Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 23

Analytics

Jaelani Jaelani; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Pemimpin adalah seseorang yang memliki kuasa dan tanggung jawab untuk mengatur suatau hal dalam sebuah wilayah atau tempat. Kepemimpinan mencangkup proses seseorang memengaruhi dalam menentukan arah dan tujuan untuk mencapai suatau hal. Kepemimpinan dalam islam dapat diartikan sebagai kepemimpinan yang didasarkan pada Quran dan hadist. Kepemimpinan dalam islam memiliki nilai-nilai yang sangat kuat dan kokoh yang dibangun berdasarkan ajaran-ajaran islam. Seorang pemimpin yang menjalankan kepimimpinan berdasarkan aturan yang terdapat dalam Al Quran dan Al Hadits. Syariat dalam islam menjadi dasar tata pemerintahan yang dijalankan sejak masa Nabi Muhammad SAW dan selanjutkannya sistem khilafah islam yang dipegang oleh seorang Khalifah.

Durotun Nafisah; Muchotob Hamzah; Salis Irvan Fuadi

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Islamic education aims to create a servant of god who is reverent and has knowledge that balances the knowledge of the world and the future. It also aims to educate muslims with a pious attitude to wards Allah SWT, who understands the needs of modern humans in need of science. Faith and religion to achieve prosperity, the world, an the future, not just technology. Therefore, someone is motivated to develop their potential and improve their talents. This study aims to determine the concept of ulul albab contained in Qur’anic’s letter shod, verse 29. Section 29 of surah shod contains the concept of ulul albab, which is closely related to the achievement of islamic educational goals. The method used is literature research by searching for written sources of information related to the author’s approach to primary and secondary data sources. Data acquisition was analyzed using maudhu’i or subject interpretation. The results show that the concept of ulul albab contained in verse 29 of the letter is closely related to the goals of Islamic education. The caracter of ulul albab in verse 29 of sula is a person who always thinks and benefits from the creation of the greatness of Allah’s SWT. in addition, the purpose of Islamic education is to be a servant of Allah with a balance of knowledge between world knowledge and future knowledge.

Erin Nailus Syifa Kumala; Tia Amalia; Dini Rohmatul Aulia; Moh. Ainul Yaqin

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Pendidikan merupakan usaha manusia untuk membina seseorang kearah yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai didalam masyarakat dan budaya. Dalam dunia pendidikan banyak sekali perbedaan-perbedaan yang perlu kita pahami hingga nantinya bisa searah, setiap manusia memiliki pendapat yang berbeda , sehingga dari perbedaan tersebut dapat menumbuhkan sebuah konflik dalam kehidupan bersosial, namun perbedaan juga dapat membangun seseorang untuk lebih maju kedepannya. Dalam suatu organisasi di sekolah konflik mempunyai pengaruh besar terhadap kegiatan pendidikan yang nantinya akan berakibat pada siswa dan siswi, maka ketika terjadi suatu konflik seorang pemimpin (kepala sekolah) harus bisa mengatasi segala konflik yang ada demi menjaga ketentraman lingkungan serta menjaga nama baik sekolah. Fokus penelitian ini bagaimana peran kepala madrasah dalam menangani sumber konflik yang terjadi di SDS Ulul Albab?. Dengan tujuan untuk mengetahui hal apa yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam menangani sumber konflik yang tejadi di SDS Ulul Albab. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, lokasi penelitian ini di SDS Ulul Albab. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan beberapa hal yang menjadi Upaya yang harus dilakukan Kepala Madrasah dalam menangani konflik yang terjadi, Pertama: memberikan pemahaman terhadap guru mengenai peraturan yang ada. Kedua: mengadakan kegiatan pembinaan, pelatihan hingga guru bisa memberikan yang terbaik untuk siswa. Ketiga: kepala sekolah menyeleksi latar belakang guru mengenai pendidikannya, dan juga bagaimana komitmennya terhadap semua siswa. Keempat: menegur guru ketika melakukan kesalahan serta memberikan nasehat padanya agar lebih memahami peraturan yang ada.

Wilda Rif’ah Fauziyah; Naila Wulandari; Cinta Ayu Dewi Alawiyah; Dadang Sutrisna; Mu’alimin Mu’alimin

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Konflik Interpersonal tidak akan terlepas dari semua unsur penddikan. Setiap orang yang terlibat dalam pendidikan memeliki peluang yang sama untuk terjadinya konflik interpersonal. . Penelitian ini berfokus pada Analisis Konflik Interpersonal di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember dan Strategi Manajemen Konflik Interpersonal di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember. Pendekatan yang dipakai pada penelitian ini yakni menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil peneliti di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember ada beberapa konflik yang terjadi yaitu diantaranya, konflik interposnal antar peserta didik kasus bulliying dan goshob. Beberapa peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik. Konflik yang terjadi anatara peserta didik dan tenaga kependidikan ialah telat dalam membayar SPP, dan konflik yang terjadi antara kepala sekolah dan pihak luar yaitu terkait batas wilayah dan politik. Strategi Manajemen Konflik Interpersonal di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember dengan cara mediasi. Jika terjadi konflik antar peserta didik guru BK bisa memanggil peserta didik yang bersangkutan untuk melakukan mediasi utnuk membangun hubungan baik antar peserta didik.

Fadlun Zahrotul Aliyah; Mery Cahyaning Utami; Muhammad Ilham Ardiansyah; Abata Muhammad Ramadhan; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

In Islam gender roles and gender equality are considered very carefully and carefully, there are also many opinions of modern scholars and salafi who discuss this topic and in print media such as books, books or digital media such as articles, magazines or social media. . Islam does not only pay attention to women in relation to work, household and obligations, but Islam also pays attention to men in this regard. As we know, men are the backbone of the family and it is the obligation of married men to provide for their wife and children. But in modern times like today, there are many women who work like men and there are many advantages and disadvantages of women's work or what can be called patriarchy.Gain and loss patriarchy. In Islam women have the right to work, but in Islam there is also a prohibition against women working, for example a woman is a career woman and is married, so she must not forget her job as a wife and mother, because the most important thing is the obligations that must be fulfilled by a woman married for her husband and children. In digital media, many women are involved in their actions, an example is advertising. There are no women who play a role in an advertisement, but women have limitations and risks that must be considered in everything they do. there is a risk alone.  

Nur Afifah; Fikri Khoirunnisa; M.Andreyanto; Sari Helmalia Putri; Mu’ Alimin

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Dunia yang terus maju dunia pergaulan yang terus membabi buta, remaja penerus bangsa yang akan membawa negara berkembang harus menguatkan iman dan taqwanya, namun hal ini yang sekarang hanya di pandang oleh sekolah formal biasa oleh karena itu pentingnya membawa budaya pesantren dalam penerapan akhlak di dunia formal tenaga integrasi antara pondok dan pesantren sangatlah upaya meningkatkan budaya pesantren yang akan di hidupkan di kegiatan formal.  

Danang Wiharjanto; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Syukur merupakan suatu ungkapan terima kasih kita atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya selain itu  rasa syukur juga bisa  kita sampaikan kepada sesama manusia. Dalam Islam Syukur beriringan dengan Zikir seperti kalimat alhamdulillah yang diucapkan dengan lisan kita selain mengungkakan dalam hati atau juga lewat berbuatan anggota badan.Kita harus bersyukur pada nikmat yang diberikan oleh Allah karenan dengan syukur itu nikmat kita akan ditambahkan sesuia dengan janji Allah dalam Al Quran sedangkan Kufur rmerupakan kebalikan dari sifat syukur dimana ada rasa mengingkari dan menutupi segala pemberian dan nikmat Allah yang akan menyebabkan azab dan siksa bagi manusia..Kebodohan dan kelalaian merupkan hal yang menghambat syukur kita kepada Allah..Syukur akan dapat menambahkan keiklasan dan memotivasi kita dalam berbuat kebaikan dalam ibadah kita seperti yang telah Rosulullah ajarkan dalam perkataan dan tindakanya.      

Hafiz Sandeq Yusuf; Iyan Al Iqlhas; Gallyosa Mariski Saputra; Ragil Rizki Raditya Esha; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Kepemimpinan dalam islam merupakan hal yang selalu menjadi perdebatan dan pembahasan yang bagus untuk diperbincangkan. Islam memberikan ajaran seorang pemimpin memiliki moral, kebijaksanaan, dan bisa menjadi panutan dalam sekumpulan orang yang memiliki kerendahan hati,kejujuran, dan memiliki sifat kepemimpinan yang tinggi. Prinsipnya dalam kehidupan sehari hari kita dapat melaksanakannya seperti halnya menjadi imam dalam shalat sehari hari, bagaimana melaksanakan arti dari kepemimpinan dan menjadi pemimpin yang baik dalam kualitas dalam memimpin sebuah kepemimpinan yang terorganisasi. Allah telah memilih atau mengutus seorang nabi atau rosul yang dipilih untuk menjadi pemimpin dalah agama islam yaitu Nabi Muhammad SAW. Kepemimpinan islam merupakan kepemimpinan yang menjadikan pemimpin dengan konsep dunia dan akhirat,  Seperti contohnya Kepemimpinan khilafah yang memiliki tugas atau ditunjuk oleh orang orang muslim yg percaya kepada orang tersebut agar dijadikan pemimpinnya. Kepemimpinan dalam negara juga termasuk dalam hal perspektif islam karena negara kita termasuk negara islam terbesar di dunia. Kepemimpinan memiliki tugas bukan hanya di dalam kemanusiaan tetapi harus dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT. Kepemimpinan dalam perspektif islam memiliki arti berbeda atau khas tersendiri pada kepemimpinan pada umumnya sehingga kepemimpinan dalan persepektif islam tidak bisa disamakan dengan hal yang biasanya kita temukan pada hal sehari hari yang kita lakukan atau temui.  

Taufik Akbar

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

By utilizing a qualitative methodology and analyzing descriptive data, this article presents a departure from the customary practice of commemorating the odd nights of the final 10 days of Ramadan by the residents of Parit Adam in Sungai Ambawang Kuala Village, Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency. The authors discovered that the tradition of observing the odd nights of the final 10 days of Ramadan is intricately linked to texts, particularly QS. al-Qadr verses 1-5, which focus on seeking and obtaining Lailatul Qadr Night. This endeavor is demonstrated through the selekoran, segemian, and petolekoran traditions. Moreover, the selekoran, segemian, and petolekoran traditions have diverse meanings for the local community. Firstly, these three customs are considered part of an institutionalized amaliah associated with the momentum of Lailatul Qadar, based on QS. al-Qadar about the last ten days of Ramadan. Secondly, the three rituals serve as a way for the community to express gratitude for the opportunity to observe Ramadan. Lastly, the selekoran, segemian, and petolekoran rituals are performed as an attempt to preserve the customs that have been established to date. This article provides a unique insight into the cultural traditions of the people of Parit Adam by deviating from the usual practice of observing the odd nights of the final 10 days of Ramadan.

Deni Sutan Bahtiar; Muhtar Sofwan Hidayat; Robingun Suyud El Syam

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Happiness is the goal of everyone's life, namely a feeling that ensures one's life is more meaningful and satisfying. But what exactly can make a person feel happy? hobby may be one of them. Through field research, it was concluded: that the esoteric meaning of happiness for the pandhowo community (pendemen doewung wonosobo) is by channeling a positive hobby to the keris to understand its essence, using the keris as a means to a spiritually pious person so that it has an impact on inner satisfaction and happiness..  

Megawati

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

This research was motivated by the low level of ability to recite Al-Qur'an in Islamic religious education subjects for fifth grade students at SDN Sungai Jingah 4. The aim of this research was to determine the application of the demonstration method to improve the ability to practice Tadarus Al-Qur'an for students in SDN Sungai Jingah 4. The subjects in this classroom action research were class V students of SDN Sungai Jingah 4. The data collection techniques used were observation, test methods and demonstration methods. This research was carried out in three cycles, each cycle was carried out with one meeting. The results of this research show that the demonstration training method can improve the ability to practice reciting the Qur'an properly and correctly. In cycle I it increased with an average of 59.5%, in cycle II there was an increase with an average of 79.5% and in cycle III there was an increase with an average of 85%.

Faradilla Thifa Yunarika; Hana Melani; Kesyara Dwi Larasati; Vergie Debrianne Dinata; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Di zaman sekarang perkembangan Jurnalisme dalam peran sosial perspektif islam di era teknologi sedang berkembang pesat. Media informasi menjadi hal utama untuk memenuhi kehidupan di lingkungan masyarakat. Peran sosial jurnalisme dalam perspektif Islam di era teknologi berkembang pesat saat ini. Sarana utama kehidupan masyarakat adalah media informasi. Salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat informasi adalah pemisahan antara penayangan media elektronik dan penerbitan media cetak. metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menjelaskan bagaimana jurnalisme digunakan di media sosial saat ini. Setelah melakukan penelitian dan analisis, ditemukan sejumlah fakta tentang fungsi jurnalisme sosial—juga dikenal sebagai jurnalisme warga—. Fakta tersebut antara lain sebagai sumber informasi atau peringatan terhadap seluruh rakyat tentang apa yang terjadi di sekitar lingkungan, memperluas pengetahuan masyarakat tentang lingkungan, serta menafsirkan dan mengkorelasikan semua pengetahuan manusia yang diketahui. Ada beberapa faktor yang mendukung sekaligus menghambat peran jurnalisme sosial dalam penyampaian karya jurnalistik. faktor pendukung seperti betapa mudahnya mengirim berita atau informasi berkat internet, adanya media khusus. Penumpukan arsip, kurang maksimalnya pemanfaatan teknologi, dan kurangnya budaya kritis di masyarakat menjadi faktor penghambat potensial. Dari penelitian yang kemudian dideskripsikan dan dianalisis ini dapat ditarik kesimpulan bahwa citizen journalism memiliki peran yang signifikan dalam evolusi teknologi media jurnalistik. Studi tersebut merupakan faktor-faktor yang mendorong serta pula menghambat jurnalisme dalam peran sosial. Peneliti selanjutnya dapat menyelidiki isi pesan dalam berita citizen journalism.  

Dian Musyarofah; Eggi Saputra; Rangga Aditya Pratama; Safira Putri Nadhifa; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Communication in religion plays an important role. Communication is made the basis of broadcasting religious teachings through the media of da'wah. Communication is also a means of connecting for religious people. Communication is not only knowledge that is learned in lecture classes. Even communication itself has actually been taught by the creator In this article, the author will discuss communication in an Islamic perspective.  

Abdullah Ra’uuf Muttaqi; Muhammad Razky Althayana; Muksin Okta P; Rakha Adrian; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Communication is delivery in the form of informatics, emotions, and ideas in skills and so on. Communication can also be done to teach discipline in worship, guide, direct and make it easier to interact with someone.Fostering can build morals for religious life and religious education which is important in our country which is based on first Pancasila “Belief in One Supreme God”.Morals are able to educate, understand, and practice Islamic teachings in accordance with the authentic Al-Quran and Sunnah, which are based on understanding, diversity that is competence, both in knowledge (cognitive), attitude (affective), and behavior (psychomotor).  

Maghfira Septi Arindita; Meila Asfi Raykhani; Naufal Ra’uf; Rulyn Ardianoor; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Komunikasi ialah aktivitas yang selalu dipakai oleh mahluk ciptaan Allah dalam bersosialisasi. Tidak mungkin memisahkan komunikasi dari kehidupan manusia. Tindakan berkomunikasi melibatkan lebih dari sekedar mengirim pesan melalui media atau saluran tertentu yang diterima dengan baik oleh komunikan. Lebih penting lagi, komunikasi merupakan interaksi yang didorong oleh niat baik dan terfokus pada kebutuhan pribadi dan kepentingan dunia. Menurut ilmu komunikasi, upaya komunikasi mungkin tidak mencakup informasi tentang akhirat dan akibatnya, mungkin memiliki konsekuensi untuk penyebaran berita atau pesan hoaks melalui media sosial dan media massa lainnya. Hal ini tentu meresahkan dan menimbulkan kegaduhan di lingkungan sekitar, menarik perhatian orang-orang yang membutuhkan ketenangan dan menghalangi mereka untuk membaca berita. Tidak terkecuali komunikasi dalam agama Islam. Fungsi komunikasi Islam harus terintegrasi agar dapat digunakan untuk komunikasi. Komunikasi sangat penting dan memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari. Konsep dasar dalam komunikasi secara konsisten didirikan pada ajaran dan ilmu pengetahuan Islam. Al-Qur'an, Sunnah, dan Hadits, yang dianggap sebagai petunjuk awal bagi umat Islam, menjadi landasan bagi perkembangan ilmu komunikasi.  

Rusydan Abdul Hadi; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Da'wah, in general, can be defined as an activity that encourages others to follow Allah's commands and avoid His prohibitions. Da'wah is a religious act with the highest status in Islamic law and is also mandatory. Of course, da'wah will be rewarded as an act of worship. However, of course, God has rules, processes, and limitations that human must follow in order to be rewarded. The two primary sources of Islamic law, the Qur'an and Al Hadith, both mention these things. When da'wah is carried out by disregarding the rules, procedures, and limitations given in the Qur'an and Al Hadith, it becomes meaningless, worthless, and even produces harm instead of good.   

Muhamad Subur Wijaya; Nadhif Skha Ramadhan; Rizki Amirul Aziz; Dimaz Shaquille; Yayat Suharyat

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Hukum adalah aturan berupa sanksi dan norma yang diterapkan dengan tujuan mengatur berbagai hak dan kewajiban warga negara tanpa konflik. Tujuan undang-undang ini adalah untuk membatasi perilaku masyarakat dan mencapai keadilan sosial. Semua masyarakat memiliki hak untuk membela diri di depan hukum. Ini berarti kedudukan yang sama di hadapan hukum untuk semua, tanpa memandang asal atau status. Manusia juga makhluk sosial, dan makhluk sosial tidak dapat dipisahkan dari apa yang disebut komunikasi. Komunikasi dapat dibagi menjadi dua bidang: komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Komunikasi adalah bagian terpenting dalah hidup. Komunikasi Islam mengajak manusia pada jalur dakwah yang menekankan nilai-nilai agama dan sosial budaya melalui penerapan prinsip dan metode yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadist. Prinsipnya bukan hanya transmisi pesan dan munculnya perubahan perilaku komunikator, tetapi juga penciptaan jaringan interaksi sosial yang harmonis dan berbasis norma.  

Abd. Gais

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

MIN 6 Balangan has problems that arise in learning at school, including low interest in learning in class IV MIN 6 Balangan. Based on the problem setting, the aim of this research is whether the video and Talking Stick Learning Model can improve learning outcomes in class IV MIN 6 Balangan. The research approach used in this research is a qualitative approach, while the type of research is classified as classroom action research. The data analyzed in this classroom action research is in the form of qualitative and quantitative data. Based on the results of research on class IV MIN 6 Balangan students in the fiqh subject of learning videos and Talking sticks, it can be concluded that the learning outcomes in video learning and Talking sticks in class IV MIN 6 Balangan experienced success as indicated by a 42% completion rate increasing to 88%, this shows that learning using Video and Talking Stick in class IV 6 MIN 6 Balangan achieved very good improvement.  

Anisa Anisa

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Penelitian ini membahas cooperative learning dengan metode pembelajaran learning together dan membahas tentang seberapa efektif metode pembelajaran learning together dalam pembelajaran ski. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek penelitian 20 mahasiswa dan mahasiswi aktif di stai al-jami. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran learning together efektif dalam pembelajaran ski.

Asmiati Asmiati; Fitriana Fitriana; Jamilah Jamilah

Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2022 CV. Maryam Sejahtera

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya guru yang masih jarang menggunakan RPP dalam proses pembelajaran berlangsung. Memiliki keyakinan apriori mengenai cara mengajar telah cukup baik sehingga kurang mengembangkan berbagai keterampilan yang penting untuk dikuasai dan digunakan saat di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran guru terhadap RPP dalam proses pembelajaran di MI Miftahul Alim Habau yang mencakup: analisis kesadaran guru tentang perangkat pembelajaran RPP dan profesionalisme, pemahaman guru dalam menyusun RPP, dan pelaksanaan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survey dengan pengumpulan data melalui pengisian kuesioner/ angket serta menggunakan instrument nontest. Objek penelitian yaitu guru yang mengajar di MI Miftahul Alim Habau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara kesadaran guru terhadap RPP dalam proses pembelajaran. Dari data yang dihasilkan juga menyatakan bahwa perlu ditingkatkannya lagi kesadaran menggunakan RPP dalam Proses Pembelajaran yang disusun terlebih dahulu bersama perangkat pembelajaran yang lain pada waktu sebelum kegiatan mengajar dimulai. Kemampuan menyusun dan mengembangkan RPP hanya mendekati nilai korelasi yang baik.