Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 81-83 of 83

Analytics

Femi Mutriara Rahayu; Rahimah Ismah Salimah; Riski Amalia Daryani; Dewi Rachmawati Gustini

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Trigona sp atau yang lebih dikenal dengan sebutan Lebah Klanceng merupakan salah satu jenis lebah penghasil propolis, madu dan bee bread. Budidaya lebah ini tergolong kepada kategori mudah sehingga pada masa pandemi budidaya lebah ini banyak diminati oleh para masyarakat. Selain itu, permintaan mengenai produksi lebah ini terus meningkat dan dinilai dapat membantu dan menguntungkan perekonomian masyarakat. Di Kabupaten Majalengka sendiri budidaya lebah ini mula digandrungi dalam beberapa tahun terakhir dikarenakan perawatan yang mudah dan dinilai dapat membantu perekonomian masyarakat terlebih dimasa pandemi dikarenakan hilangnya pekerjaan atau mata pencaharian masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kelebihan Lebah Klanceng, yaitu perawatan yang muda, jinak, tidak menyengat, dan produksi madu yang tidak hanya dari nektar bunga melainkan dapat menggunakan getah pohon. Selain kelebihan tersebut Lebah Klanceng ini berguna untuk menghasilkan madu, propolis, dan bee bread.

Hasan; Ashilah Wadhhah Haura

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Dalam pendidikan metode pembiasaan sangat penting untuk membiasakan peserta didik untuk melakukan perbuatan baik salah satunya di SMP IT Ashabul Kahfi Tabalong adalah pembiasaan ibadah pagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembiasaan ibadah pagi dalam peningkatan motivasi belajar mengajar di SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong. SMPIT Ashabul Kahfi tabalong berdomisili di Jalan Nor Aidi Tanjung Selatan, Kec. Tanta, Kab. Tabalong, Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) karena dilaksanakan secara real dan berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru-guru serta siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dan dokumentasi yang seterusnya dianalisis dengan cara deskriptif analisis dengan menggunakan metode induktif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa bentuk-bentuk ibadah pagi adalah sholat dhuha, majelis ilmu, membaca asmaul husna, dan tadarus. Sedangkan motivasi terdiri dari motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.

Hairidah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Perguruan tinggi merupakah salah satu lembaga pendidikan setelah SMA/MA yang seharusnya dilanjutkan oleh anak-anak, di perguruan tinggi akan diperdalam berbagai ilmu sesuai pilihan masing-masing, ada perguruan tinggi yang lebih condong kejurusan umum dan ada yang lebih condong ke Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menangkap pandangan masyarakat Tabihi terhadap perguruan tinggi dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggambarkan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data pada peneltian ini yaitu dengan teknik: observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah koleksi data, editing data dan juga klasifikasi data. Untuk analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah masyarakat yang mempunyai anak yang masih mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dan anak yang tidak melanjutkan keperguruan tinggi. Sedangkan Objek penelitian ini adalah pandangan masyarakat Tabihi terhadap lembaga pendidikan Islam dan faktor mempegauhinya. Hasil penelitian dilapangan menunjukan bahwa masyarakat Tabihi ada yang menganggap perguruan tinggi itu penitng dan tidak penting. Kemudian faktor yang mempengaruhi antara lain faktor ekonomi, pengetahuan dan latar belakang pendidikan orang tua.