Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Rizal, Muhammad; Aini, Nur

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban dan penyampaian informasi keuangan dari suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap laporan keuangan. Dalam meningkatkan kredibilitas laporan keuangan, maka laporan keuangan perlu diaudit oleh auditor eksternal. Auditor eksternal harus bersikap objekif dan independen. Untuk menjaga independensi auditor, maka perlu dilakukan pergantian auditor (auditor switching) secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguji pengaruh ukuran perusahaan, opini audit going concern dan audit lag terhadap auditor switching. Data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari laporan keuangan yang telah diaudit pada perusahaan jasa sektor keuangan sub sektor investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Populasi yang diperoleh sebanyak 36 perusahaan yang nantinya akan diambil sebagai sampel berdasarkan kualifikasi yang ditentukan. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini memiliki 48 sampel dari 16 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,016 > 0,05. Opini audit going concern tidak berpengaruh terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,110 > 0,05. Dan audit lag berpengaruh terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,034 < 0,05. Apabila diuji secara simultan, hasil penelitian menunjukkan variabel ukuran perusahaan, opini audit going concern dan audit lag berpengaruh secara signifikan terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,001 < 0,05.

Rizal, Muhammad

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Manajemen laba merupakan suatu tindakan manajemen yang dapat merugikan perusahaan juga pihak pemangku kepentingan dalam perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya agar tindakan manajemen laba dapat diminimalisir di dalam perusahaan. Salah satu upaya tersebut adalah melalui penerapan mekanisme Good Coporate Governance, berupa keberadaan kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit independen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit independen terhadap manajemen laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Manajemen laba pada penelitian ini sebagai variabel dependen diukur dengan akrual diskresioner. Sampel perusahaan adalah 14 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2010-2014, sampel dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit independen secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Untuk pengujian parsial menunjukkan bahwa komite audit independen memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan institusional dan komisaris independen tidak terbukti berpengaruh terhadap manajemen laba.