Abstract
Baitul Maal, terkenal sebagai perbendaharaan umum selama awal Kekhalifahan Islam, didirikan oleh Nabi Muhammad (SAW) dan berlanjut di bawah kepemimpinan Khalifah Abu Bakar, Umar, dan pemimpin-pemimpin selanjutnya yang membimbing komunitas Muslim di bumi. Lembaga ini berfungsi sebagai perbendaharaan dengan tujuan utama untuk menggerakkan dana negara. Artikel jurnal ini menyajikan eksplorasi kualitatif tentang Baitul Maal, dengan pendekatan deskriptif dan analitis.
Keywords
How to Cite

M.Rezqy Taisirrafif & Ahmad Faris Abqari (2023). Baitul Maal di Masa Modern. Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(6). https://doi.org/10.55606/religion.v1i6.825

M.Rezqy Taisirrafif; Ahmad Faris Abqari, "Baitul Maal di Masa Modern," Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, vol. 2, no. 6, 2023.

M.Rezqy Taisirrafif; Ahmad Faris Abqari. "Baitul Maal di Masa Modern." Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, vol. 2, no. 6, 2023.

M.Rezqy Taisirrafif; Ahmad Faris Abqari. "Baitul Maal di Masa Modern." Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2, no. 6 (2023).

M.Rezqy Taisirrafif & Ahmad Faris Abqari (2023) 'Baitul Maal di Masa Modern', Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(6). doi: 10.55606/religion.v1i6.825.

M.Rezqy Taisirrafif; Ahmad Faris Abqari. Baitul Maal di Masa Modern. Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya. 2023;2(6).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal