Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2025

Abstract
Dispepsia merupakan salah satu gangguan gastrointestinal bagian atas yang ditandai oleh keluhan nyeri atau rasa tidak nyaman pada area epigastrium. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan kenyamanan, keterbatasan aktivitas, serta terganggunya proses pemulihan pasien. Selain pengobatan farmakologis, penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan efektivitas perawatan. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah teknik relaksasi napas dalam, yang berperan dalam menciptakan keadaan relaksasi fisiologis dan menurunkan persepsi nyeri melalui stimulasi pelepasan endorfin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teknik relaksasi napas dalam dalam mengatasi nyeri akut pada pasien dengan dispepsia di Ruang Interna RSUD Serui. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif pada seorang pasien yang didiagnosis dispepsia dan mengalami masalah keperawatan nyeri akut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, serta telaah dokumentasi. Pelaksanaan asuhan keperawatan dilakukan berdasarkan tahapan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi.Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami nyeri epigastrium dengan intensitas sedang (skala 5), bersifat menusuk, berlangsung sekitar 15 detik, dan muncul secara intermiten. Setelah penerapan teknik relaksasi napas dalam, terjadi penurunan intensitas nyeri yang disertai peningkatan kenyamanan dan kemampuan pasien dalam melakukan teknik tersebut secara mandiri. Evaluasi setelah 8 jam menunjukkan adanya perbaikan pada masalah keperawatan nyeri akut. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi napas dalam merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diaplikasikan untuk membantu mengurangi nyeri akut pada pasien dispepsia.
Keywords
How to Cite

Piahei, et al. (2026). Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2025. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.265

Piahei, Yuspina Diana; Arisjulyanto, Dedy; Dirga, Putra Irianto Sanjaya; Mesa, Nofita Dewi Kok, "Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2025," Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, vol. 4, no. 2, 2026.

Piahei, Yuspina Diana; Arisjulyanto, Dedy; Dirga, Putra Irianto Sanjaya; Mesa, Nofita Dewi Kok. "Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2025." Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, vol. 4, no. 2, 2026.

Piahei, Yuspina Diana; Arisjulyanto, Dedy; Dirga, Putra Irianto Sanjaya; Mesa, Nofita Dewi Kok. "Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2025." Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 4, no. 2 (2026).

Piahei, et al. (2026) 'Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2025', Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 4(2). doi: 10.63265/jkti.v4i2.265.

Piahei, Yuspina Diana; Arisjulyanto, Dedy; Dirga, Putra Irianto Sanjaya; Mesa, Nofita Dewi Kok. Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2025. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia. 2026;4(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal