Publication Search

70,860 articles from 626 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Ricky Widyanto; Eriana Saprida; Muhammad Fadlan; M Sahlan; Heru Syahputra

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The community service program entitled “Implementation of Digital Technology through Mapping MSME Locations on Google Maps to Enhance Consumer Accessibility in the Bukit Lawang Tourism Area” aims to improve digital literacy and business visibility among local micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Bukit Lawang, Langkat Regency, North Sumatra. The program was carried out using a participatory approach through socialization, training, and technical assistance involving four local MSMEs, consisting of two wildlife-themed painting craftsmen, one culinary business, and one souvenir craftsman. The results show that all MSMEs were successfully registered and verified on Google Maps, leading to increased consumer accessibility and customer interaction through digital reviews. In addition to expanding market reach, this activity also fostered awareness and independence among business owners in managing their online business profiles. This program demonstrates that location mapping through Google Maps serves as a simple yet effective strategy to support MSME digital transformation and strengthen community-based creative economies in rural tourism areas.

Milla Hariani; M Iqbal Rizqullah; Nur Aini Dian Novita

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Product photography training is one of the important strategies in increasing consumer appeal to MSME products. This activity was carried out with the aim of helping MSME Teh Poci Bu Minah in Wadungasih Village, Sidoarjo, in developing the visual quality of its products to be more attractive and competitive in the digital market. The methods used in the training include an introduction to the basics of product photography, lighting techniques, product arrangement, and the use of simple tools such as cellphone cameras. The results of the training showed a significant increase in participants' ability to produce more professional and attractive product photos. In addition, there was an increase in consumer interest based on engagement data on social media and an increase in sales after the publication of photos that had been improved in quality. This activity is expected to be an example of MSME empowerment through increasing digital and visual literacy.

Vira Aulia; Zaenal Wafa

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta pada salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yaitu UMKM Telur Asin DMN. Beberapa tahun yang lalu di Indonesia sempat mengalami krisis perekonomian yang disebabkan karena adanya pandemi COVID-19. Hal ini sangat berdampak bagi perekonomian masyarakat terutama pada sektor usaha kecil seperti UMKM. Setelah berbagai upaya dilakukan, sekarang perekonomian Indonesia sudah mulai pulih kembali salah satunya dengan adanya kemudahan dan keuntungan yang diperoleh oleh para pelaku UMKM melalui digital marketing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengajarkan dan melatih para pelaku UMKM terutama pada UMKM Telur Asin DMN bagaimana cara memanfaatkan digital marketing untuk memperluas pemasaran produknya sehingga dapat meningkatkan pendapatan usahanya serta memiliki banyak konsumen dari dalam maupun luar daerah. Kegiatan ini dilakukan karena pelaku UMKM masih minim pengetahuan tentang digital marketing dan pemasaran yang masih menggunakan metode tradisional seperti dititipkan ke warung. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survey, pembinaan, dan evaluasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan antusias yang positif dari UMKM Telur Asin DMN karena memiliki banyak manfaat bagi usahanya. Setelah dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan UMKM Telur Asin DMN dapat memperluas pemasarannya.

Kasnowo Kasnowo; Doni Uji Windiatmoko; M. Syamsul Hidayat

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan yang dihadapi Endymion Screen Printing pada pemasaran, yaitu pemesanan berdasarkan by order sekolah, komunitas atau organisasi swasta maupun negeri. Pelayanan terhadap pesanan by order untuk meminimalisir kerugian, karena dapat dipastikan dalam pelayanan pesanan by order akan dibayar. Kondisi pandemic Covid 19  cukup memukul usaha sablon, terlihat sekolah-sekolah dari tingkat Play Group, TK, SD, SMP, SMA dan tingkat Sarjana menggunakan system daring sehingga pesanan sablon dari sekolah-sekolah tidak ada. Solusi yang ditawarkan kepada mitra sasaran yaitu menyusun formulasi Kaos “Ndlodok” berbasis puspakata dengan ciri khas dialek Mojokerto dengan harapan dapat mebuka pasar baru yang tidak terbatas pada sekolah, komunitas atau organisasi. Menyusun formulasi desain Kaos “Ndlodok” berbasis puspakata melalui program pelatihan dan pendampingan yang intensif, sehingga dapat menghasilkan kalimat-kalimat ndlodok penuh guyonan yang akan menghibur pembaca dalam desain kaos tersebut. Pada akhirnya Endymion Screen Printing menjadi pelopor Kaos “Ndlodok” di Mojokerto yang produknya tidak hanya by order lagi namun produknya akan menjadi cindera mata yang dicari konsumen ketika berkunjung ke Mojokerto bahkan tidak berkunjung ke Mojokerto pun “Kaos Ndlodok” akan dicari melalui pesanan online.  

Heri Sasono; Herlina Herlina

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perubahan zaman membawa gaya hidup belanja masyarakat bergeser dari konvensional menuju penjualan online. Metode penelitian memberikan pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya ke On line atau digital di Desa Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangsel, Banten sebanyak 60 pelaku UMKM. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat, apabila pelaku UMKM berubah ke pemasaran digital adalah; (a). Mudah Terhubung dengan Konsumen, (b). Mudah Melacak Perilaku Konsumen, (c). Dapat Meningkatkan Pendapatan Bisnis, (d). Bisnis Dapat Lebih Kompetitif, (e). Teknik Marketing Lebih Mudah dan Simple, (f). Dapat Menghemat Biaya Promosi, (g). Teknik Pemasaran Lebih Bervariatif, (h). Hasil Promosi Dapat Dilacak dengan Mudah, (i). Dapat Mempercepat Terjadinya Penjualan dan (j). Dapat Membantu di Dalam Pengelolaan Bisnis.

Rika Riwayatiningsih; M. Anas; Rr. Forijati

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bahasa Inggris merupakan bahasa global yang penggunaanya telah diakui oleh masyarakat dunia untuk komunikasi antar bangsa. Dalam bidang bisnis atau usaha, bahasa memiliki peran sebagai alat komunikasi paling penting utamanya dalam berbagai jenis pemasaran. Bahasa yang digunakan dalam memasarkan hasil usaha haruslah bahasa yang baik dan menarik perhatian konsumen karena iklan yang baik dan pemasaran yang baik akan membantu keberhasilan suatu produk. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk melatih komunikasi bahasa Inggris untuk keperluan pemasaran di sektor pariwisata khususnya di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Batu mangga di kabupaten Kediri. Pelatihan ini menggunakan metode project based learning yang diawali dengan kegiatan presenting dan modelling mengenai English taglines dan speking performance tentang produk yang dijual sesuai dengan gramatika ucapan bahasa Inggris dan juga teks dialog bahasa Inggris tentang transaksi jual beli produk. Peserta pelatihan menyimak dan kemudian mempraktekan bagaimana mendesain English taglines yang menarik dan berlatih menggunakan ungkapan bahasa Inggris mengenai produk yang di jual. Hasil dari kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu membawa masyarakat di KUB Batik Mangga di kabupaten Kediri berani mempromosikan dan memasarkan produk batik mereka ke sektor pariwisata internasional baik dalam kegiatan pameran maupun transaksi jual beli secara online.  

Sri Rahayuningsih; Dyah Rini Prihastuty

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan Program Kemitraan bagi Msyarakat ini adalah memberikan Teknologi tepat guna bagi Usaha Kecil yang bergerak di bidang jasa pertamanan. Sasaran dari program kemitraan bagi masyarakat ini adalah pemilik usaha di bidang Jasa pertamanan. Permasalahan yang dihadapi oleh Ukm Jasa pertamanan adalah tidak adanya peralatan atau tehnologi Tepat Guna dalam mendukung kegiatan pertamanan tersebut, selain itu praktek manajemen usaha juga belum di sentuh dalam melakukan usaha, misalnya mempromosikan hasil taman yang di perbaiki atau yang dibuat, sehingga konsumen akan tertarik akan hasil kerja jasa pertamanan tersebut, Pengusul program kemitraan pada masyarakat sepakat dengan mitra untuk melakukan pengadaan teknologi tepat guna dalam pelaksanaan pekerjaan jasa pertamanan dan pemberian pengetahuan tentang promosi hasil jasa pertamanan. Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan dengan Pengadaan TTG berupa Alat Pemotong Rumput. TTG (Alat Pemotong Rumput) tersebut telah di serah terimakan kepada Mitra. Kegiatan PKM ini juga telah memberikan Pelatihan Promosi melalui Media social kepada Mitra, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat.

Ahmad Maulidizen; Erza Sofian; Riyad Ramadhan; Rachmat Hidayat; Ali Alatas +2 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pandemi yang belum tahu kapan akan berakhir ini menjadikan semua pihak menyiapkan diri untuk tetap beraktivitas dengan tetap patuh pada protokol kesehatan harus membatasi jumlah pengunjung dan karyawan yang akhirnya dibagi dalam beberapa shift waktu. Langkah yang dapat dilakukan dalam memasarkan produk di dalam media sosial yang berupa TikTok ini tidak lain dan tidak bukan yaitu membuat hal semenarik mungkin yang tentunya sedikit menaruh bumbu-bumbu produk ke dalam kreativitas video tersebut. sebuah fenomena yang pernah terjadi ketika seorang pria berniat untuk mengiklankan produknya namun yang terjadi malah daya tarik video tersebut melebihi isi dari produk yang ia promosikan. Aktivitas utama dari pemasaran melalui TikTok Shop ini untuk memperluas cakupan konsumen dan bisa lebih dikenal lagi di kalangan masyarakat dengan tidak mengabaikan tujuan awal dari Tji Liewoeng Coffee itu sendiri. Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah membuat akun TikTok terlebih dahulu dan langsung mengarah kepada fasilitasnya yaitu TikTok Shop yang sesuai dengan konsep Tji Liwueng Coffe. TikTok Shop berisikan fitur dimana produk kita bisa dengan mudah dipasarkan dengan beberapa cara tentunya. Output dari kegiatan pemasaran aplikasi TikTok melalui TikTok Shop yang dijalankan ini adalah untuk menaikan citra dan brand dari Tji Liwoeng Coffee dengan tidak mengubah total. Kemudian dengan adanya TikTok Shop ini berharap target pasar akan semakin meluas dan juga penjualan meningkat dan juga bisa berpotensi untuk merangkul potensi pasar yang baru.