Dakwah Media Sosial dalam Literasi Pesantren

Abstract


Hakikat dakwah media sosial literasi pesantren adalah mampu memberikan khazanah bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin mendalami ajaran agama Islam dan dapat menguatkan dakwah secara virtual agar tersampaikan dengan baik (secara tulisan atau lisan). Pesantren dalam eksistensinya memiliki fungsi kegiatan tafaqquhu fi ddin yaitu pengajaran, pemahaman, dan pendalaman ajaran agama Islam dan fungsi Indzar yaitu menyampaikan dan mendakwahkan ajaran agama Islam kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan media sosial sebagai wadah dalam dakwah akan semakin mudah menyebarluaskan ajaran agama Islam secara universal. Pesantren harus mampu bersinergi membangun peradaban sesuai tuntutan agama Islam dan hadir dengan narasi positif yang tersebar melalui media sosial.




 

Keywords
How to Cite

Siti Mahmudah Yanti (2021). Dakwah Media Sosial dalam Literasi Pesantren. An-Nashiha: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Studies, 1(2). https://doi.org/10.55352/an-nashiha.v1i2.278

Siti Mahmudah Yanti, "Dakwah Media Sosial dalam Literasi Pesantren," An-Nashiha: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Studies, vol. 1, no. 2, 2021.

Siti Mahmudah Yanti. "Dakwah Media Sosial dalam Literasi Pesantren." An-Nashiha: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Studies, vol. 1, no. 2, 2021.

Siti Mahmudah Yanti. "Dakwah Media Sosial dalam Literasi Pesantren." An-Nashiha: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Studies 1, no. 2 (2021).

Siti Mahmudah Yanti (2021) 'Dakwah Media Sosial dalam Literasi Pesantren', An-Nashiha: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Studies, 1(2). doi: 10.55352/an-nashiha.v1i2.278.

Siti Mahmudah Yanti. Dakwah Media Sosial dalam Literasi Pesantren. An-Nashiha: Journal of Broadcasting and Islamic Comunication Studies. 2021;1(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal