Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 2021-2040 of 2,101

Analytics

Yulifda Elin Yuspita; Rezeki, Muhammad

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Public service or community service is defined as the provision of services to people who have an interest. The Center for Conservation and Natural Resources is an agency that is engaged in the field of conservation and natural resources which is responsible for supervising the captive efforts and maintenance of protected plants and animals by individuals, companies and institutions. The community is the main source of information for this agency in terms of monitoring the use of natural resources in their environment, but it is the community themselves who rarely provide information because the community must report directly and it takes time and money to report. One alternative that can be done to provide good service is to build an information system application for communication media with the Work System Framework approach. Work System Framework is a system where humans or machines participate in running business processes using information, technology and resources, in conducting analysis and design modeling is carried out with the Unified modeling language. Pelayanan publik atau layanan masyarakat diartikan sebagai pemberian layanan kepada  masyarakat yang mempunyai kepentingan. Balai Konservasi Dan Sumber Daya Alam adalah sebuah Instansi yang bergelut di bidang konservasi dan sumber daya alam yang bertanggung jawab mengawasi upaya-upaya penangkaran dan pemeliharaan tumbuhan dan satwa dilindungi oleh perorangan, perusahaan dan lembaga. Masyarakat merupakan sumber informasi utama bagi instansi ini dalam hal pemantauan terhadap pemanfaatan sumberdaya alam di lingkugannya, tetapi justru masyarakat sendiri yang jarang memberikan informasi dikaranakan masyarakat harus melakukan pelaporan secara langsung dan membutuhkan waktu dan biaya untuk melakukan pelaporan. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk memberikan pelayanan yang baik adalah dengan membagun aplikasi sistem informasi untuk media komunikasi dengan pendekatan Work System Framework. Work System Framework adalah sebuah sistem dimana manusia atau mesin berpartisipasi menjalankan proses bisnis dengan menggunakan informasi, teknologi dan sumber daya, dalam melakukan analisa dan perancangan dilakukan kan pemodelan dengan Unified modeling language.

Billy Doohan Oktavian; Irwan Agus Sobari

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan mengenai teknologi sudah semakin maju, setiap orang bisa dapat dengan mudah mengakses jaringan internet kapanpun dan dimanapun berada. Dalam hal ini akses internet dalam perkantoran hal yang wajib untuk menunjang operasional dan perkembangan perusahaan. Semakin besar suatu perusahaan maka akan sangat membutuhkan keamanan dan manajemen yang baik dalam melakukan pertukaran data melalui internet serta monitoring cabang dari perusahaan tersebut, serangan dan pengintaian data menjadi hal yang menakutkan karena dapat mengancam keberlangsungan perusahaan dari hal yang tidak diinginkan. Untuk mengatasi masalah tersebut perusaahan dapat menerapkan keamanan jaringan dengan menggunakan teknologi VPN (Virtual Private Network) dengan metode L2TP (Layer 2 Tunneling Protocol) dan IPSec serta menggunakan routing OSPF. Teknologi VPN ini mampu mengirimkan data melalui jaringan internet dengan mengenkripsi data terlebih dahulu sebelum dikirimkan sehingga aman dari ancaman pihak luar      

Dadan Ramdhan; Anggar Riskinanto; Gian Bisyahri Ramadhan; Anisah Mardhiyyah; Muhammad Rafi Thoriq +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sejak pandemi melanda pada awal tahun 2020, berbagai sektor perekonomian merasakan dampaknya. Dengan total 64,19 juta pelaku UMKM, sektor ini menempati 99,92% dari seluruh sektor usaha yang ada. Berdasarkan survei dari Katadata Insight Center yang dilakukan pada 206 pelaku UMKM di Jabodetabek, hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Sementara 82,9% lainnya merasakan dampak negatif berupa penurunan omzet.Output yang ditargetkan setelah adanya program Digitalisasi Marketing pada UMKM ini adalah meningkatkan insight serta awareness owner terhadap potensi jangka panjang dari pengaruh digitalisasi pada UMKM Cheese MeDengan adanya program Digitalisasi Marketing telah tercapai beberapa platform digital yang sudah bisa dioperasikan untuk kelangsung penjualan produk dalam UMKM Cheese Me yaitu Instagram, Grabfood, dan Tokopedia. Adapun packaging yang berubah dengan tujuan peningkatan produk yang ada. Selain itu, program ini juga memberikan beberapa ilmu dan strategi baru terhadap owner. Platform digital yang sudah tersedia nantinya akan tetap di monitoring oleh tim dan diawasi oleh ketua tim agar kualitasnya terus meningkat kedepannya.Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan proses penjualan dari segi teknis dan profit melalui digitalisasi marketing. Bermodalkan dengan pengetahuan tim tentang dunia digital, kami membuat beberapa platform online yang akan membantu dimulai dari proses marketing sampai proses penjualan secara online. Indikator keberhasilan jalannya program ini nanti akan dilihat dari perbedaan penjualan sebelum dan sesudah adanya program ini, serta peningkatan follower secara berkala, yang artinya masyarakat mulai lebih aware dengan adanya UMKM Cheese Me.    

Tuti Ningrum; Fera Elviana

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Culture has an important role in the company. One of the elements in corporate culture is values. Companies must ensure that the culture is acceptable and even practiced by employees. PR Sukun it self has problems related to employees' understanding of their cultural values. Internalization can be used as one of the company's strategies to ensure that cultural values ​​can be accepted and implemented. Of course, guidelines are needed as the basis for the implementation of internalization. Purpose of this study is to know the guidelines formulation process for the internalization of corporate cultural values. This research uses descriptive-qualitative. Data collected by triangulation method that are interviews, documentation, and observation. The results show that PR Sukun had espoused values “Sukun Kuat”, that are (contibutive, strong, original, and tados). Moreover, this research also got information about conditions and steps for internalizing the current PR Sukun values. The results are compared with the references obtained by the writer to make recommendation. The recommendations of this guideline contain the preparation of guide or internalization materials, the formation of agents of change and their duties, planning of internalization programs, and monitoring evaluations.

Gugum Gumilar; Depi Ardian Nugraha; Agi Ahmad Ginanjar

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The lack of public awareness in implementing Health protocols in the prevention and handling of Covid-19 is the reason for providing education or knowledge of citizens on the importance of maintaining health protocols. The objectives of this community service program are 1) to increase public knowledge and provide correct information on how to prevent and handle Covid-19, 2) to help realize government programs so that they can run the Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) and Healthy Living Community Movement (PHBS) program. GERMAS) which is programmed by the government such as washing hands in running water, using hand sanitizer, using mouth masks, maintaining distance, 3) assisting the government in disseminating correct information about how to prevent and handle COVID-19 through mass media, both print media such as brochures. / leaflets and electronically through social media, 4) increase the sense of security and comfort for the community to carry out activities outside the home such as worshiping in public places and other activities, because disinfectants have been sprayed regularly in certain places, 5) assisting the government in implement a vaccination program mass by providing correct information and knowledge about the vaccination program as a preventive effort to prevent and handle covid-19 and 6) the realization of people who are aware of the importance of maintaining health. The method of activities carried out is using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, Observation, Focus group discussion (FGD) approach, counseling, mentoring/monitoring, providing follow-up and program evaluation. The results of this activity showed a very positive response from the residents of the Linggasirna Community, Sariwangi District, Tasikmalaya Regency with this activity, we even received a report from the village head that more than 60% of residents who had vaccinated so far had only 15% of the total population. inhabitant. The outputs of this activity are: 1) publication in local print mass media, and 2) producing scientific publication articles published in accredited National Journals with ISSN.

Beni Murdani; Dasep Suryanto

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research is to find out how the understanding of good governance in the DPRD of Fifty Cities Regency is in the context of Supervision of the formation of Regional Regulations. This study used a purposive sampling technique where the researcher selected 9 key informants from different fields and then this research was analyzed by quantitative descriptive. The results of the study show that good governance is basically a concept that refers to the process of achieving decisions and their implementation that can be accounted for together. The importance of understanding good governance is something that must be fulfilled by every member of the DPRD so that the optimization of the supervisory function can run effectively and efficiently. Unproductive in formulating regional regulations, it is necessary to have optimal monitoring and in-depth evaluation of the outputs of regional regulations which will be a reflection of the government in being responsible for the results of these regional regulations. For this reason, it is necessary to have the participation of all stakeholders, including the community.

Dede Indra Setiabudi; Dewi Utami

International Journal of Education and Literature 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to improve the activeness and learning achievement of students by applying simulation methods in Strategy and Planning of Studying courses. This research is a class action research. The research setting was regular semester VI students, totaling 50 students who took Strategy and Planning of Studying courses. The research design involves the lecturer as the main researcher and at the same time the perpetrators of the action, the observer lecturer and students as the subject of the students. The way the research is carried out through: 1. planning, 2. implementation of class actions, 3. monitoring and evaluation, 4. analysis and reflection, 5. summarizing results. Data collection uses observation, interviews, documentation and questionnaires: Test the validity of the data using triangulation of          methods and sources.Research this action by applying simulation methods in Strategy and Planning of Studying courses. The results of this action research are 1) The application of simulation learning methods can increase student activities. An increase in learning activities from cycle I to cycle II, and from cycle II to cycle III. 2) Application of simulation learning  methods can optimize student learning achievement. Student learning achievement has increased from learning achievement cycle I to cycle II, and from cycle II to cycle III.  

Asri, Rahmadi; Laila Wati; Ratna Dewi; Amna, Amna

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Inventory Information System is an information technology-based system that aims to assist organizations or institutions in managing and monitoring inventory more efficiently and provides an overview of the inventory information system, the main focus of its development, and the expected benefits of implementing this system. Using a manual system for each product written with a book, of course, is not efficient can result in  inventory data easily lost and damaged, easy to occur errors or data loss.  To overcome the occurrence of these problems is there is a web-based inventory information system application to solve the occurrence of errors that are often found in the world of work. Based on the results obtained This research can overcome the problem of data loss, data errors, with the help of this information system can help solve problems that often occur. This information system is made according to the needs of the White Elephant University efficiently and accurately.

Indra Kertati

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Inpres 9 Tahun 2000 merupakan Inpres yang masih bertahan digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG). Meskipun tidak lagi sebagai bagian dari hirarkhi dalam peraturan perundang-undangan, namun Inpres 9 tahun 2000 merupanan tonggak penting penyelenggaraan PUG. Seperti diketahui PUG adalah sebuah strategi mengintegrasikan isu gender, pengalaman, aspirasi perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan. Dalam implementasinya upaya tersebut dilakukan dengan menerapkan tujuh prasyarat PUG yaitu komitmen, kebijakan, kelembagaan, Sumberdaya Manusia (SDA dan Sumberdaya Anggaran (SDA), alat yang digunakan, system data gender dan anak, dan partisipasi masyarakat. Prasyarat PUG ini tidak mudah diterapkan, selain rumitnya uraian dari prasyarat juga karena banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum peduli terhadap penyelenggaraan PUG. Hal inilah yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis penyelenggaraan tujuh prasyarat PUG  di daerah. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kondisi capaian tujuh prasyarat PUG dengan lokasi Kabupaten Wonosobo. Pilihan Kabupaten Wonosobo ini didasarkan pada capaian perolehan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) pada tingkat Mentor yang diperoleh tahun 2020. APE adalah penghargaan tertinggi yang diberikan presiden kepada Kementrian, Lembaga, Provinsi dan Kabupaten Kota dalam menyelenggarakan PUG. Hasil penelitian ini menunjukan keberhasilan yang baik dari Kabupaten Wonosobo dalam menyelenggarakan PUG, meskipun terdapat hal-hal yang masih harus dioptimalkan jika menilik dari capaian tujuh prasyarat PUG.

Lawrence Adi Supriyono; Arief Marwanto; Suryani Alifah

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Starting from the development of medical technology that is increasingly sophisticated and rapidly growing,researchers conduct medical research, namely about patient infusion handling services. In handling patient infusion, currently it is still manual which is carried out by nurses / medical personnel. Infusion handling services for patients still have shortcomings, namely the process of monitoring and replacing infusion fluids which are often late. If the problem is not treated quickly, it can lead to problems, namely the presence of air embolism in the blood vessels (the entry of foreign objects into the blood vessels, for example air). From that problem, the researchers made a new innovation in medical technology in handling infusions automatically and based on IoT. In this study, the smart online infusion device that has been made has good features and is very effective in handling infusions. This device has 3 main functions, namely: it can monitor the remaining infusion, it can change the infusion fluid automatically and it can indicate a blocked patient's infusion. This device already has a method for processing data with fuzzy logic. Media monitoring has been supported by a website that can be controlled remotely and in real time. Tests have been carried out and the effectiveness of the system is found to have an error rate of 0.2% - 0.7% and has an accuracy of 98%. Thus this tool can be used in terms of handling patient infusion automatically.

Aditya Bayu Prasetio; Purwantoro; Arip Solehudin

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Industri saat ini sebagai tempat bekerja harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pekerjanya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa tempat kerja harus memenuhi Nilai Ambang Batas yang selanjutnya disebut (NAV) atau standar faktor bahaya di tempat kerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah, salah satunya adalah NAB kebisingan. Pada sistem sebelumnya, pekerja menggunakan alat pengukur kebisingan dengan pengecekan manual yaitu harus berpindah dari satu titik ke titik lain atau dari satu tempat pemeriksaan ke tempat lain dan juga mempengaruhi efisiensi waktu karena jarak pemeriksaan dari satu tempat ke tempat lain jauh. Dari hasil analisa diatas akan digunakan web server untuk menampilkan data secara real time menggunakan sensor suara. Sehingga pekerja dapat mengetahui secara real time di lokasi pengecekan berapa tingkat kebisingan, dan juga dapat mencegah pekerja dari gangguan pendengaran jika suara yang dihasilkan mesin diatas ambang batas yang ditentukan sehingga mesin dapat diperbaiki sehingga tidak menghasilkan suara di atas ambang batas jika mengalami kerusakan.

Haikal Nur Rachmanrachim Achaqie; Eko Sediyono; Sri Yulianto Joko Prasetyo

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Universitas Ilmu Komputer dan Teknologi (STEKOM University) telah menggunakan Learning Management System (LMS) sejak tahun 2018, namun hingga saat ini pengukuran kinerja Learning Management System (LMS) belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan Learning Management System (LMS) dengan menggunakan Framework COBIT 4.1 pada domain Delivery and Support (DS) dan Monitoring and Evaluation (ME). Nilai tingkat kematangan pada kondisi eksisting berada pada level rata-rata 2, sedangkan kondisi yang ingin dicapai berada pada level rata-rata 3. Untuk mencapai level yang diharapkan, saran perbaikan mengacu pada Kerangka COBIT 4.1 perlu yang akan diberikan antara lain: pembuatan SOP (Standar Operasional dan Prosedur) LMS, kelengkapan isi LMS, tertib administrasi dokumentasi arsip penting, realisasi pelatihan LMS bagi dosen, alokasi biaya pemeliharaan dan pengujian sistem, penerapan reward and punishment, pembuatan dan penggunaan framework dan E governance - Pembelajaran dan semuanya dilakukan secara rutin minimal setiap 6 bulan sekali.

Ira Sandi Tunny; Rini Hatma Rusli; Maritje S. J. Malisngorar; Iksan Soumena; Miranda Waas

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Occupational Health and Safety are conditions in work that are healthy and safe, both for the job, the company and for the community and environment around the factory or workplace. One of the K3 Standards according to the Ministry of Health as intended in paragraph (1) is aimed at preventing and reducing occupational diseases and other illnesses, as well as work accidents among employees, and creating safe, comfortable and efficient offices to encourage work productivity.The research method used in this research is library research which uses literature as the main object. This research carried out descriptive analysis, namely trying to describe the Occupational Health and Safety of Radiotherapy services when using LINAC aircraft. To find out Occupational Health and Safety in Radiotherapy services, researchers reviewed several literature including books, articles and journals related to Occupational Health and Safety in Radiotherapy services in several hospitals in Indonesia. The research results show that creating occupational health and safety in radiodiagnostic and radiotherapy services requires component compatibility. Good equipment, examination room design that complies with the rules, appropriate procedures, security systems, health monitoring of officers and policies from the highest responsible persons.

Sagitarini, Putu Noviana

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Berbagai masalah seperti kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, serta tertularnya penyakit menular seksual adalah akibat yang ditimbulkan jika remaja tidak mengetahui kesehatan reproduksi. Pelayanan kesehatan reproduksi remaja bertujuan untuk mencegah dan melindungi remaja dari perilaku seksual berisiko serta mempersiapkan remaja untuk menjalani kehidupan reproduksi yang sehat dan bertanggung jawab. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi pada remaja sehingga angka kejadian penyakit menular seksual atau HIV/ AIDS menurun. Metode: Metode  pemecahan  permasalahan  dalam pengabdian  masyarakat  menggunakan  edukasi  oleh  tenaga  kesehatan  pada  remaja. Mekanisme pelaksanaan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan (pemberian materi kesehatan reproduksi), monitoring dan evaluasi, serta refleksi. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Simpulan: Kegiatan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, sehingga remaja bisa berperilaku yang bertanggungjawab dan mampu menyebarkan informasi ke orang yang ada disekitarnya.

Ismail Ismail; Hasruddin Dute; Moh. Ali Mahmudi; Muhamad Thoif; Muh. Abdul Mukti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to analyze the principal’s efforts in improving the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura. PAI learning plays a significant role in shaping students’ faith, morals, and personality in accordance with Islamic teachings derived from the Qur'an and Hadith, as well as the exemplary conduct of the Prophet Muhammad SAW. In this context, the principal, as an educational leader, holds a strategic role in managing, guiding, and enhancing the performance of PAI teachers to ensure that the learning process is carried out effectively and contributes positively to students’ spiritual and character development.This research employs a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of the study include the principal, PAI teachers, and students of SMP Hikmah Yapis Jayapura. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation to obtain comprehensive and contextual information regarding the implementation of PAI learning. The data analysis process was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure the validity and reliability of the findings, source and technique triangulation were applied.The results indicate that PAI learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura is not only conducted in the classroom through the delivery of materials related to aqidah, morals, fiqh, and the Qur'an and Hadith, but is also strengthened through various religious programs integrated into the school culture. The principal’s efforts to improve learning quality include conducting regular academic supervision, involving teachers in professional development programs, providing work motivation, and consistently monitoring the learning process. Additionally, religious activities such as Qur'an memorization programs, daily Qur'an recitation before lessons, and routine dhikr and salawat activities support the internalization of Islamic values.Supporting factors include the principal’s active leadership and professional experience, while inhibiting factors consist of limited infrastructure, administrative burdens, and varying levels of teacher competence. Overall, these efforts have contributed positively to improving the quality of PAI learning and fostering students’ character development.

Isna Wahyuseptiana, Yetty; Faila Sufa, Feri; Widjanarko , Paulus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan konsep tentang konsep matematika kepada pendidik anak usia dini untuk menstimulasi  kemampuan matematika sesuai tahapan perkembangannya dan karekteristik usia di lingkungan IGRA kecamatan Gatak. Setiap anak pasti punya potensi yang siap untuk dikembangkan. Semakin dini kita memahami potensi kita, maka akan semakin mudah mengembangkannya. Termasuk potensi kemampuan yang sangat di butuhkan dalam mendukung kegiatan manusia di semua bidang kehidupan. Kemapuan tersebut adalah kemmapuan berpikir matematis yang sangat penting dan saat ini dianggap sebagai kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh individu. Memiliki kemampuan berpikir matematika memberikan peluang keberhasilan yang lebih besar dalam tiap fase kehidupan, baik sebagai pembelajar maupun sebagai profesional.Pendapat para ahli dan hasil penelitian menjelaskan bahwa pemberian stimulasi matematika sejak dini sangat penting untuk mendukung kesiapan pada pendidikan matematika selanjutnya. Berdasarkan pengamatan tampak guru menggunakan metode konvensional dalam stimulasi mengenalkan konsep matematika pada anak usia dini dan berdasarkan wawancara dengan guru mendapatkan perbedaan persepsi dalam memandang pembelajaran matematika dan cara menstimulasi perkembangan matematika anak.Berdasarkan analisis awal dapat diidentifikasi Permasalahan sebagai berikut (1) Masih rendahnya kemampuan berpikir anak dalam memahami konsep matematika. (2). Rendahnya pemahaman Pendidik PAUD dalam melakukan stimulasi dan (3) Pembelajaran yang masih konvensional dalam mengenalkan konsep matematika. Oleh karena itu perlunya kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan solusi pada permasalahan yang terjadi berupa: (1) Pemberian stimulasi perkembangan berpikir konsep matematika sesuai tahapan usia (2) Melakukan Sosialisasi capaian pembelajaran konsep Matematika pada anak usia 4-6 tahun dan (3) Pendampingan  Pemberian stimulasi yang inovatif.Pada kegiatan pengabdian ini digunakan metode diskusi. Namun sebelumnya dilakukan analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara pembelajaran matematika di PAUD dan kemampuan anak dalam mengenal matematika. Kuis diberikan kepada guru untuk megetahui sejauh mana pemahaman pendidik tentang stimulasi matematika anak usia dini. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai konsep perkembangan kemampuan berpikir matematika. Kegiatan dilanjutkan dengan sharing dan diskusi dan dikhiri dengan kuis untuk mengetahui sejauhmana keterserapan pendidik pada materi yang disampaikan. Tindak lanjutnya akan dilakukan monitoring oleh mahasiswa apakah kegiatan parenting berlangsung optimal dalam mengembangkan kemampuan berpikir matematika pada anak.Berdasarkan hasil pre tes dan post tes diketahui ada peningkatan kemampuan anak dalam berpikir konsep matematika sebesar 20%.. Adapun luaran dalam Pengabdian ini adalah  model stimulasi konsep matematika anak usia dini dan  artikel ilmiah dalam jurnal pengabdian nasional. Kata kunci : stimulasi, kemampuan berpikir matematika, anak usia diniÂ

Sartono; Maulida, Elly Istiana; Kumalasari, Septi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Community Service entitled Making Liquid Organic Fertilizer from Vegetable Waste involving the Taru Mulyo Farmer Group in Karangpalem village, Kedawung sub-district, Sragen district which cares about environmental conservation, has been carried out on May 25, 2021. The purpose of this activity is to utilize household waste from waste The vegetables are then developed to make liquid organic fertilizer. Thus the environment becomes clean and healthy, and is able to increase the income of partners. The resulting output target is a packaged liquid organic fertilizer product as well as the Adi Widya Service journal, and Presentation at Senadimas. To realize the output targets, the methods applied include counseling, training, mentoring and at the same time direct practice. In order for this partnership program to be sustainable, periodic monitoring and evaluation are carried out.

Danang Danang; Ekky Fredyan; Iman Saufik Suasana

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Home security system is a term to describe a system of protection for residents in the environment and its surroundings from the interference of crime. A house has been equipped with high technology and can be connected to the security equipment in the house. Home security is made in order to create security, comfort and safety for residents of the house and can maintain the security of the environment without monitoring. Home security can be operated via a microcontroller and a mobile device. Home security in Indonesia is currently classified as very important, this is because the crime rate is increasing every year. The development of home security has been carried out using various existing technologies, such as the nodemcu microcontroller, which is a hardware platform intended to create prototypes of interactive electronic equipment based on flexible and easy-to-use hardware and software. This research was conducted to produce a simple home security system by utilizing nodemcu technology and a combination of sensors and an ESP32 cam as a medium to be able to run sensors and home security cameras. This research was conducted by conducting a literature study, exploring the technologies used, as well as the concept of mobile-based software development. The next step is to define requirements, analysis, design, and implementation (programming and testing the system that has been built).

Imam Tabroni; Cici Supiah; M. Amirudin; Siti Patimah

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of study to determine how the implementation of character education through the tahfidz in SD IT Ar-Rahman Purwakarta. This study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The data analysis technique in this research in through data reduction, data presentation and data verification. The result of the study illustrates that: 1) The implementation of character education through the tahfidz program is carried out through exemplary principles through the drill method (repetition of readings), through habituation, through motivation, and good communication. 2) The forms of character developed tn the tahfidz program through the materials and methods of the tahfidz program in growing students awareness of the umportance of reading, memorizing, and practicing the Al-Qur'an in life. The obstacles faced by teachers in implementing character education include the lack of parental roles in monitoring the development of students and the lack of effectivenes in learning the tahfidz program. While the effort to overcome the obstacles and by teachers in implementing education is to provide motivation. Application of various methods and make student “Linking Book” effective.

Yunis Hidayati; Nik Haryanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kepala sekolah merupakan salah satu elemen dasar bagi kemajuan sekolah. Kinerja kepala sekolah merupakan tanggung jawab pengawasan.  Pengawasan adalah menentukan apa yang telah dicapai, mengevaluasi dan menerapkan tindakan korektif, jika perlu memastikan sesuai dengan rencanaStrategi yang dilakukan oleh pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah yaitu pemantauan, pemeriksaan, penilaian dan perbaikan. Kinerja kepala harus ditingkatkan dan diprioritaskan.  Kepala sekolah sebagai administrator dan manajer pendidikan memegang kedudukan yang sangat penting, karena merupakan faktor penentu keberhasilan sekolah dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat, ia juga turut menetukan keberadaan sekolah tersebut di tengah-tengah masyarakat dan kemampuan dalam merespon kebutuhan-kebutuhan dan harapan masayarakat. Metode penelitiannya adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Rencana program kepengawasan dalam meningkatkan kinerja kepala MAN 2 Tulungagung    adalah melakukan identifikasi masalah, menyususn program pengawasan, melaksanakan program kepengawasan, mengevaluasi dan menganalisis hasil pengawasan, serta melakukan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi.  2) Pelaksanaan Kepengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung    adalah: (a) melakukan pembinaan terhadap guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan yang berada di wilayah binaannya, (b) melakukan penilaian terhadap kinerja guru, kinerja kepala madrasah dan kinerja seluruh staf sekolah, dan (c) melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya. 3) Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung  , beberapa langkah kegiatan pengawasan yang harus dijalankan oleh seorang pengawas adalah evaluasi dan tindak lanjut setelah dilakukan penilaian, pembinaan dan pemantauan, selanjutnya melakukan tindak lanjut pengawasan ini dilakukan berdasarkan pada hasil evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh kegiatan pengawasan.