Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Devi Maya Sofa

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dilema etika yang dialami auditor dalam praktik audit menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan pada salah satu Kantor Akuntan Publik (KAP) di Surabaya dengan melibatkan 7 auditor sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode fenomenologi Moustakas. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa auditor menghadapi dilema etika yang bersumber dari tekanan klien, keterbatasan waktu dan fee audit, serta hierarki organisasi. Dilema ini menciptakan konflik antara standar profesional dengan realitas praktik yang menimbulkan dampak emosional berupa stress dan kelelahan moral. Auditor mengembangkan strategi coping melalui konsultasi dan dokumentasi untuk mengelola dilema yang dihadapi. Makna independensi dikonstruksi sebagai spektrum yang fleksibel dan terus dinegosiasikan dalam praktik. Penelitian ini memberikan kontribusi pemahaman mendalam tentang pengalaman subjektif auditor dan merekomendasikan pengembangan budaya organisasi yang mendukung pengambilan keputusan etis serta program pendidikan etika yang lebih kontekstual.

Devi Maya Sofa

Transformasi digital telah mengubah lanskap profesi akuntansi secara mendasar dan berdampak langsung pada dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemaknaan mahasiswa akuntansi terhadap transformasi digital serta menganalisis pembentukan kompetensi dan kesiapan kerja mereka dalam perspektif pendidikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, dilaksanakan di Program Studi S1 Akuntansi Universitas Teknologi Surabaya. Informan adalah mahasiswa aktif semester 7 dan 8 yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah menyadari urgensi transformasi digital, namun kompetensi digital mereka masih terbentuk lebih banyak dari eksplorasi mandiri dan pengalaman magang dibandingkan pembelajaran formal. Kesiapan kerja mahasiswa belum merata akibat keterbatasan kurikulum berbasis teknologi dan ketimpangan kualitas pengalaman magang.