Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Sinaga, Willy; Prabowop, Agung; Siahaan, Yonathan Christian; Govandy, Govandy

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

This study aims to develop a predictive model using linear regression to identify potential arrhythmias in the elderly based on electrocardiogram (ECG) data. Data were collected through observations at healthcare facilities from elderly patients with indications of arrhythmia, then preprocessed such as cleaning, normalization, feature selection, and outlier checking were carried out. The features used include PR interval, QRS duration, QT interval, and heart rate. The dataset was divided into training data (80%) and test data (20%) to build and evaluate the model. The training results showed that the model was able to predict the risk of arrhythmia with a Mean Squared Error (MSE) value of 0.15 and a coefficient of determination (R²) close to 1. Evaluation using a confusion matrix showed an accuracy of 76.19%, precision of 82.80%, recall of 76.19%, and F1 score of 72.70%. These results prove that linear regression can be used as an initial approach in the early detection of arrhythmias non-invasively in the elderly. This study provides a foundation for the development of ECG data-based clinical decision support systems and suggests future exploration of more complex models and integration with real-time monitoring technologies.

Zebua, Ernest Duta Haga; Tanjung, Juliansyah Putra; Simatupang, Jonfiter; Sianturi, Magdalena

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Credit card fraud is a critical issue in digital financial transactions. This study aims to develop and evaluate fraud detection models using Logistic Regression and Gradient Boosting on an imbalanced dataset, where fraudulent transactions constitute only a small portion of the data. To address this imbalance, the Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) was applied during preprocessing. Logistic Regression, used as a baseline model, achieved 95% accuracy, 78.6% precision, 55.9% recall, and a 65.3% F1-score. After applying class weighting and SMOTE, recall improved to 88.7%, but precision dropped to 52%, indicating that the model became overly sensitive and prone to false positives. Gradient Boosting initially produced better results, with 98% accuracy, 95.5% precision, 84.3% recall, and an 89.5% F1-score. After hyperparameter tuning and resampling, its performance improved further to 96.7% precision, 86.1% recall, and a 91.1% F1-score. These results indicate that Gradient Boosting is more effective in handling imbalanced data and offers greater reliability in detecting fraudulent transactions. The findings support the growing evidence in favor of ensemble learning techniques in fraud detection applications. This research contributes practical insights into improving the accuracy and security of machine learning-based fraud detection systems in financial services.

Siahaan, Maherni; Panjaitan, Sabina; Purba, Agnes Alvionita; Cahya, Mutiara; Simarmata, Allwin M.

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Aritmia merupakan gangguan irama jantung yang umum terjadi pada lansia dan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius jika tidak terdeteksi secara dini. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi aritmia pada lansia menggunakan algortima K- Nearest Neighbor (KNN) berdasarkan data elektrokardiogram (EKG). Data yang digunakan berjumlah 105 data EKG lansia yang diperoleh dalam format CSV. Proses awal melibatkan pembersihan dan normalisasi data menggunakan metode StandardScaler, serta pelabelan awal menggunakan algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan data ke dalam dua kelas: Normal dan Sangat Berpotensi Aritmia. Data kemudian dibagi menjadi 70% data latih dan 30% data uji dengan metode stratified split untuk menjaga proporsi label. Model KNN dilatih dengan parameter k = 3, dan dievaluasi menggunakan confusion matrix serta classification report. Hasil pengujian menunjukkan akurasi model sebesar 97% dengan nilai precision dan recall yang tinggi pada kedua kelas. Hasil ini menunjukkan bahwa algoritma KNN efektif dalam mengklasifikasikan kondisi aritmia pada lansia dan memiliki potensi untuk diterapkan dalam sistem pendukung diagnosis berbasis data EKG.

Novita, Ine; Siagian, Yessica; Rohminatin, Rohminatin

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Senia, bisnis penjualan bahan bangunan seperti semen, keramik, pasir, dan besi, menghadapi kesulitan dalam memilih pemasok terbaik karena keterbatasan informasi dan metode evaluasi yang subjektif. Hal ini menyebabkan pemilihan pemasok yang tidak optimal, seperti pemasok yang sering terlambat mengirimkan barang atau menyediakan bahan berkualitas rendah. Akibatnya, operasional usaha terhambat, biaya meningkat, dan kepercayaan pelanggan menurun. Persaingan ketat di industri ini membuat layanan buruk akibat pemasok yang tidak tepat berisiko membuat pelanggan beralih ke kompetitor. Dengan menerapkan sistem menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) pada sistem rekomendasi berbasis website. AHP membantu merangking kriteria dan subkriteria secara sistematis, sementara MOORA efektif dalam menyeleksi alternatif terbaik. Kombinasi kedua metode ini terbukti meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam seleksi pemasok, mengurangi waktu evaluasi manual, dan menghindari subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Dengan sistem ini, UD. Senia dapat memastikan ketersediaan bahan berkualitas dengan harga kompetitif, menjaga posisi pasar, dan meningkatkan daya saing.

Salsabila, Nadia; Fauzi, Ahmad

Dinamik 2023 Universitas Stikubank

Puskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang sudah memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada saat ini di bidang kesehatan. Kemajuan teknologi yang membawa manfaat sangat beragam untuk bidang kesehatan ini salah satunya digunakan pada rangkaian administrasi untuk mendaftar di puskesmas. Diantara seluruh kategori yang terdapat pada pelayanan rawat jalan, Caten merupakan kategori yang menghabiskan waktu cukup banyak. Selain itu, pengunjung dengan kategori Caten lupa membawa berkas dan datang terlalu siang, membuat mereka menunda pembuatan sertifikatnya. Sebagai wujud pemanfaatan teknologi yang ada, maka perlu adanya suatu sistem informasi yang dapat melengkapi kekurangan tersebut agar proses yang dilalui calon pengantin lebih mudah selain itu dapat mempermudah petugas puskesmas dalam mengarsipkan data para calon pengantin. Setelah melakukan wawancara, observasi, dan kajian literasi, maka terciptalah beberapa ide yang menjadi dasar dalam membuat perancangan sistem informasi sercaten (Sertifikat Calon Pengantin). Perancangan  aplikasi berbasis web ini dapat menyimpan berkas-berkas registrasi, memuat informasi seputar pemeriksaan kesehatan apa saja yang akan dilalui, pukul berapa saja para calon pengantin dianjurkan datang, dan beberapa manfaat lainnya yang dapat membantu para calon pengantin.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2018 Universitas Stikubank

Sistem deteksi RFID memiliki beberapa kelebihan untuk proses pengambilan data uniknya secaraotomatis atau pengenalannya terkait dengan obyek tertentu, dibandingkan dengan penggunaan sistemlainnya, sehingga kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk melakukan penambahan fiturterhadap sebuah penelitian sebelumnya sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensiradio, berupa fitur pencacah. Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yangmerupakan modul siap pakai dan kompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem pencacahan ini dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 2 tipe tag yaitusebuah kartu kosong dan sebuah gantungan kunci. Sistem diharapkan akan mampu memberikan deteksiterhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada hasil realisasinya, sistem pencacah terhadap perangkat identifikasi frekuensi radio ini dapatdirakit dengan baik dengan beberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akandigunakan sebagai modul pengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukankomunikasi secara serial melalui port USB. Sistem pencacahan identifikasi dibentuk dengan menggunakanfungsi IF …, yang akan menentukan kriteria masukan tag dan memberikan batasan jumlah cacahan, namunhingga penelitian ini masih diperlukan fitur dengan kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah datayang lebih besar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil pencacahan identifikasi dari kedua tipe tagyaitu masing-masing adalah “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Prihandono, Agung

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Sistem yang dirancang pada kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk menlakukanpengamatan terhadap sebuah sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensi radio.Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yang merupakan modul siap pakai dankompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 3 tipe tag yaitu sebuah kartukosong, sebuah gantungan kunci dan sebuah tag institusi peneliti. Sistem diharapkan akan mampumemberikan deteksi terhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada kenyataannya sistem deteksi / identifikasi frekuensi radio ini dapat dirakit dengan baik denganbeberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akan digunakan sebagia modulpengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukan komunikasi secara serialmelalui port USB. Identifikasi dibentuk dengan menggunakan fungsi IF … else …., yang akan menentukankriteria masukan tag dan menghasilkan identitas berdasarkan nomor tag tersebut, namun hingga penelitianini diselesaikan masih belum teruji kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah data yang lebihbesar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil identifikasi dari ketiga tipe tag yaitu masingmasing adalah “UNISBANK MAN”, “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Wismarini, Th. Dwiati; Sukur, Muji

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Daerah rentan banjir adalah daerah yang mudah atau mempunyai kecenderungan untuk terlanda banjir. Maka kawasan rentan banjir merupakan kawasan yang sering atau berpotensi tinggi mengalami bencana banjir. Daerah atau kawasan tersebut dapat diidentifikasi dengan menggunakan pendekatan geomorfologi khususnya aspek morfogenesa, karena kenampakan seperti teras sungai, tanggul alam, dataran banjir, rawa belakang, kipas aluvial, dan delta yang merupakan bentukan banjir yang berulang-ulang yang merupakan bentuk lahan detil yang mempunyai topografi datar, sesuai karakteristik penyebab banjir.Sedangkan tingkat kerentanan banjir dapat ditentukan berdasarkan paramater-parameter yang berpengaruh terhadap terjadinya banjir. Dari beberapa penelitian mengenai banjir, telah diketahui bahwa kondisi lahan seperti penutup lahan, topografi, dan geomorfologi juga curah hujan, sebagai salah satu unsur iklim yang utama adalah merupakan faktor-faktor berpengaruh dalam menentukan terjadinya banjir di Indonesia.Terungkap juga bahwa Sistem Informasi Geografis (SIG) terbukti mampu menyediakan informasi data geospasial untuk setiap objek di permukaan bumi secara cepat. Sekaligus juga mampu menyediakan sistem analisa keruangan yang akurat. Selain itu, siapapun dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengantisipasi dampak bencana baik untuk respon darurat, pemulihan pasca bencana, penetapan strategi mitigasi bencana, ataupun perencanaan pembangunan berkelanjutan.Maka dalam penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan ulasan contoh-contoh parameter, metoda dan tahapan langkah dalam penentuan tingkat kerentanan banjir secara geospasial. Dalam hal ini, parameter rentan banjir yang ditentukan berdasarkan aspek lingkungan, dapat diterapkan untuk data geospasial indikator banjir dan yang nantinya akan dibentuk berupa data yang komprehensif antara data spasial dan atributnya data non spasial. Kemudian penentuan tingkat kerentanan banjir menggunakan metoda Analisis Weighted Scorring dalam perhitungan penentuan tingkatan parameter-parameter rentan banjir dan Analisis Penentuan Tingkat Rentan Banjir, sehingga menghasilkan model klasifikasi tingkat rentan Banjir.Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu model klasifikasi tingkat rentan banjir yang terlihat implementasinya dalam model data tabel untuk data geospasial tingkat rentan banjir.

Budiarso, Zuly; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Mikrokontroler yang mewakili suatu figur sistem kendali modern telah dikemas hanya dengan mengimplementasikan sebuah chip / rangkaian terpadu, yang kemudian berkembang hingga penggunaan memori dan processor beserta elemen pendukungnya seperti register, AT command, I/O system, dan lain sebagainya. Bahkan hingga pada saat ini, mikrokontroler telah dikemas dalam sebuah modul aktif kit. Perancang sebuah sistem kendali menjadi lebih tertantang dengan hadirnya kemampuan untuk programming, sehingga perancang dapat dengan lebih leluasa membuat bentuk maupun model sistem kendali. Kemampuan modul yang bervariasi dengan berbagai aksesorisnya yang siap pakaipun telah meningkatkan keinginan lebih lanjut dalam keberagaman modul berbasis ATMEL. Salah satu penerapan sistem kendali adalah sistem kendali digital terpadu pada generator sinyal XR-2206 dengan Arduino UNO R3 yang semula menggunakan sistem kontrol analog. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital harus diketahui perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menunjang kinerja sistem. Sistem kendali tersebut terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yang masing-masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda-beda, yaitu Power Supply, Sistem Kendali dan Display. Power Supply berfungsi sebagai sumber tegangan, Sistem Kendali merupakan Arduino dan Display terdiri dari LED dan LCD. Power Suply, berfungsi sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian yaitu rangkaian generator sinyal XR-2206 (12 Volt), rangkaian kendali (6 volt), dan untuk Arduino (5 volt). Arduino merupakan bagian utama yang berfungsi sebagai pengendali generator sinyal XR-2206. Tugas dari sistem kendali adalah menghidupkan dan mematikan generator sinyal, mengatur jenis sinyal keluaran, mengatur tegangan dan frekuensi sinyal keluaran dan mengatur tampilan pada indikator LED dan LCD Display. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungan diantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat, pengembangan sistem kendali lebih mudah.   Kata kunci: Arduino, mikrokontroler, sistem kendali

Februariyanti, Herny

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Hampir setiap aplikasi termasuk berbasis web dengan pengelolaan basis data membutuhkan proses temu kembali informasi. Pada proses temu kembali selain query dan umpan balik pengguna terlebih dahulu dilakukan proses pengindekan data yang. Proses indek kata merupakan salah satu tahapan pada penyiapan basis data untuk keperluan operasi temu kembali informasi. Pengindekan meliputi proses menghilangkan noise, dimana noise pada kalimat diantaranya adalah : imbuhan, angka dan stop word.  Proses indek juga meliputi pengelompokan kata menurut maknanya atau biasa disebut clustering. Dari hasil proses indek dihasilkan basis data yang siap untuk di query untuk diambil informasinya.  Dalam text preprocessing ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan teks yang bebas derau (noise) atau bebas kata-kata yang tidak bermakna. Selain membebaskan dari derau, text preprocessing juga mengembalikan kata menjadi  kata dasar atau root word.Langkah-langkah dalam Text preprocessing dalam bahasa Indonesia adalah :Proses Filtering, Proses Tokenizing, Proses Stemming.   Kata kunci : indek kata, temu kembali 

Sutanta, Edhy

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi rancangan struktur database dalam SIAPT terhadap hasil-hasil penelitian sebelumnya dan sampel rancangan strukutr database yangg sedang digunakan pada saat ini. Evaluasi didasarkan pada parameter yang diturunkan dari definisi database yang diberikan oleh James Martin pada tahun 1975. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dua permasalahan utama pada rancangan struktur database dalam SIAPT. Pertama, sebagian besar perancang umumnya tidak memperhatikan aspek fleksibitas struktur database. Perubahan-perubahan kebutuhan informasi (dan data) di masa mendatang cenderung tidak diantisipasi dengan baik. Kedua, adanya perbedaan pandangan tentang konsep sistem dan subsistem oleh para perancang, sehinga rancangan struktur database umumnya terbatas untuk level subsistem dan tidak dapat memenuhi kebutuhan baru yang berakibat pada munculnya kerangkapan data (data redundancy) dalam database. Dua hal tersebut telah menjadi penyebab utama terjadinya fenomena “tambal sulam” aplikasi SIM dan struktur database dalam SIAPT.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Perangkat hardware dan software yang semakin mahal apalagi di saat krisis ini membuat  kitamencari  sumber  daya  yang  murah  dan  baik  untuk  menghadapi  era teknologi informasi yang pesat.Oleh karena itu kebutuhan akan hardware yang murah namun dapat digunakan secara optimal menjadikebutuhan utama para user tak terkecuali para pelaku IT. Dalam penelitian dapat diangkat rumusanmasalahnya adalah bagaimana caranya merancang dan membuat antena wifi dengan memanfaatkan wajan,agar dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung RT RW net. Tujuan dari penelitian ini adalahmendapatkan hasil yang optimal dari pembuatan antena wajan sebagai bahan utama pembuatan wajanbolik, dan dapat dibuat dengan mudah serta murah, serta diharapkan pengguna antena wajan bolik ini dapatmemanfaatkannya sebagai antena jaringan RT RW net. Perangkat hardware dan software yang semakinmahal apalagi di saat krisis ini membuat  kita  mencari  sumber  daya  yang  murah  dan  baik  untukmenghadapi  era tekhnologi informasi yang pesat. Oleh karena itu kebutuhan akan hardware yang murahnamun dapat digunakan secara optimal menjadi kebutuhan utama para user tak terkecuali para pelaku IT.Perkembangan ini menuntut pula para pengusaha dan para pnyedia jasa untuk mencari solusi alternatifdalam menghadapinya, yang mau tidak mau harus dihadapinya, ataupun para peneliti utukmengembangkan peralatan yang siap di pakai untuk masyarakat. Lagi-lagi untuk mencapai tujuan itudiperlukan kajian yang mendalam dan berkelanjutan untuk menentukan spesifikasi yang terbaij dantermurah. Sehingga tidak menguras dompet pemakai apalagi di saat krisis moneter yang melanda negerikita. Sejak masa perkembangan tekhnologi komputer, teknologi Wiifi sudah semakin marak dalampenggunaan sehari-hari, baik komunikasi antar perkantoran maupun untuk komunikasi personal. Di dalamperkantoran digunakan untuk membuat jaringan antar gedung. Sedangkan untuk kebutuhan personalbiasanya digunakan untuk menghubungkan antara BTS suatu penyedia internet dengan komputer personalyang ada di rumahnya. Semakin berkembangnya kebutuhan akses internet di masyarakat maka muncul danmaraknya akses internet murah yang biasa di sebut “RT RW net”. Dari permasalahan di atas maka perludikembangkan suatu perancangan dan pembuatan antene wifi yang dapat dengan mudah dibuat,mempunyai fungsionalitas tinggi serta murah dan terjangkau oleh masyarakat perlu dikembangkan.

Eniyati, Sri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Dalam menentukan penerimaan beasiswa, banyak sekali kriteria-kriteria yang harus dimiliki oleh individu sebagai syarat dalam mendapatkan beasiswa. Masing-masing sekolah pasti memiliki kriteria-kriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh beberapa lembaga untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studinya. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik bedasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu siswa terbaik.