Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Sinaga, Willy; Prabowop, Agung; Siahaan, Yonathan Christian; Govandy, Govandy

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

This study aims to develop a predictive model using linear regression to identify potential arrhythmias in the elderly based on electrocardiogram (ECG) data. Data were collected through observations at healthcare facilities from elderly patients with indications of arrhythmia, then preprocessed such as cleaning, normalization, feature selection, and outlier checking were carried out. The features used include PR interval, QRS duration, QT interval, and heart rate. The dataset was divided into training data (80%) and test data (20%) to build and evaluate the model. The training results showed that the model was able to predict the risk of arrhythmia with a Mean Squared Error (MSE) value of 0.15 and a coefficient of determination (R²) close to 1. Evaluation using a confusion matrix showed an accuracy of 76.19%, precision of 82.80%, recall of 76.19%, and F1 score of 72.70%. These results prove that linear regression can be used as an initial approach in the early detection of arrhythmias non-invasively in the elderly. This study provides a foundation for the development of ECG data-based clinical decision support systems and suggests future exploration of more complex models and integration with real-time monitoring technologies.

Siahaan, Maherni; Panjaitan, Sabina; Purba, Agnes Alvionita; Cahya, Mutiara; Simarmata, Allwin M.

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Aritmia merupakan gangguan irama jantung yang umum terjadi pada lansia dan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius jika tidak terdeteksi secara dini. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi aritmia pada lansia menggunakan algortima K- Nearest Neighbor (KNN) berdasarkan data elektrokardiogram (EKG). Data yang digunakan berjumlah 105 data EKG lansia yang diperoleh dalam format CSV. Proses awal melibatkan pembersihan dan normalisasi data menggunakan metode StandardScaler, serta pelabelan awal menggunakan algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan data ke dalam dua kelas: Normal dan Sangat Berpotensi Aritmia. Data kemudian dibagi menjadi 70% data latih dan 30% data uji dengan metode stratified split untuk menjaga proporsi label. Model KNN dilatih dengan parameter k = 3, dan dievaluasi menggunakan confusion matrix serta classification report. Hasil pengujian menunjukkan akurasi model sebesar 97% dengan nilai precision dan recall yang tinggi pada kedua kelas. Hasil ini menunjukkan bahwa algoritma KNN efektif dalam mengklasifikasikan kondisi aritmia pada lansia dan memiliki potensi untuk diterapkan dalam sistem pendukung diagnosis berbasis data EKG.

Wijaya, Sky Xavier; Kenichiro, Yoshie; Felim, Filbert; HS, Christnatalis; Prabowo, Agung

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Deteksi nyeri secara objektif merupakan tantangan penting dalam dunia medis, terutama bagi pasien yang tidak mampu menyampaikan rasa sakitnya secara verbal, seperti bayi, lansia, atau penderita gangguan komunikasi. Teknologi non- invasif berbasis sensor menjadi solusi potensial untuk mengatasi keterbatasan metode subjektif. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis literatur terkini mengenai penerapan Radar MIMO dan algoritma kecerdasan buatan dalam deteksi nyeri non-invasif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020, melalui penelusuran basis data IEEE Xplore, ScienceDirect, PubMed, Google Scholar, dan SpringerLink untuk periode 2021– 2025. Dari hasil seleksi diperoleh 17 artikel inklusi yang mencakup penggunaan Radar MIMO, UNBC-McMaster, BioVid, Medical Imaging (CT/MRI), Radar SISO, serta studi review, survey, bibliometrik, dan teoretis. Dari sisi algoritma, CNN dan SVM menjadi pendekatan paling dominan, diikuti Neural Network dan metode lain, dengan tren yang mengarah pada penggunaan multimodal untuk meningkatkan akurasi. Hasil penilaian kualitas dengan GRADE menunjukkan mayoritas studi berkualitas sedang, dengan keterbatasan utama pada ukuran sampel kecil, pelabelan nyeri yang belum konsisten, bias populasi, serta kurangnya validasi klinis nyata. Kesimpulannya, Radar MIMO dan algoritma deep learning memiliki potensi besar untuk deteksi nyeri non-invasif. Namun, penelitian lanjutan perlu difokuskan pada pembangunan dataset yang lebih inklusif, standarisasi pelabelan nyeri, serta pengujian dalam konteks klinis, dengan memperhatikan aspek etika dan privasi agar teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas dalam layanan kesehatan.

Tambunan, Fiktor Januari; Tarigan, Perwira; Hulu, Yakin Rianto; Halawa, Hendi Jaya; Prabowo, Agung

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Abstrak Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi aritmia pada lansia menggunakan sinyal elektrokardiogram (EKG) 5-lead dan algoritma Support Vector Machine (SVM). Data EKG yang diperoleh melalui perangkat Smart Holter direkam secara kontinu dan diproses melalui tahapan praproses, meliputi koreksi baseline, filtering dengan metode Butterworth, ekstraksi fitur, normalisasi, serta pelabelan manual oleh dokter spesialis jantung untuk validitas klinis. Model SVM kemudian dilatih dan diuji dengan hasil akurasi sebesar 95,80% pada data pelatihan dan 94,57% pada data pengujian. Evaluasi performa model menggunakan confusion matrix, nilai presisi, recall, dan kurva ROC menunjukkan kemampuan klasifikasi empat kategori aritmia secara akurat dan seimbang dengan nilai AUC antara 0,98 hingga 1,00. Hasil ini menunjukkan potensi sistem sebagai alat bantu diagnosis dini aritmia khususnya pada pasien lansia. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan peningkatan variasi data, perbandingan dengan metode lain seperti CNN atau LSTM, peningkatan kualitas sinyal dan fitur, serta pengujian di lingkungan klinis guna mengoptimalkan penerapan sistem dalam praktik medis.    Kata Kunci: Elektrokardiogram (EKG), Aritmia, Support Vector Machine (SVM), Lansia