Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Muhammad Rafli Alviansyah; Muthia Fithri Sabila; Nastiti Novitasari; Zamzam Holfinur; Meta Hendrayani +3 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This devotion aims to investigate the effectiveness of the activities of the Ampar Buku through the library around in growing reading interest in children in the Community Reading Center. The method of implementation used in the activities of the community to the community is with a participatory approach. The program results show that the activities of the Ampar Buku through the bookmobile have a positive impact in increasing reading interest in children. Children show high enthusiasm to this activity and look more active and excited when the activity is implemented. In conclusion, the activities of the Ampar Buku through the bookmobile has great potential in increasing children's interest in the reading of the Community Reading Center and also recommends to expand and continue the program to achieve a significant impact in the development of child literacy.

Mahmud Basuki; Sofiyanurriyanti, Sofiyanurriyanti; Nissa Prasanti; Abdiel Khaleil Akmal; Kasmawati Kasmawati +4 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mahasiswa merupakan salah satu komponen penting dalam proses belajar mengajar di dalam sebuah perguruan tinggi. Selain melaksanakan proses belajar, aktivitas lain mahasiswa juga sangat penting dalam berkontribusi untuk meningkatkan mutu akreditasi program studi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang dapat dijadikan point-point kontribusi mahasiswa dalam akreditasi program studi. Metode yang digunakan dalam artikel ini berupa ceramah. Dari hasil ceramah tersebut didapatkan hasil yang sangat berpengaruh terhadap mahasiswa yang langsung merealisasikannya berupa kegiatan sosialisasi promosi program studi ke sekolah menengah atas, dan minat mahasiswa dalam mengikuti kompetisi di luar kampus. Maka dari itu, penyampaian sosialisasi kotribusi apa saja yang perlu dilakukan mahasiswa dalam meningkatkan mutu akreditasi program studi merupakan hal yang sangat penting. Hal-hal yang perlu dilakukan mahasiswa yaitu (1) meningkatkan prestasi mahasiswa dalam bidang apapun, (2) memahami visi misi program studi, CPL, CPMK, fasilitas kampus, aturan kampus, (3) Profil lulusan yang bekerja sesuai bidang dan masa tunggu yang tidak lama, (4) Meningkatkan peminat program studi, dan (5) Adanya ikatan keluarga alumnni yang mendukung kinerja program studi.

Herlina Herlina; Astri Riance; Sinta Sinta

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Memasuki zaman era digital, bahasa Inggris merupakan kebutuhan yang sangat penting di Indonesia. Terbukti dalam perkembangan sistem pendidikan saat ini, bahasa Inggris telah digunakan sebagai salah satu bahasa pengantar pembukaan dalam perkuliahan. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi pengajar dan mahasiswa untuk menguasai bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi tuntutan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa baik secara lisan maupun tertulis. Berdasarkan observasi pada perkuliahan di perguruan tinggi Universitas Bina Insan, mahasiswa belum terbiasa berkomunikasi sehari-hari pada kegiatan kampus dengan menggunakan bahasa Inggris. Kebiasaan tersebut tentunya terkendala karena mahasiswa yang belum mampu membangun sebuah kemampuan untuk mempraktikkannya. Salah satu faktor penyebab dari permasalahan mahasiswa tersebut adalah kurangnya termotivasi latihan dan praktik yang efektif sehingga belum terbiasa untuk berkomunikasi dengan berbahasa Inggris. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa mahasiswa semester satu prodi perikanan telah terinspirasi dan termotivasi tentang pentingnya belajar bahasa Inggris melalui game edukasi sebagai upaya dapat memotivasi untuk lebih meningkatkan kemampuan agar dapat membiasakan latihan sehingga dapat terbiasa dengan mudah berkomunikasi sehari-hari pada kegiatan kampus dengan menggunakan bahasa Inggris. Selain itu juga, dengan kegiatan ini mahasiswa dapat menjadi lebih berani. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada program pengabdian ini mahasiswa telah terpancing minat belajarnya untuk memiliki keterampilan dan pengalaman dalam berbahasa Inggris secara efektif dan pada akhirnya mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan bahasa Inggris lebih lanjut lagi.

Fitriani Fitriani; Muhammad Qasim; Dewi Fian Fautngil Yanan

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Darah menjadi komponen yang penting bagi tubuh manusia oleh karena itu persediaan darah di Palang Merah Indonesia wajib dijaga. Pasca Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia  membuat jumlah persediaan darah di Palang Merah Indonesia mengalami penurunan. Melihat kondisi ini, Dosen dan mahasiswa dari Program Studi D3 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar menginisiasi kegiatan pengabdian dalam  bentuk donor darah  dengan tujuan menarik minat masyarakat dan menjadi agen of change untuk gerakan Donor Darah untuk menambah jumlah persediaan kantong darah di PMI Kota Makassar, upaya kemanusiaan untuk membantu sesama dan wujud nyata pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2022 di Mbuuk Coffe and Resto Kota Makassar, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan prinsip 3M. Peserta yang mendaftar sejumlah 85 peserta, yang memenuhi syarat sebagai pendonor sebanyak 58 peserta. Jumlah darah yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 58 kantong. Secara keseluruhan acara dapat berjalan dengan lancar dan tertib dan diharapkan.

Euis Kusumarini; Andi Aslindah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Alat  Permainan  Edukatif  (APE)  diharapkan  agar  proses  pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan sehingga anak betah,tidak merasa bosan dan fokus dalam belajar. Walaupun telah diketahui bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) sangat menunjang bagi terlaksananya proses belajar yang efektif namun perlu mengkreatifitaskan lebih banyak variasi di sekolah dalam menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) secara maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan  minat  belajar  anak, pengabdi akan menerapkan suatu tindakan dalam bentuk penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) disiapkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan pokok bahasan yang akan diajarkan pada anak dan didapat dengan mudah bisa gunakan bahan dari tersedia dibeli, barang bekas ataupun dalam bentuk kreatifitas lain yang bisa dibentuk, dibuat, digunakan dan dimanfaatkan terutama guru memiliki keahlian  keterampilan untuk hal tersebut perlu membekali diri dari sosialisai, pelatihan dan seminar  untuk belajar lagi dan memuntut hal baru dari ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari sosialisai tersebut adalah berjalan dengan lancar dan tercapainya salah satu cara pilihan  untuk  dapat  membantu  dan  saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam kemajuan dibidang pendidikan anak usia TK terutama usia 5 sampai 6 tahun dalam memotivasi mereka selain guru, peserta didik juga pihak lain yang berkepentingan dalam memajukan dunia pendidikan agar anak anak yang merupakan bagian dari nantinya sebagai penerus bangsa merupakan anak anak yang cerdas selain kognitifnya, keterampilannya juga prilaku serta wawasan dan pengembangan dirinya yang dimiliki berguna dan bermanfaat kelak nantiya baik bagi dirinya orang lain lingkungan dan negara tentunya.  

Zumrotus Sa'diyah; Farida Isroani

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) upaya pustakawan dalam meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat; (2) kendala yang dihadapi pustakawan dalam meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan petugas Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat dan observasi. Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa ringkasan. Diantaranya: (1) upaya pustakawan untuk meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat adalah, menyediakan sarana dan prasarana, memperbarui koleksi buku secara berkala, memberikan layanan khusus untuk anak, desain ruangan yang nyaman, kerjasama dengan sekolah, menambah pustakawan yang bekerja di bidang pelayanan anak; (2) Kendala yang dihadapi pustakawan untuk meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat adalah, meja dan kursi terbatas, tempat bermain anak belum tersedia, kurangnya minat baca anak, ruang kegiatan anak kurang memadai, warna cat kamar kurang menarik, kurangnya petugas perpustakaan pada pelayanan anak.