Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Labirin

Abstract
Masa usia dini merupakan periode krusial bagi perkembangan anak. Berbagai stimulasi dan aktivitas edukatif perlu diberikan untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif, motorik, bahasa, sosial, dan emosional mereka. Salah satu aktivitas yang menjanjikan adalah bermain labirin. Tujuan penelitian ini yakni untuk menyelidiki inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini melalui permainan labirin. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi dengan menggunakan pendekatan studi kasus serta metode kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan keefektifan permainan labirin dalam meningkatkan sejumlah aspek perkembangan anak usia dini, seperti kemampuan memecahkan masalah, konsentrasi, kreatifitas, kerjasama, dan komunikasi.
Keywords
How to Cite

Ulfa Dwi Anti, et al. (2024). Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Labirin. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(3). https://doi.org/10.59031/jkppk.v2i3.436

Ulfa Dwi Anti; Juwita Makaria Tambunan; Amelia Tri Ashari, "Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Labirin," Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, vol. 2, no. 3, 2024.

Ulfa Dwi Anti; Juwita Makaria Tambunan; Amelia Tri Ashari. "Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Labirin." Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, vol. 2, no. 3, 2024.

Ulfa Dwi Anti; Juwita Makaria Tambunan; Amelia Tri Ashari. "Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Labirin." Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan 2, no. 3 (2024).

Ulfa Dwi Anti, et al. (2024) 'Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Labirin', Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(3). doi: 10.59031/jkppk.v2i3.436.

Ulfa Dwi Anti; Juwita Makaria Tambunan; Amelia Tri Ashari. Upaya Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Labirin. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan. 2024;2(3).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal