Model Pendampingan Masyarakat untuk Peningkatan Kunjungan Wisata di Desa Wisata Kreatif Perdamaian

Abstract
Desa Wisata Kreatif Perdamaian (DWKP) has the potential to be developed but is constrained by the lack of optimism of tourism actors, tourist attractions that are not attractive to tourists, and the lack of support from the Poncoruso Village community in the development of tourism villages. Community service is aimed at providing solutions related to the problems faced by DWKP. Community service is carried out by providing motivation for managers related to the lack of optimism of tourism actors, encouraging community participation in supporting tourism villages, and strengthening tourism village organizations.
Keywords
How to Cite

Rosalina Br. Ginting, et al. (2024). Model Pendampingan Masyarakat untuk Peningkatan Kunjungan Wisata di Desa Wisata Kreatif Perdamaian. jurnal ABDIMAS Indonesia, 2(3). https://doi.org/10.59841/jurai.v2i3.1718

Rosalina Br. Ginting; Maryanto Maryanto; Suyoto Suyoto; Antono Herry Purnomo Adhi, "Model Pendampingan Masyarakat untuk Peningkatan Kunjungan Wisata di Desa Wisata Kreatif Perdamaian," jurnal ABDIMAS Indonesia, vol. 2, no. 3, 2024.

Rosalina Br. Ginting; Maryanto Maryanto; Suyoto Suyoto; Antono Herry Purnomo Adhi. "Model Pendampingan Masyarakat untuk Peningkatan Kunjungan Wisata di Desa Wisata Kreatif Perdamaian." jurnal ABDIMAS Indonesia, vol. 2, no. 3, 2024.

Rosalina Br. Ginting; Maryanto Maryanto; Suyoto Suyoto; Antono Herry Purnomo Adhi. "Model Pendampingan Masyarakat untuk Peningkatan Kunjungan Wisata di Desa Wisata Kreatif Perdamaian." jurnal ABDIMAS Indonesia 2, no. 3 (2024).

Rosalina Br. Ginting, et al. (2024) 'Model Pendampingan Masyarakat untuk Peningkatan Kunjungan Wisata di Desa Wisata Kreatif Perdamaian', jurnal ABDIMAS Indonesia, 2(3). doi: 10.59841/jurai.v2i3.1718.

Rosalina Br. Ginting; Maryanto Maryanto; Suyoto Suyoto; Antono Herry Purnomo Adhi. Model Pendampingan Masyarakat untuk Peningkatan Kunjungan Wisata di Desa Wisata Kreatif Perdamaian. jurnal ABDIMAS Indonesia. 2024;2(3).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal