Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Nurraharjo, Eddy; Sukur, Muji; Budiarso, Zuly

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Sistem kendali telah banyak diterapkan dan dimanfaatkan untuk membantu kinerja manusia seiring dengan perkembangan kebutuhannya. Segenap bidang yang tanpa terkecuali pada bidang kajian utama hal ini adalah bidang pertanian. Sasaran utama dlam kajian ini adalah para petani penggerk dan pembudidaya tanaman produktif jamur.                 Banyak pelaku dalam budidaya jamur tiram ini seolah-olah mulai usaha lalu berhenti, dimana beberapa kendala terjadi dan mengakibatkan penurunan aspek kualitas dan kuantitas hasil panen. Salah satu pengaruh utama dan terbesar adalah perubahan dan perbedaan iklim atau cuaca dari suatu musim ke musim berikutnya, dan dari tata letak geografissuatu daerah dengan daerah lainnya.                 Sementara itu dari bidang keilmuan spesifik yaitu ilmu komputer telah mengkaji tersendiri sebuah sistem dengan metode sistem pendukung keputusan, dan hal inilah yang akan menjadi bidang implementasi pada sebuah sistem bantu lapisan masyarakat pertanian, dengan melakukan penerapan SPK pada sistem kendali terpadu dan terprogram, terkait dengan permasalahan utama yaitu variabel suhu, kelembaban dan intensitas cahaya.                 Realisasi perangkat bantu yang menggunakan algoritma sistem pendukung keputusan terpadu tercipta dengan berhasil membuatnya dalam model alat kontrol menggunakan sensor Light Depending Resistor (LDR) dan sensor suhu beserta kelembaban. Hasil yang diperoleh berdasarkan fungsionalnya adalah nilai rata-rata suhu 25 - 31oCelcius, tingkat intensitas cahyaa pada 200 lumen dan kelembaban berkisar pada 25% - 81% RH. Sistem mampu berjalan dengan sempurna menggunakan kendali mikro Arduino dan telah terimplementasi pada beberapa lokasi mitra petani pembudidaya jamur tiram.

Sukur, Muji; Jananto, Arief; Khristianto, Teguh

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Pengelolaan jamur tiram memang masih memiliki komoditas andalan bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Namun beragam kendala telah menghadapkan petani pembudidaya dengan berbagai upaya penerapan teknologi kekinian. Salah satunya adalah pengendalian dan pengelolaan area kumbung jamur dengan pengaturan teknologi elektronik. Perlunya penerapan standar operasional dan prosedur guna mendukung penerapan teknologi ini sebagai salah satu upaya pendekatan kondisi alamiah diharapkan akan memberikan dampak yang signifikan terhadap produktifitas budidaya yang berkelanjutan dan tidak mengenal musim. Beberapa standar yang diterapkan adalah penggunaan perangkat elektronik dengan merek “UNOUMI” telah terimplementasi dan mampu mendukung pembudiaya di berbagai lokasi seperti Pati, Malang, Semarang, Tegal dan Ambarawa.

Sukur, Muji

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Teknologi mobile digunakan untuk inovasi pertanian bertujuan untuk memberikan peluang bagi petani dalam mengakses informasi tentang komoditas pertanian. Layanan informasi berbasis mobile diperlukan pada saat petani membutuhkan informasi pertanian yang cepat sehingga tidak perlu menunggu begitu lama untuk mendapatkan informasi terutama informasi tentang komoditas pertanian seperti harga dan ketersediaan pupuk, harga komoditas di pasar, luas tanaman komoditas, perkiraan masa panen dan sarana untuk mengumpulkan kelompok tani. Metode yang sesuai untuk mendapatkan informasi secara cepat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan perangkat mobile sesuai dengan kebutuhan petani memerlukan beberapa strategi dalam bentuk model agar pemanfaatannya bisa optimal.   Kata kunci : model inovasi pertanian, teknologi mobile

Wibowo, Jati Sasongko; Razaq, Jefri Alfa; Murti, Hari

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Di Jawa Tengah jumlah penyuluh pertanian baru mencapai 6.434 orang dengan perincian 2.550 penyuluh pertanian, 113 perikanan, 759 kehutanan dan 3.012 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) serta terdapat 53.736 kelompok kelembagaan petani di Jawa Tengah yang terdiri dari 29.522 kelompok tani, 7.903 Gapoktan, 2.010 lembaga masyarakat Desa Hutan, 1.618 kelompok hutan rakyat 1.902 kelompok usaha budidaya perikanan. (solopos, 2010). Dengan banyaknya penyuluh dan petani ini di lingkungan bakorluh, hak penyuluh dan petani untuk memperoleh atau mengakses informasi layanan publik belum dapat dilakukan secara optimal karena masih dilakukan secara konvensional. Begitu juga dengan hak penyuluh dan petani untuk memberikan masukan, saran, kritik terhadap layanan pemerintah kepada masyarakat juga belum terdapat wadah yang memadai. Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, maka dibangun suatu Sistem SMS Gateway agar penyuluh dan petani dapat lebih mudah mendapat informasi mengenai layanan yang seperti layanan berita, peraturan, program-program penyuluh an dan perundang-undangan, pemberian saran, keluhan, kritik dan sebagainya berbasis SMS di lingkungan setbakorluh jateng. Kata kunci : SMS Gateway, Penyuluh, Bakorluh