Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Politik

Abstract
Political participation is a right and not an obligation for citizens. Political participation is the involvement of citizens in making general policies and determining government leaders. There are many types of political participation, from conventional to non-conventional. However, in developing countries including Indonesia, voting in general elections is the main political participation. After that, there is no more participation. In fact, participation should be carried out as long as politics and government exist. Especially for students who are classified as novice voters as agents of change and future political leaders.
Keywords
How to Cite

Robyan Bafadal (2025). Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Politik. Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.62951/solusibersama.v2i2.1431

Robyan Bafadal, "Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Politik," Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat, vol. 2, no. 2, 2025.

Robyan Bafadal. "Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Politik." Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat, vol. 2, no. 2, 2025.

Robyan Bafadal. "Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Politik." Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat 2, no. 2 (2025).

Robyan Bafadal (2025) 'Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Politik', Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat, 2(2). doi: 10.62951/solusibersama.v2i2.1431.

Robyan Bafadal. Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Politik. Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat. 2025;2(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal