Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Nurraharjo, Eddy; Budiarso, Zuly

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Gyroscope merupakan salah satu fitur yang dimiliki oleh modul GY-521, disamping kemampuan accelerometernya. Fokus pengamatan pada penelitian ini adalah upaya untuk membuat konsep antarmuka terhadap gyroscope-accelerometer dengan mengintegrasikannya bersamaan dengan modul Arduino UNO R3. Arduino menjadi inti dalam pemrosesan sinyal yang dihasilkan dari modul GY-521, dan diolah dengan formulasi sederhana menggunakan konsep segitiga siku-siku, unutk kemudian dihailkan data keluaran dengan simulasi menggunakan motor servo, sebagai indikasi pitch dan roll. Hasil penelitian ini adalah model komunikasi interaksi hasil perancangan antarmuka sistem yang diamati, dan mampu memberikan hasil pendekatan terhadap perubahan sudut dan respon motor servo terkendali dengan formulasi segitiga siku-siku dan batasan sudut 90 derajat sudut gerakan. Simulasi diberikan pada range sudut sebesar -90 hingga +90 derajat. Library yang terlibat dalah Wire.h, SPI.h dan Servo.h yang diperoleh dari internet.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2018 Universitas Stikubank

Sistem deteksi RFID memiliki beberapa kelebihan untuk proses pengambilan data uniknya secaraotomatis atau pengenalannya terkait dengan obyek tertentu, dibandingkan dengan penggunaan sistemlainnya, sehingga kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk melakukan penambahan fiturterhadap sebuah penelitian sebelumnya sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensiradio, berupa fitur pencacah. Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yangmerupakan modul siap pakai dan kompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem pencacahan ini dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 2 tipe tag yaitusebuah kartu kosong dan sebuah gantungan kunci. Sistem diharapkan akan mampu memberikan deteksiterhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada hasil realisasinya, sistem pencacah terhadap perangkat identifikasi frekuensi radio ini dapatdirakit dengan baik dengan beberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akandigunakan sebagai modul pengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukankomunikasi secara serial melalui port USB. Sistem pencacahan identifikasi dibentuk dengan menggunakanfungsi IF …, yang akan menentukan kriteria masukan tag dan memberikan batasan jumlah cacahan, namunhingga penelitian ini masih diperlukan fitur dengan kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah datayang lebih besar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil pencacahan identifikasi dari kedua tipe tagyaitu masing-masing adalah “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Prihandono, Agung

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Sistem yang dirancang pada kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk menlakukanpengamatan terhadap sebuah sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensi radio.Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yang merupakan modul siap pakai dankompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 3 tipe tag yaitu sebuah kartukosong, sebuah gantungan kunci dan sebuah tag institusi peneliti. Sistem diharapkan akan mampumemberikan deteksi terhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada kenyataannya sistem deteksi / identifikasi frekuensi radio ini dapat dirakit dengan baik denganbeberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akan digunakan sebagia modulpengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukan komunikasi secara serialmelalui port USB. Identifikasi dibentuk dengan menggunakan fungsi IF … else …., yang akan menentukankriteria masukan tag dan menghasilkan identitas berdasarkan nomor tag tersebut, namun hingga penelitianini diselesaikan masih belum teruji kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah data yang lebihbesar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil identifikasi dari ketiga tipe tag yaitu masingmasing adalah “UNISBANK MAN”, “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Budiharso, Zuly; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi digital secara umum menyebabkan teknologi sistem kendali berkembangsejalan dengan perkembangan sistem digital. Perubahan Sistem Kendali analog menjadi sistem kendalidigital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya sistem kendali. Dengan berubahnyasistem kendali analog menjadi sistem kendali digital maka jenis perangkat yang digunakan juga berubah.Mikrokontroler merupakan perangkat yang mewakili suatu figur sistem kendali modern yang telahdikemas dalam sebuah chip / rangkaian terpadu. Dengan mikrokontroler perancangan sistem kendali dapatdilakukan lebih efisien. Kemampuan mikrokontroler dalam sistem kendali dilengkapi dengan berbagai fiturpenunjang, diantaranya prosessor, memory, A/D converter, analog/digital input/output dan beberapakemampuan lain untuk mengolah data digital maupun analog.Perancangan sebuah sistem kendali dengan menggunakan mikrokontroler terdiri 3 tahapan. Tahappertama adalah merancang model sistem kendali. Pada tahap ini ditentukan semua parameter yangberhubungan, model sistem kendali, kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak. Tahap kedua adalahperancangan algoritma untuk menyelesaikan masalah dalam sistem kendali. Pada tahap ini dibuat tahapdemi tahap proses penyelesaian masalah sistem kendali secara rinci dan perancangan program. Tahap ketigaadalah implementasi dan pengujian sistem kendali. Pengujian yang dilakukan adalah dengan mencobasemua fasilitas yang tersedia dalam sistem kendali.Sistem kendali electrical stimulator terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok, yaitu yaitu Power Suply, SistemKendali dan Display. Masing-masing kendali mempunyai masukan dan keluaran yang berbeda. Masukandan keluran sistem kendali terdiri dari masukan dankeluran analog dan digital. Masukan digital berfungsimemberikan sinyal kepada sistem secara digital sedangkan keluran analog dihubungkan dengan perangkatindikator. Kendali sinyal berfungsi memilih jenis sinyal sesuai dengan keluran yang dipilih, yaitu sinyalsinusoidal, segitiga dan kotak.Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungandiantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat,pengembangan sistem kendali lebih mudah.

Budiarso, Zuly; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Mikrokontroler yang mewakili suatu figur sistem kendali modern telah dikemas hanya dengan mengimplementasikan sebuah chip / rangkaian terpadu, yang kemudian berkembang hingga penggunaan memori dan processor beserta elemen pendukungnya seperti register, AT command, I/O system, dan lain sebagainya. Bahkan hingga pada saat ini, mikrokontroler telah dikemas dalam sebuah modul aktif kit. Perancang sebuah sistem kendali menjadi lebih tertantang dengan hadirnya kemampuan untuk programming, sehingga perancang dapat dengan lebih leluasa membuat bentuk maupun model sistem kendali. Kemampuan modul yang bervariasi dengan berbagai aksesorisnya yang siap pakaipun telah meningkatkan keinginan lebih lanjut dalam keberagaman modul berbasis ATMEL. Salah satu penerapan sistem kendali adalah sistem kendali digital terpadu pada generator sinyal XR-2206 dengan Arduino UNO R3 yang semula menggunakan sistem kontrol analog. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital harus diketahui perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menunjang kinerja sistem. Sistem kendali tersebut terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yang masing-masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda-beda, yaitu Power Supply, Sistem Kendali dan Display. Power Supply berfungsi sebagai sumber tegangan, Sistem Kendali merupakan Arduino dan Display terdiri dari LED dan LCD. Power Suply, berfungsi sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian yaitu rangkaian generator sinyal XR-2206 (12 Volt), rangkaian kendali (6 volt), dan untuk Arduino (5 volt). Arduino merupakan bagian utama yang berfungsi sebagai pengendali generator sinyal XR-2206. Tugas dari sistem kendali adalah menghidupkan dan mematikan generator sinyal, mengatur jenis sinyal keluaran, mengatur tegangan dan frekuensi sinyal keluaran dan mengatur tampilan pada indikator LED dan LCD Display. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungan diantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat, pengembangan sistem kendali lebih mudah.   Kata kunci: Arduino, mikrokontroler, sistem kendali