Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1981-2000 of 2,306

Analytics

Rombe Allo; Allo Sarira Pongsapan

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada penelitian terdahulu, alat pengering yang dianalisis adalah pengering surya dengan kolektor sekunder, rak bertingkat dan exhaust fan. Penelitian tersebut berhasil mengatasi fenomena lambatnya proses pengeringan akibat terperangkapnya uap air yang keluar dari sampel (tumpukan gabah) pada rak pengering bawah pada rak pengering tengah dan atas. Selain itu temperatur udara dalam kabin pengering sudah tidak melebihi 70oC sehingga kualitas produk (gabah) yang dikeringkan terjamin. Kekurangan pada alat pengering tersebut adalah exhaust fan yang digunakan membutuhkan supply energi listrik sehingga efisiensi pengering masih rendah. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, maka pada penelitian ini akan dilakukan modifikasi dengan mengganti exhaust fan dengan turbin ventilator. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih karena telah memiliki peralatan penunjang yang sudah memadai. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yakni membuat sebuah pengering surya tipe rak bertingkat (3 tingkat) dengan kolektor sekunder dan turbin ventilator. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan turbin ventilator merupakan solusi untuk mengatasi penggunaan energi listrik pada solar dryer. Proses pengeringan pada rak pengering 2 (tengah) dan 3 (atas) tetap berlangsung dengan cepat karena turbin ventilator bisa bekerja seperti exhaust fan. Laju aliran massa udara keluar dari pengering juga baik sehingga temperatur dalam kabin pengering tetap terjaga (tidak melebihi 70oC). Waktu pengeringan gabah dari kadar air awal 24,8% menjadi kadar air akhir 14% adalah 5 jam (rak 1); 6 jam (rak 2) dan 6 jam (rak 3). Efisiensi pengeringan maksimum yang diperoleh adalah 27,35% (rak 1); 24,05% (rak 2); 22,95% (rak 3); 24,78% (rata-rata).

Syifi Fauziyah; Ibnu Khayath Farisanu

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompensasi langsung, kompensasi tidak langsung serta kinerja karyawan Pada Departemen Quality Control PT Kideco Jaya Agung Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Pada Departemen Quality Control PT Kideco Jaya Agung Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Kalimantan Timur yaitu 36 karyawan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner (angket) dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif persentase dan regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian ini diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 0,869 + 0,586 X1 + 0,197 X2. Dengan menggunakan SPSS 20. Hasil hipotesis uji F menunjukan Fhitung : 29,061 dengan tingkat signifikasi 0,000. Karena probabilitas signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka H0  ditolak dan Ha diterima. Sedangkan hasil hipotesis uji parsial untuk variabel kompensasi tidak langsung diperoleh thitung  = 1,525 dengan nilai signifikansi sebesar 0,137 > 0,05 maka H0 ditolak dan Ha  diterima. Hal ini menunjukan bahwa secara parsial H2 yang menyatakan bahwa “Ada pengaruh yang tidak signifikan kompensasi tidak langsung secara parsial terhadap kinerja karyawan”, diterima. Dan untuk kompensasi langsung diperoleh thitung  = 5,964 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha  diterima. Koefesien Determinasi diketahui bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,616. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kontribusi  kompensasi langsung dan kompensasi tidak langsung terhadap kinerja karyawan secara simultan adalah 61,6 %.

Ary Dwi Anjarani; Aria Mulyapradana; Yustiana Dwirainaningsih; Feby Lestari

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan ketahanan kerja dan kedisiplinan dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT. Retota Sakti Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melalui tahapan description data, themes, dan assertions analysis, untuk pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi literatur. Dari hasil tersebut di ketahui bahwa Identifikasi ketahanan kerja dan kedisiplinan kerja karyawan dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan dilihat faktor lama bekerja, unit kerja, gender, pendidikan dan usia pekerja, dan pola dalam peningkatan ketahanan dan  kedisiplinan dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT. Retota Sakti Pekalongan dari beberapa indikator yang mempengaruhinya yakni untuk mengetahui ketahanan kerja dilihat dari indikator hardiness (ketangguhan) dan persistence (kegigihan) sedang untuk kedisiplinan kerja dapat dilihat dari tingkat kehadiran karyawan, ketaatan pada peraturan kerja, ketaatan pada standar kerja, bekerja etis, dan untuk kinerja karyawan dilihat dari kualitas kerja karyawan, kuantitas kerja, pelaksana tugas, dan tanggung jawab.      

Fitrian Prila Wardani; Alfi Muklis Kurniawan; Siti Nasiroh

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Belakangan ini, telah banyak varian produk minuman dan makanan dalam kemasan sachet yang setiap hari kita konsumsi sebagai kebutuhan pangan kita. Kita menggunakan produk yang berkemasan sachet karena dianggap lebih praktis dan lebih simple dibandingkan dengan membuat makanan atau minuman secara manual. Namun seiring dengan berkembangnya produk varian makanan dan minuman sachet, berkembang pula limbah sampah dari bungkus makanan dan minuman sachet tersebut di kehidupan sekitar kita, sehingga kita meningkatkan upaya membersihkan limbah tersebut baik dibuang, dibakar, dan sebagainya. Maka dari itu kelompok kami akan memulai sebuah usaha dimana usaha ini cukup menjajikan yaitu meminimalasir penggunaan plastik salah satunya dengan memanfaatkan bungkus sachet minuman seperti kopi menjadi tas belanja, atau barang lainnya. Belakangan ini, telah banyak varian produk minuman dan makanan dalam kemasan sachet yang setiap hari kita konsumsi sebagai kebutuhan pangan kita. Kita menggunakan produk yang berkemasan sachet karena dianggap lebih praktis dan lebih simple dibandingkan dengan membuat makanan atau minuman secara manual. Namun seiring dengan berkembangnya produk varian makanan dan minuman sachet, berkembang pula limbah sampah dari bungkus makanan dan minuman sachet tersebut di kehidupan sekitar kita, sehingga kita meningkatkan upaya membersihkan limbah tersebut baik dibuang, dibakar, dan sebagainya. Maka dari itu kelompok kami akan memulai sebuah usaha dimana usaha ini cukup menjajikan yaitu meminimalasir penggunaan plastik salah satunya dengan memanfaatkan bungkus sachet minuman seperti kopi menjadi tas belanja, atau barang lainnya.Masyarakat yang hadir cukup antusias dalam mengikuti pelatihan pemanfaatan bungkus plastik. Masyarakat menirukan apa yang dicontohkan oleh tim pelaksana, kebanyakan masyarakat belum pernah membuat tas dari bungkus plastik. Namun, Alhamdulillah dengan adanya pelatihan, masyarakat dapat membuat tas dari bungkus plastik bahkan salah beberapa masyarakat bisa membuat tas jinjing dengan sangat bagus sehingga tim pelaksana memberikan hadiah sebagai penghargaan dan apresiasi agar merangsang masyarakat untuk menekuni pemanfaatan bungkus plastik untuk dijual,Program Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan dunia pendidikan. Dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu " Pelatihan Usaha Bungkus Ekonomis” dapat menambah pengetahuan, meningkatkan pemahaman, kreativitas, produktivitas dan keterampilan serta tingkat ekonomi masyarakat Desa Surusunda Kecamatan Karangpucung

Nafa Faiqotul Azizah; Dumadi; Anisa Sains Kharisma

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kemampuan manajemen keuangan dalam hal perencanaan keuangan menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan meningkatkan pengetahuan perencanaan keuangan mereka. Adanya kemampuan manajemen keuangan yang baik dapat melakukan perencanaan keuangan yang efektif, efisien, dan bermanfaat, sehingga para pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan dalam menjalankan bisnisnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar para pelaku UMKM memiliki pengetahuan perencanaan keuangan yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini adalah para pelaku usaha dapat melakukan perencanaan keuangan pada kegiatan bisnisnya. Dengan memiliki pengetahuan perencanaan keuangan yang baik, para pelaku usaha di Desa Tiwulandu, Brebes diharapkan menjadi lebih maju, lancar, dan sejahtera dalam menjalankan usahanya.

Dwi Utami, Nabila; Nurfalah, Rosiana; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Tingkat pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Banten perlu dikaji apakah tingkat pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Banten memliki pengaruh atau tidak. Variabel bebas yaitu pengangguran dan variabel terikat yaitu kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan data dokumen dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan. Dimana jika terjadi penurunan angka pengangguran belum dapat dipastikan akan mengurangi kemiskinan di Provinsi Banten.

Oktaviani, Neneng; Rengganis, Syakira Putri; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

The current problems of income inequality, slow economic growth, and other interrelated complexities are all directly linked to poverty. Finally, all nations must fight poverty in order to provide a recognized and prosperous life for their citizens. Therefore, the aim of this study is to ascertain how poverty will change in Central Java Province between 2017 and 2021 as a result of inequality in income distribution and economic growth. Using quantitative research techniques, this research. Inequality of Income Distribution, Economic Growth, and Poverty The Central Statistics Agency (BPS) of Central Java Province in 2017–2021 is a secondary data source with time series data. In addition, other methods were used to collect and analyze the data. and processed using SPSS 25.0 software. The results of this study indicate that the partial and simultaneous test results show that the Inequality of Income Distribution and Economic Growth does not have an insignificant effect on the Poverty Level. But secondly, when the correlation and determination tests were carried out, the results showed that the two independent variables had a relationship of 64.1% and an influence of 41.1% on the Poverty Level in Central Java Province for the 2017-2021 period.  

Ardian, Rizki; Syahputra, Muhamad; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Abstract. Indonesia's economic growth and open-air unemployment rates need to be discussed whether they have an impact or not. Free variables which are economic growth and bound variables are open unemployment. The research method used is quantitative method using document data from the statistical central body (BPS) in Indonesia. Research has shown that economic growth has not hada significant impact on open unemployment. . Where if there is an increase in economic growth it is not certain that it will reduce the open unemployment rate in Indonesia

Dhea Halimah; Muhammad Ridwan Lubis; Widodo Saputra

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan melakukan klasifikasi dalam menentukan tingkat pemahaman mahasiswa pada matakuliah bahasa pemrograman dengan menggunakan metode data mining C4.5. Dengan mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa, pihak prodi dapat memberi masukan yang bermanfaat sebagai bahan pertimbangan kepada para dosen dalam melaksanakan program kegiatan belajar mengajar terhadap mahasiswa dan dapat lebih meningkatkan pembelajaran apabila tingkat pemahaman sudah baik. Sumber data diperoleh dari hasil kuesioner yang diberikan kepada Mahasiswa STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar semester 4 dan semester 6 prodi sistem informasi. Adapun Kriteria yang digunakan diantaranya Minat Mahasiswa (C1), Motivasi (C2), Komunikasi (C3), Media Pembelajaran (C4), Sarana dan Prasarana (C5). Proses uji penelitian mengunakan software RapidMiner untuk membuat pohon keputusan. Dari hasil pengolahan C4.5 dengan menggunakan bantuan software RapidMinner adalah atribut C2 (Motivasi) menjadi atribut yang paling berpengaruh untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada matakuliah bahasa pemrograman dan data performance yang ditunjukkan terhadap kesesuaian metode C4.5 akurasinya adalah 84.38%.

Daniel Ginting; Nina Fentiana

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tenaga medis dan non medis merupakan ujung tombak penyelenggaraan pelayanan di laboratorium medis pratama. Laboratorium medis pratama salah satu tempat yang wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Tujuan diterapkannya K3RS adalah terciptanya cara kerja, lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, dan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan karyawan. Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus di Indonesia. Kecelakaan kerja dapat dipengaruhi oleh lama kerja, usia, dan pendidikan seseorang. Penerapan K3 di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pengetahuan K3 yang baik diharapkan mampu menekan angka kecelakaan kerja karena individu tersebut dapat menerapakan tindakan yang sesuai dengan pengetahuan K3 yang dimilikinya. Tingkat pengetahuan K3 bagi tenaga medis dan non medis sangat penting dalam menjaga keselamatan pasien dan diri karyawan itu sendiri. Berdasarkan hasil pre dan post test, dan pengamatan langsung selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan hasil yaitu meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang K3 dan implementasinya.

Siska Rafitanuri; Nur Arsyida; Rizky Gunawan

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

E-Government menawarkan pelayanan publik bisa di akses secara 24jam, kapan pun, dan dari mana pun pengguna berada. E-Government juga memungkinkan pelayanan publik tidak dilakukan secara face to face sehingga pelayanan menjadi lebih efesien. Menyadari akan besarnya manfaat E-Government, pemerintah Indonesia sejak tahun 2003 telah mengeluarkan kebijakan tentang penerapan E-Government dalam bentuk Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2003. Dengan menerapkan sistem online masyarakat akan dapat lebih menghemat biaya, dan waktu karena proses pembayaran pajak dilakukan secara online. Dimasa sekarang ini telah muncul teknologi berbasis aplikasi yang dapat dijalankan di Android dan IOS yang dinamakan SIGNAL. SIGNAL adalah Aplikasi Samsat Digital Nasional yang dapat memudahkan masyarakat Indonesia melakukan Pengesahan STNK Tahunan, Pembayaran Pajak Kendaran Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) secara daring dengan terbitnya dokumen digital berupa E-Pengesahan (POLRI) , E-TBPKP (Bapenda Provinsi) dan E- KD (PT. Jasa Raharja). Metode yang akan digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif menjelaskan bahwa metode kuantitatif merupakan metode penelitian yang berbasis pada filsafat positivisme, yang mana digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, yang umumnya pengambilan sampelnya dilakukan secara random, dan data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian, lalu dianalisis secara kuantitatif/statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Dan menggunakan teknik analisis statistik menggunakan SPSS 22 dan Ms.Excel.

Murib, Pinius; Kartikawati, Diah

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh penambahan pewarna hijau alami dari sari daun suji, sari daun katuk dan sari daun sawi terhadap sifat fisik kerupuk meliputi rendemen, berat kerupuk mentah, daya kembang, daya serap minyak, dan warna L*a*b* serta sifat organoleptik meliputi warna, rasa, aroma dan tekstur. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 kelompok perlakuan, yaitu tanpa penambahan sari daun (kontrol) (S0), sari suji 30% (S1), sari suji 50% (S2), sari katuk 30% (S3), sari katuk 50% (S4), sari sawi 39% (S5), sari sawi 50% (S6) dan pewarna hijau makanan (S7), masing-masing kelompok perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan uji ANOVA pada α=0,05 dan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan  kerupuk yang ditambah sari suji, sari katuk dan sari sawi 30% dan 50% menunjukkan nilai warna kerupuk yang dihasilkan cenderung bewarna hijau kecoklatan dibandingkan kerupuk kontrol dan kerupuk dengan pewarna hijau makanan, baik pada saat keadaan kerupuk belum digoreng dan setelah digoreng. Tingkat kecerahan (L*) kerupuk matang dengan sari daun tidak berbeda dengan kontrol dan pewarna hijau makanan, yang nilai L* berkisar antara 28,08 – 66,36. Panelis agak menyukai kerupuk yang menggunakan sari daun sebagai pewarna hijau alami dengan skor 5,29-5,93.

Sukin Sukin

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di perusahaan PT Panji Putra Perkasa Semarang dengan judul  pengaruh beban kerja dan konflik kerja terhadap kinerja karyawan PT. Panji Putra Perkasa Semarang.Salah satu penyebab menurunnya kinerja karyawan adalah dengan adanya peningkatan beban kerja dalam perusahaan .Di Perusahaan PT Panji Panji Putra Perkasa Semarang beban kerja diberikan oleh pimpinan perusahaan kepada karyawan.Beban kerja yang diberikan perusahaan yang tidak memperhitungkan dan menyesuaikan antara beban kerja dan reward yang diperoleh karyawan tidak sebanding sehingga,mempengaruhi perkembangan kinerja karyawan yang akan berdampak negatif bagi perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan,dimana jumlah sampel  sebanyak 84 responden .Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara beban kerja terhadap variabel kinerja karyawan ,sehingga hipotesis yang diajukan terbukti diterima dengan demikian apabila beban kerja semakin tinggi  makan semakin menurun tingkat kinerja karyawan.Hasil ini  dimana koefisien regresi beban kerja adalah  5,912 (negatif),nilai thitung( 5,912 ) > ttabel (1,989) dan signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Hasil beban kerja ini juga didukung oleh hasil analisis regresi linier berganda dimana koefisien regresi konflik kerja adalah sebesar 3,543 (negatif) nilai thitung (3,543) > ttabel (1,989) dan signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Berdasarkan analisis regresi linier berganda diperoleh hasil bahwa variabel beban kerja dan konflik kerja berpengaruh negatif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan

Dea Ayu Larasati

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Desa Wisata Wanurejo Kabupaten Magelang yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan yang mana mengalami naik turun tingkat kunjungan wisatawan dikarenakan ada beberapa sebab seperti sarana prasarana fasilitas masih tergolong kurang lengkap, serta pelayanan yang diberikan kepada wisatawan masih rendah. Data penelitian diperoleh dari kuesioner dan data dari pengelola. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 94 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun minat wisatawan berkunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, uji model dan uji hipotesis. Namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan. Maka hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi R^2 sebesar 0,255. Hal ini menunjukan bahwa semua fasilitas dan pelayanan memengaruhi secara nyata terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan 25,5%. Hal ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan kepuasan wisatawan perlu adanya peningkatan fasilitas yang baik dan nyaman serta pelayanan yang baik bagi wisatawan.

Mohamad Bagus Chanif Muslim

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Taman Nusa Bali yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan  yang mana mengalami kondisi kuranng baik meliputi adanya penurunan tingkat kunjungan wisatawan setiap tahunnya, disamping itu ada beberapa kondisi komponen pariwisata perlu ditingkatkan. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun minat wisatawan berkunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan  namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan. Maka  hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,604. Hal ini menunjukkan bahwa semua atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 60,4%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan wisatawan perlu adanya peningkatan seluruh komponen pariwisata guna meningkatkan kepuasan wisatawan pada periode berikutnya.

Sari, Febby Intan; Slamet, Agus; Kanetro, Bayu

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Bubur instan merupakan bubur yang telah mengalami proses pengolahan lebih lanjut sehingga dalam penyajiannya tidak diperlukan proses pemasakan. Penyajian bubur instan dapat dilakukan hanya dengan menambahkan air panas. Pemanfaatan beras merah, labu kuning dan kacang tunggak sebagai bahan baku pembuatan bubur instan merupakan alternatif diversifikasi pangan instan yang mempunyai sifat fisik, kimia yang memenuhi syarat dan disukai panelis. Rancangan penelitian menggunakan  pola faktorial 2 faktor dengan 2 kali ulangan. Faktor pertama adalah rasio beras merah, labu kuning dan kacang tunggak dengan perbandingan 1:1:1, 1:2:1, dan 1:3:1. Faktor kedua adalah suhu pengeringan sebanyak 3 taraf yaitu 130°C, 140°C, dan 150°C. Bubur instan yang dihasilkan  dilakukan uji fisik, tingkat kesukaan dan analisis kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada pengaruh rasio beras merah, labu kuning, dan kacang tunggak serta suhu pengeringan terhadap sifat fisik, kimia dan tingkat kesukaan bubur instan, yaitu penurunan rendemen, penurunan densitas kamba dan penurunan intensitas warna. Bubur instan yang paling disukai panelis adalah bubur instan dengan rasio beras merah, labu kuning, dan kacang tunggak 1:2:1 serta suhu pengeringan 140°C yang memiliki kadar air 5,69%, kadar abu 2,34%, kadar protein 14,48%, kadar lemak 4,17%, aktivitas antioksidan 26,46% RSA, total fenol 11,52 mg EAG/g dan kadar beta karoten 127,5 µg/g.

Agung Guntara, Fahrizal; Yulianto, Wisnu Adi; Pujimulyani, Dwiyati; Wulandari, Widya; Kasuci, Okavia

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tape is a traditional fermented food whose benefits can be increased by adding probiotic cells such as Saccharomyces boulardii and Lactobacillus plantarum Dad-13. Tape tends to be easily damaged, so to maintain the viability of probiotics and as a food diversification, tape can be substituted for ice cream dough. The purpose of this research was to determine the effect of substitution and the proportion of substitution of glutinous rice and cassava tape in the manufacture of ice cream on the characteristics and preference level of probiotic ice cream. This research method was carried out using a completely randomized design with a factorial pattern with two factors, the first factor was the type of tape, and the second factor was the proportion of substitution. The type of tape used are white cassava tape, yellow cassava tape, white glutinous rice tape, and black glutinous rice tape with substitution proportions of 0%, 10%, 20%, 30%, and 40%. Analysis of probiotic sticky rice tape and cassava ice cream included water content, total solids, melting time, antioxidant activity, total lactic acid bacteria, total yeast, and preference level. The data obtained will be calculated using the Anova statistikal method. If there is a significant difference between treatments, it is carried out with Duncan's Multiple Range Test significant difference test at a confidence level of α= 5%. The results showed that glutinous rice and cassava tape types and their substitution proportions affected the water content, total solids, melting time, antioxidant activity, total lactic acid bacteria, total yeast, and preference level. Based on the preference level and antioxidant activity, the best ice cream was produced with the substitution of 20% white cassava tape or 20% yellow cassava tape, which had an antioxidant activity of 32.41% and 33.17% RSA and total lactic acid bacteria of 1.79 x 108 and 1.67 x 108 CFU/g, respectively.

Yeniarti Yeniarti; Anizir Ali Murad; M.Suhaemi

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini untuk menguji pengaruh Hubungan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cilegon. Metode yang digunakan adalah Metode Kuantitatif berjenis Deskriptif dan Asosiatif. Populasi sebanyak 90 pegawai dan sampel sebanyak 90 pegawai. Sampel yang digunakan teknik sampel jenuh (tidak sampai 100). Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Untuk menguji model dan hipotesis, digunakan program SPSS Versi 22. Analisis yang digunakan adalah analisis linier berganda dengan menggunakan teknik analisis data yang telah memenuhi uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan: Hubungan Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai, hasil uji t menunjukan bahwa thitung 6,449 > 1,662 ttabel dengan tingkat signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05. Beban Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan kerja Pegawai, hasil uji t menunjukan bahwa thitung 9,663 > 1,662 ttabel dengan tingkat signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05. Hasil uji F menunjukan bawah Fhitung 112,897 > 3,10 Ftabel dengan tingkat signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa variabel Hubungan Kerja dan Beban Kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja.

Gusriyal Gusriyal; Asep Ajidin

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pelayanan publik pada hakikatnya adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat. Pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan publik akan menjadi prioritas utama yang dipenuhi oleh pemerintah pada saat ini. Aparatur pemberi pelayanan, dalam melaksanaan pelayanan publik harus menyikapinya sesuai dengan azas dan prinsip pelayanan publik. Dimana pelayanan yang diberikan harus maksimal dan memuaskan masyarakat. Untuk mengetahui kepuasan masyarakat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, berdasarkan PermenpanRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, menjadi acuan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan dalam bentuk Indeks Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat dan tingkat kesesuaian yang diberikan dengan indikator yang acuan adalah persyaratan, prosedur pelayanan, kecepatan waktu, kewajaran biaya, kesesuaian produk, kompetensi petugas, kesopanan petugas, sarana dan prasarana, layanan pengaduan. Nilai indeks kepuasan masyarakat yang diperoleh oleh DPMPTSPPTK Kota Bukittinggi adalah nilai 3,32 dan jika dikonversikan adalah  83,09 dengan predikat B (Baik) dan tingkat kesesuaian yang rendah dan belum dilaksanakan dengan baik adalah indikator indikator kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan dan kompetensi/kemampuan petugas dalam pelayanan.  Kata kunci: ; ;   

Resi Andika Putri; Siska Yulia Defitri; Witra Maison

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kapasitas Sumber Daya Manusia (X1) terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y), Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi (X2)  terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y), dan Pengaruh Secara Simultan  Kapasitas Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Informasi (X2)  terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapasitas Sumber Daya Manusia (X1) berpengaruh terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y). Hal ini dibuktikan, dengan nilai ketentuan  t_tabel = 1,661, yaitu thitung sebesar 8,668 > 1,661. Selain itu dapat dibuktikan dengan ketentuan nilai signifikasi sebesar 0,05, yaitu nilai signifikasi t sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan Pemanfaatan Teknologi Informasi (X2) berpengaruh terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y). Hal ini dibuktikan, dengan nilai ketentuan  t_tabel = 1,661, yaitu thitung sebesar 2,774 > 1,661. Selain itu dapat dibuktikan dengan ketentuan nilai signifikasi sebesar 0,05, yaitu nilai signifikasi t sebesar 0,007 < 0,05.  Setelah itu, Kapasitas Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Informasi (X2) berpengaruh secara simultan terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y). Hal ini dibuktikan dengan dengan Fhitung = 64,442 > Ftabel = 3,09 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05.