Publication Search

73,097 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Ardiansyah, Reza; Roidah, Ida Syamsu; Syah, Mirza Andrian

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Produksi padi di Indonesia, termasuk Kabupaten Sidoarjo, menghadapi berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi produksi padi secara spasial di Kabupaten Sidoarjo dengan memanfaatkan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi analisis spasial untuk menggambarkan sebaran luas baku sawah, tanam, panen, irigasi, dan produktivitas di tingkat kecamatan, serta analisis deskriptif untuk menafsirkan hasil pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan sistem irigasi teknis dan luas baku sawah yang masih terjaga, seperti Kecamatan Tarik, Sukodono, dan Wonoayu, memiliki produktivitas yang relatif tinggi. Pemetaan spasial berbasis SIG terbukti efektif dalam mengidentifikasi wilayah potensial yang mendukung pengelolaan produksi padi secara lebih terarah. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan SIG sebagai alat strategis dalam perencanaan pertanian dan pengambilan kebijakan yang berbasis data spasial untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo.

Luthfiyan, Itmamur Roghib; Nurraharjo, Eddy; Yulianton, Heribertus

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan komoditas pangan yang sangat diminati masyarakat selain kandungan nutrisinya yang tinggi jamur tiram juga dapat diolah menjadi berbagai ragam makanan, Jamur tiram tumbuh baik pada temperatur 16 - 30°C dan kelembaban relatif 80 – 95%, Intensitas cahaya yang optimum bagi jamur tiram yaitu intensitas cahaya rendah, atau bahkan tanpa adanya cahaya. Akan tetapi, pada saat fase tubuh buah dewasa jamur tiram tidak dapat tumbuh pada kondisi cahaya gelap, melainkan dapat tumbuh dengan optimal pada lingkungan yang agak terang. Menyikapi masalah diatas maka dari itu penulis ingin mencoba melakukan percobaan penelitian dengan menerapkan pencahayaan dalam ruangan (box) dengan tiga jenis warna lampu yaitu merah (Red), hijau (green) dan biru (blue). dan perlu adanya suatu alat yang dapat melakukan monitoring, serta pendataaan pertumbuhan tanaman jamur tiram yang kemudian akan diambil datasetnya. Alat monitoring dan pendataan secara realtime dengan menggunakan multi sensor berbasis arduino untuk pendataan pertumbuhan jamur tiram ini dibuat sistem aplikasi android sebagai media untuk pemantauanya, data yang ditampilkan di aplikasi monitoring adalah hasil pembacaan dari beberapa sensor yang dipakai antara lain dari sensor load cell, sensor ultrasonik, serta sensor LDR dan sensor DHT11, Sistem monitoring dan pendataan multi sensor ini juga memiliki fitur untuk melakukan penyimpanan data, hasil data disimpan di penyimpanan internal smartphone, sehingga dari data tersebut dapat digunakan sebagai bahan untuk mengambil keputusan dari obyek yang sedang dimonitoring tersebut.

Wahyudi, Eko Nur; Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah merupakan kota pusat perdagangan dan industri dengan sektor unggulan di bidang manufaktur, agrikultur dan pariwisata. Dari sisi laju pertumbuhan ekonomi (LPE), kota Semarang mengalami peningkatan cukup signifikan yaitu 5,7 di tahun 2015 menjadi 5,8 di tahun 2016. Artinya laju pertumbuhan ekonomi masyarakatnya sangat tinggi, khususnya di sektor pariwisata. Banyak industri kecil tumbuh yang menopang laju pertumbuhan ekonomi menjadi meningkat, seperti di bidang makanan dan minuman olahan dan kerajinan. Beberapa wilayah dikhususkan dalam pengembangan industri tersebut, namun demikian tidak semua dapat menjadi sentra dari setiap bidang industri tetapi bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, seperti contoh dalam usaha kerajinan batik ada di beberapa lokasi demikian juga dengan industri olahan pangan.Pola pertumbuhan industri mikro, kecil dan menengah tersebut agar dapat dimonitordan dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing wilayah industri dengan metode KMeans untuk bisa memetakan pembinaan dan pendampingan pengembangan yang tepatsesuai dengan bidang usaha para pelaku industri mikro, kecil menengah dan potensi wilayahkecamatan.