Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Ruslaini, Ruslaini; Praningsih, Tati

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Laporan keuangan merupakan instrumen yang sangat penting bagi para pemegang kepentingan. Aspek permodalan merupakan hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Hal ini disebabkan oleh besarnya modal yang dimiliki oleh perusahaan baik dalam bentuk modal sendiri maupun hutang, dapat mencerminkan keadaan yang sesungguhnya tentang kondisi pengelolaan suatu perusahaan. Modal dan hutang jangka panjang merupakan elemen laporan keuangan yaitu laporan neraca. Penggunaan kedua aspek ini secara optimal diharapkan akan dapat mengoptimalkan nilai pajak penghasilan terutang perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kedua elemen neraca tersebut terhadap pajak penghasilan terutang pada perusahaan industri makanan dan minuman khususnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara simultan (bersama-sama) maupun parsial (sendiri) aspek hutang jangka panjang dan modal berpengaruh secara signifikan terhadap pajak penghasilan terutang badan. Berdasarkan pengujian simultan hutang jangka panjang dan modal berpengaruh terhadap pajak penghasilan terutang dengan koefisien determinasi sebesar 62,6 % dan sisanya sebesar 37, 4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Berdasarkan pengujian secara parsial masing-masing variabel tersebut mempunyai hubungan linear dengan pajak penghasilan terutang dengan nilai T pada uji T sebesar 2, 433 untuk hutang jangka panjang dan 2, 354 untuk modal.

Ruslaini, Ruslaini; Ariesta, Tierza

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Di masa kini, setiap perusahaan wajib menyusun laporan keuangan. Oleh karenanya profesi akuntan semakin dibutuhkan. Akan tetapi profesionalisme dan etika menjadi hal yang terpenting. Seorang akuntan adalah pihak yang bertanggung jawab atas laporan keuangan yang disajikan.Untuk itu perlu adanya eksternal auditor untuk memeriksa, apakah laporan keuangan yang dibuat oleh akuntan dalam suatu perusahaan sudah sesuai dengan standar.Implementasi pekerjaan auditor dihadapkan situasi yang sulit, dimana hasil temuan auditor tidak sesuai dengan harapan klien, sehingga menimbulkan konflik. Perlunya mengembangkan sikap locus of control, dimana auditor dapat menolak tekanan klien untuk melakukan tindakan yang tidak etis. Komitmen profesi artinya auditor memiliki komitmen professional yang tinggi. Tingkat pendidikan formal wajib dimiliki oleh setiap auditor sebelum menjalankan tugasnya dengan baik. Auditor yang banyak pengalaman memiliki tingkat kesalahan pekerjaan lebih sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara empiris baik simultan atau parsial apakah terdapat pengaruh locus of control, komitmen profesi, tingkatpendidikan dan pengalaman kerja terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Metodologi penelitian menggunakan data primer yaitu dengan questioner dan untuk menguji penelitian tersebut, uji kualitas data ( uji validitas, uji reabilitas ), uji asumsi klasik ( uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas ), uji hipotesis ( uji t, uji f, uji korelasi, uji koefisien determinasi ) Hasil dari penelitian ini locus of control berpengaruh terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Dengan nilai t hitung (7.868) > t tabel (2.945). komitmen profesi berpengaruh terhadap perilaku auditor dalam situsi konflik audit. Dengan nilai t hitung (4.529) > t tabel (2.945). Locus of control dan komitmen profesi berpengaruh secara bersama-sama terhadap perilaku auditor dalam konflik audit. Dengan nilai f hitung (37.558 )> f tabel (5.942). terdapat pengaruh tingkatpendidikan terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Dengan nilai sig 0.001 < 0.05. Terdapat pengaruh antara pengalaman terhadap perilaku auditor dalam situasi konflik audit. Dengan nilai sig 0.00 < 0.05.

Ruslaini, Ruslaini; Chaidir, Mohammad; Nofita, Nofita

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 s.d 2011. Adapun hipotesisyang diajukan adalah: (1) ukuran perusahaan bepengaruh secara signifikan terhadap audit delay; (2) solvabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay; (3) profitabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay; dan (4) ukuran perusahaan, solvabilitas dan profitabilitas berpengaruh secara simultan terhadap audit delay. Dalam penelitian ini, menggunakan sampel sebanyak 33 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ukuran perusahaan berpengaruh terhadap audit delay, hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar -2,394 < ttabel sebesar 1,694 dengan nilai signifikansi sebesar 0,019 < 0,05; (2) solvabilitas tidak berpengaruh terhadap audit delay, hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar -0,659 < ttabel sebesar 1,694 dengan nilai signifikansi sebesar 0,512 > 0,05; (3) profitabilitas berpengaruh terhadap audit delay, hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar -3,313 < ttabel sebesar 1,694 dengannilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05; (4) ukuran perusahaan, solvabilitas, dan profitabilitas secarasimultan berpengaruh terhadap audit delay, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 5,402 >Ftabel sebesar 2,922 dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 > 0,05

Ruslaini, Ruslaini; Iskandarsyah, Egastia Lazuardie

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Di era globalisasi ini fokus perusahaan tidak hanya mencari laba, tetapi juga dituntut untuk melakukan tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan,profitabilitas, leverage, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Pengukuran tanggung jawab sosial didasarkan pada Global Reporting Initiative (GRI) Index versi 3.0. yang dilihat dalam laporan tahunan perusahaan. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009 hingga 2012. Dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh 18 perusahaan sampel dalampenelitian ini. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ukuran perusahaan,profitabilitas, leverage, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan sosial perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009 hingga 2012. Secara parsial ukuran perusahaan, leverage, dan kepemilikan asing berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan secara parsial. Sedangkan profitabilitas dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan.

Ruslaini, Ruslaini; Pribadi, Bhakty Abda

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh beban pajak tangguhan dan asimetri informasi terhadap praktik manajemen laba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer goods yang terdaftar di BEI pada tahun 2008-2012. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 perusahaan yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda untuk menguji pengaruh beban pajak tangguhan dan asimetri informasi terhadap praktik manajemen laba Hasil empiris penelitian ini menunjukan bahwa beban pajak tangguhan dan asimetri informasi memiliki pengaruh terhadap praktik manajemen laba baik secara parsial maupun secara simultan. Hasil pengujian menunjukan bahwa (1) beban pajak tangguhan dan asimetri informasi secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap manajemen laba yang dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 3,345 dan signifikansi 0.012, (2) beban pajak tangguhan memiliki pengaruh signifikan positif terhadap manajemen laba yang dibuktikan dengan thitung sebesar 2.150 dan signifikansi 0.037, (3) asimetri informasi memiliki pengaruh signifikan positif terhadap manajemen laba yang dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 2.677 dan signifikansi 0.010.

Ruslaini, Ruslaini

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Ekonomi global dewasa ini memberikan dampak penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tren penurunan pertumbuhan ekonomi ini merupakan sinyal untuk para investor menanamkan modalnya di perusahaan. Investor dituntut untuk lebih selektif menanamkan modalnya agar mendapatkan return bagi dirinya. Objek penelitian pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang termasuk kedalam golongan Jakarta Islamic Indeks (JII) yang terdaftar di BEI periode 2012-2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), Earning Per Share (EPS), dan Kualitas Audit mempengaruhi Return Saham. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Return Saham sedangkan Variabel Independen dalam penelitian adalah ROE, DER, EPS, dan Kualitas Audit. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan diperoleh 26 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda (multiple regression analysis) yang terdapat dalam program SPSS 21.0 (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengujian secara parsial variabel ROE dan EPS berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, sedangkan variabel DER dan Kualitas Audit tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham. Hasil pengujian secara simultan variabel ROE, DER, EPS, dan Kualitas Audit berpengaruh signifikan terhadap Return Saham.

Ruslaini, Ruslaini; Ernawati, Ernawati

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage. Sampel yang digunakan adalah 7 perusahaan makanan dan minuman yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Alat analisis yang digunakan antara lain analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi logistik. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel kepemilikan asing dan exchange rate tidak berpengaruh signifikan terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, hal ini ditunjukkan dengan variabel kepemilikan asing memiliki nilai chi-square table > chi-square hitung (3,841 > 3,105), variabel exchange rate memiliki nilai chi-square table > chi-square hitung (3,841 > 2,103). Sedangkan variable pajak dan leverage secara parsial berpengaruh terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, hal ini ditunjukkan dengan variabel pajak memiliki nilai chi-square table < chi-square hitung (3,841 < 4,668), variabel leverage memiliki nilai chi-square table < chi-square hitung (3,841 < 6,302). Secara simultan, variabel pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage berpengaruh signifikan terhadap indikasi perusahaan melakukan transfer pricing, dimana dalam penelitian ini diperoleh nilai chi-square hitung dan signifikansi sebesar 16,662 dan 0,002. Koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 0,512 artinya 51,2% transfer pricing dapat dijelaskan oleh variabel pajak, kepemilikan asing, exchange rate dan leverage, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.