Budaya Penghakiman Digital dalam Perspektif Etika Kristen: Studi Tentang Cancel Culture dan Cyberbullying
Krisnawati Harefa & Ferdinand Sitinjak (2026). Budaya Penghakiman Digital dalam Perspektif Etika Kristen: Studi Tentang Cancel Culture dan Cyberbullying. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 4(2). https://doi.org/10.59581/jpat-widyakarya.v4i2.6284
Krisnawati Harefa; Ferdinand Sitinjak, "Budaya Penghakiman Digital dalam Perspektif Etika Kristen: Studi Tentang Cancel Culture dan Cyberbullying," Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, vol. 4, no. 2, 2026.
Krisnawati Harefa; Ferdinand Sitinjak. "Budaya Penghakiman Digital dalam Perspektif Etika Kristen: Studi Tentang Cancel Culture dan Cyberbullying." Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, vol. 4, no. 2, 2026.
Krisnawati Harefa; Ferdinand Sitinjak. "Budaya Penghakiman Digital dalam Perspektif Etika Kristen: Studi Tentang Cancel Culture dan Cyberbullying." Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 4, no. 2 (2026).
Krisnawati Harefa & Ferdinand Sitinjak (2026) 'Budaya Penghakiman Digital dalam Perspektif Etika Kristen: Studi Tentang Cancel Culture dan Cyberbullying', Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 4(2). doi: 10.59581/jpat-widyakarya.v4i2.6284.
Krisnawati Harefa; Ferdinand Sitinjak. Budaya Penghakiman Digital dalam Perspektif Etika Kristen: Studi Tentang Cancel Culture dan Cyberbullying. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi. 2026;4(2).
Impelementasi Taksonomi Bloom Revisi dalam Pengembangan Instrumen Berbasis Hots
Ferni Adelfia Mboro; Dina Moyah; Yopi Bois; Roimanson Panjaitan
Pendampingan Pastoral bagi Jemaat yang Mengalami Perceraian: Kajian Teologis dan Praktis
Pinata Pinata; Cirma Nalika Datu Linggi; Jafriyani Parammangan
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Era Digital: Tantangan dan Peluang bagi Guru PAK
Rianto Timu Tirinna
Hermeneutik Khesed Menurut Kitab Hosea dan Implikasi Teologis Praktis bagi Keluarga Gereja Toraja di Jemaat Tabang
Kristina Nelti; Serlina Sarlin
Perjanjian Baru dalam Perspektif Historis dan Teologis: Latar Belakang, Penulisan, dan Pesan Utamanya
Fadlian Lontoh
Makna Manusia Menurut Paus Leo XIV dalam Ensiklik Magnifica Humanitas dan Relevansinya bagi Masyarakat Kontemporer
Agustinus Abraham