Psikologi Agama di Era Modern : Tantangan Dan Peluang Dalam Memahami Pengalaman Keagamaan Kontemporer

Abstract
This paper examines problems of religious dialogues in this contemporary era. The conclusion of this discussion suggests that religious dialogue is one of the important problems in the globalization era that becomes one of the alternative methods to anticipate religious conflicts in our society. There are many barriers to develop religious dialogues, such as the level o f knowledge, social-political problems, and psychological and theological barriers. In the recent era, three models of religious dialogue can be developed, that is, theological dialogue, anthropological dialogue, and cosmological dialogue.
Keywords
How to Cite

Sayyid Rissaldi, et al. (2025). Psikologi Agama di Era Modern : Tantangan Dan Peluang Dalam Memahami Pengalaman Keagamaan Kontemporer. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(3). https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i3.1308

Sayyid Rissaldi; Ahmad Badawi; Muhammad Degham Al Fatir; Yuminah Yuminah, "Psikologi Agama di Era Modern : Tantangan Dan Peluang Dalam Memahami Pengalaman Keagamaan Kontemporer," Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, vol. 3, no. 3, 2025.

Sayyid Rissaldi; Ahmad Badawi; Muhammad Degham Al Fatir; Yuminah Yuminah. "Psikologi Agama di Era Modern : Tantangan Dan Peluang Dalam Memahami Pengalaman Keagamaan Kontemporer." Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, vol. 3, no. 3, 2025.

Sayyid Rissaldi; Ahmad Badawi; Muhammad Degham Al Fatir; Yuminah Yuminah. "Psikologi Agama di Era Modern : Tantangan Dan Peluang Dalam Memahami Pengalaman Keagamaan Kontemporer." Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 3, no. 3 (2025).

Sayyid Rissaldi, et al. (2025) 'Psikologi Agama di Era Modern : Tantangan Dan Peluang Dalam Memahami Pengalaman Keagamaan Kontemporer', Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(3). doi: 10.61132/jbpai.v3i3.1308.

Sayyid Rissaldi; Ahmad Badawi; Muhammad Degham Al Fatir; Yuminah Yuminah. Psikologi Agama di Era Modern : Tantangan Dan Peluang Dalam Memahami Pengalaman Keagamaan Kontemporer. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam. 2025;3(3).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal