Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus

Abstract
Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering terjadi pada anak, terutama pada gigi sulung yang memiliki struktur enamel lebih tipis dan rentan terhadap demineralisasi. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada rasa nyeri atau ketidaknyamanan, tetapi juga dapat mengganggu fungsi pengunyahan, proses pencernaan, serta status gizi anak secara keseluruhan. Pada kasus yang berlangsung kronis, gangguan nutrisi akibat karies gigi dapat berkontribusi terhadap hambatan pertumbuhan yang pada akhirnya memunculkan kondisi anak berkebutuhan khusus. Situasi ini menjadi penting untuk diperhatikan mengingat kelompok anak berkebutuhan khusus memiliki risiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan gigi akibat keterbatasan motorik, kognitif, maupun perilaku dalam menjaga kebersihan rongga mulut. Penelitian ini bertujuan mengetahui karies gigi sulung pada anak berkebutuhan khusus sebagai bagian dari upaya pemetaan masalah kesehatan gigi pada kelompok rentan di wilayah perkotaan. Penelitian deskriptif ini dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Makassar pada April - Oktober 2025 dengan pemeriksaan klinis yang mencakup observasi visual, penilaian kondisi gigi sulung, dan identifikasi tanda-tanda demineralisasi sesuai standar diagnostik karies. Pengumpulan data juga mempertimbangkan faktor pendukung seperti parameter saliva dan kondisi kebersihan mulut untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai lingkungan intraoral anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berkebutuhan khusus memiliki tingkat kerentanan karies yang masih cukup tinggi, ditandai dengan ditemukannya lesi aktif, permukaan gigi yang mengalami demineralisasi, serta kebersihan mulut yang kurang optimal. Variasi tingkat keparahan karies terlihat antarindividu, mencerminkan perbedaan pola makan, kebiasaan menyikat gigi, dan kemampuan perawatan diri. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi promotif dan preventif yang lebih terarah, termasuk edukasi kepada pengasuh dan pendamping. Penelitian ini diharapkan menjadi data awal untuk penelitian lanjutan terkait kondisi kesehatan gigi anak berkebutuhan khusus di wilayah perkotaan.
Keywords
How to Cite

Yunus, et al. (2026). Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.276

Yunus, Fajar; Supriatna, Agus ; Jhony; Dewi, Ratnasari , "Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus," Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, vol. 4, no. 2, 2026.

Yunus, Fajar; Supriatna, Agus ; Jhony; Dewi, Ratnasari . "Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus." Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, vol. 4, no. 2, 2026.

Yunus, Fajar; Supriatna, Agus ; Jhony; Dewi, Ratnasari . "Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus." Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 4, no. 2 (2026).

Yunus, et al. (2026) 'Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus', Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 4(2). doi: 10.63265/jkti.v4i2.276.

Yunus, Fajar; Supriatna, Agus ; Jhony; Dewi, Ratnasari . Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia. 2026;4(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal