TIME AS DISTENTIO ANIMI ACCORDING TO SAINT AUGUSTINE

Abstract
Apakah waktu? Apakah waktu itu ada? Bagaimana mengukurnya? Pertanyaan-pertanyaan yang luput dari perhatian kita tetapi Agustinus telah menjawabnya. Jelas waktu itu ada dan ia ada karena ia “lewat” dalam hidup kita. Bagi Agustinus waktu itu adalah distentio animi atau penggelembungan jiwa. Disebut “pengegelembungan” karena waktu adalah  suatu dialektika  antara 3 hal: memori, perhatian dan harapan. Penggelembungan jiwa membawa masa lalu dan yang akan datang pada saat ini yang sedang lewat. Masa lalu, masa depan dan sekarang selalu hadir dalam jiwa. Dalam masa lalu ada memori, dalam masa depan ada harapan dan saat ini ada perhatian dan ketiganya adalah aktivitas dari jiwa.   Waktu itu adalah suatu dialektika tiga hal “sekarang”:   sekarang tentang  hal-hal  masa   lalu,   sekarang  tentang  hal-hal  sekarang   dan sekarang tentang hal-hal yang akan datang.
Keywords
How to Cite

Simplesius Sandur (2018). TIME AS DISTENTIO ANIMI ACCORDING TO SAINT AUGUSTINE. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 1(2). https://doi.org/10.58919/juftek.v1i2.4

Simplesius Sandur, "TIME AS DISTENTIO ANIMI ACCORDING TO SAINT AUGUSTINE," Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 1, no. 2, 2018.

Simplesius Sandur. "TIME AS DISTENTIO ANIMI ACCORDING TO SAINT AUGUSTINE." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, vol. 1, no. 2, 2018.

Simplesius Sandur. "TIME AS DISTENTIO ANIMI ACCORDING TO SAINT AUGUSTINE." Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 1, no. 2 (2018).

Simplesius Sandur (2018) 'TIME AS DISTENTIO ANIMI ACCORDING TO SAINT AUGUSTINE', Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik, 1(2). doi: 10.58919/juftek.v1i2.4.

Simplesius Sandur. TIME AS DISTENTIO ANIMI ACCORDING TO SAINT AUGUSTINE. Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik. 2018;1(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal