PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT TERONG BELANDA (Solanum betaceum) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Universitas Slamet Riyadi

📄 Abstract

Diabetes melitus menjadi masalah kesehatan di dunia karena terjadi peningkatan setiap tahun. Oleh karena itu dibutuhkan obat atau agensi terapi yang efektif dan murah untuk menanggulangi diabetes melitus. Ekstrak kulit terong Belanda mempunyai kandungan antosianin dan betakaroten yang memiliki kemampuan menurunkan kadar gula darah, sehingga dapat dijadikan sebagai obat tradisional yang efektif dan murah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kulit terong Belanda terhadap penurunan kadar gula darah tikus wistar jantan yang diinduksi aloksan. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre and post test randomized controlled group design. Penelitian ini menggunakan tikus wistar jantan sebanyak 25 ekor  yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu perlakuan dengan aquadest (kontrol negatif), ekstrak kulit terong Belanda (Solanum betaceum) dosis 0,25 ; 0,75 ; 1,25 g/kg BB dan metformin sebagai obat diabetes dengan dosis 18 mg/tikus (kontrol positif). Semua kelompok diinduksi aloksan sampai dengan kadar gula darahnya mencapai ≥ 200 mg/dL lalu diukur kadar gula darah sebagai data pre test. Perlakuan diberikan selama 14 hari dan pada hari ke – 14 diukur kadar gula darah sebagai post test. Ekstrak kulit terong Belanda dosis 0,25; 0,75 dan 1,25 g/kg BB mampu menurunkan kadar gula darah secara signifikan selama 14 hari akan tetapi belum ada dosis yang memiliki efektifitas yang sebanding dengan metformin dalam penurunan kadar gula darah apabila diberikan selama 14 hari.Kata kunci: Ekstrak kulit terong Belanda, diabetes, tikus, aloksanABSTRACT Diabetes melitus is a health problem in the world because the sufferers increase from year to year. So that it is needed an effective and economical drug or therapeutic agency to cope with the disease. Tamarillo peel extract contains anthocyanin and beta-carotene which are capable to reducing blood sugar levels, so that it can be used as an effective and economical traditional medicine. The aim of the study was to analyze the effect of the administration of Tamarillo peel extract on decreasing blood sugar levels in male wistar rats induced by alloxan. The research method used a pre and post test randomized controlled group design. This study used 25 male wistar rats divided into 5 treatment groups namely aquadest treatment (negative control), metformin as a diabetes drug with a dose of 18 mg / rat (positive control), and Tamarillo skin extract (Solanum betaceum) dose 0, 25; 0.75; 1.25 g / kg BB. All treatment groups were induced by alloxan until their blood glucose levels reached ≥ 200 mg / dL then measured blood sugar levels as the pre test data. The treatment was given for 14 days and on the 14th day blood sugar levels were measured as a post test. Tamarillo peel extract dose of 0.25; 0.75 and 1.25 g / kg BB can significantly reduce blood glucose levels for 14 days but there is no dose that has an effectiveness comparable to metformin in reducing blood glucose levels if given for 14 days.Keywords: Tamarillo peel extract, diabetes, rats, alloxan

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
20 February 2020
Volume / Nomor / Tahun
Volume 5, Nomor 1, Tahun 2020

📝 HOW TO CITE

Sirumapea, Renhard; Suhartatik, Nanik; Suhartatik, Nanik; Wulandari, Yustina Wuri; Wulandari, Yustina Wuri, "PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT TERONG BELANDA (Solanum betaceum) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN," JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI), vol. 5, no. 1, Feb. 2020.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

Characteristics of high-protein corn yogurt with the addition of soy protein isolate and spirulina

Dewi, Ratih Tiara; Aini, Nur; Haryanti, Pepita; Khairunnisa, Anita; Probowati, Banun Diyah; Arsyistawa, Hadana Sabila

29 Jan 2026

Microbial profile of digesta in diabetic experimental animals fed with parboiled rice: Profil mikroba digesta hewan coba diabet yang diberi beras pratanak

Azhad, M. Hafiz; Pujimulyani, Dwiyati; Yulianto, Wisnu Adi

07 Jan 2026

The effect of pineapple peel and chicken bone flours on the physicochemical properties and sensory acceptability of noodles: Pengaruh tepung kulit nanas dan tepung tulang ayam terhadap sifat fisikokimia dan penerimaan sensorik mie

Agustin, Nur; Mahmudah, Nur Aini; Purnomo, Panji

07 Jan 2026

Utilization of catfish (Clarias gariepinus) dregs fish bone gelatin extraction on mango (Mangifera indica L.) fruit leather product: Pemanfaatan tepung limbah ekstraksi gelatin tulang ikan lele (Clarias gariepinus) pada produk fruit leather mangga (Mangifera indica L.)

Kiptiyah, Sakina Yeti; Hakim, Najmi Ardinur; Amelianawati, Mae

05 Oct 2025

Physical and chemical characteristics of gluten-free cookies based on the variation of mocaf flour and tofu dregs flour proportions: Karakteristik fisik dan kimia cookies gluten-free berdasarkan variasi proporsi tepung mocaf dan tepung ampas tahu

Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Tanone, Cindy Felicia

05 Oct 2025

Application of anthocyanin extract from butterfly pea flower (Clitoria ternatea) as a freshness indicator : Aplikasi ekstrak antosianin bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai indikator kesegaran

Assyifa, Cut Fatima; Franella, Intan Ade; Halqiah, Fanny; Sulaiman, Ismail; Yunita, Dewi

01 Oct 2025

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun