SciRepID - Scientific Publication Search


Publication Search

Complete collection of scientific articles — 15,569 publications available

15,569
Publications
385
Journals
1,447
Total Citations
33
Universities

Showing 1-5 of 5

Analytics

Pratita Aninditya, Asa; Asrie Widanti, Yannie; Suhartatik, Nanik

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Vol. 7 (2) Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Permen jelly adalah permen dengan bahan dasar gelatin yang mengakibatkan bertekstur kenyal. Pada penelitian ini dibuat permen jelly yang berbahan dasar daun ungu, rosella dan jahe sehingga akan menghasilkan produk permen jelly yang kaya akan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan formulasi optimal pada pembuatan permen jelly daun ungu dan rosella dengan penambahan jahe yang menghasilkan permen jelly yang tinggi aktivitas antioksidan dan mempunyai sifat sensoris yang disukai serta menentukan karakteristik sifat fisikokimia dan sensoris permen jelly. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perbandingan ekstrak jahe, ekstrak daun ungu dan ekstrak bunga rosella. Formulasi yang dihasilkan ada sembilan antara lain F1 (5%; 71,25%; 23,75%), F2 (5%; 47,5%; 47,5%), F3 (5%; 23,75%; 71,25%), F4 (10%; 67,50%; 22,50%), F5 (10%; 47,00%; 47,00%), F6 (10%; 22,50%; 67,50%), F7 (15%; 63,75%; 21,25%), F8 (15%; 42,50%; 42,50%) dan F9 (15%; 21,25%; 63,75%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik permen jelly daun ungu dan rosella dengan penambahan jahe berdasarkan nilai kimia dan organoleptik adalah ekstrak jahe 15%, daun ungu 63,75% dan rosella 21,25% dengan kadar air sebesar 17,64%, kadar abu sebesar 0,23%, kadar gula reduksi 19,25%, total fenol sebesar 1,32 mg GAE/ml serta aktivitas antioksidan DPPH 7,29%.

Ayu Wulandari Setyobudi, Dewi; Suhartatik, Nanik; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Vol. 7 (2) Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nori merupakan olahan rumput laut jenis Phorphyra yang dibuat dengan cara dihaluskan, dibumbui dan dikeringkan sehingga menghasilkan bentuk lembaran tipis. Penelitian ini menggunakan penambahan daun kelor untuk meningkatkan aktivitas antioksidan dari nori rumput laut hijau yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi yang tepat dalam pembuatan nori dari rumput laut hijau dan daun kelor sehingga diperoleh produk nori yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan disukai konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu perbandingan rumput laut hijau dan daun kelor  dengan variasi suhu pengeringan. Faktor pertama perbandingan rumput laut hijau dan daun kelor (10:90, 20:80, dan 30:70), sedangkan faktor kedua variasi suhu pengeringan nori (45, 55 dan 65ËšC). Hasil uji kimia dan sensorik terbaik berdasarkan aktivitas antioksidan adalah substitusi daun kelor dan rumput laut hijau (30:70) dengan variasi suhu pengeringan 45ËšC dengan hasil kadar air 13,38%, kadar abu 8,82%, aktivitas antioksidan 69,73% dan kuat tarik 0,86. Hasil uji warna hijau kehitaman pada skor  4,06, flavor daun kelor agak langu pada skor 2,65, kerenyahan nori tidak terlalu renyah pada skor 2,96, kelaotan nori tidak alot pada skor 2,76 dan kesukaan keseluruhan 2,68.

Bagaskara Yulianto, Rama; Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Vol. 7 (2) Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Penelitian ini menggunakan bahan baku dami nangka. Dami nangka merupakan bagian terbesar kedua setelah daging buah yang jumlahnya cukup banyak. Namun pada saat buah matang, dami sering kali dibuang karena rasanya yang tidak manis. Teh memiliki kandungan senyawa polifenol yang cukup tinggi, seperti flavonoid, fenol dan antioksidan. Minuman beralkohol yang digabungkan dengan teh dapat membantu mengurangi efek negatif terhadap kesehatan seperti berkurangnya antioksidan dalam darah, meningkatnya berat badan, dan timbulnya penyakit sirosis hati. Manfaat penambahan gula pada proses fermentasi bertujuan untuk memperoleh kadar alkohol yang lebih tinggi, tetapi bila kadar gula terlalu tinggi aktivitas khamir dapat terhambat. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan pengaruh kadar gula dan jenis teh agar dihasilkan minuman alkohol yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan menentukan minuman alkohol yang disukai panelis. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor pertama yaitu penambahan gula 75, 125, dan 175 gram. Faktor kedua yaitu penambahan jenis teh hitam, teh hijau, teh oolong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula dan teh berpengaruh nyata terhadap sifat kimia pada minuman beralkohol dami nangka. Formulasi minuman beralkohol dami nangka yang tinggi antioksidan adalah penambahan gula 75 gram dan teh hijau dengan aktivitas antioksidan paling tinggi yaitu 85.90%.

Syahadi, Amin; Suhartatik, Nanik; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Vol. 7 (2) Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tempe ampas tahu merupakan tempe yang terbuat dari limbah padat atau ampas dalam pengolahan tahu. Tempe ampas tahu mengandung komposisi gizi yang cukup baik (karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin B12 dan mineral), akan tetapi keberadaan tempe ampas tahu di Indonesia masih terbebani dengan predikat makanan murah. Penambahan kacang merah pada tempe ampas tahu bertujuan untuk mendapatkan nilai tambah dari segi nilai gizi terutama serat. Kacang merah merupakan sumber serat yang baik. Setiap 100 gram kacang merah kering menyediakan serat sekitar 24 gram, yang terdiri dari campuran serat larut dan tidak larut air. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor pertama yaitu lama fermentasi dengan waktu 24 jam, 36 jam, dan 48 jam. Faktor kedua yaitu penambahan kacang merah yaitu sebanyak 10%, 30% dan 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kacang merah berpengaruh nyata seiring dengan lamanya fermentasi pada kadar air, kadar protein, kadar serat kasar, tekstur dan kekompakan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu. Produk terbaik dari beberapa formulasi tempe ampas tahu kacang merah secara kimia maupun fisik adalah tempe ampas tahu dengan penambahan kacang merah pada konsentrasi 30% dan lama fermentasi 36 jam dengan kadar air 73,24%, kadar abu 0,42%, kadar protein 5,21%, dan kadar serat kasar 7,91%, dengan tekstur 4,17 (padat) dan kekompakan 4,09 (kompak).

Nurwidyana Utami, Wanda; Suhartatik, Nanik; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Vol. 7 (1) Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kacang arab mengandung protein dan senyawa fenolik yang tinggi. Kandungan senyawa bioaktif dan nutrisi fungsional seperti antioksidan, fenolik, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh karakteristik kimia dan sensori dari penambahan ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dan variasi jenis gula pada yoghurt  susu kacang arab (Cicer arietinum L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor I ialah perbandingann susu kacang arab dan ekstrak buah naga merah  (190;10, 185;15, 180;20). Faktor II ialah variasi jenis gula (Gula Pasir, Gula Batu, Gula Aren). Yoghurt kemudian diuji protein, gula total, pH, aktivitas antioksidan, fenol dan flavonoid juga analisis sensori. Hasil penelitian kemudian dianalisis dengan Analysis of Variace (ANOVA). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa yoghurt dengan penambahan ekstrak buah naga merah dan variasi jenis gula berpengaruh (α<0,05) terhadap aktivitas antioksidan, total fenol, total flavonoid dan pH juga berpengaruh (α<0,05) terhadap warna, flavor kacang arab dan kesukaan keseluruhan. Perlakuan terbaik adalah perbandingan susu kacang arab dan ekstrak buah naga merah (180:20) dengan variasi jenis gula (Gula pasir). Yoghurt susu kacang arab dengan perlakuan terbaik memiliki aktivitas antikosidan 49,84%; total fenol 1,085 mg GAE/ml; total flavonoid 0,0114 mg CEQ/L; pH 4,0; warna (2,72); flavor buah naga merah (3,35); flavor kacang arab (2,43); tekstur kental (3,31); rasa asam (3,25); dan kesukaan keseluruhan (3,75).