Makna Leksikal dan Kontekstual Budidaya Pertanian Jagung di Desa Kalibareng Kendal: Kajian Semantik
Abstract.. The development of modernization in corn farming in Kalibareng Village, Patean District, Kendal Regency has the potential to cause the loss of traditional terms used by the farming community. This study aims to describe and analyze the lexicon of corn farming in Kalibareng Village, Patean District, Kendal Regency, and to reveal the lexical and contextual meaning contained therein. This study uses a descriptive qualitative approach with field research and semantic studies as the main approach. Data were obtained through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of corn farmers in Kalibareng Village. The results show that there are 44 lexicons divided into three categories, namely cultivation processes, agricultural tools, and agricultural materials. The lexical meaning in the lexicon refers to the basic meaning according to its referent, while the contextual meaning is influenced by the situation of use in agricultural activities. The contextual meanings found include process context, time context, and function context. This study shows that the corn farming lexicon not only functions as a communication tool, but also represents local knowledge, culture, and farming experiences of the Kalibareng Village community that have been passed down from generation to generation.
Afifah Indriastuti, et al. (2026). Makna Leksikal dan Kontekstual Budidaya Pertanian Jagung di Desa Kalibareng Kendal: Kajian Semantik. JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA, 4(3). https://doi.org/10.59024/jipa.v4i3.1967
Afifah Indriastuti; Eka Yuli Astuti; Widodo Widodo, "Makna Leksikal dan Kontekstual Budidaya Pertanian Jagung di Desa Kalibareng Kendal: Kajian Semantik," JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA, vol. 4, no. 3, 2026.
Afifah Indriastuti; Eka Yuli Astuti; Widodo Widodo. "Makna Leksikal dan Kontekstual Budidaya Pertanian Jagung di Desa Kalibareng Kendal: Kajian Semantik." JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA, vol. 4, no. 3, 2026.
Afifah Indriastuti; Eka Yuli Astuti; Widodo Widodo. "Makna Leksikal dan Kontekstual Budidaya Pertanian Jagung di Desa Kalibareng Kendal: Kajian Semantik." JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 4, no. 3 (2026).
Afifah Indriastuti, et al. (2026) 'Makna Leksikal dan Kontekstual Budidaya Pertanian Jagung di Desa Kalibareng Kendal: Kajian Semantik', JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA, 4(3). doi: 10.59024/jipa.v4i3.1967.
Afifah Indriastuti; Eka Yuli Astuti; Widodo Widodo. Makna Leksikal dan Kontekstual Budidaya Pertanian Jagung di Desa Kalibareng Kendal: Kajian Semantik. JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA. 2026;4(3).
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital dalam Pembelajaran PAK untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di SMPK Swadaya Tuakepa
Margareta Bakang Hayon; Yosep Belen Keban; Hermania Bhoki
Mencari Tuhan di Tengah Scroll tanpa Henti
Hironimus Bandur; Selesius Eki Canggu; Maria Silfetreli Moi; Methildis Melania Bahanul; Viralius Jadut; Valentino Delans Kristoforus; Hendrikus Siu
Hubungan antara Iman Katolik dengan Kepercayaan Orang Manggarai dalam Terang Konstitusi Dogmatis Nostra Aetate
Ignasius Alvedo Hasan; Agustinus Risno; Jilbertus Fernando Samo Langoarang; Yohanes De Ngedu; Adrianus Banao; Yalentus Woni
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di SMK Negeri 1 Talibura
Veronika Delvriana Dua Nurak; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
Akulah Pokok Anggur: Eksegesis, Teologi, dan Implikasi Pastoral Perikop Yohanes 15:1–8 dalam Konteks Spiritualitas Umat di Kalimantan Barat
Kristina Meni; Laurentius Prasetyo; Tjang, Yanto Sandy
Inkar al-Sunnah di Era Digital: Tantangan dan Strategi Multidimensional Pendidikan Islam
Tatu Nurkamilah; Romlah Abubakar Askar; Suparta Suparta