Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,457 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Nur Anita; Niswah Baroroh; Muhammad Khafid

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This community service activity aims to improve the financial literacy of MSMEs in Giling Village, Pabelan District, Semarang Regency, through training on preparing simple financial reports. The training was conducted over one day and attended by 20 MSMEs from various business sectors, such as culinary, handicrafts, and trade. The methods used in this training included socialization of basic accounting materials tailored to the level of understanding of the participants, as well as hands-on practice in preparing financial reports, such as profit and loss statements and balance sheets. The material was presented in a simple and easy-to-understand manner, so that participants could immediately apply it to their businesses. Evaluation was carried out by observing the process of preparing financial reports by participants, using the provided practice sheets, and a feedback questionnaire that measured the extent of participants' understanding and changes in attitudes. The results of this activity showed that most participants were able to understand basic accounting concepts and were able to prepare simple financial reports quite well. This was also followed by an increase in participants' awareness of the importance of neat and orderly recording of daily transactions in running a business. Furthermore, this training succeeded in motivating participants to apply what they had learned in their respective businesses independently. Although this activity was short-lived, it had a very positive impact in building a strong foundation for more orderly and transparent financial governance among MSMEs. Therefore, it is recommended that follow-up training and regular mentoring be conducted to ensure the skills acquired can be applied sustainably and improve the ability of MSMEs to manage their finances professionally. Furthermore, this activity also provided a deeper understanding of the importance of sound financial planning for those wanting to start a business.

Siti Inayatun Sabilla; Endang Silaningsih; Indra Cahya Kusuma; Sri Harini; Didi Didi +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

According to data from the Ministry of Cooperatives and SMEs in 2024, Indonesia has more than 60 million SMEs, which are very important to its economy, contributing 60% to the national GDP. However, around 77.5% of SMEs do not keep financial records, while 22.5% have some form of financial reporting that is often inconsistent and poorly documented. Many entrepreneurs do not realize the importance of financial reports, instead focusing on business growth and sales. Lack of financial literacy leads to poor decision-making and operational transparency. Quality financial reports can facilitate access to capital and serve as an indicator of business success. Programs aimed at improving financial literacy and the importance of financial reporting have shown a positive impact on SME performance. The training program for Dapur Umi Ila SMEs in Bojongkerta aims to empower participants through education on financial management, emphasizing the importance of maintaining accurate financial records for proper decision-making and sustainable business growth. By creating financial reports, Dapur Umi Ila SMEs are expected to be more concerned about operational finances so that they can learn to make decisions based on relevant and reliable financial reports..

Ria Pisensa Br Sembiring; Zaenal Wafa

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan salah satu solusi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Usaha Mikro Kecil dan Menengah mempunyai banyak peran dalam mendukung perekonomian negara. Akan tetapi, masih banyak UMKM yang belum menggunakan akuntansi dalam kegiatan usahanya. Karenakan masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang akuntansi terkhusus di bagian laporan keuangan dan beranggapan bahwa akuntansi dan laporan keuangan tidak terlalu diperlukan dalam usaha.             Untuk itu dilakukan pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana dengan bertujuan agar pemilik UMKM bisa membuat pencatatan laporan keuangan setiap bulannya. Setelah melakukan pelatihan dan memberikan pemahaman tentang akuntansi pelaku UMKM tersebut juga sudah mengetahui tentang seberapa pentingnya akuntansi terkhusus di bagian laporan keuangan pada usaha UMKM. Dari penyampaian  materi tentang laporan kuangan terlihat bahwa pemilik UMKM tersebut sudah mulai memiliki keinginan untuk mencoba membuat laporan keuangan terhadap usaha yang sedang dijalankan. Dan sekarang pembuatan laporan keuangan juga sudah berjalan pada usaha UMKM tersebut.

Ahmad Shodikin; Zaenal Wafa

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Abstarak Kegiatan pengabdian dilakukan untuk memberikan pendampingan tentang penyusunan laporan keuangan pada UMKM Usaha Minuman yang diberi nama ME Time Boba, usaha tersebut beralamat di kelurahan Kebumen kecamatan Kebumen Kabupaten. Dalam proses bisnisnya, laporan keuangan di Me Time Boba dicatat perhari dan tidak terstruktur dengan benar. Penyebab utamanya karena kurangnya kompetensi pemilik usaha minuman Me Time Boba di kelurahan Kebumen terhadap pembukuan laporan. Dari pokok masalah tersebut penting untuk dilakukan perbaikan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sehingga dapat mendorong usaha UMKM Usaha Minuman tersebut. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah metode pendampingan langsung penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi BukuKas bagi mitra sampai berhasil diterapkan. Dianggap berhasil Ketika mitra mampu memahami perbedaan sebelum dan sesudah diberikannya pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan pihak mitra paham akan pentingnya melakukan pembukuan laporan keuangan dengan baik dan benar. Pengaruh dari kegiatan ini, berdampak pada laporan keuangan yang terstruktur seperti akun-akun pendapatan, pengeluaran dan laporan laba rugi dan pemahaman mitra terkait lapora keuangan yang akan disusun di tahun selanjutnya.  

Anggreini Meylina Putri; Endang Sri Utami

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Laporan keuangan dalam suatu bisnis sangat penting yaitu untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan serta untuk mengetahui jumlah laba atau keuntungan yang diperoleh. Laporan keuangan inilah yang nantinya menjadi dasar dalam penyusunan strategi dan pengambilan keputusan bisnis. Di era society 5.0 ini, masyarakat dituntut untuk dapat hidup berdampingan dengan teknologi, yaitu dengan cara mempelajari, menguasai dan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu, pelaku UMKM di Teras Malioboro 1 masih kurang pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya membuat laporan keuangan dalam menjalankan usaha. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengedukasi pelaku UMKM di Teras Malioboro 1 mengenai pencatatan laporan keuangan digital pada aplikasi BukuKas melalui pelatihan dan pendampingan, sehingga laporan keuangan dapat terorganisir dengan baik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu 1) Survey 2) Pelaksanaan Kegiatan 3) Hasil. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang mencatat laporan keuangan secara manual tulis tangan. Maka dari itu pengabdi melakukan pengabdian mengenai edukasi akuntansi digital agar mempermudah pencatatan laporan keuangan dan demi keberlangsungan usaha pelaku UMKM di Teras Malioboro 1.

Enda Nawarisa Karina Br Sitepu; Rochmad Bayu Utomo

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengusaha UMKM di Dusun Karanglo Kabupaten Bantul dalam pembuatan laporan keuangan. Metode pelaksanan yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan dan evaluasi dengan cara menyampaikan  materi secara langsung kepada pemilik UMKM. Objek pengabdian ini adalah pengusaha Bakpia Karunia. Pada pertemuan pertama diketahui yang menjadi masalah dalam usaha bakpia tersebut adalah ketidakpahaman pengusaha mengenai laporan keuangan, yang mengakibatkan mereka tidak melakukan pembukuan di usahanya. Dengan adanya kegiatan pelatihan dan pendampingan ini diharapkan pengusaha UMKM mampu menyusun atau membuat laporan keuangan dengan baik dan benar. Respon dari pengusaha UMKM Bakpia Karunia pada kegiatan ini sangat baik dan positif, hal ini terlihat dari ketersediaan pengusaha dalam mengikuti awal sampai akhir kegiatan. Dari kegiatan evalusi yang dilakukan pengusaha UMKM sudah memahami materi mengenai pentingnya pembuatan laporan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah sudah mencapai 70 persen, pemahaman pembuatan buku penerimaan dan pengeluaran kas sebesar 70persen, dan pemahaman mengenai pembuatan laporan laba/rugi mencapai 60 persen.  

Azza Nur Zubaidah; Ika Wulandari

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membantu Miss Brown dalam mengelola keuangannya secara lebih efektif dan efesien, serta meningkatkan kemampuannya dalam membuat laporan pembukuan keuangan sederhana yang akurat. Pengabdian dilakukan pada produk UMKM keripik brownis Miss Brown yang berlokasi di Desa Mulungan Kulon, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode praktik langsung, dimana Miss Brown diberikan panduan tentang cara membuat daftar pemasukan dan pengeluaran, serta membuat laporan pembukuan keuangan sederhana. Selain itu, pelatihan juga membahas tentang pentingnya menjaga catatan keuangan yang baik dalam mengelola usaha.    Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa Miss Brown mampu membuat pembukuan sederhana yang lebih baik dan mengelola keuangannya dengan lebih baik, sehingga dapat memperbaiki kinerja usahanya. Diharapkan artikel ini dapat memberikan panduan bagi UMKM lain dalam mengelola keuangannya dengan baik dan meningkatkan kinerja usahanya.  

Willinjilani Sepdika; Endang Sri Utami

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Financial reports are important for MSME actors because they allow them to know their business finances and understand whether their business is profitable or losing money. In addition, the problem with the Kiraha’s Grilled Fish Stalls shop is the lack of understanding in compiling financial reports. In this service, the methods are Surveys, Training and Assistance, and Outcomes. As a result of this dedication, the recording of the financial reports of Kiraha’s Grilled Fish Stalls is still manual and does not separate financial reporting between capital, income, expenses and personal interests, so that the financial reports of Kiraha’s Grilled Fish Stalls are still not optimal. every month, unknown profits and even losses obtained. Therefore the servant provides assistance in the form of training or direction on how to record financial reports correctly using Microsoft Excel to facilitate the recording of financial reports and ensure the continuity of the business of MSME actors Kiraha’s Grilled Fish Stalls.

Dyah Palupiningtyas; Hani Krisnawati

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Community service activities that have been carried out by STIEPARI Semarang in collaboration with the Bancak District Government, Semarang Regency with the target of village officials are in the form of lectures with visual media. With this form of activity, it is more about providing knowledge and information to participants. The success of this activity is measured by the enthusiasm of the participants during the training. In this activity a lot of interaction in question and answer from participants and presenters. Participants felt happy with this activity. This is because so far there has never been any activity from the academic community that has entered the Bancak District, Semarang Regency, so that participants gain understanding and knowledge about the preparation of village fund financial reports. The follow-up of this activity is that the participants want in the future there will be assistance activities in preparing village fund financial reports.