Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-11 of 11

Analytics

Herriyawan, Herriyawan; Timur, Muhammad Bagus Bintang; Wibowo, Arief

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Demam berdarah dengue merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang terus berulang di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah kasus tahunan dengan memanfaatkan lima algoritma pembelajaran mesin, yaitu Regresi Linier, Decision Tree, Random Forest, Support Vector Machine (SVM), dan Neural Network. Data historis tahun 2017–2024 diolah menggunakan teknik windowing deret waktu untuk menghasilkan fitur lag yang sesuai bagi pembelajaran terawasi. Evaluasi kinerja dilakukan melalui metrik Mean Absolute Error (MAE), Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), serta koefisien determinasi (R²). Model Decision Tree menunjukkan performa paling unggul pada sebagian besar indikator. Prediksi untuk tahun 2025 mengindikasikan adanya peningkatan moderat jumlah kasus. Namun, rendahnya nilai R² pada seluruh model mengisyaratkan perlunya pendekatan multivariat yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan faktor iklim, lingkungan, dan demografi. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya kualitas data dan pemilihan fitur yang tepat dalam peramalan epidemiologis guna mendukung perencanaan kesehatan yang lebih efektif.

Wijaya, Sky Xavier; Kenichiro, Yoshie; Felim, Filbert; HS, Christnatalis; Prabowo, Agung

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Deteksi nyeri secara objektif merupakan tantangan penting dalam dunia medis, terutama bagi pasien yang tidak mampu menyampaikan rasa sakitnya secara verbal, seperti bayi, lansia, atau penderita gangguan komunikasi. Teknologi non- invasif berbasis sensor menjadi solusi potensial untuk mengatasi keterbatasan metode subjektif. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis literatur terkini mengenai penerapan Radar MIMO dan algoritma kecerdasan buatan dalam deteksi nyeri non-invasif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020, melalui penelusuran basis data IEEE Xplore, ScienceDirect, PubMed, Google Scholar, dan SpringerLink untuk periode 2021– 2025. Dari hasil seleksi diperoleh 17 artikel inklusi yang mencakup penggunaan Radar MIMO, UNBC-McMaster, BioVid, Medical Imaging (CT/MRI), Radar SISO, serta studi review, survey, bibliometrik, dan teoretis. Dari sisi algoritma, CNN dan SVM menjadi pendekatan paling dominan, diikuti Neural Network dan metode lain, dengan tren yang mengarah pada penggunaan multimodal untuk meningkatkan akurasi. Hasil penilaian kualitas dengan GRADE menunjukkan mayoritas studi berkualitas sedang, dengan keterbatasan utama pada ukuran sampel kecil, pelabelan nyeri yang belum konsisten, bias populasi, serta kurangnya validasi klinis nyata. Kesimpulannya, Radar MIMO dan algoritma deep learning memiliki potensi besar untuk deteksi nyeri non-invasif. Namun, penelitian lanjutan perlu difokuskan pada pembangunan dataset yang lebih inklusif, standarisasi pelabelan nyeri, serta pengujian dalam konteks klinis, dengan memperhatikan aspek etika dan privasi agar teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas dalam layanan kesehatan.

Pratama, Farhan Rizki; Sulistiani, Heni

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kota Bandar Lampung merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Lampung, Lampung merupakan Provinsi yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatera sekaligus menjadi pintu gerbang antar Pulau Jawad an Pulau Sumatera dan dijuluki sebagai kota “Tapis Berseri” menggambarkan kota yang aman, patuh, sejahtera, bersih, sehat dan indah. Pada tahun 2023 jumlah wisatawan mencapai 13,7 juta jiwa meningkat 25% dibandingkan tahun 2022. Berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) kunjungan wisatawan tahun 2024 tercatat sejumlah 17,8 juta jiwa dengan peningkatan 25% dari target yang di tetapkan oleh pemerintah Provinsi Lampung. Dengan ini menunjukan bahwa perkembangan sektor pariwisata di Lampung terus menunjukan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, dengan ini hotel-hotel berbintang dan penginapan terus bertambah sering kali membuat wisatawan sulit dalam menentukan pilihan hotel. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk mempermudah wisatawan dalam memilih hotel dengan menerapkan metode Analythic Hierarchy Process (AHP) dan Elimination and Choice Expressing Reality (ELECTRE) dalam proses pemilihan hotel yang relavan di Bandar Lampung. Pemilihan hotel yang tepat membutuhkan pertimbangan berbagai kriteria seperti harga, fasilitas, lokasi, dan pelayanan. Dengan menggunakan metode AHP dan ELECTRE hasil yang diperoleh nanti yaitu memberikan rekomendasi hotel yang optimal berdasarkan perbandingan alternatif yang ada. Penelitian ini diharapakan dapat memberikan kontribusi dalam Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) yang lebih efisien dan objektif dalam pemilihan hotel di Bandar Lampung.

Eniyati, Sri; Noor Santi, Rina Candra; Yulianton, Heribertus; Sunardi, Sunardi; Sulastri, Sulastri +1 more

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

This study aims to analyze and compare the performance of the Naive Bayes, K-Nearest Neighbors (KNN), and Decision Tree algorithms in predicting the purchase intention of e-commerce visitors using the Online Shoppers Purchasing Intention Dataset, which consists of 12,330 records and 18 variables, with the Revenue variable serving as the classification target. The preprocessing stage involved transforming categorical and boolean variables into numerical form, standardizing features using StandardScaler, and splitting the dataset into 80 percent training data and 20 percent testing data. Model evaluation was conducted using accuracy, precision, recall, F1-score, and ROC-AUC metrics, and was further strengthened by 10-fold cross-validation to obtain more stable results. The findings indicate that KNN achieved the highest accuracy of 0.866180, while Naive Bayes produced the highest recall value of 0.690998 and the highest ROC-AUC value of 0.821696. Meanwhile, Decision Tree demonstrated relatively balanced performance with an accuracy of 0.857259 and an F1-score of 0.571776, whereas the cross-validation results identified KNN as the model with the highest average accuracy of 0.8770. These findings suggest that the selection of a classification model for purchase intention prediction cannot rely solely on a single evaluation metric, as each algorithm possesses different strengths. Therefore, a comparative approach among algorithms can help determine the most suitable model for supporting consumer behavior analysis on e-commerce platforms.

nikus, Domi; Muljono, Muljono; Himawan, Heribertus

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

K- means termasuk kedalam algoritma partisi yang memiliki tujuan untuk membagi data kedalam jumlah  klaster yang ditentukan, hasil dari algoritma K means tergantung pada pemilihan pusat klater awal  namun permasalahan yang sering terjadi jika pada pemilihan centroid awal yang masih dilakukan secara acak jauh dari solusi maka kemungkinan hasil dari pengelompokan tersebut kurang tepat. Untuk mengatasi masalah tersebut akan menggunakan tahapan preprocessing berupa normalisasi minmax untuk mengatasi skala pengukuran berbeda pada dataset, setelah itu menggunakan algoritma PSO dalam pemilihan centroid awal untuk algoritma K- means, dalam penelitian ini juga dibandingkan pemilihan centroid dengan 3 cara yang pertama sesuai dengan acak, kedua sesuai standar pemerintah untuk nilai kualitas air minum yang tingi, menengah dan rendah kemudian yang ketiga dengan metode yang diusulkan algortima PSO dan kemudian akan diuji dengan Index Davies Bouldin. Hasil pengujian berupa tersebut metode K-means dengan pemilihan centroid awal acak dengan nilai 0,208856082, metode K-means dengan pemilihan centroid sesuai dengan standar pemerintah tentang kondisi SAM  sebesar 0,280077, dan terakhir metode pemilihan yang terbaik adalah dengan menggunakan normalisasi minmax K-means PSO dengan nilai 0,177796. Sehingga pengujian data PAMSIMAS menggunakan normalisasi minmax k-means PSO yang didapat bahwa metode tersebut lebih optimal

Rachma, Hetta; Irfan, Muhammad Nur; Hidayati, Nurtriana; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kemiskinan merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Tingginya jumlah penduduk miskin di beberapa wilayah, seperti di Provinsi Jawa Tengah, mencerminkan kompleksitas permasalahan yang dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, tingkat kemiskinan, dan pembangunan ekonomi. Provinsi Jawa Tengah, dengan populasi besar, memiliki tingkat kemiskinan yang signifikan, sehingga memerlukan intervensi strategi untuk mengoptimalkan penyaluran program pembangunan. Untuk mendukung pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan kemiskinan secara efektif dan efisien, diperlukan sistem pendukung keputusan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan berbasis TOPSIS yang efisien dan mampu memberikan rekomendasi terbaik berdasarkan beberapa kriteria utama: jumlah penduduk, Tingkat pengangguran, upah minimum, PDRB, dan jumlah penduduk miskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Semarang memiliki tingkat kemiskinan terendah dengan nilai preferensi tertinggi (0,686725), sedangkan Kabupaten Brebes memiliki tingkat kemiskinan tertinggi dengan nilai preferensi terendah (0,154773). Validasi metode TOPSIS yang diterapkan dalam sistem ini mencapai tingkat akurasi sebesar 77,17% yang menunjukkan bahwa hasil pemeringkatan konsisten dengan keselarasan signifikan antara hasil sistem dan kondisi riil. Dengan demikian, sistem pendukung keputusan ini memberikan kontribusi nyata dalam mengklasifikasi wilayah berdasarkan tingkat kemiskinan, sehingga dapat menjadi alat bantu strategi dalam perencanaan program Pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Sulastri, Sulastri; Hadiono, Kristophorus; Anwar, Muchamad Taufiq

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Hepatitis merupakan penyakit yang diderita oleh banyak orang, bahkan bisa menyebabkan kematian. Prediksi awal dapat mencegah kematian tersebut yaitu denganmengumpulkan data pasien hepatitis yang dilihat dari faktor - faktornya. Faktor-faktor tersebut antara lain Protime, Alk Phosphat, Albumin, Bilirubin dan Usia. Untuk mengolah datatersebut, dibutuhkan Data Mining. Salah satu metode data mining yang digunakan pada penelitian ini adalah klasifikasi.Tujuan penelitian ini yaitu bagaimana memprediksi hidup atau meninggalnya pasien penyakit hepatitis dengan tingkat akurasi dan mencari atribut paling berpengaruh terhadapprediksi hidup atau meninggalnya pasien penyakit hepatitis dengan menggunakan algoritma Algoritma K-Nearest Neighbor, Naïve Bayes Dan Neural Network dan kemudianmembandingkan ketiga hasil analisis dari ketiga algoritma tersebut.Dari hasil analisis 20 atribut dilakukan 3 kali percobaan dengan algoritma Naïve Bayes didapat model klasifikasi dengan tingkat akurasi yang terbaik yaitu 76.92 %, tingkat error23.01% dan atribut Acites dan Spider merupakan atribut yang berpengaruh terhadap keputusan hidup atau meninggalnya pasien yang terkena penyakit hepatitis.Dengan menggunakanAlgoritma Neural Network didapat model klasifikasi dengan tingkat akurasi yang terbaik yaitu 82,97%, tingkat error 17.03% dan atribut yang paling berpengaruh yaitu anorexia, spiders dan protime. Dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor didapat model klasifikasi dengan tingkat akurasi terbaik yaitu 93%, tingkat error 7% dan atribut yang paling berpengaruh terhadap penderita penyakit hepatitis yaitu Albumin.

Salam, Abu; Zeniarja, Junta; Wicaksono, Wibowo; Kharisma, Lutfi

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Analisis keranjang pasar merupakan study tentang proses analisis untuk mencari sebuah aturan asosiasi dalam mencermati pola-pola pembelian konsumen pada setiap transaksi penjualan, pola-pola pembelian yang sudah di dapat dari pencarian dataset kemudian dapat digunakan untuk merencakan strategi penjualan seperti harga diskon jika membeli barang A dan B atau menunjukan tata letak pada barang yang ditemukan pada proses pencarian pola asosiasi yang menghasilkan aturan asosiasi, pola asosiasi sendiri memiliki beberapa metode untuk mencari aturan asosiasi dan yang sering dipakai dalam pencarian aturan asosiasi adalah Apriori dan FP-Growth dimana kedua metode ini menghasilkan aturan asosiasi dengan tingkat lift ratio yang tinggi dimana jika lift ratio bernilai >1 sudah dinyatakan valid sehingga semakin besar tingkat lift ratio pada aturan asosiasi yang ditemukan maka akan semakin kuat aturan asosiasi tersebut, pada penelitian ini penulis melakukan pencarian aturan asosiasi pada data penjualan epo store pada bulan November, Desember 2017 dan Januari 2018, dengan menggunakan dua metode pencarian asosiasi yaitu apriori dan FP-Growth untuk membandingkan metode mana yang lebih baik dalam pencarian aturan asosiasi serta untuk melakukan perencanaan penjualan berupa  tata letak dari metode yang memiliki tingkat lift ratio tertinggi.

Retnowati, Retnowati; Listiyono, Hersatoto; Purwatiningtyas, Purwatiningtyas; Wedaningsih, Alana Sharfina; Rahmaziana, Liana

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Indonesia telah menerapkan Open Government Data (OGD) sejak tahun 2008, yaitu ketika Undang-UndangKeterbukaan Informasi Publik (UU KIP) No. 14 tahun 2008 disahkan. Penerapan UU KIP bagi segenap badanpublik, termasuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mulai diberlakukan pada tahun 2010, melalui PPNomor 61 tahun 2010. Pengelola KIP di Indonesia dilakukan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi(PPID), yang dilaksanakan melalui surat keputusan (SK) pimpinan tertinggi pada badan publik, dimana ketikakonteksnya adalah pemerintah daerah, maka SK ditandatangani oleh Walikota atau Bupati. Secara faktual, Indonesiadimasukkan ke negara yang telah menginisiasi penerapan KIP tetapi berpotensi menghadapi kendala keberlanjutanpenerapannya. Sampai dengan tahun 2017, jumlah kota yang telah menunjuk dan memiliki PPID masih sebesar86,73% (85 kota dari 98 kota) se Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya persoalan atau faktor-faktor yangmempengaruhi kesediaan atau kesiapan (readiness) untuk mengadopsi sistem baru di dalam ruang lingkupkelembagaannya. Penelitian ini bermaksud untuk untuk mengeksplorasi tentang kesiapan (readiness) untukmengadopsi pengelolaan KIP untuk memberikan layanan informasi dan dokumen kepada masyarakat. Hasilnyadiketahui bahwa faktor komitmen organisasi dan pengelola menjadi bagian dari rendahnya kualitas readinesspengelolaan KIP. Direkomendasikan melalui hasil pendekatan Soft Systems Methodology (SSM), agar dilakukanstrategi readiness organisasi dan pengelola melalui penguatan tata kelola dan penguatan individu dengan dukunganinfrastruktur dan pendanaan yang memadai.

Lestariningsih, Endang; Ardhianto, Eka; Handoko, Widiyanto Tri; Supriyanto, Edy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Desa mranggen kecamatan mranggen merupakan wilayah administratif kabupaten demakyang berbatasan langsung dengan kota semarang. Menurut buku statistik daerah kecamatanmranggen tahun 2015, tahun 2014, tercatat jumlah penduduk kecamatan mranggen mencapai175.604 jiwa. Sedangkan dari catatan statistik tahun 2016, penduduk kecamanatan mranggensebanyak 180.152 jiwa.Kelurahan Mranggen merupakan ibukota Kecamatan Mranggen, salah satu desa yangpaling cepat berkembang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Endang, yang telahmelakukan pemodelan informasi monitoring warga desa mranggen melalui pencatatanpenduduk berbasis website, memberikan hasil yang cukup membantu bagi pemerintah desauntuk memantau perkembangan penduduk namun laporan kependudukan masih dalam bentukdeskriptif angka dan bilangan. Maka pada penelitian ini dikembangkan dengan menambahkanfitur visualisasi data penduduk.Dengan adanya model penggambaran dalam bentuk visual, memberikan hasil memudahkanbagi pemerintah desa dalam membaca perkembangan penduduk desa serta membantumemudahkan menentukan arah dalam mengatur, mengembangkan dan menggali potensi diriuntuk mencapai kesejahteraan sosial di lingkungannya

Februariyanti, Herny

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Salah satu kunci keberhasilan pengaman sistem informasi adalah adanya visi dan komitmen dari pimpinan top manajemen. Upaya atau inisiatif pengamanan akan percuma tanpa hal ini. Dengan tidak adanya komitmen dari top manajemen, berdampak kepada investasi pengamanan data. Selain itu keberhasilan juga ditentukan seperti proses desain, implementasi, konfigurasi, dan pemakaian. Untuk itu diperlukan standar dan manajemen yang memadai agar kemanan dapat dilakukan secara memadai pula.Standar kompetensi dapat dilakukan sesuai dengan TKTI jika menggunakan standar Nasional. Standar kompetensi tidak berarti hanya kemampuan menyelesaikan suatu tugas, tetapi dilandasi pula bagaimana serta mengapa tugas itu dikerjakan. Selain itu standar ISO yang merupakan standar internasional dapatditerapkan yaitu menggunakan ISO 17799 dan ISO 27000 serta turunannya. Manajemen operasi keamanan harus memenuhi beberapa hal penting yaitu kontrol dan proteksi, monitoring dan auditing, serta pemahaman tentang threat dan vulnerabilitas.