Pentingnya Dialog Antaragama dalam Konteks Pandemi COVID-19
nadya wahyu ratnawati & Nur azka wahida (2024). Pentingnya Dialog Antaragama dalam Konteks Pandemi COVID-19. Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 1(3). https://doi.org/10.61132/nubuat.v1i3.38
nadya wahyu ratnawati; Nur azka wahida, "Pentingnya Dialog Antaragama dalam Konteks Pandemi COVID-19," Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, vol. 1, no. 3, 2024.
nadya wahyu ratnawati; Nur azka wahida. "Pentingnya Dialog Antaragama dalam Konteks Pandemi COVID-19." Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, vol. 1, no. 3, 2024.
nadya wahyu ratnawati; Nur azka wahida. "Pentingnya Dialog Antaragama dalam Konteks Pandemi COVID-19." Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 1, no. 3 (2024).
nadya wahyu ratnawati & Nur azka wahida (2024) 'Pentingnya Dialog Antaragama dalam Konteks Pandemi COVID-19', Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 1(3). doi: 10.61132/nubuat.v1i3.38.
nadya wahyu ratnawati; Nur azka wahida. Pentingnya Dialog Antaragama dalam Konteks Pandemi COVID-19. Nubuat : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik. 2024;1(3).
Penggunaan Katekese Digital bagi Pendidikan Iman Anak Usia Dini
Petriana Dae Lelangwayan; Intansakti Pius X
Relevansi Pemikiran Pendidikan Kristen Robert Raikers terhadap Pembinaan Karakter Anak di Sekolah Minggu
Yakub Fransisko; Sirnawati Sirnawati; Roberth Jekson Msiren; Sarmauli Sarmauli
Mengasihi Orang Miskin: Tinjauan Anjuran Surat Apostolik Paus Leo XIV Dilexi Te dan Relevansinya bagi Keberagaman di Indonesia
Agustinus Abraham
Penerapan Manajemen Waktu dalam Mengatasi Perilaku Prokrastinasi Akademik pada Siswa: Sebuah Studi Literatur
Septin Atalia Sallata; Melda Tiara Samaung; Imelda Putri Paliling
Peran Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kecanduan Media Sosial pada Siswa yang Berprestasi Rendah
Erma Erma; Agustina Malan; Ardwinner Joy Tumonglo
Kajian Eksegetis Tentang Relasi antara Penderitaan dalam Ayub 1-21 dan Kedaulatan Ilahi dalam Tradisi Kenabian Perjanjian Lama
Mersiana Pongtasik; Imelia Yanti Parab; Ananda Astrid Aulia