Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Abdelina; Lilis Saryani; Ahmad Sayuti Pulungan

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seiring berkembangnya zaman dunia teknologi semakin berkembang, sehingga UMKM perekonomian masyarakat harus mengikuti alur perkembangan teknologi untuk mempertahankan eksistensi dalam menjalankan bisnis dan usaha, karena Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan. perekonomian Indonesia. UMKM memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya masyarakat hanya terfokus pada status kerja sebagai karyawan diperusahaan untuk mendapatkan penghasian. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode sosialisasi penanaman jiwa kewirausahaan dan bisnis online dilakukan untuk membantu memotivasi masyarakat untuk menjalankan usaha mandiri. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumbersumber produktif yang memungkinkan mereka dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bange Kecamatan Sayur Matinggi memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan perekonomian desa melalui UMKM. Faktor pendukung dalam pengembangan masyarakat di bidang ekonomi ini meliputi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah serta partisipasi masyarakan yang cukup tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana.

Abdul Haris Muchtar; Asri Pertiwi; Muhammad Adzandra Kostrada; Hani Ismalia; Istifachatus Salamah +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi belajar mengajar yang dilakukan oleh SMA Perguruan Cikini masih terbilang sangat tradisional dan belum memanfaatkan teknologi dengan cukup baik. Learning Management System atau LMS. Dengan adanya LMS untuk SMA Perguruan Cikini siswa dan guru serta administrasi sekolah bisa melakukan proses belajar mengajar dan menyampaikan informasi kepada seluruh warga sekolah. Selain itu proses belajar mengajar pun juga terbilang efektif karena guru bisa langsung memberikan materi secara langsung dan siswa bisa mendownload materi tersebut secara langsung di dalam website LMS tersebut Pada tahap program yang dilaksanakan dalam pembuatan serta pengembangan dari LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini yaitu Observasi lokasi sekolah untuk memudahkan tim pengembang dalam melakukan interaksi dan sistem kerja yang efisien, Lalu menganalisa kebutuhan, hambatan, serta permasalahan yang terjadi pada SMA Perguruan Cikini dalam proses belajar dan mengajarnyaProgram pembuatan LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari pembelajaran serta interaksi antara guru dan siswa di SMA Perguruan Cikini. Di Dalam Program ini team pengembang berusaha memaksimalkan LMS untuk bisa dipakai dengan baik serta menjadi sistem andalan dan sistem percontohan untuk sekolah sekolah lain yang ada di jakarta ini, Khususnya sekolah SMA Perguruan Cikini lain yang bisa memakai sistem ini dengan menyesuaikan teknologi sistem yang sudah ada didalam LMS tersebut. Untuk jangka waktu pendek pihak SMA Perguruan Cikini akan memasukkan seluruh database Siswa & Guru yang akan dimasukkan kedalam sistem tersebut. Pihak sekolah akan mulai memasukkan satu persatu data data informasi murid yang saat ini masih menjadi penyimpanan data secara tradisional mulai ingin melakukan migrasi data secara modern untuk dimasukkan kedalam LMS Perguruan Cikini yang sudah dibuat ini. Selain itu pun juga nantinya guru akan mulai menyimpan seluruh materi yang akan disediakan untuk bisa diakses oleh seluruh siswa yang akan melihat materi dari SMA Perguruan Cikini tersebut.    

Dadan Ramdhan; Anggar Riskinanto; Gian Bisyahri Ramadhan; Anisah Mardhiyyah; Muhammad Rafi Thoriq +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sejak pandemi melanda pada awal tahun 2020, berbagai sektor perekonomian merasakan dampaknya. Dengan total 64,19 juta pelaku UMKM, sektor ini menempati 99,92% dari seluruh sektor usaha yang ada. Berdasarkan survei dari Katadata Insight Center yang dilakukan pada 206 pelaku UMKM di Jabodetabek, hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Sementara 82,9% lainnya merasakan dampak negatif berupa penurunan omzet.Output yang ditargetkan setelah adanya program Digitalisasi Marketing pada UMKM ini adalah meningkatkan insight serta awareness owner terhadap potensi jangka panjang dari pengaruh digitalisasi pada UMKM Cheese MeDengan adanya program Digitalisasi Marketing telah tercapai beberapa platform digital yang sudah bisa dioperasikan untuk kelangsung penjualan produk dalam UMKM Cheese Me yaitu Instagram, Grabfood, dan Tokopedia. Adapun packaging yang berubah dengan tujuan peningkatan produk yang ada. Selain itu, program ini juga memberikan beberapa ilmu dan strategi baru terhadap owner. Platform digital yang sudah tersedia nantinya akan tetap di monitoring oleh tim dan diawasi oleh ketua tim agar kualitasnya terus meningkat kedepannya.Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan proses penjualan dari segi teknis dan profit melalui digitalisasi marketing. Bermodalkan dengan pengetahuan tim tentang dunia digital, kami membuat beberapa platform online yang akan membantu dimulai dari proses marketing sampai proses penjualan secara online. Indikator keberhasilan jalannya program ini nanti akan dilihat dari perbedaan penjualan sebelum dan sesudah adanya program ini, serta peningkatan follower secara berkala, yang artinya masyarakat mulai lebih aware dengan adanya UMKM Cheese Me.    

Dyah Palupiningtyas; Hani Krisnawati

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Community service activities that have been carried out by STIEPARI Semarang in collaboration with the Bancak District Government, Semarang Regency with the target of village officials are in the form of lectures with visual media. With this form of activity, it is more about providing knowledge and information to participants. The success of this activity is measured by the enthusiasm of the participants during the training. In this activity a lot of interaction in question and answer from participants and presenters. Participants felt happy with this activity. This is because so far there has never been any activity from the academic community that has entered the Bancak District, Semarang Regency, so that participants gain understanding and knowledge about the preparation of village fund financial reports. The follow-up of this activity is that the participants want in the future there will be assistance activities in preparing village fund financial reports.

Ahmad Maulidizen; Erza Sofian; Raisa Adila; Zahra Febriyadiza; Khalisa Salma +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Data menyebutkan bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar dengan angka sekitar 61 persen. Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Kementrian Keuangan, Ary Wahyuni dari jumlah tersebut kontribusi UMKM menyerap tenaga kerja mencapai 97 persen. Dalam menjalankan program Community Development, mahasiswa ESQ Business School berupaya untuk meningkatkan kualitas daripada UMKM dengan cara bekerjasama dengan IWAPI Jakarta Timur. IWAPI merupakan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, dalam hal ini kami bekerjasama dengan IWAPI di daerah Jakarta Timur. Kami memilih IWAPI sebagai organisasi yang kami ajak bekerjasama dikarenakan legalitas organisasi tersebut dan juga feedback dari organisasi tersebut yang kami nilai sangat baik dari segi komunikasi dan kerjasama lainnya, khususnya Tji Liwoeng Coffee. Pada kegiatan ini dilakukannya proses Re-Branding dengan meningkatkan brand awareness. Tujuan utumanya dari Re-branding sendiri adalah untuk memperbaruhi sebuah brand yang telah ada agar menjadi lebih baij dengan tidak mengabaikan tujuan awal dari Tji Liewoeng Coffee itu sendiri. Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah membuat mood board yang sesuai dengan permintann dari pemilik. Maka dari itu dengan adanya Re-branding terhadap Tji Liewoeng Coffee ini meningkatkan engagement dan juga pendapatan. Kelebihan dari Re-branding adalah memberikan potensi yang lebih menonjol terhadap kompetitor. Dalam melakukan kegiatan ini juga ditemukan perbedaan diantara dunia kuliah dan pekerjaan.