Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Wibisono, Setyawan; ., Saeffurrohman

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Apa yang dimaksud dengan Expert System atau dalam bahasa Indonesianya disebut dengan sistem pakar, adalah suatu aplikasi komputer yang memiliki knowledge, experience dan judgmen of skilled proffesionals. Expert system (selanjutnya disebut ES) akan memberi saran- saran keputusan dan kadang-kadang dapat juga memberikan alasan-alasan terhadap rekomendasi yuag diberikannya. Aplikasi ES yang ada saat ini, meliputi mulai aplikasi yang kompleks sampai aplikasi yang relatif sederhana. Di dalam ES, akan digunakan specialized symbolic reasonic untuk menyelesaikan rnasalah yang sulit secara baik. Dengan kata lain ES akan : 1. Menggunakan spesialized knowledge tentang permasalahan secara partikular (seperti geologikal analisis, konfigurasi komputer) daripada pengetahuan calculation. 2. Menggunakan symbolic reasonic daripada numerical calculation 3. Melakukan tindakan dalam tingkatan yang lebih baik daripada non-expert humans. Aplikasi-aplikasi tersebut digunakan oleh pengguna (user) yang tidak expert (non-expert) untuk mendapatkan rekomendasi atau saran-saran tentang permasalahan yang dihadapi. ES juga digunakan oleh para ahli sebagai knowledge assistant. Dan diharapkan, suatu aplikasi ES dapat memberikan fungsi yang lebih baik dari seseorang human expert dalam pemberian keputusan (udgments making) dalam suatu permasalahan yang spesifik.

Budiarso, Zuly; Sulistiyono, Hersatoto; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Ketidakpastian (uncertainty) dapat dinyatakan dalam tiga model, yaitu : numeric (Numeric), Grafik(Graphic), Simbolik (Symbolic). Metode yang paling umum untuk merepresentasikan ketidakpastian adalahdengan metode numerik.Kerusakan pesawat televisi merupakan masalah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.Penyebab kerusakan televisi adalah karena adanya kerusakan pada suatu rangkaian. Untuk menetukan blokrangkaian yang mengalami kerusakan hanya bisa dilakukan oleh seorang pakar yang ahli di bidang televisi.Salah satu metode yang  dapat digunakan untuk menentukan tingkat kerusakan televisi adalahdengan menghitung faktor kepastian (Confidence Factor). Faktor Kepastian dalam masalah ini merupakanpenggabungan dari beberapa pakar dan faktor kepastian yang dimasukkan user.Dalam penelitian ini perhitungan faktor keyakinan yang digunakan adalah dengan faktor keyakinanrumus baku dan rumus Lukasiewicz. Racangan sistem yang dibuat dalam penelitian ini menggunakanVisual Basic dan basis data Microsoft Access 97. Dari hasil pengujian diperoleh bahawa sistem telahberjalan sesuai dengan kaidah-kaidah dalam teori ketidakpastian .