan skor 41 dengan kategori stress sangat verat turun menjadi skor 20 dengan kategori stress sedang, dan untuk subyek II dengan skor 39 dengan kategori stress sangat berat turun menjadi 20  akukan dilakukan untuk mengurangi stress adalah dengan dengan kategori stress sedang. Saran : terapi expressive writing dapat digunakan dalam menurunkan skor stress pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan karya tulis ilmiah

Nurrohman, Rifai; Karyantina, Merkuria; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tortilla chips ialah suatu produk olahan jagung dari hasil proses pemasakan dengan larutan alkali, penggilingan, pengeringan dan penggorengan. Penelitian ini menggunakan jagung, serbuk ketapang dan tepung daun kelor sebagai bahan dasar pembuatan tortilla. Serbuk ketapang memiliki kandungan protein dan serat dengan jumlah yang cukup banyak sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan tortilla, sedangkan tepung daun kelor memiliki kandungan serat dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi tortilla serbuk ketapang dengan ditambahkan tepung daun kelor yang tinggi protein, serat dan antioksidan.  Penelitian ini dilakukan dengan  metode  Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari  1 faktor yaitu perbandingan jagung, serbuk ketapang dengan dan tepung daun kelor. Dari faktor tersebut didapatkan 9 perlakuan P1 (jagung 72g, sebuk ketapang 18g, kelor 10g) sampai dengan P9 (jagung 48g, serbuk ketapang 32g, kelor 20g). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan kadar serat kasar tertinggi yaitu P8 (jagung 56g, serbuk ketapang 24g, kelor 20g) dengan nilai 3,67%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P7(jagung 64g, ketapang 16g, kelor 20g) dengan nilai 10,35%, kadar mineral abu tertinngi pada P6 (jagung 51g, serbuk ketapang 34g, kelor 15g) dengan nilai 4,50%, dan kesukaan keseluruhan terdapat pada perlakuan P1 (jagung 72g, sebuk ketapang 18g, kelor 10g)dengan nilai 3,32 (suka).Â

Adinugroho, Hanif Irfanto; Wahyono, Teguh

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Pada masa pandemi Covid-19 ini pembelajaran online digunakan sebagai cara alternatif yang memudahkan dalam transfer informasi pada berbagai situasi dan kondisi. Dengan teknologi yang ada saat ini pembelajaraan online dapat digunakan untuk diskusi dan pertemuan tatap muka secara virtual namun dengan fasilitas yang memadai. Tetapi beberapa mata kuliah tidak cukup mudah dipelajari secara online. Salah satunya adalah mata kuliah Statistika yang dalam beberapa survey merupakan mata kuliah yang kurang diminati. Perlu inovasi media pembelajaran terhadap mata kuliah yang kurang diminati tersebut. Penelitian ini akan mengembangkan sistem untuk membantu mahasiswa memahami dan mempelajari statistika dasar di masa pandemi. Dengan menggunakan sistem ini, mahasiswa akan lebih mudah memahami pengetahuan tentang statistika dasar.

Muhammad Dandi Yahya; Eko Nursanty; Wawan Destiawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung di Kudus ini mempunyai latar belakang mengembangkan area wisata air di sekitar bendungan. Mengangkat sektor pariwisata untuk wisatawan yang berkunjung ke Kudus dengan menggunakan konsep perancangan dasar sebagai tumpuan untuk membantu menopang ekonomi daerah dan masyarakat sekitar Kabupaten Kudus. Tujuan perancangan untuk meningkatkan ekowisata yang ada pada Bendungan Logung serta mengedukasi masyarakat untuk menjaganya serta meningkatkan kualitas dan kuantitas dari sarana prasarana yang  tersedia di kawasan wisata air Bendungan Logung di Kudus. Memiliki kondisi tapak yang berkontur sangat membantu Analisa desain untuk menentukan zoning dan gubahan massa pada desain bangunan. Menggunakan konsep Arsitekur Neo Vernakular yang mengusung tema kearifan lokal pada Kabupaten Kudus, sehingga membuat hasil perancangan pada desain semakin menarik dan membuat terciptanya nuansa kearifan lokal pada desain. Material yang digunakan juga menjadi daya tarik dengan menggunakan batu bata ekspos dan kayu. Perancangan Pengembangan Kawasan Wisata Air Bendungan Logung yang berlokasi di Kudus adalah sebuah kawasan wisata air yang berada di lingkungan Bendungan Logung yang terdiri dari beberapa wahana watersport, restoran, cottage, dan fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan berguna untuk daya tarik dari sektor pariwisata dan perekonomian. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Mutia Rafika Agustin; Alfi Rahmi; Rini Yuli Marlina

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Bimbingan dan Konseling merupakan bagian integral dari pendidikan, baik itu pendidikan disekolah maupun diluar sekolah. Pada dasarnya, Bimbingan dan Konseling lebih banyak dijumpai dan dikenali di satuan pendidikan formal. Namun, seharusnya pendidikan informal juga membutuhkan layanan Bimbingan dan Konseling. Pada pendidikan informal sudah di implementasi layanan bimbingan dan konseling di MDA Jihadul Muhtadin yang berlokasi di Jorong Koto Tinggi Nagari Surian kab. Solok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana implementasi bimbingan dan konseling di pendidikan informal seperti MDA. Selain itu, juga untuk melihat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dekskriptif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan BK di MDA Jihadul Muhtadin berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan. BK yang diterapkan merupakan BK komprehensif. Tantangan dalam implementasi BK di MDA ini adalah materi layanan yang akan dipersiapkan harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan santriwan dan santriwati dan harus menarik. Adapun hambatan yang dirasakan dalam implementasi BK di MDA adalah kurangnya SDM atau guru BK disana.

Widodo, Bambang; Widoanidyawati, Vemi

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bangunan gedung  SDN  Tanjung Priok 01 yang berlokasi di Jalan Edam 2, Jakarta Utara. terletak di tepi sungai Sunter. Tanah dasar pada lokasi rencana  tersebut termasuk sangat jelek, berupa silt lemupung sangat lunak. Maksud kajian teknik ini adalah memberikan rekomendasi yang dianggap baik dan tepat sehubungan dengan adanya kendala pelaksanaan di lapangan yang berkaitan dengan jumlah lantai bangunan SD yang direncanakan terhadap kondisi tanah serta lingkungan disekitar lahan SD tersebut. Kajian disusun berdasarkan kelayakan teknis struktur bawah dengan jenis pondasi dangkal berkaitan dengan tanah dasar sangat lunak, lahan bagian belakang berbatasan dengan lereng sungai, dan samping kanan kiri lahan berbatasan langsung dengan rumah penduduk. Metodologi yang digunakan adalah mengetahui data tanah dasar, menganalisis konstruksi dengan beban hidup sebagai fungsi sekolah, selanjutanya menganalisi kestabilan tanah yang mendukung pondasi dengan bantuan progrtam palxis2D. Hasil kajian ini memberikan rekomendasi tingkat lantai bangunan SD adalah dua lantai, dan jarak bangunan terhadap lereng atas sungai 15 meter.

I Putu Arya Wijayantha; I Gede Yudiana Putra; I Gusti Ayu Ari Rasdini; I Nengah Sukanti

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Backgroud: Elderly is a most vulnerable to disease. Most elderly people have psychological disturbances due to the tension because it is not able to adapt to the changes experienced. One of the impacts caused by stress or emotional tension is sleep disturbance. To solve the emotional stress is needed relax condition or action that is pharmacologic and non-pharmacologic assisting elderly to fall a sleep. This study aims to determine the efforts made in meeting the needs of the elderly sleep. Methods: The method used in this study is structured interviews. Of 60 samples obtained through purposive sampling technique. The data was collected through questionnaires and interviews with the guidelines made by direct questioning of respondents and researchers have known for sure about what information will be obtained.Results: The results obtained after research are most forms of sleep problem in insomnia elderly (53,33%), most of the pharmacologic efforts in meeting the needs of the elderly sleep is taking the herbs (48,33%) and most of the effort in meeting the needs sleep non-pharmacologic elderly is a lifestyle change (48.33%). Conslusion: Based on these results, it is recommended to nurses or nursing staff to be able to make this research as a basis for thinking in meeting the needs of elderly and bed use and the pharmacological action suit non-pharmacologic sleep problems experienced by elderly.Keywords: Requirement of Sleep; Efforts; Elderly;   ABSTRAKLatar Belakang: Lansia merupakan suatu individu yang sangat rentan terkena penyakit. Sebagian besar lansia mengalami gangguan psikologis akibat ketegangan karena tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang dialami. Salah satu dampak yang ditimbulkan akibat stress atau ketegangan emosional adalah gangguan tidur. Untuk mengatasi ketegangan emosional dibutuhkan suatu terapi atau tindakan yaitu farmakologi dan nonfarmakologi yang membantu lansia untuk tertidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kegiatan wawancara terstruktur. Sampel berjumlah 60 orang yang didapatkan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pedoman kuesioner dan dilakukan dengan tanya jawab langsung pada responden dan peneliti telah mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh. Hasil: Hasil yang didapatkan setelah melakukan penelitian adalah sebagian besar bentuk masalah tidur lansia adalah insomnia (53,33%), sebagian besar upaya farmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah mengkonsumsi obat herbal (48,33%) dan sebagian besar upaya nonfarmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah merubah gaya hidup (48,33%). Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada perawat ataupun petugas panti untuk dapat menjadikan penelitian ini sebagai dasar pemikiran dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia dan menggunakan tindakan farmakologi maupun nonfarmakologi sesuai masalah tidur yang dialami lansia.Kata Kunci: Kebutuhan Tidur; Upaya; Lansia.

Sudarsono, Sudarsono

Komunikasi efektif bagi kiai penting dimiliki. Ada pelbagai dasar yang mendukung pentingnya komunikasi egektif bagi kiai. Pertama, komunikasi adalah proses pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan dan pengendalian manajemen yang cukup banyak dilakukan oleh kiai di pesantren, kiai terus berupaya untuk menempatkan setiap orang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Kedua, komunikasi sebuah aktifitas yang cukup banyak menyita waktu pemimpin, kiai sebagai sosok sentral di pesantren tidak hanya melakukan komunikasi dengan santri dan pengurus pesantren akan tetapi dengan masyarakat luas. Saat terjadi komunikasi pemimpin bisa melakukan segala hal yang terkait dengan tugas yang menjadi tanggungjawabnya. Semua informasi harus disampaikan melalui pelbagai bentuk media atau saluran komunikasi terhadap pemimpin. Supaya pemimpin memiliki dasar untuk membuat sebuah perencanaan dan kebijakan. Rencana oleh kiai dikomunikasikan dan disosialisakan bagi orang lain untuk kemudian dilaksanakan. Sebagaimana kiai dalam melakukan kebijakan yang menyangkut upaya menjaga komitmen dan kompetensi SDM yang dimiliki Pondok Pesantren Bali Bina Insani tanpa melihat perbedaan latar belakang.

Esteria Priyanti; Puji Rahayu

Garina 2021 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

The aims of this study were 1) to determine the level of preference for the taste, aroma, texture and color of chocolate lava cake made from sorghum flour and cassava flour; and 2) knowing the composition of the chocolate lava cake ingredients based on sorghum flour and cassava flour which is the most preferred by the panelists. The methods used consist of library methods, experiments and hedonic tests. Result of the research to be explained descriptively. The results showed that the most preferred product by the panelists was 50% sorghum flour and 50% cassava flour. The average value of the product preference level is 4.73±0.81 (very like) for taste, 4.20±0.66 (very like) for aroma, 4.47±0.63 (very like) for texture and 4.73±0.58 (very much like) for color. The composition of chocolate lava cake is classified into the composition of the ingredients for the cake and the cake filling. The composition of the cake ingredients consists of 450 g dark cooking chocolate, 200 g brown sugar, 170 g olive oil, 50 g cocoa powder, 30 g sorghum flour, 30 g cassava flour, 20 g milk powder, 4 eggs, and ½  tsp baking powder. The composition of the cake filling ingredients consists of 200 g dark cooking chocolate and 15 g olive oil. It can be concluded, the selected product can be an alternative to healthy food products.

Prasetyo, Didit; Prasetyo, Didit; Dwi Wahyurini, Octaviyanti

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

Palagan is the name of a board game with a type of card game that has been distributed in the East Java region since the end of 2020 where the game is connected in one big narrative regarding the education of Covid-19 prevention behavior protocols equipped with attractive visual illustrations, Palagan is equipped with an Augmented Reality application as a complementary feature where the advantage is that it can arouse the interest of its users to learn and can make its users feel entertained, the contribution of this research is to map augmented reality content with the theme of health protocol education which is specifically intended for elementary school-aged children as an effort to minimize the gap in the level of compliance with the application health protocols in the community in urban areas.