Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 181-200 of 971

Analytics

Melly Saputri Danita; Dinda Sabriena; Restu Utomo; Faradina Aulia Jayanti

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The current period of Innovation Development (PI) at STIE Madani Balikpapan provides support to micro, small, and medium enterprises (UMKM) in the Sepinggan Subdistrict, Balikpapan City, who are members of the Prona Jaya group. The implementation involves students as the executors of Innovation Development, divided into several groups, with each group accompanying one UMKM entrepreneur. Our group assists the UMKM owner of Cemilan Pawon Reza in developing their marketing strategy by utilizing social media platforms such as WhatsApp and Instagram. Additionally, our group develops designs for product packaging and banners to enhance consumer appeal. In terms of simplifying financial reporting, we provide training to the owner of Cemilan Pawon Reza to use the Gyro Pos application, which can help them organize financial reports in a more orderly, easy, and secure manner.

Amir Amir; Aris Munandar; Nurhalim Nurhalim; Ahmad Solihin; Agus Budiyanto +1 more

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The manufacturing process of dies and punches requires high precision to produce components that are exactly in accordance with the given design specifications. Every step in the manufacture of dies and punches must be carried out carefully to ensure that the final result meets the quality and safety standards required in the industry. The manufacture of dies requires extra precision.  These are not just molds, but tools that are capable of providing consistent shape and precision in every molding operation. Punches, an equally important counterpart, are designed to fit dies and provide clean and precise cuts on the processed material.  This process not only produces tools but also demonstrates a dedication to technical excellence and precision. Every step is taken diligently, from initial conception to implementation on the production line. In the world of manufacturing, dies and punches are about transforming ideas into solid reality, playing a crucial role in supporting the advancement of modern industry.

Aanisah, Nuur; Sulastri, Evi; Syamsidi, Armini; Sultan, Asriana; Sulaiman, Sri Sulistiana

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan Pembuatan Kosmetik Moisturizing Lipcream sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan dan Kewirausahaan bagi Siswa/i di SLB Huntap Palu telah dilaksanakan pada 5 Agustus 2025, dengan melibatkan guru-guru SLB Huntap Palu sebagai peserta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru agar mampu mengajarkan keterampilan pembuatan lipcream kepada siswa, sehingga mereka memperoleh bekal keterampilan praktis sekaligus peluang berwirausaha. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, penyampaian materi dan brosur, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 24,67% serta keterampilan yang baik dalam menghasilkan lipcream dengan kualitas tekstur, warna, dan kemampuan melembapkan yang optimal. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa program pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, serta membuka peluang di masa depan bagi pengembangan keterampilan siswa berkebutuhan khusus melalui pendampingan para guru yang telah mengikuti pelatihan.

Ilham karin rizkiawan; Aisah, Nurul; Hadi Utomo, Fahman; Muhammad rofifudin, Farid

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

UMKM pada industri kreatif berkembang begitu pesat, tingkat literasi sangat berpengaruh terhadap tingkat pemahaman dan wawasan seseorang sehingga dapat berdampak positif dalam perkembangan ekonomi dan lingkungan tidak terkecuali pada UMKM D&R Snack. Permasalahan utama pada usaha UMKM D&R Snack adalah kurangnya pemahaman tentang digitalisasi pemasaran serta minimnya kemampuan dalam membuat packaging yang menarik calon konsumen sehingga barang yang di jual cenderung memiliki tampilan yang sama sehingga membuat diferensiasi produk sangat minim sehingga sulit mendapatkan konsumen yang loyal. Solusi yang di tawarkan kepada mitra adalah melakukan sosialsiasi digital marketing, pelatihan packaging dan pendampingan secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan UMKM D&R Snack untuk mengaplikasikan penggunaan digital marketing serta memperbaiki packaging yang di jual ke konsumen sehingga dapat memiliki identitas produk serta memiliki pangsa pasar yang lebih luas.

Diwa, Flowrensia Asa; Belawan, Marcelina Bulan; Rachmah, Zahrotul Laila; Hariyanto, Nico; Silintowe, Yunita Budi Rahayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Grobbak Korea merupakan salah satu UMKM yang ada di Kota Salatiga yang membutuhkan pendampingan dalam pemanfaatan media sosial dan platform online untuk meningkatkan pemasaran digitalnya. Permasalahan utama adalah kurangnya pemanfaatan media digital secara optimal, serta tidak adanya strategi konten yang konsisten dan terarah. Kegiatan pendampingan dilakukan pada tanggal 27 April 2025 - 9 Juni 2025. Media sosial yang dikembangkan antara lain melalui Instagram dan TikTok. UMKM Grobbak Korea juga melakukan promosi produk Grobbak Korea melalui Website dan Linktree. Dari kegiatan yang dilakukan terbukti dapat membantu memberikan dampak positif dalam pemasaran UMKM. Aktivitas seperti pengaktifan kembali akun media sosial, pembuatan konten terjadwal, pengunggahan foto produk serta pembuatan Website dan Linktree tersebut mampu meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Peningkatan jumlah pengikut Instagram dan video konten di platform TikTok telah menunjukkan bahwa media sosial menjadi solusi efektif pemasaran digital bagi UMKM.

Probohudono, Agung Nur; Suhardjanto, Djoko; Bandi, Bandi; Winarna, Jaka; Cahya Nusantara, Aji +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan perencanaan keuangan bagi pelaku industri rumahan, khususnya penjahit perempuan dan ibu rumah tangga di sentra konveksi Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten. Permasalahan rendahnya literasi keuangan, tidak adanya pencatatan keuangan, serta tumpang tindih antara keuangan pribadi dan usaha menjadi hambatan utama dalam pengambilan keputusan finansial dan keberlanjutan usaha. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perencanaan anggaran, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Materi disampaikan secara kontekstual menggunakan bahasa sehari-hari dan narasi kehidupan nyata, serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal seperti prinsip “kembali ke akar”. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan pemasukan-pengeluaran, penyusunan anggaran rumah tangga, serta perubahan sikap terhadap konsumsi dan manajemen keuangan keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong transformasi perilaku keuangan yang lebih bijak dan dapat direplikasi dalam pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis komunitas

Fajrie, Mahfudlah; Permatasari, Citra; Zahro, Nafissatus; Artalopa, Ryan; Fibrian Noor, Isnan +11 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran krusial dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala dalam aspek pemasaran dan branding produk. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, adalah minimnya inovasi dalam desain kemasan serta kurangnya pemanfaatan strategi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik produk UMKM, khususnya Kerupuk Lala 73, dengan mengembangkan desain kemasan yang lebih menarik serta menerapkan strategi digital marketing. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup observasi, pendampingan, pelatihan, dan evaluasi terhadap pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan pada desain label dan kemasan mampu meningkatkan daya tarik produk, sedangkan pemanfaatan platform digital seperti TikTok, Facebook, dan marketplace lainnya berhasil memperluas jangkauan pasar. Dengan strategi pemasaran digital yang tepat, produk UMKM berpotensi lebih dikenal luas dan memiliki peluang yang lebih besar dalam meningkatkan penjualan.

Eva Manfaatin; Imas Masitoh; Alfa Rohmatin; Lelis Nuramalia; Raihana Ahlush Shuffah +2 more

Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Early childhood education is a fundamental stage in shaping children's cognitive, social, emotional, and motor development. However, learning practices in many early childhood institutions still rely on conventional methods that make children passive and less engaged. This community service program was implemented at PAUD Alamanda in Padamaju Village with a focus on introducing color concepts through play-based learning strategies. The objective of this program was to enhance the quality of science learning that is more interactive, enjoyable, and developmentally appropriate, while also strengthening teachers’ capacity in designing innovative learning strategies. The method applied was Participatory Action Research, conducted in several stages including observation and coordination, teacher training, implementation of play activities with children, and reflection and evaluation. The results revealed that children became more enthusiastic, successfully recognized primary and secondary colors, and demonstrated improvements in fine motor skills, creativity, and social interaction. Teachers also gained new insights into the application of more varied and innovative teaching methods. Overall, this program successfully bridged the gap between early childhood education theories emphasizing play-based learning and classroom practices, and contributed positively to the improvement of early childhood education quality.

Muhammad Fachri Fermana Nurhidayat; Hari Bustomi Arifin

Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study aims to determine the effectiveness of the Micro Business Actor Assistance program at the Bandung City KUMKM Office. Micro business actor assistance is a program of the Bandung city government through the Bandung City KUMKM Office where the micro business actor assistance program is a program to improve micro business actors so that they can be competitive and improve the quality of micro business actors. However, in its implementation, the Micro Business Actor Assistance at the Bandung City KUMKM Office has not been optimal and there are several obstacles such as the characteristics of the indifferent community and technical support still needs to be overcome to optimize the results of the program. Overall, Micro Business Actor Assistance is considered effective in achieving the goals of empowering micro business actors and improving quality and competitiveness at the Bandung City KUMKM Office. From the results of the study, it is known that 4 Themes, 9 Categories, and 108 Codes were found, the method used in this study is a qualitative method with a case study. In this study, data collection techniques were carried out by interviews, observation, documentation, and literature studies. The informants in this study include: Plta Kasie, head of the micro business sector, and assistants to micro business actors in the Kiaracondong, Batununggal and Lengkong sub-districts. The data analysis used in this study is the Miles & Huberman interactive model data analysis which consists of several components, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusions or verification. Data analysis was carried out using the Atlas.ti software tool.

Rismawati Rismawati; Istiyati Mahmudah

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Scouting extracurricular activities play a strategic role in shaping the character of elementary school students, particularly in instilling the values of discipline, solidarity, and cooperation, which are essential for children's personal and social development. This community service project aims to describe the process of mentoring the Marching Regulations (PBB) at SDIT Al-Qonita while identifying the impacts it has on strengthening students' character. The methods used in mentoring include lectures to convey basic concepts, demonstrations as examples of correct movements, repeated practice to train technical skills, joint reflection to evaluate experiences, and a comprehensive evaluation of the results of the activities. The mentoring process was carried out in three meetings over three weeks, with stages starting from an introduction to basic marching material, intensive group practice, and implementation of evaluations that emphasize technical and non-technical aspects. The results of the activity showed that students experienced an increase in technical skills in marching, such as movement accuracy and neatness of formation. Furthermore, this activity was proven to be able to strengthen discipline, solidarity, a sense of responsibility, and the ability to work together among students. Furthermore, the inclusion of educational games and icebreakers during training sessions has proven effective in maintaining motivation, reducing boredom, and creating a pleasant learning environment. Thus, the extracurricular Scouting activities, supported by the National Scout Movement (PBB), serve not only as a means of training marching skills but also as a means of ongoing character development. The results of this community service demonstrate that the PBB can be used as a relevant educational instrument to strengthen the character of elementary school students while simultaneously supporting the achievement of national education goals.

Titik Lutfiana; Ratna Ratna; Akbar Amin Abdullah

Jurnal Kesehatan dan Kedokteran 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

On May 20, 2025, researchers conducted a preliminary study in the delivery room and it was found that there were 30 mothers giving birth. From the interview results, it was found that there were three mothers who were not accompanied by their husbands, but by their parents, because their husbands were working and therefore could not be present. Mothers who were not accompanied by their husbands admitted to feeling anxious and worried about bad possibilities during the delivery process. In contrast, three mothers who were accompanied by their husbands expressed feeling more enthusiastic and calm because of the direct support from their partners. This study aims to determine the relationship between husband's assistance and the level of anxiety of mothers giving birth normally in the Siti Hajar Room of RSI Sultan Hadlirin Jepara. The type of research is quantitative with a correlational design. The study population included all mothers giving birth normally in the Siti Hajar Room in July 2025 with a total of 30 respondents. The sampling technique used was total sampling, while the research instrument was a HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis used the Chi-Square test. The results showed that the majority of mothers gave birth accompanied by their husbands (70%), and most experienced mild anxiety (46.7%). The statistical test yielded an Asymp Sig value of 0.007 <0.05. Thus, it was concluded that there was a significant relationship between husband's support and maternal anxiety levels during childbirth..   Keywords: anxiety, childbirth, husband's suppor   Abstrak. Pada tanggal 20 Mei 2025, peneliti melakukan studi pendahuluan di ruang bersalin dan diketahui terdapat 30 ibu bersalin. Dari hasil wawancara diperoleh bahwa terdapat tiga ibu yang tidak didampingi oleh suami, melainkan oleh orang tua, karena suami bekerja sehingga belum bisa hadir. Ibu yang tidak didampingi suami mengaku merasa cemas dan khawatir akan kemungkinan buruk saat proses persalinan. Sebaliknya, tiga ibu yang didampingi suami menyampaikan perasaan lebih semangat dan tenang karena adanya dukungan langsung dari pasangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu bersalin normal di Ruang Siti Hajar RSI Sultan Hadlirin Jepara. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain correlational. Populasi penelitian meliputi seluruh ibu bersalin normal di Ruang Siti Hajar pada bulan Juli 2025 dengan jumlah 30 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, sedangkan instrumen penelitian berupa kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu bersalin didampingi suami (70%), dan sebagian besar mengalami kecemasan ringan (46,7%). Uji statistik menghasilkan nilai Asymp Sig = 0,007 < 0,05. Dengan demikian, disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan. Kata kunci:kecemasan,persalinan,pendampingan suami

Herwinarso Herwinarso; Anthony Wijaya; Jane Koswojo; Tri Lestari; Bergitta Dwi Annawati +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Physics learning in high schools is often facing challenges due to lack of laboratory facilities, especially for abstract topics such as electron deflection. Limited equipment often results in a theoretical learning process without real-world practical experience. This community service activity aims to address this gap by assisting with electron deflection experiments at a high school in Surabaya. The methods applied included preparation and coordination, provision of equipment, inquiry-based learning design, classroom experiment implementation, and activity evaluation. During the program, the team brought the electron deflection experiment equipment to the school. Students were divided into small groups, and each group took turns interacting closely with the equipment brought by the team. Students were encouraged to propose hypotheses, observe carefully, and engage in discussions. A total of 58 students participated in this activity and had the opportunity to directly observe electron path in a cathode ray tube. The evaluation showed an excellent response from students with an average score of 3.48 (scale 1–4), where they felt this activity helped them learn theory with practice and increased their enthusiasm for learning. This program demonstrates that collaboration between universities and schools can be an efficient solution to overcome the lack of laboratory facilities and improve the quality of more meaningful physics learning.

Fitria Marisya; Rolia Wahasusmiah; Marsinah Marsinah; Hatidah Hatidah; M Bambang Purwanto

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This community service activity was carried out at Laundry A2 Palembang City with the aim of improving the financial literacy of micro business actors through simple financial bookkeeping assistance. Many micro business actors experience difficulties in recording financial transactions systematically, which has an impact on their inability to evaluate the financial condition of the business accurately. Through a participatory approach and direct training at the place of business, this activity focuses on the importance of recording daily income and expenses, as well as the preparation of monthly income statements. The results of the mentoring show that the owners and employees of A2 Laundry are starting to be able to implement a structured daily bookkeeping system. In addition, the increase in understanding of financial management can be seen from the post-test results, which increased by up to 70% compared to the pre-test. A2 Laundry now has a simple income statement that can be used as a basis for business decision-making. The success of this activity shows that a simple bookkeeping model that is tailored to business needs can be implemented effectively by MSME actors. In the future, similar approaches can be replicated in other micro-enterprises to strengthen the financial foundations of local businesses.

Dolot Alhasni Bakung; Zainal Abdul Aziz Hadju; Ramadhan Usman; Sofyan Piyo; Nurul Fazri Elfikri +1 more

Jurnal Pelayanan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Community service (PkM) in the form of educational assistance and legal consultation in Bulili Village, Duhiadaa Subdistrict, was carried out with the aim of improving legal understanding and assisting the community in resolving legal issues they face. This educational support and legal consultation activity was based on two crucial issues: the community's lack of understanding of marriage and inheritance laws, and their low participation in the village regulation formation process. These two issues were chosen because they significantly affect the realization of a safe, orderly, and prosperous village. The methods used in this community service program include interactive outreach and participatory-based direct consultation, combining educational and legal empowerment approaches for village residents. The results of the program indicate an increase in community legal awareness regarding rights and obligations within the family context, as well as the importance of active community involvement in the formulation of village regulations. It is hoped that this activity can strengthen the legal culture at the local level and serve as a foundation for the development of a just, inclusive, and sustainable village.

Aris Mardiyono; Edi Pranoto; Sukardi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah pengelolaan sampah di Kota Semarang  semakin meningkat menuntut adanya solusi berbasis masyarakat.  Progran Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis kemitraan  bertujuan mengoptimalkan peran Bank Sampah Adi Dharma RW 06 Kelurahan Sendangguwo dalam mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui tahapan sosialisasi, pelatihan produksi, pendampingan, serta penguatan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat melalui aplikasi SampahKu, efisiensi produksi yang lebih tinggi dengan penerapan teknologi tepat guna, serta diversifikasi produk kerajinan yang semakin beragam. Program ini juga mendorong terbentuknya modal sosial, perubahan perilaku warga terhadap sampah, serta penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA. Secara keseluruhan, hasil ini membuktikan bahwa integrasi Ipteks  mampu mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan di tingkat komunitas.

Agus Wibowo; Rahmad Purwanto W; Galuh Juniarto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Permasalahan sampah di Kota Semarang semakin mendesak dengan produksi harian mencapai 1.200 ton. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Bank Sampah Maju Lestari dalam pengelolaan sampah anorganik melalui pelatihan daur ulang, pengembangan desain produk, manajemen usaha, pemasaran digital, dan penggunaan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kualitas produk, efisiensi pengelolaan sampah, partisipasi aktif masyarakat, pembentukan local leader, dan kesadaran baru terhadap pengelolaan sampah sebagai sumber ekonomi. Program ini berhasil memperkuat struktur organisasi, mengembangkan unit usaha berkelanjutan, serta mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kampung Lestari.

Muhamad Rafly Anshaory; Rusmini Icha Indryani; Zulfa Zakiatul Hidayah

Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service program was carried out by students of Universitas Pelita Bangsa in Karangsetia Village, Karang Bahagia District, Bekasi Regency, as a concrete effort to strengthen the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in facing the challenges of digitalization. MSMEs in this area still encounter various obstacles, such as the absence of formal business legality, limited understanding of branding strategies, and minimal utilization of digital technology for both marketing and payment systems. These conditions have weakened business competitiveness and hindered the growth of local enterprises. The program focused on three interrelated aspects: legal compliance, brand development, and digital adoption. Business legality was facilitated through the issuance of the Business Identification Number (NIB), which provides legal certainty while granting access to government programs and financial institutions. Branding was strengthened by designing logos, banners, and simple promotional media to enhance business identity, professionalism, and consumer appeal. Digitalization was promoted through business registration on Google Maps to improve visibility, and the adoption of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a cashless payment method that is efficient, secure, and widely accepted. The methods employed included observation, socialization, mentoring, and participatory evaluation with business owners. The results demonstrated significant progress, as most MSMEs successfully obtained legal registration, adopted QRIS in daily transactions, registered their businesses on Google Maps, and developed clearer visual identities. This program had a positive impact by increasing entrepreneurial confidence, expanding market reach, and fostering awareness of the importance of digital transformation. Overall, the community service program contributed to strengthening the competitiveness, sustainability, and independence of MSMEs in Karangsetia Village, while supporting the development of the local economy.

Ali, Abdullah; Erita Oktasari; Feodora Zefanya Widjaja; Engel Bertus Maray; Diyah Ayu Ningsih

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Isu keterbatasan lahan di wilayah perkotaan mendorong perlunya solusi alternatif untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada pengembangan urban farming di Kelurahan Bukit Duri dengan melibatkan kader TP PKK sebagai mitra utama. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan teknis, keterampilan, serta kemandirian warga dalam memanfaatkan ruang mikro melalui sistem hidroponik dan pemanfaatan lahan vertikal maupun horizontal. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, praktik instalasi hidroponik, penyemaian, hingga panen dan pengelolaan pasca panen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas kader PKK dalam praktik urban farming, terbentuknya kebun percontohan yang aktif dirawat, serta pemanfaatan hasil panen untuk konsumsi rumah tangga dan pengembangan produk melalui branding sederhana. Program ini memberikan manfaat multidimensi: sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mendorong keberlanjutan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.

Wiwi Sulandari; Gagah Dwiki Putra Aryono; Andika Purnama; Abdul Kohar; Rizqi Ardiansyah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This community service program aims to empower UMKM Keripik Wulan 008 in Panimbang Jaya Village through a series of activities focusing on business capacity enhancement. The program was initiated to address challenges faced by the business, such as limited product innovation, lack of branding, insufficient digital marketing strategies, and suboptimal financial management. To overcome these issues, the program adopted a participatory approach consisting of several stages: field observation to identify core problems, training sessions to improve knowledge, workshops for practical application, and direct mentoring to ensure implementation. Key activities included product innovation by introducing new flavor variants and designing more attractive packaging, strengthening brand identity through the creation of professional logos and labels, and expanding marketing reach via social media and marketplace platforms. Additionally, Excel-based financial recording training was provided to simplify cash flow monitoring and basic financial reporting. The team also assisted in preparing a proposal for production equipment support to increase production capacity. Evaluation results demonstrated significant improvements in product quality, stronger brand identity, and more modern and effective marketing strategies. Overall, this program has proven to be effective in enhancing the competitiveness of UMKM Keripik Wulan 008 and is expected to serve as a sustainable empowerment model for small businesses, thereby contributing to local economic development.

Gojandra, Farda Pega Libra; Priyanto, Kaleb; Cahyanto, Septian Eko; Saputra, Dimas Chandra; Wibowo, Andika Agus Tri +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas peternak sapi di Kecamatan Musuk, Boyolali, melalui penerapan teknologi pencacah hijauan dan teknik fermentasi silase. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 15 peternak anggota Slamet Jaya Farm selama delapan bulan. Kegiatan meliputi perancangan dan pembuatan mesin pencacah sederhana, pelatihan teknis, demonstrasi praktik pembuatan silase, serta pendampingan berkelanjutan. Mesin pencacah yang dirancang menggunakan motor 1 HP dengan kapasitas 200 kg/jam terbukti mampu menurunkan waktu pengolahan dan menghasilkan ukuran cacahan hijauan seragam 2–5 cm. Hasil program menunjukkan bahwa 82% peserta berhasil mengoperasikan mesin dan memproduksi silase berkualitas dengan pH optimal 3,8–4,2, sedangkan 71% mulai memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku silase. Program ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna yang dikombinasikan dengan pelatihan intensif mampu meningkatkan pengelolaan pakan dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi lokal.