Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Situmorang, Mikael; Dewantoro, Rico Wijaya; Saragih, Willy Alfrianer; Panjaitan, Partahi Tulus

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

This research examines the application of the Elliptic Curve Digital Signature Algorithm (ECDSA) in a blockchain system as a security solution for digital payment systems in Indonesia. Using a descriptive-qualitative approach based on literature review and conceptual simulations using Python, this study discusses the working principles of ECDSA, its advantages over other digital signature algorithms, and the challenges of its adoption in Indonesia. The results show that ECDSA provides high cryptographic efficiency, maintains transaction authenticity and integrity, and supports a transparent decentralized system. The academic simulations include not only KYC processes, top-ups, transactions, validation by validators, and block recording, but also demonstrates the formation of an interconnected multi-level blockchain and tests scenarios for rejecting manipulated or invalid transactions. The contribution of this research lies not only in the theoretical review but also in the implementation illustrations that can be used as a basis for education and the initial development of blockchain-based digital payment systems. The research results show that ECDSA is capable of providing a high level of efficiency in the encryption and transaction verification process, maintaining data integrity and authenticity, and supporting a decentralized and transparent system. The academic simulations included the KYC process, wallet creation using ECDSA keys, balance top-ups through bank integration, transaction creation and validation, and block recording in the blockchain. Specifically, the simulations successfully demonstrated how new blocks are added to the chain by referencing the previous block's hash, as well as how transactions with corrupted signatures, manipulated amounts, or insufficient balances are automatically rejected by the validator consensus mechanism, maintaining system integrity. This research contributes not only theoretically, but also through conceptual representations that can be used as an educational foundation and for the initial development of blockchain-based digital payment systems in Indonesia.

Syahroni, Mochamad Alfi

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Teknologi yang berkembang saat ini sangat berpengaruh pada proses bisnis penjualan, sistem offline mulai ditinggalkan dan mulainya sistem baru yaitu penjualan secara online melalui media elektronik. Hal ini berdampak pada Persaingan usaha antar Perusahaan semakin tinggi oleh karena itu salah satu usaha penjualan produk pakaian kaos toko Alpis dimana masih menggunakan cara konvensional berusaha meningkatkan penjualan dengan menerapkan sistem baru yaitu penjualan secara online melalui website. Sistem penjualan ini menjadi cara dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan. Dalam merancang website E-commerce ini peneliti menggunakan metode waterfall yang akan diterapkan dalam Rancang bangun sistem informasi e-commerce pada toko Alpis. Dalam penerapan nya Metode Waterfall terdiri dari beberapa tahap yaitu planing, analisis, design, dan implementation. Penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan penjualan dengan kemudahan pembayaran dengan midtrans dan mampu menjadikan sistem informasi di perusahaan menjadi lebih baik. Kata Kunci: e-commerce, sistem informasi, & waterfall.

Dewi, Elsa Adhista Aulia; Sari, Anggi Farika; Sapira, Septia Nike Bela; Pinem, Agusta Praba Ristadi

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Pada era modern yang ditandai oleh dinamika ekonomi yang terus berkembang dan tantangan keuangan yang semakin kompleks, pengambilan keputusan mengenai kelayakan penerima pinjaman kredit menjadi sangat krusial. Untuk mengatasi kompleksitas ini, pen-erapan Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan Rank Order Centroid (ROC)  dalam Sistem Pendukung Keputusan dianggap sebagai langkah strategis. MAUT adalah metode perbandingan kuantitatif yang menggabungkan pengukuran biaya risiko dan keuntungan yang berbeda, mengubah berbagai kepentingan menjadi nilai numerik dalam skala 0-1, di mana 0 merepresentasikan nilai terburuk dan 1 nilai terbaik, sedangkan ROC membantu menentukan bobot kriteria secara efisien berdasarkan prioritas. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan konsep dasar MAUT dan ROC serta integrasinya dalam mengevaluasi kelayakan penerima pinjaman kredit. Penelitian ini fokus pada kredit sebagai pinjaman dengan perjanjian pembayaran antara peminjam dan pemberi pinjaman. MAUT dan ROC diaplikasikan untuk menilai kelayakan nasabah peminjaman kredit FIF Group dengan melibatkan 8 alternatif dan 5 kriteria. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Teguh Syahputra dengan alternatif A2 mendapatkan nilai tertinggi 0.875, sehingga direkomendasikan sebagai nasabah yang layak menerima Kredit Pinjaman dari perusahaan Finance.

Wati, Novita Kusuma; Amin, Fatkhul

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Salaam Organizer perusahaan yang bergerak dibidang jasa untuk melayani service wedding. Kendala yang sedang dihadapi Salaam Organizer masih mengunakan cara tradisional untuk promosi, komunikasi, memantau, dan melalukan transaksi pembayaran dengan telepon dan jejaring sosial. Salaam Organizer perlu adanya aplikasi web mobile sebagai media penunjang. Metode yang digunakan dalam implementasi ini menggunakan metode breakdown and weighted. Hasil penelitian yang dibuat, terciptanya sistem aplikasi e-service berbasis web mobile untuk pelayanan jasa wedding dan menjadikan sistem aplikasi yang interaktif dan multifungsi. Sistem yang dibuat nantinya akan memudahkan pelayanan dikantor Salaam Organizer.

Christianto, P.A.

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Transaksi lewat internet bukanlah suatu hal yang asing lagi untuk saat ini, dimana e-Commercesudah berkembang begitu pesat sehingga hampir setiap pengguna jasa transaksi online, menggunakanprogram bantu untuk memudahkan melakukan transaksi yang dinamakan “payment processor”. Namundisisi lain, masih banyak yang beranggapan bahwa melakukan transaksi lewat internet tidaklah aman, dikarenakan banyaknya kasus-kasus penipuan yang terjadi.Sehubungan dengan hal tersebut, maka di perlukan pengetahuan tentang cara melakukan pembayaran lewatinternet dengan menggunakan e-Gold, yang merupakan salah satu cara pembayaran lewat internet. Dalampembayaran menggunakan e-Gold, pengguna dapat mengirim sejumlah uang kepada pengguna eGold yanglainnya tanpa perlu mengetahui nomor rekening atau nomor kartu kredit yang dituju.

Munawaroh, Siti; Sutanto, Felix Andreas

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pada masa sekarang semua orang, baik di Indonesia ataupun diseluruh dunia pasti membutuhkanuang untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya, dengan kata lain peran uang sangat penting. Denganuang setiap orang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.Pada waktu seseorang membeli barang atau yang lainnya, yang membutuhkan transaksi uang tunai,kadang-kadang sering terjadi kekeliruan karena hampir samanya warna uang yang akan dibayarkan. Hal initentu akan merugikan orang pada waktu melakukan pembayaran suatu barangKekeliruan juga bisa saja terjadi di mana saja, seperti misalnya  pada waktu terjadi pembayaran tunaiyang menggunakan uang kertas, atau juga transaksi-transaksi lain yang membutuhkan identifikasi uangkertas secara cepat dan akurat, meskipun uang itu dikirim atau diterima pada waktu transaksi masih dalamkeadaaan acak atau tidak dikelompokkan terlebih dahulu.Pada idetifikasi uang kertas ini nanti yang akan dilakukan adalah tahap-tahap pengolahan sepertiperbaikan citra (enhancement), segmentasi dan pencocokan. Dengan adanya identifikasi uang kertas ini,diharapkan komputer dapat mengenali uang kertas, meskipun uang tersebut tidak dikelompok-kelompokkan atau acak.

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Dalam pengoperasian sehari – hari sebuah warnet memerlukan suatu sistem billing yang berfungsi untuk menentukan besarnya pulsa pelanggan yang telah terpakai, perhitungannya didasarkanpada durasi waktu akses internet yang dilakukan oleh pelanggan. Pada warnet dengan sistem pembayaran biasa, pembayaran dilakukan ketika seseorang telah selesai mengakses internet. Pelanggan menuju operator dan membayar sesuai dengan lama waktu akses internet. Besarnya pembayaran yang dilakukan olehpengguna tercatat dalam database server yang terkoneksikan pada seluruh komputer klien yang digunakan untuk mengakses internet. Secara otomatis server akan melakukan perhitungan pulsa dan akan menghentikan akses internet bila pulsa telah habis. Jadi, operator tidak perlu menunggu sampai pelanggan selesai, baru kemudian memberikan tagihan.

Anggraeni, Wahyu

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Layanan online payment pada electronic commerce digunakan untuk berbagai keperluan, yaitu untuk pembayaran tagihan telepon, pemesanan tiket pesawat terbang, dan lain-lain. Terdapat tiga entiti yang terlibat pada sistem yang menyediakan layanan online payment ini. Ketiga entiti ini adalah billing, payment gateway dan payment point. Pada penelitian ini akan dirancang dan dibuat suatu aplikasi yang berada pada billing untuk menjembatani proses transaksi keuangan antara payment point dengan basisdata billing pada penyedia jasa telepon dengan menggunakan standar keuangan ISO 8583. Standar ini digunakan untuk mengelola transaksi jaringan yang terdiri dari Sign On, Sign Off dan Echo Test. Transaksi keuangan yang dilakukan adalah transaksi tagihan telepon, pembayaran tagihan telepon dan pembatalanpembayaran tagihan telepon antara billing penyedia jasa telepon dengan institusi keuangan/collecting agent pada payment point. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi ini untuk menguji fungsionalitas komunikasi dan transaksi keuangan pembayaran tagihan telepon pada e-commerce. Pelanggan telepon melakukanpembayaran melalui collecting agent dan kemudian transaksi pembayaran tersebut dikirimkan ke billing penyedia jasa telepon.