Publication Search

74,541 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-15 of 15

Analytics

Nurraharjo, Eddy; Sukur, Muji; Budiarso, Zuly

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Sistem kendali telah banyak diterapkan dan dimanfaatkan untuk membantu kinerja manusia seiring dengan perkembangan kebutuhannya. Segenap bidang yang tanpa terkecuali pada bidang kajian utama hal ini adalah bidang pertanian. Sasaran utama dlam kajian ini adalah para petani penggerk dan pembudidaya tanaman produktif jamur.                 Banyak pelaku dalam budidaya jamur tiram ini seolah-olah mulai usaha lalu berhenti, dimana beberapa kendala terjadi dan mengakibatkan penurunan aspek kualitas dan kuantitas hasil panen. Salah satu pengaruh utama dan terbesar adalah perubahan dan perbedaan iklim atau cuaca dari suatu musim ke musim berikutnya, dan dari tata letak geografissuatu daerah dengan daerah lainnya.                 Sementara itu dari bidang keilmuan spesifik yaitu ilmu komputer telah mengkaji tersendiri sebuah sistem dengan metode sistem pendukung keputusan, dan hal inilah yang akan menjadi bidang implementasi pada sebuah sistem bantu lapisan masyarakat pertanian, dengan melakukan penerapan SPK pada sistem kendali terpadu dan terprogram, terkait dengan permasalahan utama yaitu variabel suhu, kelembaban dan intensitas cahaya.                 Realisasi perangkat bantu yang menggunakan algoritma sistem pendukung keputusan terpadu tercipta dengan berhasil membuatnya dalam model alat kontrol menggunakan sensor Light Depending Resistor (LDR) dan sensor suhu beserta kelembaban. Hasil yang diperoleh berdasarkan fungsionalnya adalah nilai rata-rata suhu 25 - 31oCelcius, tingkat intensitas cahyaa pada 200 lumen dan kelembaban berkisar pada 25% - 81% RH. Sistem mampu berjalan dengan sempurna menggunakan kendali mikro Arduino dan telah terimplementasi pada beberapa lokasi mitra petani pembudidaya jamur tiram.

Luthfiyan, Itmamur Roghib; Nurraharjo, Eddy; Yulianton, Heribertus

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan komoditas pangan yang sangat diminati masyarakat selain kandungan nutrisinya yang tinggi jamur tiram juga dapat diolah menjadi berbagai ragam makanan, Jamur tiram tumbuh baik pada temperatur 16 - 30°C dan kelembaban relatif 80 – 95%, Intensitas cahaya yang optimum bagi jamur tiram yaitu intensitas cahaya rendah, atau bahkan tanpa adanya cahaya. Akan tetapi, pada saat fase tubuh buah dewasa jamur tiram tidak dapat tumbuh pada kondisi cahaya gelap, melainkan dapat tumbuh dengan optimal pada lingkungan yang agak terang. Menyikapi masalah diatas maka dari itu penulis ingin mencoba melakukan percobaan penelitian dengan menerapkan pencahayaan dalam ruangan (box) dengan tiga jenis warna lampu yaitu merah (Red), hijau (green) dan biru (blue). dan perlu adanya suatu alat yang dapat melakukan monitoring, serta pendataaan pertumbuhan tanaman jamur tiram yang kemudian akan diambil datasetnya. Alat monitoring dan pendataan secara realtime dengan menggunakan multi sensor berbasis arduino untuk pendataan pertumbuhan jamur tiram ini dibuat sistem aplikasi android sebagai media untuk pemantauanya, data yang ditampilkan di aplikasi monitoring adalah hasil pembacaan dari beberapa sensor yang dipakai antara lain dari sensor load cell, sensor ultrasonik, serta sensor LDR dan sensor DHT11, Sistem monitoring dan pendataan multi sensor ini juga memiliki fitur untuk melakukan penyimpanan data, hasil data disimpan di penyimpanan internal smartphone, sehingga dari data tersebut dapat digunakan sebagai bahan untuk mengambil keputusan dari obyek yang sedang dimonitoring tersebut.

Sahuri, Mohamad Abid; Hadidjaja, Dwi; Wisaksono, Arief; Jamaaluddin, Jamaaluddin

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Monitoring realizes efforts to improve the quality of health services. To obtain information on patient condition data during treatment. The monitoring process is done manually. So that it has an impact on the service and condition of the patient during treatment. The design of monitoring the patient's body temperature and heart during treatment with IoT can be controlled through the NodeMCU sensor ESP8266, MLX9014, MAX30100 sensor and Arduino IDE software program. Furthermore, it can detect the patient's temperature and the patient's heart rate during treatment. And processed by the NodeMCU ESP8266, the data from the two sensors is displayed on the SSD1306 OLED LCD and also to the smartphone of the medical officer on duty via Blynk. In order for the tool to work properly and optimally, it is necessary to adjust the pin placement so that it can work optimally. The problem of internet connection interference causes delays, resulting in a mismatch between the measurement of the test equipment and the standard tool. Data values are taken with an accuracy of 70%-93% for the MAX30100 sensor, for the temperature sensor it is close to optimal with a value that is read on a standard tool with an accuracy of 97%-99%.

Nurraharjo, Eddy; Budiarso, Zuly

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Gyroscope merupakan salah satu fitur yang dimiliki oleh modul GY-521, disamping kemampuan accelerometernya. Fokus pengamatan pada penelitian ini adalah upaya untuk membuat konsep antarmuka terhadap gyroscope-accelerometer dengan mengintegrasikannya bersamaan dengan modul Arduino UNO R3. Arduino menjadi inti dalam pemrosesan sinyal yang dihasilkan dari modul GY-521, dan diolah dengan formulasi sederhana menggunakan konsep segitiga siku-siku, unutk kemudian dihailkan data keluaran dengan simulasi menggunakan motor servo, sebagai indikasi pitch dan roll. Hasil penelitian ini adalah model komunikasi interaksi hasil perancangan antarmuka sistem yang diamati, dan mampu memberikan hasil pendekatan terhadap perubahan sudut dan respon motor servo terkendali dengan formulasi segitiga siku-siku dan batasan sudut 90 derajat sudut gerakan. Simulasi diberikan pada range sudut sebesar -90 hingga +90 derajat. Library yang terlibat dalah Wire.h, SPI.h dan Servo.h yang diperoleh dari internet.

Budiarso, Zuly; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Permainan telah merambah berbagai usia, mulai dari usia muda hingga dewasa. Permainan merupakan salah satu mediasi perantara dalam olah tubuh, baik fikiran maupun fisik, bahkan sudah merambah kombinasi keduanya. Berbagai jenis permainan telah banyak dikembangkan diantaranya permainan berbasis perangkat komputer, perangkat gawai, hingga olahraga. Pada implementasi permainan khususnya pada olahraga bisa dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan suasana. Pada kesempatan ini tim mencoba melakukan rancang bangun perangkat permainan guna mendukung dan melatih ketangkasan penggunanya. Perangkat berbasis mikrokontroler ini menggunakan modul Arduino Nano sebagai pengolah utamanya, dan menempatkan algoritma pengacakan secara otomatis dengan menggunakan visualisasi berupa LED. Masukan sistem berupa respon yang dihasilkan dari sensor penghalang inframerah. Algoritma pengacakan akan melakukan visualisasi secara acak dan beragam, setelah memperoleh respon dari penggunanya. Simulator sistem permainan ini terdiri dari 7 kombinasi masukan sensor penghalang inframerah dan 7 keluaran visualnya. Sistem telah berhasil merespon secara realtime dan algoritma pengacakan dapat menghasilkan keragaman visualisasi luarannya sesuia dengan yang diharapkan.

Budiarso, Zuly; Nurraharjo, Eddy; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Komponen penggerak yang sering digunakan sebagai sumber gerakan dalam berbagai perlalatan listrik adalah motor arus searah. Dalam berbagai keperluan, besanya kecepatan putaran motor arus searah sangat diperlukan untuk menentukan kinerja sistem gerak.Untuk mengatur kecepatan motor arus searah dapatdilakukan dengan cara yaitu menambah potensial catu daya. Dengan berkembangnya teknologi digital yang semakin pesat, menyebabkan teknologi sistem pengaturan juga mengalami perkembangan yang pesat pula. Sebuah sistem pengaturan tidak lagi menerapkan rangkaian elektronik sebagai alat pengendali. Arduino Mega 2560 merupakan salah satu jenis mikrokontroler yang sering digunakan dalam sistem kendali. Sistem pengaturan kecepatan motor arus searah merupakan sebuah sistem pengaturan yang berfungsi mengatur kecepatan motor arus searah menggunakan perangkat lunak. Proses utama yang terjadi dalam sistempengaturan kecepatan motor arus searah adalah mengatur kondisi pin-pin digital pada arduino yang akandijadikan sebagai triger untuk memicu motor arus searah. Sinyal dari arduino menjadi triger bagi sebuah modul driver motor dc yang berupa rangkaian elektronik yang bekerja dengan cara Dual H-Bridge. Modul terdiri dari 2 pasang masukan dan keluaran. Pin masukan berfungsi menerima sinyal dari arduino, sedangkan pin keluaran dihubungkan dengan 2 buah motor arus searah. Kecepatan motor tergantung frekuensi sinyal sinyal dari arduino, sedangkan frekuensi tergantung sketch program pada arduino.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2018 Universitas Stikubank

Sistem deteksi RFID memiliki beberapa kelebihan untuk proses pengambilan data uniknya secaraotomatis atau pengenalannya terkait dengan obyek tertentu, dibandingkan dengan penggunaan sistemlainnya, sehingga kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk melakukan penambahan fiturterhadap sebuah penelitian sebelumnya sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensiradio, berupa fitur pencacah. Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yangmerupakan modul siap pakai dan kompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem pencacahan ini dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 2 tipe tag yaitusebuah kartu kosong dan sebuah gantungan kunci. Sistem diharapkan akan mampu memberikan deteksiterhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada hasil realisasinya, sistem pencacah terhadap perangkat identifikasi frekuensi radio ini dapatdirakit dengan baik dengan beberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akandigunakan sebagai modul pengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukankomunikasi secara serial melalui port USB. Sistem pencacahan identifikasi dibentuk dengan menggunakanfungsi IF …, yang akan menentukan kriteria masukan tag dan memberikan batasan jumlah cacahan, namunhingga penelitian ini masih diperlukan fitur dengan kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah datayang lebih besar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil pencacahan identifikasi dari kedua tipe tagyaitu masing-masing adalah “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Prihandono, Agung

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Sistem yang dirancang pada kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk menlakukanpengamatan terhadap sebuah sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensi radio.Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yang merupakan modul siap pakai dankompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 3 tipe tag yaitu sebuah kartukosong, sebuah gantungan kunci dan sebuah tag institusi peneliti. Sistem diharapkan akan mampumemberikan deteksi terhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada kenyataannya sistem deteksi / identifikasi frekuensi radio ini dapat dirakit dengan baik denganbeberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akan digunakan sebagia modulpengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukan komunikasi secara serialmelalui port USB. Identifikasi dibentuk dengan menggunakan fungsi IF … else …., yang akan menentukankriteria masukan tag dan menghasilkan identitas berdasarkan nomor tag tersebut, namun hingga penelitianini diselesaikan masih belum teruji kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah data yang lebihbesar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil identifikasi dari ketiga tipe tag yaitu masingmasing adalah “UNISBANK MAN”, “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Budiharso, Zuly; Nurraharjo, Eddy; Sukur, Muji; Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Keberadaan perangkat bluetooth telah banyak disematkan pada berbagai perangkat pendukungkegiatan penggunanya seperti printer, scanner, active speaker dan lain sebagainya termasuk salah satuimplementasi perangkat yang hingga saat ini masih menjadi tren dalam sebuah sistem kendali berbasismikrokontroler Arduino beserta penggunaan modul bluetooth sebagai media komunikasinya.Kesederhanaan sistem, kemudahan dapam perawatannya dan murah saat investasinya, menjadi salah satusebab penggunaan sistem berbasis bluetooth ini. Kemudahan yang menjadi tujuannya diantaranya adalahkoneksi yang cepat dan memiliki daya yang cukup kecil saat diaktifkan. Pemanfaatan perangkat bluetoothini juga telah dikembangkan dan berkelanjutan untuk sebuha sistem kendali terpadu.Sementara itu sistem dengan kendali otomatis yang realtime, juga masih menjadi tren dan banyakpula yang menggunakan perangkat bluetooth ini. Untuk itu pada kesemaptan ini tim peneliti akanmencoba mengeksplorasi kemampuan auto-switch pada perangkat bluetooth, untuk dapada dijadikankonsep dasar komunikasi antar perangkat bluetooth berbasis Arduino. Rekayasa pada penelitian ini adalahupaya untuk merancang sistem sederhana dengan menggunakan sebuah server dan multi klien, yangterhubung melalui perangkat bluetooth.Harapan yang ingin dicapai adalah teriptanya sebuah sistem komunikasi kendali berbasis bluetoothdalam operasi auto-switch yang dihasilkan dapat digunakan untuk melakukan pengenalan awal dalamkomunikasi data selanjutnya. Indikasi data terhubung diharapkan akan mampu menjadi pra prosespengolahan data lanjut dan keterhubungan komunikasi wireless melalui jaringan inernet akan semakinmeningkatkan daya guna dan kemanfaatannya dalam pengembangan riset-riset berikutnya.Hasil akhirnya adalah berhasil tercipta sistem dasar pengenalan identitas melalui media komunikasi tanpakabel, bluetooth, antara perangkat sistem berbasis Arduino sebagai server dengan perangkat keras sistemkendali berbasis Arduino sebagai klien.

Wibisono, Setyawan; Nurraharjo, Eddy; Winarno, Edy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pada era sekarang ini Internet of things menjadi latar belakang utama dalam penelitian perangkatkeras maupun dalam pengembangan perangkat lunak. Basis penerapannya pun hingga saat ini sangatberagam, mulai dari lintas sistem operasi, perangkat, bahasa pemrograman dan alinsebagainya. Salah satupenyebab yang menjadi tren saat ini adalah filosofi "Smart City" yang telah menjadi jargon utama dibeberapa kota besar Indonesia.Salah satu sasaran dalam konsep "Smart City" adalah kendali terpusat, dimana semua data diambildari sentra data utama, yang mampu untuk diakses pada semua perangkat yang terhubung padanya danmelalui beragam media komunikasi. Salah satu yang saat ini tren juga dalam mediasi komunikasi adalahperangkat BLE (Bluetooth Low Energy), yang populer. Pengembangan beberapa riset telah menuju padaimplementasinya untuk komunikasi lintas dan antar sistem secara terpadu.Latar belakang inilah yang mampu menjadikan konsep bidirectional communication dalam artikelini, membawa komunikasi antara perangkat Android dan Arduino sebagai upayamengimplementasikannya, dengan hasil baik dan mampu berjalan secara realtime.

Budiharso, Zuly; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi digital secara umum menyebabkan teknologi sistem kendali berkembangsejalan dengan perkembangan sistem digital. Perubahan Sistem Kendali analog menjadi sistem kendalidigital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya sistem kendali. Dengan berubahnyasistem kendali analog menjadi sistem kendali digital maka jenis perangkat yang digunakan juga berubah.Mikrokontroler merupakan perangkat yang mewakili suatu figur sistem kendali modern yang telahdikemas dalam sebuah chip / rangkaian terpadu. Dengan mikrokontroler perancangan sistem kendali dapatdilakukan lebih efisien. Kemampuan mikrokontroler dalam sistem kendali dilengkapi dengan berbagai fiturpenunjang, diantaranya prosessor, memory, A/D converter, analog/digital input/output dan beberapakemampuan lain untuk mengolah data digital maupun analog.Perancangan sebuah sistem kendali dengan menggunakan mikrokontroler terdiri 3 tahapan. Tahappertama adalah merancang model sistem kendali. Pada tahap ini ditentukan semua parameter yangberhubungan, model sistem kendali, kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak. Tahap kedua adalahperancangan algoritma untuk menyelesaikan masalah dalam sistem kendali. Pada tahap ini dibuat tahapdemi tahap proses penyelesaian masalah sistem kendali secara rinci dan perancangan program. Tahap ketigaadalah implementasi dan pengujian sistem kendali. Pengujian yang dilakukan adalah dengan mencobasemua fasilitas yang tersedia dalam sistem kendali.Sistem kendali electrical stimulator terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok, yaitu yaitu Power Suply, SistemKendali dan Display. Masing-masing kendali mempunyai masukan dan keluaran yang berbeda. Masukandan keluran sistem kendali terdiri dari masukan dankeluran analog dan digital. Masukan digital berfungsimemberikan sinyal kepada sistem secara digital sedangkan keluran analog dihubungkan dengan perangkatindikator. Kendali sinyal berfungsi memilih jenis sinyal sesuai dengan keluran yang dipilih, yaitu sinyalsinusoidal, segitiga dan kotak.Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungandiantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat,pengembangan sistem kendali lebih mudah.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Teknologi elektronika dalam komponen/elemen dasar elektronika maupun pada sebuah sistem terpadu. Penelitian-penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan pada umumnya melakukan pengamatan besaran-besaran fisis dan perubahannya dengan menggunakan beberapa sensor. Salah satu untuk mendeteksi perubahan atas fenomena fisis yang terjadi dengan menggunakan sensor / transducer seperti LDR, PTC, NTC, ping, PIR dan lain sebagainya. Pengamatan perubahan fisis ini diperlukan untuk kebutuhan pengamatan dan analisa atas perubahan fisis suatu perangkat, sehingga dapat memberikan simpulan sementara atau prediksi terhadap tindak lanjut sistem dalam menangani perubahan tersebut. Perkembangan saat ini adalah penggunaan mikrokontroler Arduino yang merupakan keluarga dalam rangkaian terpadu ATMEL sebagai salah satu media bantu pengamatan perubahan fisis seperti suhu, kecepatan, jarak, tekanan dan lain sebagainya.Pada kesempatan penelitian ini tim peneliti berupaya untnuk melakukan visualisasi data terekam berkaitan dengan sistem logger. Pengamatan dilakukan dengan merekam data yang dikirim oleh papan Arduino oleh perangkat lunak komputer, yang pada kesempatan ini menggunakan MATLAB. Kemudian MATLAB akan memvisualisasikan dat yang diterima secara realtime dalam mode grafik.Hasil penelitian ini terfokus pada pengamatan dan analisa terhadap konsep antarmuka/interfacing antara mikrokontroler dan komputer, meliputi desain, rancang bangun dan pemrograman yang terlibat dalam suatu simulasi sistem kendali terpadu berbasis Arduino-MATLAB. Visualisasi data secara realtime diperoleh dengan mengkondisikan perangkat papan Arduino yang terhubung dengan sensor jarak (ultrasonik) untukmengirimkan data secara signifikan terhadap perubahan jarak yang ada, dan data ini kemudian direkam oleh variabel MATLAB dan menampilkannya dalam format grafik plot, yang terdistribusi dalam sumbu x mewakili jarak dalam centimeter dan sumbu y mewakili besaran waktu dalam detik. Hasil berjalan baik secara realtime dan sesuai dengan standar ukuran sebenarnya.

Budiarso, Zuly; Prihandono, Agung

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi                digital secara umum menyebabkan berkembangnya industri elektronik sejalan dengan perkembangan sistem digital. Perubahan Sistem Analog menjadi Sistem Digital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya industri perangkat elektronik. Dengan berubahnya sistem analog menjadi sistem digital maka jenis perangkat yang digunakan.Sensor merupakan perangkat pendukung untuk mengubah besaran fisik menjadi besaran listrik. Secara umum semua sensor bekerja secara analog. Besaran yang dihasilkan oleh sensor adalah besaran analog, yaitu berupa arus listrik dengan nilai tegangan tertentu. Agar arus listrik yang dihasilkan sensor dapat diproses secara digital maka besaran tersebut harus diubah menjadi besaran digital.Mikrokontroler merupakan perangkat yang dapat mengolah sinyal digital. Sebuah perangkat yang bekerja secara analog dapat diubah dengan sistem digital dengan cara mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital, kemudian mengolah sinyal digital dengan mikrokontroler. Dengan mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital, maka semua proses yang ada dalam sistem digital dapat dilakukan. Proses yang dilakukan mikrokontroler dapat berupa sistem kontrol maupun mengubah besaran analog menjadi besaran digital.Sensor ultrasound Parallax merupakan sensor yang dapat digunakan untuk menentukan jarak sebuah tempat dengan suatu objek di tempat lain. Sensor ini menggunakan sinyal ultrasound untuk mendeteksi adanya objek didepan sensor. Sensor terdiri dari pembangkit gelombang dan penerima gelombang. Pada saat bekerja pembangkit gelombang akan memancarkan gelombang ke depan. Jika di depan sensor terdapat sebuah objek, maka gelombang akan dipantulkan oleh objek tersebut dan akan diterima oleh penerima pada sensor. Waktu tempuh gelombang dari sumber sampai dengan penerima merupakan waktu yang diperlukan untuk menempuh dua kali jarak benda dengan sensor. Sehingga waktu tempuh yang diperlukan merupakan setengah dari waktu tempuh gelombang. Kecepatan gelombang suara dalam udara adalah 445 m/detik. Dengan mengetahui waktu tempuh tersebut akan dapat diketahui jarak antara objek dengan sensor.Sinyal yang dihasilkan oleh sensor hanya berupa pulsa listrik dengan frekuensi tertentu. Parallax Ping merupakan seperangkat peralatan elektronik yang berupa sensor ultrasound, pengubah sinyal, dan pembangkit frekuensi. Sinyal dari sensor sudah diubah menjadi sinyal yang dapat diolah oleh mikrokontroler. Dengan mikrokontroler Arduino, sinyal tersebut dapat dijadikan sebagai masukan untuk mengubah nilai-nilai analog menjadi besaran digital. Dengan diubahnya besaran analog menjadi besaran digital maka semua proses digital dapat dilakukan pada sinyal tersebut diantaranya menampilkan hasil di LCD, mentriger indikator, masukan untuk sistem sinyal dan lain-lain.Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa jarak terdekat objek yang dapat ditangkap adalah 2,34 cm dan jarak terjauh adalah 374 cm. Dengan kemampuan tersebut maka sensor parallax ping dapat digunakan untuk mengukur jarak resonansi bunyi.

Budiarso, Zuly; Winarno, Edy; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Serangkaian elektronika modern telah mengembangkan sistemnya dengan menggunakan operasi sistem digital, yang menggunakan sinyal dan besaran digital dalam memberikan penggerak / trigger maupun menghasilkan sinyal / signal generator yang dapat digunakan untuk kelanjutan sistem dalam mata rantai sistem digital dan komputasi. Besaran nilai analog seperti temperatur, tekanan, kecepatan, dan alin sebagainya, yang melibatkan besaran fisis, mampu dikemas dalam sebuah sistem digital, yang masih yang pada umumnya masih bersifat non komputasi. Pengadaan sistem terpadu yang bisa dilakukan untuk menjembatani permasalahan pengolahan data yang terekam dari perangkat elektronik masih memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan pembiayaan yang mahal.Mikrokontroler yang mewakili suatu figur sistem kendali modern telah dikemas hanya dengan mengimplementasikan sebuah chip / rangkaian terpadu, yang kemudian berkembang hingga penggunaan memori dan processor beserta elemen pendukungnya seperti register, AT command, I/O system, dan lain sebagainya. Bahkan hingga pada saat ini, mikrokontroler telah dikemas dalam sebuah modul aktif kit.Hasil penelitian ini adalah pengamatan dan analisa terhadap beberapa teknik antarmuka meliputi perancangan dan pemrograman yang terlibat dalam suatu model sistem kendali. Teknik antarmuka pemrograman perangkat lunak dengan bahasa C jauh lebih mudah dimengerti oleh perancang sekalipun untuk tingkat pemula, dengan diketahuinya struktur dasar yaitu void setup(), void loop() dan beberapa tipe variabel serta konsep percabangan atau kondisional, Sementara itu teknik antarmuka perancangan perangkat keras diperlukan beberapa pengetahuan dasar elektronika dalam hal karakteristik tegangan dan arus dari elemen masukan, yang harus disesuaikan dalam kerangka I/O dari Arduino yang menuntut pengkondisian tegangan dan arus berkisar pada 5-9 volt, dan arus sebesar 500mA.

Budiarso, Zuly; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Mikrokontroler yang mewakili suatu figur sistem kendali modern telah dikemas hanya dengan mengimplementasikan sebuah chip / rangkaian terpadu, yang kemudian berkembang hingga penggunaan memori dan processor beserta elemen pendukungnya seperti register, AT command, I/O system, dan lain sebagainya. Bahkan hingga pada saat ini, mikrokontroler telah dikemas dalam sebuah modul aktif kit. Perancang sebuah sistem kendali menjadi lebih tertantang dengan hadirnya kemampuan untuk programming, sehingga perancang dapat dengan lebih leluasa membuat bentuk maupun model sistem kendali. Kemampuan modul yang bervariasi dengan berbagai aksesorisnya yang siap pakaipun telah meningkatkan keinginan lebih lanjut dalam keberagaman modul berbasis ATMEL. Salah satu penerapan sistem kendali adalah sistem kendali digital terpadu pada generator sinyal XR-2206 dengan Arduino UNO R3 yang semula menggunakan sistem kontrol analog. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital harus diketahui perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menunjang kinerja sistem. Sistem kendali tersebut terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yang masing-masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda-beda, yaitu Power Supply, Sistem Kendali dan Display. Power Supply berfungsi sebagai sumber tegangan, Sistem Kendali merupakan Arduino dan Display terdiri dari LED dan LCD. Power Suply, berfungsi sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian yaitu rangkaian generator sinyal XR-2206 (12 Volt), rangkaian kendali (6 volt), dan untuk Arduino (5 volt). Arduino merupakan bagian utama yang berfungsi sebagai pengendali generator sinyal XR-2206. Tugas dari sistem kendali adalah menghidupkan dan mematikan generator sinyal, mengatur jenis sinyal keluaran, mengatur tegangan dan frekuensi sinyal keluaran dan mengatur tampilan pada indikator LED dan LCD Display. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungan diantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat, pengembangan sistem kendali lebih mudah.   Kata kunci: Arduino, mikrokontroler, sistem kendali