Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 141-160 of 231

Analytics

Gustia Nurul’ Ain; Rorisa Adela Jengka; Dandi Arianto Pelly; Hutri Rizki Amelia

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara deforestasi sebagai aktivitas manusia, perubahan iklim yang ditimbulkannya, serta dampaknya terhadap kelangsungan hidup spesies, khususnya Harimau Sumatera. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari lima artikel ilmiah yang dipilih sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim melalui peningkatan emisi gas rumah kaca serta menurunnya kemampuan hutan dalam menyerap karbon. Aktivitas ini juga memicu perubahan iklim lokal, seperti peningkatan suhu, penurunan kelembapan, dan perubahan pola curah hujan. Perubahan kondisi lingkungan tersebut berdampak langsung terhadap habitat dan ketersediaan sumber makanan bagi spesies. Pada Harimau Sumatera, dampak yang ditimbulkan meliputi kerusakan habitat, berkurangnya populasi mangsa, meningkatnya kebakaran hutan, serta tingginya risiko konflik antara manusia dan satwa liar. Dengan demikian, terdapat hubungan sebab-akibat yang jelas antara deforestasi, perubahan iklim, dan penurunan kelangsungan hidup spesies. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian deforestasi dan penguatan konservasi hutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi spesies yang terancam punah.

Fajrina Akmalia; Melva Putri Dealova; Hutri Rizki Amelia

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Perubahan iklim merupakan faktor utama yang memengaruhi dinamika persebaran flora dan fauna, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan iklim terhadap pergeseran persebaran spesies serta mengidentifikasi pola dan faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan mengacu pada pedoman PRISMA, menggunakan sumber dari database ilmiah seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan Scopus dengan rentang tahun 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan iklim menyebabkan pergeseran distribusi spesies secara altitudinal dan latitudinal, serta memengaruhi siklus hidup organisme melalui perubahan habitat dan kondisi lingkungan. Selain faktor iklim, tekanan antropogenik seperti deforestasi dan alih fungsi lahan turut mempercepat perubahan tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara faktor global dan lokal dalam satu kerangka konseptual yang menjelaskan hubungan antara perubahan iklim, respons spesies, dan dampak ekosistem. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kajian berbasis data spasial dan model prediksi sebagai dasar perencanaan konservasi yang adaptif.

Aris Cahyo Nugroho; Kartika Wati; Mochamad Taufik Saeful Anwar

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan wawasan kebangsaan dalam meningkatkan soliditas organisasi Pemuda Panca Marga (PPM) Resimen IX YP/Jaya Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada kegiatan pemantapan wawasan organisasi, pelatihan, dan penyegaran di satuan Denprov, Denma, dan Batalyon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan wawasan kebangsaan melalui pembinaan ideologi, pelatihan organisasi, dan penguatan nasionalisme mampu meningkatkan disiplin, loyalitas, solidaritas, serta profesionalisme anggota organisasi. Nasionalisme menjadi perekat identitas organisasi dalam menghadapi tantangan globalisasi, budaya digital, dan perubahan sosial. Strategi penguatan kepemimpinan, komunikasi internal, serta evaluasi pembinaan secara berkelanjutan terbukti mendukung terciptanya organisasi yang solid, adaptif, dan berorientasi pada nilai perjuangan kebangsaan.

Rahmatul Khusna; Saidatul Ahmalia; Hutri Rizki Amelia; Rahmah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Kajian biogeografi memandang persebaran tumbuhan sebagai hasil interaksi berbagai faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor utama yang menentukan distribusi tumbuhan melalui metode literature review. Artikel yang digunakan berasal dari jurnal nasional dan internasional yang terbit pada rentang tahun 2015–2026 dengan jumlah minimal 15 artikel yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor iklim seperti suhu, curah hujan, dan kelembapan menjadi pengendali utama persebaran tumbuhan. Selain itu, kondisi tanah, topografi, interaksi biotik, serta aktivitas manusia turut memengaruhi pola distribusi vegetasi. Penelitian terdahulu menemukan bahwa perubahan penggunaan lahan dan perubahan iklim mempercepat pergeseran distribusi tumbuhan. Tumbuhan merespons melalui adaptasi morfologis, fisiologis, dan anatomis untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Secara keseluruhan, persebaran tumbuhan merupakan hasil interaksi kompleks berbagai faktor lingkungan. Hasil kajian ini penting sebagai dasar perencanaan konservasi dan pengelolaan vegetasi di tengah perubahan lingkungan global saat ini.

Mohammad Imam Khambali; Muhamad Khoirur Roziqin; Khoirun Nisa

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Kreatif Hasbullah Tambakberas Jombang, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengeksplorasi solusi untuk mengoptimalkan asesmen formatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dua guru PAI, dan dua siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penilaian formatif dilakukan secara sistematis melalui penyusunan RPP/Modul Ajar, penetapan tujuan dan indikator capaian pembelajaran, serta perancangan instrumen yang variatif, termasuk kuis, tes lisan, portofolio, lembar observasi, dan refleksi siswa. Pelaksanaan penilaian formatif dilakukan secara integratif dan berkelanjutan, dengan guru memberikan feedback cepat dan siswa dilibatkan secara aktif melalui refleksi dan diskusi evaluatif. Kendala yang muncul meliputi motivasi dan disiplin siswa yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana digital, serta kurangnya pelatihan dan supervisi khusus bagi guru. Upaya untuk mengoptimalkan penilaian formatif meliputi kolaborasi antar guru dalam penyusunan instrumen, pemanfaatan teknologi digital, pemberian feedback konstruktif, dan penguatan budaya belajar aktif serta kolaboratif di kelas. Kesimpulannya, penilaian formatif di SMK Kreatif berjalan efektif untuk mendukung pemahaman dan perkembangan kompetensi siswa, namun perlu dukungan berkelanjutan dari sekolah dan guru untuk mengatasi kendala yang ada.

Siti Innayatul Mu’anifah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Konsep tawadhu’ sebagai sikap rendah hati yang mencerminkan kedalaman spiritual dan kematangan akhlak merupakan karakter utama seorang mukmin dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menelaah konsep tawadhu’ berdasarkan QS. Al-Furqān ayat 63 dengan mengaitkannya pada perspektif Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah serta didukung oleh beberapa literatur tafsir lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat ini menegaskan bahwa tawadhu’ bukan sekadar sikap fisik yang sederhana, melainkan kesadaran diri sebagai hamba Allah yang tercermin dalam perilaku santun, tidak arogan, dan mampu merespons interaksi sosial dengan penuh kedamaian. Pemaknaan Quraish Shihab tersebut menghasilkan formulasi konsep tawadhu’ yang integratif antara dimensi teologis dan sosial. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa penguatan nilai tawadhu’ sangat relevan dalam membangun karakter pribadi dan masyarakat Muslim yang harmonis di tengah kehidupan modern yang kompetitif dan rentan krisis moral.

Johana Marsela Zalianti; Siti Rahmayani; Hutri Rizki Amelia; Fatmawati

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Indonesia sebagai negara megabiodiversity menghadapi tantangan serius berupa degradasi habitat dan ancaman kepunahan spesies akibat faktor antropogenik serta perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pelestarian biodiversitas Indonesia melalui pendekatan konservasi in-situ dan ex-situ serta menelaah peran kebijakan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan sumber daya alam hayati. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan menganalisis 10 jurnal ilmiah terkait kebijakan, tantangan, dan inovasi konservasi di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan konservasi yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 telah diimplementasikan secara komplementer melalui perlindungan habitat alami (in-situ) dan pengelolaan lembaga konservasi seperti kebun raya (ex-situ). Meskipun demikian, tantangan berupa deforestasi, fragmentasi populasi, dan invasi spesies asing masih menjadi hambatan utama. Temuan penelitian menekankan bahwa integrasi antara inovasi riset, penguatan regulasi, dan partisipasi aktif masyarakat melalui program pemberdayaan serta edukasi lingkungan merupakan kunci keberhasilan dalam menekan laju kepunahan jenis. Sinergi lintas sektor ini sangat krusial untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) ke-15 guna menjamin kelestarian ekosistem daratan bagi generasi mendatang.

Resti Yulastri; Rini Selviani; Rima Nurhavsyakh; Rusdiah Roitona Nasution

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai multikultural dalam tradisi Balimau Kasai masyarakat Kampar serta relevansinya dalam perspektif pendidikan Islam. Tradisi Balimau Kasai merupakan kearifan lokal yang dilaksanakan menjelang bulan Ramadan sebagai simbol penyucian diri, yang mengandung nilai religius, sosial, dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Balimau Kasai mengandung nilai-nilai multikultural seperti toleransi, kebersamaan, gotong royong, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Dalam perspektif pendidikan Islam, nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip ukhuwah, tazkiyah, dan tasamuh yang menjadi dasar dalam pembentukan karakter peserta didik. Namun, terdapat pergeseran makna dalam praktik tradisi yang berpotensi mengurangi nilai religiusnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelurusan dan penguatan kembali nilai-nilai tersebut agar tetap sesuai dengan ajaran Islam. Dengan demikian, tradisi Balimau Kasai dapat dijadikan sebagai media pendidikan Islam berbasis kearifan lokal yang efektif dalam membentuk masyarakat yang religius, toleran, dan berakhlak mulia.

Rohmat Hidayat; Chusnul Chotimah; Alan Hafinudin

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran orang tua sebagai pendidik utama dalam menanamkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) guna membentuk karakter anak, khususnya di tengah tantangan modernisasi dan kemerosotan moral generasi muda. Minimnya kajian kontekstual di lingkungan pedesaan, terutama di Desa Tengaran, mendorong dilakukannya penelitian ini untuk memperoleh gambaran empiris mengenai implementasi pendidikan agama dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pelaksanaan PAI, mengidentifikasi bentuk dan metode penanaman nilai keagamaan, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan karakter anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan sebagai pendidik, teladan, motivator, pengawas, dan pembimbing akhlak. Bentuk implementasi PAI dilakukan melalui pembiasaan ibadah, keteladanan sikap, nasihat keagamaan, pengawasan perilaku, serta pemberian motivasi dan perhatian. Karakter yang terbentuk meliputi religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, sopan santun, dan kepedulian sosial. Faktor pendukung meliputi lingkungan religius dan keterlibatan masyarakat, sedangkan faktor penghambat antara lain pengaruh teknologi, kesibukan orang tua, dan pergaulan sebaya. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran keluarga sebagai basis pendidikan karakter berbasis nilai Islam serta perlunya sinergi antara keluarga dan lingkungan sosial dalam membentuk generasi berakhlak mulia.

Deni Ayu Putri; Supriyanto

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Teknologi digital memiliki dampak yang masif pada masyarakat banyak. Revolusi era industri 4.0 menuntut industri manufaktur untuk melakukan transformasi digital secara masif guna mempertahankan daya saing global. Salah satu pendorong utama pergeseran ini adalah adanya tekanan untuk mengoptimalkan sumber daya dan menekan biaya produksi di tengah perubahan pasar. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak transformasi digital terhadap efisiensi biaya produksi di sektor manufaktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian kata kunci terstruktur pada basis data akademik terkemuka (seperti  Web of Science, Mendeley dan Google Scholar) untuk publikasi dalam rentang waktu 10 tahun terakhir. Proses seleksi dilakukan menggunakan pendekatan PRISMA. Proses penelitian dilanjutkan dengan penyaringan artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, evaluasi kualitas literatur, dan diakhiri dengan ekstraksi serta sintesis tematik terhadap artikel-artikel yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), otomatisasi cerdas, dan Big Data Analytics secara signifikan mampu menurunkan biaya variabel produksi. Efisiensi ini dicapai melalui minimalisasi produk cacat (waste reduction), optimalisasi penggunaan energi yang mendukung implementasi kapital hijau (green capital), dan pemeliharaan mesin prediktif. Di sisi lain, literatur juga menggarisbawahi tingginya investasi awal (Capex) menuntut perusahaan untuk melakukan restrukturisasi manajemen sumber daya manusia, terutama dalam hal rekrutmen dan pengembangan talenta digital, agar efisiensi jangka panjang dapat direalisasikan. Transformasi digital terbukti pada peningkatan efisiensi biaya produksi yang berkelanjutan. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada keselarasan antara kesiapan infrastruktur teknologi dan strategi adaptasi tenaga kerja. Kurangnya sumber daya manusia yang memadai dan kurangnya tenaga ahli memjadi hambatan dalam transformasi ini. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan komprehensif bagi para praktisi industri dalam merumuskan strategi investasi digital yang terukur, serta mendorong penelitian lanjutan mengenai model adopsi teknologi yang lebih efisien dan aplikatif bagi perusahaan manufaktur berbagai skala, termasuk dalam industri manufaktur seperti di bekasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada strategi mitigasi terhadap tekanan regulasi lokal, seperti tingginya Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Ivan Pondra; Supriyanto

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Salah satu kontribusi manufaktur Indonesia adalah produksi tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi permintaan konsumen tekstil terhadap produksi tekstil di Indonesia menggunakan metode systematic literature review  (SLR). Berdasarkan  hasil  pencarian  yang  sesuai  tahapan   Preferred Reporting  Items  for  Systematic  Review  and  MetaAnalyses (PRISMA)  bahwa    Berdasarkan temuan-temuan tersebut, direkomendasikan agar pelaku industri tekstil Indonesia mengadopsi sistem peramalan permintaan berbasis machine learning yang mengintegrasikan tren keberlanjutan, dan analisis daya saing komparatif. Pemerintah perlu mendukung stabilitas nilai tukar, pengembangan bahan baku kapas domestik, dan insentif R&D untuk memperkuat responsivitas industri terhadap proyeksi permintaan yang terus berkembang. Jenis dokumen yang di cari dalam penelitian ini merupakan dokumen dengan rentang waktu 10-15 tahun terakhir.

Andri Yansyah; Supriyanto

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai determinan permintaan konsumen dalam perspektif ekonomi mikro melalui metode systematic literature review (SLR). Permintaan konsumen merupakan konsep fundamental dalam analisis pasar yang menentukan keberhasilan pengambilan keputusan manajerial, mulai dari penetapan harga hingga perencanaan produksi. Pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kuantitas permintaan—baik harga produk, pendapatan, harga barang terkait, ekspektasi, selera, maupun aktivitas promosi—sangat krusial bagi manajer dalam merespons dinamika pasar secara efektif. Metode penelitian dilakukan dengan mengkaji literatur ilmiah dari basis data yang meliputi tahap identifikasi, screening, kelayakan, dan inklusiHasil kajian menunjukkan bahwa model fungsi permintaan multivariabel QDX = F(PX, I, PR, PE, IE, PAE, T, N, A, F, O) menjadi kerangka analitik yang paling komprehensif, dengan harga produk, pendapatan konsumen, dan faktor musiman sebagai determinan paling dominan. Namun, sebagian besar penelitian masih mengkaji determinan secara parsial, sehingga diperlukan pendekatan integratif yang menghubungkan seluruh variabel dalam satu model permintaan yang holistik.

Nur Aini Islamiyah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini membahas implikasi kaidah fiqh 'Tāṣāruf al-Imām ‘alā al-Rā‘iyyah Mānuṭun bi al-Maṣlaḥah' dalam praktik pemberian dispensasi kawin di bawah umur di Pengadilan Agama Kabupaten Malang tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam memberikan dispensasi kawin cenderung mempertimbangkan faktor sosial dan psikologis sesaat, seperti kehamilan pranikah dan kekhawatiran orang tua, daripada memperhatikan maslahat jangka panjang bagi anak. Kesimpulannya, praktik pemberian dispensasi kawin di Kabupaten Malang masih berorientasi pada penyelesaian masalah sesaat dan belum sepenuhnya mencerminkan maqāṣid al-syarī‘ah.

Ikram Humaidi; Adil Nuruddin Syamil; Annisa Ramadhanti; Asrarie Siti Ariyanggi; Biah Sabandyani +2 more

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini membahas konsep pendidikan Islam menurut pemikiran Imam Al-Ghazali yang menekankan pembentukan manusia yang sempurna (insan kamil) melalui keseimbangan antara ilmu, amal, dan akhlak. Pendidikan menurut Al-Ghazali tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pembinaan moral, spiritual, serta pembentukan karakter peserta didik. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pendidikan Islam menurut Al-Ghazali, mengkaji pandangannya tentang psikologi pendidikan dan perkembangan anak, serta mengetahui peran pendidik, metode pendidikan, dan klasifikasi ilmu dalam proses pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review atau studi kepustakaan, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memandang anak sebagai amanah yang memiliki potensi bawaan yang harus dikembangkan melalui pendidikan yang tepat sejak usia dini. Guru memiliki peran penting sebagai pembimbing dan teladan dalam membentuk akhlak dan kepribadian peserta didik. Metode pendidikan yang dianjurkan meliputi keteladanan, nasihat, pembiasaan melakukan kebaikan, serta pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Selain itu, Al-Ghazali juga mengklasifikasikan ilmu pengetahuan menjadi ilmu yang terpuji, ilmu yang tercela, dan ilmu yang perlu dibatasi, sehingga pendidikan diarahkan pada pengembangan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Dengan demikian, konsep pendidikan Al-Ghazali menekankan keseimbangan antara aspek intelektual, moral, dan spiritual dalam membentuk manusia yang berilmu, berakhlak mulia, serta bertakwa kepada Allah SWT.

Muhammad Nashrullah Jamil

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran qirā’ah sab‘ah di Majelis Al-Umri yang dilaksanakan dengan metode talaqqi serta faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran qirā’ah sab‘ah telah dirancang secara sistematis meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Seiring berjalannya waktu, pihak majelis terus melakukan perbaikan sehingga kualitas pembelajaran semakin meningkat. Strategi yang digunakan meliputi: pertama, direct modelling (teladan langsung) yang efektif meningkatkan kemampuan murid dalam menirukan dan menjaga ketepatan bacaan. Kedua, drill and repetition (latihan dan pengulangan) untuk memperkuat ingatan, meningkatkan ketepatan, serta membentuk kebiasaan membaca yang benar. Ketiga, scaffolding (bantuan bertahap) untuk membimbing murid menguasai bacaan secara perlahan meskipun membutuhkan kesabaran dan waktu lebih panjang. Keempat, muqabalah (penyetoran hafalan) yang menumbuhkan ketelitian, konsistensi, dan keakuratan bacaan. Kelima, muraja‘ah yang berfungsi memperkuat hafalan, menjaga konsistensi, serta membangun rasa percaya diri santri. Adapun tantangan yang dihadapi antara lain perbedaan pemahaman murid, keterbatasan waktu, dan kurangnya evaluasi individual akibat padatnya jadwal.

Maysaroh; Afif Kholisun Nashoih

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

This research aims to identify and analyze the terms containing majaz mursal in the book Bulughul Maram by Imam Ibn Hajar al-Asqalani, specifically in the Book of Purification (Kitab at-Thaharah), and to classify the types of 'alaqah (relationships) that underlie them. This study uses a qualitative approach through a library study with a content analysis technique. Primary data, consisting of hadiths from the Book of Purification, were examined by tracing terms with indications of majaz, and then analyzed based on their context (qarinah) and the relationship of their meaning to gain a more comprehensive understanding. The research found nine terms classified as majaz mursal: أعرابي (a'rabi), الناس (an-nas), إصبعيه (isba'ayhi), العين (al-'ain), الغلام (al-ghulam), أمتي (ummati), عرق ('araq), الماء (al-ma'u), and ميتته (maytatahu). These nine terms show a variety of 'alaqah, including: 'umum (two terms), kulliyyah (one term), juz'iyyah (one term), itlaq (two terms), sababiyyah (one term), 'aliyyah (one term), and zarfiyyah (one term). This variation confirms that majaz mursal in the hadiths of the purification chapter not only demonstrates the richness of balaghah (eloquence) but also serves to convey syar'i (legal) meanings concisely, precisely, and contextually.

Kamila Rizkiya Salsabil

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas praktik perkawinan anak dalam tradisi Lamkoar di Dusun Jabon Kecamatan Kertosono ditinjau dari preskpektif fikih dan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-empirik melalui wawancara. Observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik lamkoar seringkali melibatkan pergeseran peran wali dari wali nasab kepada tokoh adat, yang tidak sesuai dengan ketentuan fikih manapun Kompilasi Hukum Islam(KHI). Selain itu, pencatatan perkawinan dilakukan melalui tiga pola, yaitu dispensasi kawin, isbat kawin, dan tidak di catat sama sekali. Hal ini menimbulkan ketidak pastian hukum serta berdampak  pada lingkungan hak perempuan dan anak.

Selvi Indah Permatasari; Salim Ashar

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Konsep kerugian manusia dalam QS Al-‘Ashr secara normatif dipahami sebagai kondisi spiritual individu yang jauh dari iman dan amal saleh. Namun, dalam realitas kontemporer kerugian manusia tidak hanya bersifat individual, tetapi juga tampak dalam bentuk krisis sosial seperti meningkatnya individualisme, disinformasi, dan melemahnya solidaritas sosial. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap konsep kerugian masih cenderung reduktif dan belum sepenuhnya menyentuh dimensi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji epistemologi kerugian manusia dalam QS Al-‘Ashr melalui perspektif tafsir sosial dengan analisis hermeneutika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), serta pendekatan hermeneutika untuk menganalisis relasi antara teks, konteks, dan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi kerugian dalam QS Al-‘Ashr dibangun secara integratif melalui wahyu, rasionalitas, dan pengalaman sosial. Kerugian manusia tidak hanya disebabkan oleh kelemahan individu, tetapi juga oleh kegagalan membangun struktur sosial yang berbasis nilai kebenaran dan kesabaran. Oleh karena itu, QS Al-‘Ashr menawarkan solusi kolektif melalui iman, amal saleh, serta tanggung jawab sosial sebagai upaya keluar dari kerugian secara komprehensif.

Muhammad Fodhil; Farisy Maulana Jalaluddin Akbar

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Ibadah merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT yang mencakup aspek ritual, sikap, dan perilaku yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Pendidikan ibadah memiliki peran penting dalam pembentukan karakter spiritual dan moral peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan ibadah yang terkandung dalam Kitab Al-Minahus Saniyah fi Wasiyyatil Matbuliyah karya Sayyid Abdul Wahhab Asy-Sya’rani serta mengkaji aktualisasinya dalam konteks pendidikan Islam modern. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data utama diperoleh dari kitab Al-Minahus Saniyah fi Wasiyyatil Matbuliyah, yang didukung oleh buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan ibadah dalam kitab tersebut meliputi istiqamah dalam bertaubat, menjauhi sifat riya’, memerangi hawa nafsu, menjaga adab lahir dan batin, pembiasaan sholat malam dan sholat berjamaah, serta memperbanyak istighfar dan dzikir. Nilai-nilai pendidikan ibadah tersebut dapat diaktualisasikan dalam pendidikan Islam modern melalui pembiasaan ibadah, penguatan pendidikan karakter, dan integrasi nilai spiritual dalam proses pembelajaran, sehingga relevan diterapkan dalam kehidupan pendidikan masa kini.

Ariel Azhar Syam; Aliman; Muslahuddin As'ad

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan masjid yang efektif dalam mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan strategi manajemen masjid dalam pengembangan program keagamaan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang melibatkan pengurus masjid dan jamaah sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi manajemen di Masjid Al-Fauzan telah berjalan cukup baik melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, yang mendukung pengembangan berbagai program keagamaan seperti ibadah rutin, kajian keislaman, dan pembinaan jamaah. Faktor pendukung meliputi dukungan pengurus, partisipasi jamaah, serta ketersediaan sarana dan prasarana, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu jamaah dan belum optimalnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Disimpulkan bahwa strategi manajemen yang terencana dan terstruktur berperan penting dalam meningkatkan efektivitas program keagamaan serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, sehingga perlu penguatan partisipasi masyarakat secara menyeluruh.