Analisis Teknikal Saham Kontruksi di Indonesia

Abstract
Indeks LQ45 terdiri dari 45 saham-saham aktif di BEI. Sektor saham konstruksi adalah salah satu sektor vital bagi negara. Analisis saham terbagi menjadi dua, yaitu analisis teknikal dan analisis fundamental. Analisis teknikal sendiri adalah analisis yang mengasumsikan bahwa harga saham telah merefleksikan semua informasi tentang perusahaan tersebut. Indikator utama dalam analisis teknikal adalah grafik, salah satunya adalah grafik candlestick. Agar akurat dalam menentukan keputusan investasi saham maka digunakan pendekatan rasio fibonacci dan stochastic oscillator. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pergerakan harga saham perusahaan konstruksi BUMN yang berada pada LQ45 Periode 2018 dengan menggunakan grafik candlestick secara umum mengalami trend menurun. (2) Setiap saham dari konstruksi BUMN pada LQ45 periode 2018 memiliki level support dan resistance yang berbeda-beda. (3) Dengan menggunakan indikator stochastic oscillator semua saham konstruksi BUMN pada LQ45 periode 2018 berada pada normal zone.
 
How to Cite

Octasylva & Annuridya (2022). Analisis Teknikal Saham Kontruksi di Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 6(2). https://doi.org/10.31543/jii.v6i2.211

Octasylva, Annuridya, "Analisis Teknikal Saham Kontruksi di Indonesia," Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, vol. 6, no. 2, 2022.

Octasylva, Annuridya. "Analisis Teknikal Saham Kontruksi di Indonesia." Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, vol. 6, no. 2, 2022.

Octasylva, Annuridya. "Analisis Teknikal Saham Kontruksi di Indonesia." Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 6, no. 2 (2022).

Octasylva & Annuridya (2022) 'Analisis Teknikal Saham Kontruksi di Indonesia', Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 6(2). doi: 10.31543/jii.v6i2.211.

Octasylva, Annuridya. Analisis Teknikal Saham Kontruksi di Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. 2022;6(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal