Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Ardhianto, Eka; Hadikurniawati, Wiwien; Budiarso, Zuly

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Abstrak Bidang pengolahan citra digital mulai berkembang pesat sejak ditemukannya foto digital. Hal ini berlanjut ke bidang  pengolahan foto bergerak yang sampai saat ini disebut sebagai video. Kemajuan ini tidak terlepas dengan adanya semakin canggihnya teknologi digital yang menunjang pengolahan citra digital pada gambar diam dan gambar bergerak. Pada umumnya kamera digunakan  hanya untuk menangkap gambar dari lingkungan luar dan kemudian di simpan pada suatu media penyimpanan. Hasil perekaman sebagian besar hanya digunakan untuk koleksi saja. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengolahan gambar bergerak untuk mendeteksi jumlah sebuah atau lebih objek pada video. Kemampuan alat antu computer dalam menyelesaikan masalah sangat berperan untuk mendeteksi jumlah objek warna pada video. Penelitian ini menerapkan metode image subtracting dan penggunaan fungsi regionprops untuk meneyelsaikan masalah tersebut dengan beberapa tambahan script. Hasil yang didapatkan dari pengimplementasian cara image subtracting dan pemanaatan fungsi regionprops sampai hasil yang dicapai pada penelitian ini menunjukkan bahwa objek dengan kandungan warna pokok dapat terdeteksi jumlahnya. Kata kunci : Pengolahan citra digital, deteksi objek

Ardhianto, Eka; Hadikurniawati, Wiwien; Winarno, Edy

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi image processing mengalami kemajuan yang pesat. Penerapan teknologi tersebut merambah berbagai bidang. Kamera digunakan untuk menangkap suatu gambar atau suatu kejadian. Gambar atau kejadian yang telah ditangkap oleh kamera memiliki informasi. Informasi tersebut kemudian diolah melalui media computer dengan bantuan perangkat lunak sehingga dapat digunakan untuk membantu manusia melakukan kegiatan yang spesifik. Sepeti halnya pengolahan video untuk membuat film. Sekitar pada tahun 1996, anda mungkin masih ingat dengan film anak anak yang berjudul “Space Jam” yang mana film tersebut adalah hasil penggabungan antara objek nyata yang diperankan oleh pemain basket Michael Jordan dan tokoh animasi “Looney Tones” seperti Bugs Bunny, Tweety, Silvester Cat dan lainnya. Pada tahun 1997, Azuma menggagaskan adanya penggabungan antara suatu objek nyata dengan objek virtual yang memiliki bentuk 3 Dimensi (3D) dengan lingkungan luar yang nyata secara real-time yang saat ini dikenal dengan sebutan Augmented Reality (AR). Dalam perkembangannya, perangkat AR menjadi bermacam macam, salah satunya adalah ARToolkit. ARToolkit adalah software library, untuk membangun augmented reality (AR). Aplikasi ini adalah aplikasi yang melibatkan overlay pencitraan virtual ke dunia nyata. Dalam menggunakan ARToolkit, diperlukan sebuah marker untuk mendeteksi penempatan objek virtual. Dengan bantuan marker tersebut, kita dapat memunculkan objek virtual pada perangkat visual komputer. Dari percobaan yang dilakukan, perangkat ARToolkit dapat dirancang dengan berbagaimacam objek virtual dengan menggunakan lebih dari satu macam marker yang disediakan. Sehingga mampu menghasilkan multi objek yang divisualkan secara bersama.   Kata Kunci : Augmented Reality, Virtual Reality, ARToolkit

Saefurrohman, Saefurrohman

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Bergaul dalam dunia maya dengan bergabung dalam suatu milis, banyak membawa manfaat.Tidak hanya wawasan keilmuan kita yang makin berkembang, namun prospek perkembangan bisnis kitajuga layak diharapkan. Dengan banyak bergaul, aktif menyumbang ide dan pemikiran, tentunya denganetiket milis yang sesuai, jaringan rekan-rekan yang berpotensi sebagai mitra bisnis maupun klien, jugabertambah. Melalui aktif sumbang ide dan masukan di group milis, khususnya seputar topik yangbersinggungan dengan produk bisnis, kredibilitas serta image kita sebagai sang ahli pemecah solusi.Aktifitas dan keikutsertaan kita dalam sebuah media komunikasi, sumbang ide dan pemikiran yang adamembutuhkan sebuah media penyampai yang efektif dan mudah dikenal. Disinilah peran email denganbeberapa kelebihan seperti lebih murah dan lebih cepat sampai dibanding surat, tidak mengganggu sepertitelepon, dan tidak merepotkan seperti faks. Dengan email perbedaan lokasi dan wilayah waktu tidak begitumenjadi penghalang dalam berkomunikasi. Bahkan ada bukti menunjukkan bahwa email mengarahkanstruktur informasi menjadi egaliter, di mana semua orang sederajat. Patut disayangkan penggunakan email,banyak orang dirugikan karena tidak mengerti cara menyesuaikan gaya komunikasi di medium barutersebut.