Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Ruslaini, Ruslaini; Rizal, Muhammad; Permana, Ngadi

This qualitative literature review explores the role of closing auctions in price discovery and the influence of index funds on market liquidity. By analyzing recent empirical studies, the review reveals that closing auctions serve as vital mechanisms for aggregating market information, thus facilitating accurate price formation. The presence of index funds significantly enhances market liquidity during these auctions, contributing to increased trading volumes and price stability. However, the findings also indicate a complex relationship, as index fund activities can lead to increased volatility in turbulent market conditions. This dual impact underscores the need for market participants, including traders and regulators, to closely monitor index fund behavior during closing auctions. The review highlights the evolving landscape of financial markets and emphasizes the importance of understanding how these elements interact within the broader ecosystem. While the research provides valuable insights, limitations such as selection bias and methodological variability are acknowledged, suggesting areas for future research. Overall, this review contributes to a deeper understanding of the interplay between closing auctions and index funds, informing stakeholders about the implications for market efficiency and stability.

Ruslaini, Ruslaini; Praningsih, Tati

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Laporan keuangan merupakan instrumen yang sangat penting bagi para pemegang kepentingan. Aspek permodalan merupakan hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Hal ini disebabkan oleh besarnya modal yang dimiliki oleh perusahaan baik dalam bentuk modal sendiri maupun hutang, dapat mencerminkan keadaan yang sesungguhnya tentang kondisi pengelolaan suatu perusahaan. Modal dan hutang jangka panjang merupakan elemen laporan keuangan yaitu laporan neraca. Penggunaan kedua aspek ini secara optimal diharapkan akan dapat mengoptimalkan nilai pajak penghasilan terutang perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kedua elemen neraca tersebut terhadap pajak penghasilan terutang pada perusahaan industri makanan dan minuman khususnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan (bersama-sama) maupun parsial (sendiri) aspek hutang jangka panjang dan modal berpengaruh secara signifikan terhadap pajak penghasilan terutang badan. Berdasarkan pengujian simultan hutang jangka panjang dan modal berpengaruh terhadap pajak penghasilan terutang dengan koefisien determinasi sebesar 62,6 % dan sisanya sebesar 37, 4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Berdasarkan pengujian secara parsial masing-masing variabel tersebut mempunyai hubungan linear dengan pajak penghasilan terutang dengan nilai T pada uji T sebesar 2, 433 untuk hutang jangka panjang dan 2, 354 untuk modal.

Ruslaini, Ruslaini; Ernawati, Ernawati

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage. Sampel yang digunakan adalah 7 perusahaan makanan dan minuman yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Alat analisis yang digunakan antara lain analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi logistik. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel kepemilikan asing dan exchange rate tidak berpengaruh signifikan terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, hal ini ditunjukkan dengan variabel kepemilikan asing memiliki nilai chi-square table > chi-square hitung (3,841 > 3,105), variabel exchange rate memiliki nilai chi-square table > chi-square hitung (3,841 > 2,103). Sedangkan variable pajak dan leverage secara parsial berpengaruh terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, hal ini ditunjukkan dengan variabel pajak memiliki nilai chi-square table < chi-square hitung (3,841 < 4,668), variabel leverage memiliki nilai chi-square table < chi-square hitung (3,841 < 6,302). Secara simultan, variabel pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage berpengaruh signifikan terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, dimana dalam penelitian ini diperoleh nilai chi-square hitung dan signifikansi sebesar 16,662 dan 0,002. Koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 0,512 artinya 51,2% transfer pricing dapat dijelaskan oleh variabel pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.