Publication Search

70,516 articles from 611 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-1 of 1

Analytics

Salsadilah, Nadya; Maharani, Dewi; Rahayu, Elly

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Bisnis adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan untuk menghasilkan, membeli, atau menjual barang atau jasa dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Bisnis dapat dilakukan oleh individu, kelompok, perusahaan besar, atau usaha kecil. Di suatu dunia bisnis, yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen adalah piranti yang dipakai untuk mengatasi suatu proses, operasional, evaluasi, serta teknologi dan informasi. Usaha  bisnis  yang  bergerak  dalam  bidang  makanan  ringan  snack dijalankan  dengan  modal usaha  berskala  kecil  ialah  pelaku  bisnis  berskala  rumah  tangga  yang  mempunyai  kesempatan sangat  bagus  untuk  berkembang  dengan  pesat  dengan  keterbatasan  yang dimiliki  seperti  SDM, skill,  pengetahuan,  ketrampilan,  dan  pengelolaan  bidang  managementyang  seadanya Penelitian ini dilakukan di Teha Coffee Corner, sebuah kedai kopi yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol, Tebing Kisaran, Kec. Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21211. Kedai ini didirikan pada Maret 2021 oleh Thierry Henry, tepat di tengah masa pandemi COVID-19. Supply Chain Management (SCM) adalah pengintegrasian sumber bisnis yang kompeten dalam penyaluran barang, mencakup perencanaan dan pengelolaan aktivitas pengadaan dan logistik serta informasi terkait mulai dari tempat bahan baku sampai tempat konsumsi, termasuk koordinasi dan kolaborasi dengan jaringan mitra usaha (pemasok, manufaktur, retailer, distributor, pergudangan, transportasi dan konsumen) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sebuah model rantai pasokan sederhana terdiri dari empat komponen yaitu supplier, produsen, gudang atau pusat distribusi dan pengguna akhir. Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, Teha Coffee Corner mulai menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan stok bahan baku dan pencatatan transaksi. Saat ini, pencatatan masih dilakukan secara manual, baik dalam menghitung jumlah stok maupun dalam mencatat transaksi harian. Setiap akhir operasional atau saat closing, Dengan adopsi sistem E-SCM, aliran informasi dan data pembelian antara Teha Coffee Corner dan pemasok menjadi lebih efisien. Ini menghasilkan kejelasan dan ketepatan dalam transaksi pembelian, yang berkontribusi pada menghindari kesalahan dan mengurangi risiko keterlambatan dalam pengiriman toko.