Publication Search

73,753 articles from 714 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Aryanti, Diva Eka; Handayani, Titis

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Sistem Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) di Universitas Semarang melalui audit dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, dengan fokus pada domain Deliver, Service and Support (DSS) dan Monitor, Evaluate and Assess (MEA). SKPI berfungsi sebagai dokumen resmi yang memberikan informasi tambahan mengenai kompetensi lulusan di luar nilai akademik (ijazah), sehingga penting untuk memastikan kualitas dan relevansinya dengan kebutuhan industri. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas pada sub-domain DSS dan MEA berada pada level 4 yang dilabeli sebagai terkelola, dengan nilai rata-rata masing-masing 3,73 untuk DSS dan 3,85 untuk MEA. Meskipun demikian, terdapat sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan nilai Maturity Level sistem, dengan GAP masing-masing sebesar 1,07 untuk DSS dan 1,04 untuk MEA. Rekomendasi yang disampaikan meliputi peningkatan kompetensi petugas teknis, pengembangan aplikasi mobile, dan sosialisasi prosedur penyajian SKPI secara digital. Dengan adanya rekomendasi tersebut, diharapkan dapat memberikan masukan positif dalam pengelolaan SKPI di Universitas Semarang dan meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja.Kata Kunci: Audit Sistem, Maturity Level, Rekomendasi, Deliver, Service and Support (DSS), Monitor, Evaluate and Assess (MEA)

Jaganatha, Jaganatha; Ulum, Faruk

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

This study compares two service management models to evaluate the governance of the Wi-Fi network in Dusun Gita Nagari Baru. The main objective is to measure user satisfaction and service quality following the implementation of the COBIT 2019 framework, particularly the DSS02 domain (Manage Service Requests and Incidents). The research employed a mixed methods approach, using historical-comparative document analysis and Likert scale questionnaires distributed to 21 active users. The data were analysed through gap analysis, capability level mapping, and descriptive statistical analysis to identify performance differences between two periods. The results indicate that most indicators in the COBIT 2019 capability model are at Level 4 (Predictable), one indicator reaches Level 5 (Optimising), and another indicator is at Level 3. Indicators directly related to the DSS02 domain, such as ease of reporting, response speed, schedule accuracy, and repair time, demonstrate the most significant improvements. These findings support the hypothesis that implementing COBIT 2019-based governance for DSS02 can enhance user satisfaction and the quality of Wi-Fi network services in rural areas. This study also provides practical recommendations for the sustainable management of digital infrastructure in areas with limited access.

Sobirin, Muhammad Hamdan; Suryono, Ryan Randy

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Website Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) merupakan wujud digitalisasi layanan publik yang membutuhkan tata kelola Teknologi Informasi (TI) yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI menggunakan framework COBIT 5 serta menilai keamanan dan performa sistem. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan audit pada 13 proses dari lima domain COBIT 5. Pengujian keamanan dilakukan menggunakan Nessus Scanner, sedangkan Apache JMeter digunakan untuk mengukur performa sistem. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata tingkat kematangan sebesar 3,6 dengan selisih (gap) 1,4 dari target level 5 (Optimized). Domain MEA02 memiliki gap tertinggi sebesar 2,1, menunjukkan kurangnya pengawasan internal. Pemindaian keamanan tidak menemukan celah dengan risiko tinggi, namun semua temuan berada pada kategori Informational. Dari sisi performa, halaman Home memiliki waktu respons tertinggi sebesar 22.683 ms dan throughput hanya 2,1 permintaan/detik, jauh di bawah standar pembanding. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sistem telah berjalan cukup baik, masih diperlukan perbaikan dalam aspek pengawasan, keamanan, dan performa agar layanan PTSP dapat berjalan lebih optimal dan stabil.

Widjaja, Stephanus

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Pusat data menjadi tempat sekaligus aset penting organisasi. Demikian pula rencana pengelolaan keberlanjutan (kontinuitas) sangat penting untuk menjaga organisasi tetap dapat menjalankan proses bisnisnya ketika terjadi bencana pada pusat data atau infrastruktur teknologinya. Evaluasi tata kelola menjadi suatu hal yang penting dan harus dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan pusat data dan kesiapan rencana pengelolaan keberlanjutan (kontinuitas) suatu organisasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi menentukan area fokus evaluasi, menyusun instrumen evaluasi (interview, kuesioner dan test sistem), pelaksanaan evaluasi, pengolahan hasil evaluasi, analisa gap dan penyusunan strategi perbaikan. Tingkat kematangan saat ini berada pada level 3. Tingkat kematangan yang diharapkan berada pada level 5, kecuali untuk komponen informasi dan komponen budaya, etika dan perilaku berada pada level 4. Strategi perbaikan dirumuskan bertahap untuk strategi perbaikan dari level 3 ke level 4 dan strategi perbaikan dari level 4 ke level 5. Perumusan strategi perbaikan disusun berdasarkan tujuh komponen sistem tata kelola dengan urutan prioritas berdasarkan hasil analisa gap.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tata kelola TI atau IT (Information Technology) Governance merupakan struktur hubungan dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan menambahkan nilai ketika menyeimbangkan risiko dibandingkan dengan TI dan prosesnya. Dalam penelitian ini dihasilkan suatu rekomendasi IT Governance yang merupakan pengembangan dari IT Governance yang sudah dilaksanakan oleh Institusi saat ini, namun saat ini proses IT Governance belum dilakukan secara menyeluruh. Rekomendasi IT Governance ini dibuat guna meningkatkan kinerja TI layanan akademik yang ada di UNISBANK, dimana aktivitas layanan akademik tersebut menjadi tanggung jawab kerja suatu biro yang bernama BAAK dan pengadaan dan pengelolaan TI yang ada  menjadi tanggung jawab suatu divisi yaitu P2ICT. Perancangan IT Governance dalam penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT (Control Objective For Information and Related Technology) versi 4.0, Dalam penelitian ini hanya dibahas 2 domain dari 4 domain yang ada di COBIT dengan pembahasan dibatasi pada tingkat control process saja, tidak membahas aktivitas-aktivitas yang terdapat di setiap control process. Domain yang dipilih dalam penelitian ini untuk dibuatkan rekomendasi pengelolaan TI adalah domain Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate (ME). Dari pemetaan model maturity tersebut diperoleh bahwa tingkat maturity untuk DS mendidik dan melatih users berada pada level maturity 4 (diatur), sementara untuk DS mengelola data berada pada tingkat maturity 3 (ditetapkan), Domain untuk Monitor dan evaluasi kinerja TI berada tingkat maturity 3 (ditetapkan). Berdasarkan pemetaan maturity tersebut dirancang rekomendasi IT Governance untuk masing-masing control process agar tingkat maturity dari masing-masing control process tersebut bisa lebih baik. Berdasarkan visi, misi, tantangan masa depan, dan tingginya harapan manajemen UNISBANK terhadap proses IT COBIT, dapat disimpulkan untuk dapat mendukung pencapaian tujuan UNISBANK setidaknya tingkat maturity pengelolaan IT yang dilakukan harus berada pada tingkat 4 – diatur (managed) dimana proses di monitor dan diukur manggunakan indikator tertentu.