Analisis Penerapan Syibhul Iddah dalam Hukum Keluarga dan Dampaknya terhadap Perlindungan Perempuan Pasca-Perceraian

Abstract
Divorce is a social phenomenon that is increasingly common and has various social, economic, and psychological impacts, especially for women as the most vulnerable party. Divorce not only results in changes in the legal status of husband and wife, but also affects the emotional condition and social well-being of women after the end of the marriage bond. From an Islamic legal perspective, the 'iddah period functions as a protection mechanism for women after divorce, which aims to maintain honor, ensure clarity of pregnancy conditions, and provide certainty of legal status. However, in practice there are conditions that resemble the 'iddah period without fully fulfilling the formal provisions of Islamic law, known as Syibhul 'Iddah, due to the unclear status of divorce or differences in legal interpretation. This concept has an important role in protecting women's rights, especially regarding livelihood, residence, and legal certainty after divorce. This study uses a library research method with a normative legal approach. Data were collected through a review of primary, secondary, and tertiary legal materials, including the Qur'an and Hadith, Islamic jurisprudence literature, laws and regulations such as the Compilation of Islamic Law, and relevant journals and scholarly works. Data analysis was conducted qualitatively using descriptive-analytical methods to examine the concept of Syibhul 'Iddah and its implications for the protection of women's rights after divorce.
 
Keywords
How to Cite

Mumtaz Muhmmad Hafidz, et al. (2025). Analisis Penerapan Syibhul Iddah dalam Hukum Keluarga dan Dampaknya terhadap Perlindungan Perempuan Pasca-Perceraian. TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah, 2(4). https://doi.org/10.59841/tadhkirah.v2i4.378

Mumtaz Muhmmad Hafidz; Edi Mufrodi; Rizki Putri Aulia; Dzulkifli Hanafi; Neli Amaliah; Muhamad Akmal Zidan; Denna Ritonga, "Analisis Penerapan Syibhul Iddah dalam Hukum Keluarga dan Dampaknya terhadap Perlindungan Perempuan Pasca-Perceraian," TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah, vol. 2, no. 4, 2025.

Mumtaz Muhmmad Hafidz; Edi Mufrodi; Rizki Putri Aulia; Dzulkifli Hanafi; Neli Amaliah; Muhamad Akmal Zidan; Denna Ritonga. "Analisis Penerapan Syibhul Iddah dalam Hukum Keluarga dan Dampaknya terhadap Perlindungan Perempuan Pasca-Perceraian." TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah, vol. 2, no. 4, 2025.

Mumtaz Muhmmad Hafidz; Edi Mufrodi; Rizki Putri Aulia; Dzulkifli Hanafi; Neli Amaliah; Muhamad Akmal Zidan; Denna Ritonga. "Analisis Penerapan Syibhul Iddah dalam Hukum Keluarga dan Dampaknya terhadap Perlindungan Perempuan Pasca-Perceraian." TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah 2, no. 4 (2025).

Mumtaz Muhmmad Hafidz, et al. (2025) 'Analisis Penerapan Syibhul Iddah dalam Hukum Keluarga dan Dampaknya terhadap Perlindungan Perempuan Pasca-Perceraian', TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah, 2(4). doi: 10.59841/tadhkirah.v2i4.378.

Mumtaz Muhmmad Hafidz; Edi Mufrodi; Rizki Putri Aulia; Dzulkifli Hanafi; Neli Amaliah; Muhamad Akmal Zidan; Denna Ritonga. Analisis Penerapan Syibhul Iddah dalam Hukum Keluarga dan Dampaknya terhadap Perlindungan Perempuan Pasca-Perceraian. TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah. 2025;2(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal