Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Karunia, Reiza Dwi; Hidayati, Nurtriana

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Penelitian ini menganalisis pola ancaman siber global dengan menggunakan metode Exploratory Data Analysis (EDA) berdasarkan dataset “Global Cybersecurity Threats (2015–2024)” yang disusun oleh Atharva Soundankar dan dipublikasikan di Kaggle. Dataset tersebut mencakup 3.000 insiden keamanan siber dari berbagai negara, dengan atribut seperti negara, tahun, jenis serangan, industri sasaran, kerugian finansial, jumlah pengguna terdampak, sumber serangan, jenis kerentanan, mekanisme pertahanan, dan waktu penyelesaian insiden. Melalui pendekatan EDA dan visualisasi interaktif dengan Tableau, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola, tren, dan anomali dari serangan siber global serta menguji dua hipotesis utama: (1) jenis serangan DDoS dan phishing merupakan yang paling dominan secara global; dan (2) sektor teknologi informasi dan perbankan merupakan industri paling rentan terhadap serangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua hipotesis tersebut terbukti, di mana DDoS dan phishing menempati urutan teratas sebagai jenis serangan terbanyak, dan sektor IT serta perbankan paling sering menjadi sasaran. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam penyusunan strategi mitigasi serangan siber, khususnya pada sektor-sektor vital. Visualisasi data juga memberikan dukungan kuat dalam pemahaman pola ancaman dan pengambilan keputusan berbasis data. Kata Kunci: Ancaman Siber, DDoS, Phishing, Industri IT, EDA, Visualisasi Data

Cahyono, Taufiq Dwi; Hadikurniawati, Wiwien

Dinamik 2023 Universitas Stikubank

Teknologi blockchain telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan telah menyentuh hampir setiap aspek informasi dan bidang teknologi komunikasi. Potensi blockchain dapat diterapkan di berbagai industri dan bidang, termasuk logistik, rantai suplai pasokan, IoT, dan layanan kesehatan. Dalam industri kesehatan, blockchain memiliki dampak yang signifikan. Namun penilaian kritis terhadap aplikasi blockchain dalam pelayanan kesehatan masih belum tersedia secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan landasan teknis tentang berbagai aplikasi  kesehatan berbasis blockchain, dengan fokus pada perkembangan terkini di bidang ini. Studi ini akan membahas teknologi blockchain kontemporer yang telah diterapkan dalam industri kesehatan, termasuk berbagi data medis, manajemen rantai suplai medis, rekam medis elektronik, klaim asuransi kesehatan, farmasi industri, dan pemantauan pasien jarak jauh. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang penggunaan blockchain dalam aplikasi pelayanan kesehatan berbasis IoT dan menyediakan analisis SWOT yang komprehensif untuk membantu pemangku kepentingan dalam memahami manfaat, tantangan, peluang, dan ancaman yang terkait dengan teknologi ini. Diharapkan bahwa hasil survei literatur ini akan memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut dan penerapan blockchain dalam pelayanan kesehatan IoT yang aman, efisien, dan terpercaya.

Murti, Hari

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi informasi atau komputer pada UKM bukan tanpa resiko, apalagi jika perangkat tersebut terpasang dalam basis jaringan dan internet. Operasi pemanfaatan teknologi informasi pada UKM dimungkinkan terdapat perbedaan dibanding dengan bisnis dengan skala besar (enterprise). Perbedaan pendekatan penerapan TI dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh UKM. Namun keamanan komputer memiliki standar yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanannya. Data atau informasi dianggap aman jika memenuhi persyaratan berupa kerahasiaan (confidentiality), integrasi (integraty), dan Otentikasi (othentication). Persyaratan tersebut merupakan bagian dari aspek keamanan yang harus dipenuhi. Model pengendalian resiko dan pembebasan dari bahaya ancaman keamanan terhadap sumber daya informasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan (preventive) dan penyembuahan atau perbaikan (recovery/corrective). Model pengendalian tersebut harus dapat diimplementasikan oleh UKM baik pada bagian front-office maupun back-office. Upaya perlindungan terhadap perangkat teknologi ionformasi harus dimulai dari atasan (top manjemen). Tanpa danya kemauan dari top manajemen maka tidak mungkin system keamanan dapat diimplementasikan. Top manajemen pada UKM dapat memutuskan prioritas manajemen atau manfaat keamanan sistem informasi. Setiap ukuran keamanan yang dirancang manajer usaha kecil dan menengah untuk menjaga keamanan komputer dan sistem informasi UKM harus diterapkan system keamanan secara yang komprehensif terhadap semua system yang berpotensi terhadap hilangnya keamanan computer. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengendalian keamanan berupa pengendalian dan proteksi, melakukan  monitoring dan auditing, serta selalu memahami masalah-masalah yang muncul terhadap ancaman dan serangan. Kata kunci : UKM, implementasi, keamanan, dan pengendalian

Supriyanto, Aji

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Resiko yang dihadapi oleh kebanyakan pengguna atau pemakai komputer sering kurang mendapatkan perhatian yang utama dalarn perlakuan antisipasi yang mungkin akan terjadi pada komputernya. Padahal perlakuan preventif atau pencegahan ini sangat penting sekali. Para pemakai komputer baru sadar dan baru melakukan perlakuan pengamanan secara represif setelah resiko teriadi dan menimbulkan akibatkan yang sangat merugikan baik pada dirinya secara langsung maupun secara tidak langsung. Para pengguna kurang begitu menyadari dan bahkan kurang peduli terhadap perlakuan system sekuritas terhadap komputernya, hal ini diakibatkan karena pengetahuan yang terbatas dari kebanyakan pemakai komputer. Untuk itu dalam penelitian ini perlu mengambil topik tentang aspek-aspek sekuritas pada system komputer. Hasil penelitian ini dapat melakukan identifikasi masalah sekuritas komputer, yaitu menentukan bagaimana komputer dapat rusak ditinjau dari sisi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan pengaruhnya terhadap pemakai (user), dan bagaimana langkah pencegahan sebelum terjadinya kerusakan, dan menentukan langkah penanggulangannya setelah terjadi kerusakan. Bentuk pengamanan tersebut dapat dilakukan dengan menentukan model tingkat pengamanan seperti melakukan kewaspadaan terhadap pemakai, pengamanan fisik baik fisik komputer maupun lingkungan yang terlibat. Setelah melakukan tindakan pengamanan fisik maka selanjutnya melakukan tindakaan pengamanan fungsi komputer. Ancaman yang sering dirasakan oleh pengguna komputer yang berhubungan langsung dengan keamanan data, aplikasi, dan system operasi adalah Virus komputer. Saat ini untuk proteksi data dari bentuk manipulasi data yang sedang berkembang adalah dengan cara metode enkripsi. Metode ini akan melakukan enkrip atau membual kode sandi tertentu dengan cara menyamarkan data.