Potensi Tembakau Lembutan Temanggung Sebagai Indikasi Geografis Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis
Soft tobacco which is the original cultivation of the people of Temanggung is a special attraction for kretek products so that several manufacturers mix their products with soft tobacco from Temanggung Regency. Regardless of the pros and cons of the tobacco plant itself, Soft Tobacco can have economic value so it has potential to be used as a Geographical Indication for Temanggung Regency. This writing uses a qualitative method, with a normative juridical approach, in which case the method uses a statutory and conceptual approach.
Protection of geographic indications aims to protect the uniqueness of a product, in this case, Temanggung soft tobacco from counterfeiting or improper use, while at the same time providing opportunity and legal protection to the people of the Temanggung area as producers of soft tobacco products to get maximum benefits. Therefore it is interesting to write about Soft Tobacco having the potential to become a Geographical Indication for Temanggung Regency and what is the role of the local government in making this Soft Tobacco a Geographic Indication.
Indra Yuliawan & Setiawan Budi Santoso (2023). Potensi Tembakau Lembutan Temanggung Sebagai Indikasi Geografis Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis. Jurnal Hukum dan Sosial Politik, 1(2). https://doi.org/10.59581/jhsp-widyakarya.v1i2.213
Indra Yuliawan; Setiawan Budi Santoso, "Potensi Tembakau Lembutan Temanggung Sebagai Indikasi Geografis Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis," Jurnal Hukum dan Sosial Politik, vol. 1, no. 2, 2023.
Indra Yuliawan; Setiawan Budi Santoso. "Potensi Tembakau Lembutan Temanggung Sebagai Indikasi Geografis Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis." Jurnal Hukum dan Sosial Politik, vol. 1, no. 2, 2023.
Indra Yuliawan; Setiawan Budi Santoso. "Potensi Tembakau Lembutan Temanggung Sebagai Indikasi Geografis Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis." Jurnal Hukum dan Sosial Politik 1, no. 2 (2023).
Indra Yuliawan & Setiawan Budi Santoso (2023) 'Potensi Tembakau Lembutan Temanggung Sebagai Indikasi Geografis Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis', Jurnal Hukum dan Sosial Politik, 1(2). doi: 10.59581/jhsp-widyakarya.v1i2.213.
Indra Yuliawan; Setiawan Budi Santoso. Potensi Tembakau Lembutan Temanggung Sebagai Indikasi Geografis Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis. Jurnal Hukum dan Sosial Politik. 2023;1(2).
Upaya Penegakan Hukum Lingkungan dalam Penanganan Pencemaran Sungai Ciliwung akibat Aktivitas Mall Seasons City
Lizy Marchelina Butarbutar; Nur Wulan Ramadhani
Mengorbankan Korban di Altar Yurisdiksi: Kritik terhadap Overlapping Regulasi Tindak Pidana Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik di Indonesia
Seni Kamalia Rizki Fathullah
Analisis Regresi Linier Tingkat Pengangguran di Indonesia Periode 2024–2025
Budi Abdullah; Reysya Yusdianingsih; Nandita Saskya; Muhammad Muarif; Juliana Handayani br. Simatupang; Jumadi Jumadi; Muhammad Risky
Analisis Yuridis terhadap Implementasi Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia
Febby Widiaryani
Reformasi Hukum Keluarga dan Perlindungan Hak Konstitusional dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Indonesia
Robby Awaluddin Jamil
Analisis Dampak Konflik Lahan terhadap Masyarakat Adat Sihaporas dalam Perspektif Ekologi Politik: Studi Kasus PT Toba Pulp Lestari di Kecamatan Pematang Sidamanik
Yenita Ekasanti Sidabalok; Muliono Muliono; Galank Pratama