Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 2 – 6 Minggu Di Desa Rarang Kecamatan Terara Lombok Timur

Abstract
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal. Meskipun demikian, cakupan pemberian ASI eksklusif di Desa Rarang masih relatif rendah, yaitu sebesar 72,5%. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah ketidaklancaran produksi ASI pada masa awal menyusui, sehingga kebutuhan ASI bayi belum dapat terpenuhi secara optimal. Pijat oksitosin merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga membantu meningkatkan produksi dan pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 2–6 minggu di Desa Rarang. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan two group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 36 ibu menyusui yang dipilih menggunakan teknik total sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan sebanyak 18 responden dan kelompok kontrol sebanyak 18 responden. Kelompok perlakuan diberikan intervensi pijat oksitosin, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah intervensi serta uji Mann–Whitney untuk membandingkan hasil antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata volume ASI pada kelompok perlakuan meningkat secara signifikan dari 106,67 ml menjadi 132,67 ml (p<0,001). Pada kelompok kontrol, peningkatan volume ASI terjadi dari 105,83 ml menjadi 111,67 ml. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada nilai post-test antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p<0,001). Disimpulkan bahwa pijat oksitosin berpengaruh signifikan dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui dan lebih efektif dibandingkan tanpa intervensi.
Keywords
How to Cite

Anita, et al. (2026). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 2 – 6 Minggu Di Desa Rarang Kecamatan Terara Lombok Timur. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.232

Anita; Ningsih, Hasrun ; Arsanah, Eli , "Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 2 – 6 Minggu Di Desa Rarang Kecamatan Terara Lombok Timur," Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, vol. 4, no. 2, 2026.

Anita; Ningsih, Hasrun ; Arsanah, Eli . "Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 2 – 6 Minggu Di Desa Rarang Kecamatan Terara Lombok Timur." Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, vol. 4, no. 2, 2026.

Anita; Ningsih, Hasrun ; Arsanah, Eli . "Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 2 – 6 Minggu Di Desa Rarang Kecamatan Terara Lombok Timur." Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 4, no. 2 (2026).

Anita, et al. (2026) 'Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 2 – 6 Minggu Di Desa Rarang Kecamatan Terara Lombok Timur', Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 4(2). doi: 10.63265/jkti.v4i2.232.

Anita; Ningsih, Hasrun ; Arsanah, Eli . Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Bayi Usia 2 – 6 Minggu Di Desa Rarang Kecamatan Terara Lombok Timur. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia. 2026;4(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal