Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Fauzian, Muhammad Thoriq

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

Setiap harinya hampir semua orang selalu melakukan aktivitas sehari – hari berada di luar ruangan maupun diluar rumah seperti: bekerja, bermain, berlibur, maupun berolahraga. Ruangan yang ditinggalkan dapat menyebabkan terjadinya kehilangan barang akibat pencurian maupun terjadinya kerusakan pada barang yang ada di dalam ruangan. Sistem pendeteksi gerakan dan penangkap gambar ini dimaksudkan untuk membantu pemilik ruangan melihat apakah ada pergerakan manusia yang terjadi di dalam ruangan saat pemilik tersebut berada di dalam maupun di dalam ruangan. Perancangan alat pendeteksi gerakan ini  menggunakan sensor Passive Infrared (PIR), microcontroller ESP32-CAM, Relay, Buzzer dan MB102 Breadboard Power Supply. Sistem ini berbasis Internet of Things (IoT) dan menggunakan backend as a services (BAAS) sebagai media penyimpanan menggunakan Supabase, data yang disimpan pun akan ditampilkan di aplikasi smartphone, aplikasi tersebut dibuat menggunakan flutter, pada aplikasi tersebut pemilik rumah dapat melihat gambar, dan kapan terjadinya pengambilan gambar tersebut. Sistem pendeteksi gerakan manusia ini bekerja sangat baik, selain membunyikan alarm saat sistem mendeteksi adanya pergerakan manusia, sistem ini mengambil gambar yang dikirim ke aplikasi android dan memberi notifikasi. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat mengurangi kehilangan barang dan kerusakan pada ruangan

Budiharso, Zuly; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi digital secara umum menyebabkan teknologi sistem kendali berkembangsejalan dengan perkembangan sistem digital. Perubahan Sistem Kendali analog menjadi sistem kendalidigital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya sistem kendali. Dengan berubahnyasistem kendali analog menjadi sistem kendali digital maka jenis perangkat yang digunakan juga berubah.Mikrokontroler merupakan perangkat yang mewakili suatu figur sistem kendali modern yang telahdikemas dalam sebuah chip / rangkaian terpadu. Dengan mikrokontroler perancangan sistem kendali dapatdilakukan lebih efisien. Kemampuan mikrokontroler dalam sistem kendali dilengkapi dengan berbagai fiturpenunjang, diantaranya prosessor, memory, A/D converter, analog/digital input/output dan beberapakemampuan lain untuk mengolah data digital maupun analog.Perancangan sebuah sistem kendali dengan menggunakan mikrokontroler terdiri 3 tahapan. Tahappertama adalah merancang model sistem kendali. Pada tahap ini ditentukan semua parameter yangberhubungan, model sistem kendali, kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak. Tahap kedua adalahperancangan algoritma untuk menyelesaikan masalah dalam sistem kendali. Pada tahap ini dibuat tahapdemi tahap proses penyelesaian masalah sistem kendali secara rinci dan perancangan program. Tahap ketigaadalah implementasi dan pengujian sistem kendali. Pengujian yang dilakukan adalah dengan mencobasemua fasilitas yang tersedia dalam sistem kendali.Sistem kendali electrical stimulator terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok, yaitu yaitu Power Suply, SistemKendali dan Display. Masing-masing kendali mempunyai masukan dan keluaran yang berbeda. Masukandan keluran sistem kendali terdiri dari masukan dankeluran analog dan digital. Masukan digital berfungsimemberikan sinyal kepada sistem secara digital sedangkan keluran analog dihubungkan dengan perangkatindikator. Kendali sinyal berfungsi memilih jenis sinyal sesuai dengan keluran yang dipilih, yaitu sinyalsinusoidal, segitiga dan kotak.Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungandiantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat,pengembangan sistem kendali lebih mudah.

Budiarso, Zuly; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Mikrokontroler yang mewakili suatu figur sistem kendali modern telah dikemas hanya dengan mengimplementasikan sebuah chip / rangkaian terpadu, yang kemudian berkembang hingga penggunaan memori dan processor beserta elemen pendukungnya seperti register, AT command, I/O system, dan lain sebagainya. Bahkan hingga pada saat ini, mikrokontroler telah dikemas dalam sebuah modul aktif kit. Perancang sebuah sistem kendali menjadi lebih tertantang dengan hadirnya kemampuan untuk programming, sehingga perancang dapat dengan lebih leluasa membuat bentuk maupun model sistem kendali. Kemampuan modul yang bervariasi dengan berbagai aksesorisnya yang siap pakaipun telah meningkatkan keinginan lebih lanjut dalam keberagaman modul berbasis ATMEL. Salah satu penerapan sistem kendali adalah sistem kendali digital terpadu pada generator sinyal XR-2206 dengan Arduino UNO R3 yang semula menggunakan sistem kontrol analog. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital harus diketahui perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menunjang kinerja sistem. Sistem kendali tersebut terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yang masing-masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda-beda, yaitu Power Supply, Sistem Kendali dan Display. Power Supply berfungsi sebagai sumber tegangan, Sistem Kendali merupakan Arduino dan Display terdiri dari LED dan LCD. Power Suply, berfungsi sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian yaitu rangkaian generator sinyal XR-2206 (12 Volt), rangkaian kendali (6 volt), dan untuk Arduino (5 volt). Arduino merupakan bagian utama yang berfungsi sebagai pengendali generator sinyal XR-2206. Tugas dari sistem kendali adalah menghidupkan dan mematikan generator sinyal, mengatur jenis sinyal keluaran, mengatur tegangan dan frekuensi sinyal keluaran dan mengatur tampilan pada indikator LED dan LCD Display. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungan diantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat, pengembangan sistem kendali lebih mudah.   Kata kunci: Arduino, mikrokontroler, sistem kendali

Carwoto, Carwoto

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Genetic Algorithm is a kind of search algorithm based on the mechanics of natural selection and genetics. This algorithm can  search  for a global optimum  solution using multiple path and  treat  integer problem naturally. This paper presents application of Genetic Algorithm for determining the size, location, type, and number of capacitors to be placed on radial distribution system. The objective is to minimize the peak power losses and energy losses in the distribution system considering the capacitor cost. The algorithm was implemented in Delphi programming language and tested for a realistic physically­existing feeder to show its feasibility and capabilities.

Ningsih, Dewi Handayani Untari; Setyadi, Agung

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Remote sensing is the science and art of obtaining information about an object, area, or phenomenon through the analysis of data acquired by a device that is not in contact with the object, area, or phenomenon under investigations Remote sensing data is of such nature and volume as to require it to be compatible with processing and outputing by computers. They are the easiest, fastest, and most efficient way to produce images, extract data sets, and assist in decision making. One special function is to assist in manipulating other kinds of data about the spatial or locational aspects of areas in the world that are the subjects of interpretation and decision making. The bulk of the data in such systems have in common a geographical significance, that is, they are tied to definite locations on the Earth. In this sense, they are similar to or actually make up what has become a powerful tool in decision making and management. The Image-Based Information System (IBIS) was developed in 1975 at the Jet Propulsion Laboratory, and is designed to be a comprehensive geographic information system that performs operations on raster image, tabular, and graphics format data, using the Video Image Communication And Retrieval (VICAR) image processing system. This was accomplished by the creation of a new VICAR-based file format for tabulating raster format geographic information over multiple data planes.